Semesta Riau Pengukuhan KRMD Sepi Undangan

Pengukuhan KRMD Sepi Undangan

BERBAGI

DUMAI, Tribunriau – Walikota Dumai Zulkifli AS kukuhkan Pengurus Komite Reformasi Masyarakat Dumai (KRMD), Rabu (18/10) di Gedung Pendopo Dumai. Walikota sempat menyinggung perihal sepinya undangan saat pengukuhan pejuang Kota Madya Dumai tersebut.

“Melihat yang hadir pada pengukuhan ini perlu pemahaman yang sama masyarakat Dumai. Seharusnya masyarakat memberikan apresiasi yang tinggi, namun belum bisa memahami KRMD. Ini perlu kerja keras dan sinergisitas penguruh yang baru,” sindir Walikota yang juga sebagai dewan penasehat.

Walikota menjelaskan, bahwa keberadaan KRMD tidak bisa lepas dari Kota Dumai, karena perjuangan mereka yang kala itu berjumlah 41 orang berangkat ke Jakarta dengan kondisi apa adanya. Dan mereka di dalamnya tidak mengenal suku atau agama, ada Melayu, Jawa, Tionghoa, Batak dan lainnya.

“Mereka ini berjuang menemui Mendagri kala itu H. Syarwan Hamid. Akhirnya bisa disetujui dan muncul Undang-Undang terbentuknya Kota Madya Dumai pada tanggal 20 April 1999,” sebut Walikota yang mengawali sambutanya dengan memanjatkan Al Fatihah untuk 14 anggota KRMD yang telah wafat.

Ketua Komite Reformasi Masyarakat Dumai Ahmad Maritulius dalam kata sambutannya menyampaikan, dengan adanya pengukuhan ini kedepanya lebih membantu Pemerintah Kota Dumai dalam membangun dan melaksanakan program – Program Kota Dumai lebih baik lagi.

Ahmad Maritulius juga mengucapkan ribuan terima kasih kepada segenap unsur Muspida dan masyarakat Kota Dumai dalam kepedulian terhadap Komite Reformasi Masyarakat Dumai.

Dalam pengukuhan ini, dikukuhkan sebagai ketua Ahmad Martulis, Sekretaris, H. Armidi, Bendahara H. Khaidir Indra.(Tn)