Bengkalis, Tribunriau – Tenaga Kesehatan (nakes) dan pegawai administrasi yang diperkirakan berjumlah 3.445 orang, se Kabupaten Bengkalis mengikuti vaksinasi Covid-19 massal, Kamis (04/02/21).
Dimana kegiatan vaksinasi itu dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah Kabupaten Bengkalis.
Seperti halnya pelaksanaan vaksinasi di RSUD Bengkalis, Sekda H.Bustami HY bersama Direktur RSUD Bengkalis dr Ersan Saputra dan Kepala Dinas Kominfotik Johansyah Syafri datang meninjau sekaligus ikut melakukan vaksinasi.
Walaupun ketiganya termasuk pejabat teras di Bengkalis, namun Sekda tetap mengikuti aturan dengan mengambil nomor antrean untuk divaksin, begitu juga dengan Ersan dan Johansyah, masing-masing mendapat nomor antrean 15,14 dan 17.
Setelah Ersan dan Johansyah selesai divaksin, giliran Sekda ditunda, karena kadar gula darah yang belum memenuhi kriteria.
“Hari ini kita mulai pelaksanan vaksinasi untuk nakes secara serentak, baik di puskesmas maupun di Rumah Sakit swasta,” kata Ersan.
Menurutnya, 3.445 semua nakes yang terdata akan dilakukan vaksinasi secara bertahap, untuk di RSUD Bengkalis ada sekitar 600 sampai 700 orang, dilaksanakan paling lama 12 hari. Sedangkan di puskesmas karena jumlahnya sedikit, 1 sampai 3 hari sudah selesai.
“Vaksin sudah sampai 5 hari yang lalu, kami distribusikan melalui bidang SDK sebanyak 6.480 yang ada di gudang kita. Jika sudah divaksin hari ini, akan dilakukan vaksinasi yang kedua, jarak waktunya 14 hari dari penyuntikan yang pertama,” tutup Ersan.(jlr/disk).
RUPAT, Tribunbriau- Sebanyak 108 yal vaksin merk Corona Vac tiba di Puskesmas Batu Panjang, Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis, Rabu (3/2) kemarin.
Demikian disampaikan Kepala UPT Puskesmas Batu Panjang, dr. Dahlia di ruang kerjanya, Kamis (4/2).
“Vaksin merk Corona Vac dari Dinas Kesehatan Bengkalis sebanyak 108 Yal, kondisi dalam keadaan baik, disaksikan oleh pihak Kepolisian dan TNI,” ujar Dahlia.
Dikatannya, mulai besok (Jumat, 5/2, red) akan dilakukan vaksinasi terhadap 54 tenaga kesehatan (nakes).
“Mulai besok selama 2 hari, 54 nakes akan divaksinasi,” jelas Dahlia.
Selain itu, Dahlia juga menambahkan kegiatan vaksinasi tersebut akan disaksikan oleh Kepolisian dan TNI serta dari kecamatan.
“Untuk yang layak mendapatkan vaksinasi diwajibkan bagi usia 18 hingga 59 tahun, tidak mempunyai penyakit penyerta, ibu hamil menyusui, sedang hypertensi, asma dan kelainan darah, vaksinasi akan kita mulai jam 10.00 WIB,” tambah Dahlia.
Sementara itu, lanjut Dahlia, untuk masyarakat akan dilakukan kemungkinan pada tahun 2022.
Kapten Inf Sagino dari Danramil 05 Rupat juga memberi himbauan agar masyarakat selalu mengikuti aturan dan kebijakan dari pemerintah, hal tersebut demi terwujudnya masyarakat yang sehat di Rupat.
“Ikuti saja aturan pemerintah, apa pun itu demi untuk kesehatan di Rupat, tidak usah ragu atau merasa khawatir, apalagi ketakutan, demi kesehatan kita bersama,” ujarnya.
Kapolsek Rupat AKP Syadina Ali, SH ketika dimintai tanggapannya, ia mengatakan bahwa vaksinasi ini dari penjemputan hingga pelaksanaannya akan dikawal oleh pihaknya bersama TNI.
