Hukrim Pengakuan Tersangka Persekusi Anak di Jakarta Timur

Pengakuan Tersangka Persekusi Anak di Jakarta Timur

4
BERBAGI

JAKARTA, Tribunriau – AM, 22, tersangka kasus perkusi terhadap anak di Cipinang Muara, Jakarta Timur, mengaku tidak tahu jika korban yang dipukulnya masih berusia 15 tahun.

AM yang mengaku sebagai anggota Front Pembela Islam (FPI) itu mengaku refleks saat memukul korban.

“Karena posisi saya. Saya tidak tau kalau dia ini anak kecil. Karena postur badan dia besar gitu,” kata AM di Mapolda Metro Jaya, Jumat 2 Juni 2017.

AM menjelaskan, saat melakukan persekusi terhadap korban di kantor RW 03, Cipinang Muara, Jakarta Timur, dia diajak beberapa temannya.

Alasan utama memukul tak lain karena korban telah mengejek pimpinan Front Pembela Islam Rizieq Shihab.

“Saya kesal sama dia. Dia kenapa ganggu agama kita,” kata AM.

Sebelumnya AM ditangkap dan ditetapkan tersangka bersama M, 57. Keduanya diduga melakukan persekusi terhadap anak di Cipinang Muara, Jakarta Timur.

Dari tangan tersangka, polisi menyita barang bukti berupa 1 lembar fotokopi kartu keluarga, 2 jaket, 1 topi, dan 1 kartu anggota Front Pembela Islam (FPI).

Para pelaku dijerat pasal berlapis, yakni Pasal 80 Ayat 1 juncto Pasal 76c UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak juncto Pasal 170 KUHP. (mtn)