“Untuk pengamanan vaksin sudah dilakukan sejak dari penjemputan, dari Bengkalis sampai ke Rupat, pengawalan langsung oleh TNI dan POLRI,” ujarnya.
“Jadi untuk kegiatan ini perintah langsung dari presiden bahwa vaksin ini harus diamankan sampai ke orang per orang yang akan menerima vaksinasi ini,” tambahnya.
Dijelaskannya, untuk vaksinasi yang akan dilaksanakan besok, pihaknya sudah koordinasi dengan Danramil. “Dari Kepolisian besok semua sudah dibagi tugas dan akan diturunkan besok,” pungkas Kapolsek.
Ia juga menghimbau agar besok dalam proses vaksinasi tetap menjalankan protokol kesehatan.
Penulis: Johanes Mangunsong
Editor: Iskandar Zulkarnain
Bengkalis (Bathin Solapan), Tribunriau – Dalam rangka pelantikan PAC Pemuda Pancasila (PP) Bathin Solapan, dihadiri oleh Bupati Terpilih Kasmarni, S.Sos, MMP, di lapangan PT Jl.Lintas Dumai-Duri KM 5 Kulim, Desa Pematang Obo, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis, Rabu (03/02/21) sore.
Acara yang dimulai pada pukul 14.00 Wib itu, dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan dilanjutkan dengan lagu mars PP, lalu pembacaan SK oleh Syafroni Untung selaku Sekretaris MPC PP Bengkalis, tentang nama-nama pengurus PAC PP Bathin Solapan yang akan dilantik periode 2021-2024, dan sekaligus dikukuhkan Ketua MPC PP Kabupaten Bengkalis Asep Setiawan.
Disamping itu, dilaksanakan juga acara pelantikan dan pengukuhan pengurus Ranting PP se Kecamatan Bathin Solapan oleh Ketua Fredy Hutabarat.
Sambutan Fredi Hutabarat selaku Ketua PAC PP Bathin Solapan yang baru dilantik, mengucapkan terimakasih kepada Kasmarni, Camat, para tokoh pemuda dan ormas lain yang sudah bersedia datang diacara itu.
“Kepada bunda Kasmarni supaya sukses menjalankan roda pemerintahan kedepannya.,” kata Fredy singkat.
Lalu, Sambutan Ketua MPC PP Bengkalis juga mengucapkan terimakasih kepada Kasmarni yang juga selaku sekretaris MPO PP Bengkalis, dan diacara itu memakai atribut PP, dan semua yang hadir.
Diungkapkannya, dmana tadi pagi sudah dllakukan pemilihan ketua PAC, dan secara aklamasi Fredy Hutabarat terpilih secara aklamasi, hal ini sangat terlihat adanya kebersamaan.
PAC PP Bathin Solapan merupakan yang terbaik di Kabupaten Bengkalis, karena sudah melakukan konsolidasi sampai tingkat Desa, dimana 13 Desa sudah terbentuk ranting.Hari ini juga PP Bengkalis mengadakan syukuran atas kemenangan Kasmarni menjadi Bupati, dan dipusatkan kegiatannya di Bathin Solapan yaitu di tempat ini.
“Kami siap mengawal dan mendukung pemerintah, agar Kasmarni bisa bekerja dengan nyaman.Jadikanlah oganisasi PP ini yang dekat dengan masyarakat, dan ormas lain, jaga kekompakan sesama anggota, bila ada suatu masalah, dapat diselesaikan di organisasi bukan diluar.Dan jangan terlibat narkoba,” pesan Asep.
Sementara, Camat Wahyudin mengharapkan, agar organisasi ini bisa menjadi organisasi yang dicintai masyarakat,” saya ucapkan selamat kepada pengurus PAC dan Ranting yang baru dilantik, dan terimakasih karena acara berjalan dengan lancar, aman dan tertib.Semoga Organisasi ini tetap eksis dan mendukung program-program pemerintah,” sebut Wahyudin singkat.
Selanjutnya Kasmarni mengucapkan, selamat kepada pengurus PAC dan Ranting Bathin Solapan yang telah dilantik saat itu, diharapkan dapat membangun kemitraan dengan semua pihak melalui pengabdiannya yang sejalan dengan usaha pencapaian tujuan dan kebijakan-kebijakan organisasi PP.
Kasmarni juga mengucapkan terimakasih dan apresiasi yang tinggi kepada semua pihak yang telah ikut memilih dan berjuang, sehingga dapat mengantarkan Kasmarni dan H.Bagus Santoso sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Bengkalis.Terkhusus seluruh pengurus PP di Kabupaten Bengkalis yang telah mendukung dan memenangkan pasangan Kasmarni Bagus Santoso pada Piilkada 9 Desember lalu, dengan nama Tim Pemuda Pancasila dan Warga (Pandawa).
“Yang telah berjuang tanpa kenal lelah, senantiasa bekerja keras setiap waktu, baik dengan dana, tenaga, dan pikiran, kami meyakini segala bentuk partisipasi optimal yang telah saudara/i berikan, tidak mungkin mampu kami balas, semoga ikhtiar kita untuk mewujudkan kabupaten Bengkalis bermarwah, maju dan sejahtera,”sebut Kasmarni.
Diteruskan Kasmarni lagi antara lain mengatakan, kedepan, PP harus berani tampil dengan semangat 3 pilar kekuatan utamanya yaitu, semangat solidaritas, integritas dan profesionalitas.Inilah titik tolak keterlibatan dan peran aktif warga PP dalam setiap gerak langkah pembangunan bangsa, negara dan juga daerah.
“Oleh karenanya, jadilah saudara/i sebagai corong pembangunan demi kemajuan daerah, menjadi pilar pembangunan yang mampu bergandeng tangan dengan semua elemen masyarakat, pengusaha dan pemerintah, serta stakeholder lainnya.Hilangkan kesan premanisme yang dulu pernah melekat pada PP, kini tampilkan wajah PP sebagai pelindung dan memberikan rasa aman kepada masyarakat dan humanis,”tutur Kasmarni.
Diujung sambutannya, Kasmarni dan atasnama H.Bagus Santoso menyampaikan permohonan maaf yang sedalam-dalamnya kepada Pemuda Pancasila dan Warga (Pandawa), jika selama ini sewaktu sama berjuang, baik itu berupa ucapan maupun perbuatan disengaja maupun tidak disengaja, dan bila ada tersinggung perasaan mohon dimaafkan.
“Mari kita bergandengtangan, bahu membahu sekaligus berikhtiar dan berdoa semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, tetap menghadirkan selalu suasana persatuan, saling menghornati, saling menghargai, membuat kita merasa sejuk, tenang, damai di negeri junjungan ini,” tutup Kasmarni.
Dikesempatan itu juga, Kasmarni dihadiahi nasi tumpeng oleh panitia dan Kasmarni memotong dan membagikannya secara bergilir kepada Ketua MPC dan jajarannya yang tampil kedepan.
Acara turut dihadiri, Camat Bathin Solapan Wahyudin, Ketua LMRB Elcitra dan jajaran, Ormas/ OKP lainnya, dan segenap kader dan anggota PP.(jlr).
Pekanbaru, Tribunriau – Pangdam I Bukit Barisan Mayjen TNI Hassanudin, S.IP berkunjung sekaligus bersilaturahmi ke Markas Komando Polda Riau, dan disambut hangat Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, di Jl.Pattimura No 13 Kota Pekanbaru, Selasa sore (02/02/2021).
Pangdam I/BB didampingi oleh Danrem 031 /WB Brigjen M.Sech Ismed, SE, M.Han, Kolonel Kristomei Sianturi, Kolonel Albert Panjaitan dan Kasrem 032/WB.
Pada kesempatan itu, Kapolda Riau melakukan pengalungan bunga kepada Pangdam I BB saat menyambut di depan gerbang Markas Komando Polda Riau. Setelah menerima hormat jajar dari Personil Polda Riau, Pangdam I BB diajak masuk ke ruang kerja Kapolda Riau.
Dengan bincang bincang penuh akrab ini, Agung selaku Kapolda Riau mengatakan bahwa TNI/Polri tetap akan menjaga sinergitas. Oleh karena itu Agung ingin menunjukan bahwasannya TNI-Polri bisa bekerja sama dalam semua kegiatan. Polri bersama TNI harus tetap menjadi satu demi warga masyarakat.
“Indikator yang menjadikan TNI-Polri tetap bersama adalah rakyat,” kata Agung.
TNI-Polri diharapkan maju bersama dalam setiap kegiatan apapun. Ia berharap anggota TNI maupun Polri tidak lelah menghadapi covid-19 dan Karhutla. Bersama Babinsa dan Bhabinkamtimbas, dia rindu dan berharap ada masyarakat yang ikut serta dalam melalukan kegiatan karhutla dan covid-19. Adanya Sinergi TNI/Polri menghasilkan yang terbaik dalam permasalahan karhutla.
“Kita harus bersama-sama keluar dari bencana asap,” ucap Agung.
Dilanjutkannya, Polda Riau mempunyai solusi yang permanen untuk masalah asap yang ada di Riau. Salah satu kunci keberhasilannya di Riau adalah melihat langit biru. Lalu menyelesaikan masalah covid-19 dengan kebersamaan TNI-Polri.
“TNI-Polri juga harus melalukan langkah kongkrit untuk masalah covid-19 yang terjadi pada saat ini,” tegas Agung.
Di akhir kata, Kapolda tidak lupa mengucapkan rasa terimakasih untuk Panglima yang sudah hadir di Markas Polda Riau. Dan dia juga berharap apa yang kini sudah dikerjakan oleh TNI-Polri dapat dirasakan secara langsung manfaatnya.
Kemudian Pangdam I BB juga memberikan sambutan dengan mengucapkan, rasa terimakasihnya dan merasa tersanjung atas sambutan Kapolda Riau dan Wakapolda Riau kepadanya. Dia juga merasa sangat senang dan bahagia bisa datang ke Riau.
“Ketika ada hal-hal yang dianggap bagus bahwa itu adalah bagusnya Panglima. Tapi ketika ada yang salah, dianggap salah staf stafnya. Sesungguhnya tidak begitu. Disini saya tau, Pak Danrem sudah bekerja sangat keras untuk langit biru di Riau,” puji Pangdam.
Dia berkata bahwa suatu anugerah langit biru ada di Riau. Karena sebelum ini langit di Riau itu selalu berasap. Ia juga menceritakan saat vicon yang selalu ditanya di Riau adalah karhutla, bukan objek wisata.
“Saya berterimaksih sudah terjalin sinergitas antara TNI-Polri. Apa yg kita lakukan seperti main bola, maju sedikit off side, mundur sedikit salah. Mudah mudahan kita tidak ada teguran untuk kedepannya,” Ujar Pangdam.
Ia juga memohon maaf jika masih ada prajuritnya yang nakal dalam kesehariannya. Ia juga mengatakan bahwa sering mampir ke Brimob, ke Polres untuk mengakrabkan antar anggota demi sinergritas TNI Polri.
Ia juga mengatakan bahwa sampai saat ini bahaya covid-19 masih ada. Akibat masalah covid semua yang kita alami terdampak ke kita semua. Dan juga memberikan motivasi agar anggota TNI Polri tetap semangat melakukan kampanye Prokes karena masalah covid bukan otomatis selesai setelah ada vaksin.
Pangdam berpesan,”TNI-Polri harus tetap melakukan simbiosis mutualisme yang saling menguntungkan demi bangsa dan negara,” tutup Pangdam.
Setelah selesai acara silaturahmi, Pangdam dan rombongan pamit sebelum maghrib menjelang dan kembali ke penginapannya.(jlr/hms).
Bengkalis (Mandau), Tribunriau – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kelurahan Duri Timur tidak ada dihadiri anggota DPRD Bengkalis, di gedung pertemuan Kelurahan Duri Timur, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Selasa (02/02/21) sore.
Selaku tuan rumah Lurah Duri Timur Rahmadhani, S.STP, mengucapkan terimakasih atas kedatangan Sekcam Mandau beserta rombongan, RT, RW, termasuk Mira Roza selaku anggota DPRD Provinsi Riau dan unsur UPT/UPTD Kecamatan Mandau.
“Semoga musrenbang ini bisa bermanfaat bagi kita semua,” ujar Rahmadhani.
Selanjutnya Mira Roza mengungkapkan tentang akan diberlakukannya di bulan February ini, anak sekolah belajar tatap muka namun terbatas dan harus ada rekomendasi dari Pemkab/Pemko didaerahnya masing-masing, seperti dibunyikan didalam surat edaran dari Gubernur Riau baru-baru ini.
“Kemudian pak Sekcam untuk Kecamatan Mandau perlu dibangun 2 lagi gedung SMAN, agar bisa menampung anak didik baru, dimana selama ini aspirasi dari Duri Timur ini agar dibangun gedung SMAN yang baru.Apalagi mengenai peraturan pemerintah sebelumnya yang mengatur sistem penerimaan siswa baru sesuai zonasi jarak meter tempat tinggal dengan sekolah.Hal ini sepertinya tidak adil, karena anak bapak/ibu dari Duri Timur ini, untuk masuk ke SMAN 2 sangat sulit, dengan adanya aturan itu.Untuk tahun 2021 ini sesuai Permendikbud no 1 tahun 2021 menyebutkan, bahwa mengenai zonasi diserahkan sepenuhnya kepada pemerintah setempat. Dan kami di Provinsi sudah rapat dan memutuskan, bahwa sistem zonasi itu sesuai ranking, bukan jarak meter tempat tinggal dengan sekolah.Untuk pengadaan lahan tanah pemprov Riau menyerahkan sepenuhnya kepada Pemkab Bengkalis,” ujar Mira Roza.
Sementara Sekcam Mandau M.Rusidy RR, S.STP, MM, mengungkapkan hahwa dikarenakan situasi Covid-19 jumlah peserta yang boleh ikut acara musrenbang tersebut hanya maksimal 50 orang, dan mengikuti prosedur kesehatan.
Menanggapi apa yang disinggung Mira Roza terkait aturan penerimaan siswa baru Rusidy mengatakan, bahwa masalah itu sudah dibahas dari Dinas Pendidikan Bengkalis dengan mengundang pihak terkait dari 4 Kecamatan yaitu, Mandau, Bathin Solapan, Pinggir dan Talang Muandau, sekitar 2 minggu yang lalu di Hotel Susuka Duri.
“Mengenai 2 lagi gedung SMAN akan dibangun di Kecamatan Mandau, kami minta kita disini sepakat semua mengusulkan untuk mencari lahan tanah untuk pembangunan gedung itu, agar di tahun 2022 usulan kita itu direalisasikan.Kemudian, mana tahu ada bantuan anggaran dari pusat, maupun provinsi,” kata Rusidy.
“Demikian penyampaian dari saya, maka atas Rahmad Allah musrenbang ini dibuka,” tutup Rusidy.
Selanjutnya usulan di mustenbang itu ada sebanyak 74 item, yang intinya antara lain; semenisasi/hotmix jalan dan gang, sumur pemandian warga, rehab atap dan cat MDA Hasanah, rehab parit induk, pembuatan parit Gg, drainase lingkungan, canopi dan pagar teras Mesjid Al Muamalah, pembelian mesin jahit 10 unit dan sebagainya.
Selain Lurah Duri Timur, acara musrenbang itu dihadiri oleh Sekcam Mandau M.Rusidy RR, S.STP, M.Si, unsur UPT/UPTD lingkup Kecamatan Mandau, RT/RW Duri Timur,anggota DPRD Riau Mira Roza, dan tokoh masyarakat .(jlr)
Bengkalis, Tribunriau – Dalam rangka menyambut kedatangan Panglima Kodam I Bukit Barisan Mayjen TNI Hasanudin, rencananya pada hari Jumat 5 February mendatang, Dandim 0303/Bengkalis Letkol Inf Lizardo Gumay yang diwakili Pasiter Kodim Kapten Arh Isnanu memimpin rapat persiapan, di ruang pertemuan Makodim 0303 Bengkalis, Senin (01/02/21).
Rapat diikuti oleh Ketua Dewan Pengurus Harian LAMR Kabupaten Bengkalis H Tengku Zainuddin, Kadis Pariwisata Pemuda dan Olahraga, serta perwakilan dari Satpol PP, Kepolisian, Dinas Kesehatan, Prokopim dan Diskominfotik Bengkalis.
Pada intinya rapat itu membahas kedatangan Pangdam ke Kabupaten Bengkalis, akan disambut secara adat oleh Pemerintah Kabupaten Bengkalis, dengan pemasangan tanjak dan selempang di Wisma Daerah Sri Mahkota, jalan Antara Bengkalis.
Dijelaskan Isnanu, bahwa kedatangan Pangdam Bukit Barisan akan tiba di Kabupaten Bengkalis pukul 14.00 Wib, dan akan mendarat di lapangan pasir Andam Dewi Bengkalis.
“Tiba di Bengkalis akan disambut oleh Forkopimda. Kemudian bergerak menuju ke Wisma Daerah untuk dilaksanakan prosesi penyambutan,” tutur Isnanu.
Dilanjutkannya, sebelum memasuki Wisma Daerah juga dilaksanakan prosesi silat dan tari persembahan selamat datang di Kabupaten Bengkalis.
“Ketika memasuki Wisma Daerah akan dilaksanakan acara sambutan langsung yang akan dipimpin Pj. Bupati Bengkalis sekitar 15 menit, lalu akan di serahkan cinderamata kepada Pangdam, kemudian acara dilanjutkan ke Makodim 0303 Bengkalis,” ujar Isnanu.
Harapan Isnanu pada seluruh pihak terkait, agar bersama-sama menyukseskan acara kedatangan Pangdam, sehingga hubungan silaturahmi semakin erat.(jlr/disk).
Bengkalis, Tribunriau – Tidak berapa lama berselang, waktu penemuan sosok mayat laki-laki tanpa identitas di pantai Rupat, kini kembali ditemukan sosok mayat yang tidak memiliki identitas (Mr X, red), di tepi pantai Penurun, Desa Muntai Barat, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis, Jumat (29/01/21).
Menurut keterangan Kapolres Bengkalis AKBP Hendra Gunawan, SIK, MT melalui Kasat Reskrim AKP Meki Wahyudi, SH, SIK, Jumat, 29 Januari 2021 pukul 23.00 Wib, bahwa pada hari Jumat, 29 Januari 2021, sekira pukul 12.40 Wib, telah ditemukan mayat tanpa identitas oleh Juprizal di tepi pantai Penurun Desa Muntai Barat, Kecamatan Bantan, Bengkalis.Lalu, pada pukul 14.30 Wib, mayat Mr.X sampai di RSUD Bengkalis.
“Kemudian pukul 14.50 Wib, unit identifikasi, piket reskrim dan dokter RSUD Bengkalis, melakukan identifikasi dan visum terhadap mayat Mr.x tersebut,” tutur Meki.
Lebihlanjut diterangkan Kasat Reskrim, pada pukul 15.30 Wib, unit identifikasi dan piket reskrim selesai melaksanakan identifikasi mayat Mr.X dengan hasil sebagaiberikut :
“Bahwa identitas Mr. X tidak ditemukan di karenakan sidik jari sudah hancur dan tidak bisa direkam. Properti yang terdapat pada mayat Mr.X berupa : celana dalam motif kotak-kotak warna abu-abu hitam tanpa merk, celana boxer warna biru hitam motif bintang tanpa merek, celana panjang warna hitam dengan merk Benedict, dan sepatu Cat merk Nike warna merah hitam putih nomor 44,” ungkap Meki.
Sampai berita ini terbit, mayat Mr.X tersebut masih berada di RSUD Bengkalis.Pihak keluarga belum ada yang datang.(jlr).
RUPAT Tribunriau- M Subari, S.Pdi dilantik sebagai ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) Tanjung Kapal, Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis periode 2021-2023, Jumat (29/1).
Pelantikan yang berjalan tertib dan meriah itu berlangsung di Aula Kelurahan Tanjung Kapal, dihadiri oleh RT dan RW se-Tanjung Kapal serta tokoh Masyarakat.
Selaku Ketua yang baru dilantik, M Subari mengatakan tetap melanjutkan program-program terdahulu yang ia nilai baik dan bermanfaat bagi masyarakat.
Selain itu, tentunya masalah kemasyarakatan, keamanan lingkungan, kebersihan serta narkoba yang paling berbahaya.
“Program kita tahun ini yang pertama adalah masalah keamanan lingkungan, ketertiban lingkungan, kebersihan dan keindahan lingkungan, kebersamaan dan kekompakan aparat kelurahan, terutama dalam bagaimana penanggulangan narkoba pada anak-anak muda di tempat kita ini,” ujar Subari.
Dijelaskan Subari, dalam waktu minggu ini, pihaknya akan mencoba melakukan koordinasi dengan beberapa pihak untuk merealisasikan visi misi serta program-programnya kedepan.
“Minggu ini kita akan bentuk program kerja dan kita akan tampung dulu seluruh pendapat-pendapat teman, bagaimana kita menerapkan visi misi yang sudah kita sampaikan,” jelasnya.
Ketika ditanya soal program rumah layak huni, Subari menjelaskan bahwa pihaknya sudah mengusulkan, hanya saja tinggal menunggu program tersebut turun.
“Kita sudah mengusulkan, tinggal menunggu programnya turun dan kita laksanakan, sementara program dari kabupaten Bengkalis di tahun 2021 ini informasinya ada 4 unit rumah bantuan dari provinsi yaitu di RT 06 ,13, dan 14,” ujarnya.
Lurah Tanjung Kapal, Adi Putra, S.Pdi turut mengucapkan selamat atas pelantikan pengurus LPMK Tanjung Kapal Periode 2021-2023.
“Semoga bisa melaksanakan tugas dan bekerja sama dalam membangun Kelurahan Tanjung Kapal dan bersaing dengan kelurahan-kelurahan lainnya dalam segi pembangunan dan lainnya,” ujar Adi Putra.
Adi Putra berharap pengurus LPMK yang baru ini dapat lebih bersinergi, bekerjasama serta mencari solusi bersama untuk kemajuan di Kelurahan Tanjung Kapal.
Ia juga mengatakan telah semaksimal mungkin memasukkan segala kegiatan, hanya menunggu kebijakan pemerintah di tahun 2022.
“Karena seluruh kegiatan pembangunan di tahun 2021 ini merupakan usulan dari lurah yang lama. Untuk pembangunan Tanjung Kapal tahun ini yaitu dua dwiker dan 1 posyandu melalui dana APBD,” jelasnya.
Kemudian, masalah pemekaran desa, kelurahan Tanjung Kapal mengajukan 1 desa untuk dimekarkan, yaitu desa Rampang.
“Hasil dari rapat yang diikuti dengan DPRD kabupaten Bengkalis, masalah pemekaran desa mendapat titik terang, karena dari 13 teratas usulan kecamatan Rupat 5 teratas, itu termasuk Tanjung Kapal, namun kita berharap supaya pembangunan kelurahan Tanjung Kapal bisa merata, kita melepaskan 1 desa baru,” tambahnya.
Bengkalis (B.Solapan), Tribunriau – Hari ini seluruh tim relawan pemenangan KBS (Kasmarni Bagus Santoso), berkumpul membanjiri halaman rumah anggota DPRD Bengkalis dari Fraksi PAN Rianto, di Jl.Lingkar, Desa Petani, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis, Kamis (28/01/21).
Kedatangan para tim relawan itu, atas undangan dari Kordinator Kecamatan (Korcam) Pemenangan KBS Bathin Solapan Gonjes, dalam rangka syukuran atas kemenangan KBS pada Pilkada 9 Desember 2020 lalu.
Acara syukuran iru dihadiri oleh Bupati terpilih Kasmarni, S.Sos, MMP, Camat Bathin Solapan Wahyudin, para Kepala Desa dilingkup Kecamatan Bathin Solapan, Ustad Darmizal, Ustad Abdul Qodri, Ustad Salman, Sahala Sitompul, SH, MH, Sabarnan Damanik, Fransiska Sinambela dsb.
Selaku tuan rumah Rianto meluapkan rasa gembiranya, dan mengucapkan banyak terimakasih kepada semua tim relawan Kecanatan Bathin Solapan, yang hadir dan sudah berupaya memenangkan pasangan KBS pada Pilkada 2020 lalu. “Kami selaku anggota dewan dari 5 partai (PAN, PBB, Nasdem, Gerindra dan Demokrat, red) pengusung dan pendukung pasangan KBS, siap membantu dan mengawasi perjalanan pemerintahan kedepan, yang dipimpin ibu Kasmarni untuk Bengkalis lebih maju lagi,” sebut Rianto.
Selanjutnya Kasmarni, S.Sos, MMP tidak lupa mengucapkan terimakasih kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, atas rahnadNya KBS menang, turut juga mengucapkan terimakasih yang tidak terhingga kepada seluruh tim relawan, yang telah bersusahpayah membangun komunikasi kepada masyarakat, dan berusaha memenangkan pasangan KBS pada Pilkada 9 Desember 2020 lalu.
“Dimana kemarin sudah ditetapkan oleh Ketua KPU dan Rapat Paripurna DPRD, bahwa pasangan KBS menjadi Bupati dan Wakil Bupati Bengkalis.Dan kini sedang menunggu proses pelantikan dari Menteri Dalam Negeri, melalui Gubernur Riau,” ungkap Kasmarni.
Dia juga yakini, semua tim relawan pejuang-pejuang untuk kemenangan KBS. Untuk itu, ia juga mohon maaf kepada semua tim relawan atas sikap maupun ucapan yang tidak disengaja, dimana selama ini sering berjumpa, mungkin ada kesilapan yang di perbuat.
Kasmarni juga memohon kepada semua tim relawan, kiranya mendoakan agar KBS diberikan kesehatan untuk dapat mengemban tugas yang diamanahkan nantinya, serta dapat menjalankan semua program yang sudah diikrarkan selama kampanye.
“Mulai hari ini semua tim relawan, tidak ada lagi nananya tim satu, tim dua, tim tiga maupun tim empat, tetapi menjadi tim bupati Bengkalis
Mari kita bersama bahu membahu bergandengtangan mewujudkan Kabupaten Bengkalis bermarwah, maju dan sejahtera.Anak itik tergedek-gedeķ, tergedek-gedek dibawah tanggo, Kasmarni dan Bagus Santoso jangan diusik, karena sudah nenjadi bupati kito,” tutup Kasmarni.
Acara dilanjutkan dengan makan bersama dan dihibur oleh penyanyi orgen tunggal, dan Kasmarni jyga ikut menyanyikan 2 lagu kesayangannya (jlr)
RUPAT, Tribunriau- Dalam masa pandemi Covid19 yang sepenuhnya belum pulih ini, SMP 4 Rupat Kabupaten Bengkalis rencananya akan membuka sekolah dengan metode tatap muka.
Pembukaan sekolah tatap muka tersebut tentunya dilakukan jika beberapa persyaratan telah terpenuhi serta sesuai dengan protokol kesehatan (prokes).
Demikian dikatakan Kepala Sekolah SMP 4 Rupat, Hj Zuraida Siregar, S.Pd, M.Pd dalam acara sosialiasi yang digelar Korwil Rupat Disdik Bengkalis di Aula SMP 4 Tanjung Kapal, Rupat.
“Untuk bisa membuka sekolah tatap muka ini mereka sudah mengisi daftar chek list dapodik, di dalamnya ada beberapa poin yang harus diisi, setelah muncul kata siap dari dapodik, kemudian tim gugus covid kecamatan Rupat akan turun ke sekolah untuk melihat kesiapan sekolah,” ujarnya.
Selain itu, tambah Zuraida, sekolah harus melengkapi alat prokes, memperhatikan kebersihan wc, kemudian pihak sekolah harus mempunyai SK tim gugus covid sekolah dan yang tak kalah penting adalah izin dari orang tua murid untuk mengikuti sekolah tatap muka.
“Berdasarkan SOP tatap muka, diberi waktu 120 menit dalam sehari untuk mengikuti mata pelajaran khusus untuk kelas 3, sementara kelas 1 dan 2 tergantung dari evaluasi tim covid kecamatan terhadap sekolah, jika sudah ada izin dari korwil dan izin dari orangtua, maka sekolah akan kita buka pada tanggal 1 Februari mendatang,” jelasnya.
Korwilcam Rupat Disdik Bengkalis, Rais, SH, S.Pd, M.Si juga menambahkan bahwa sekolah sudah diarahkan untuk membuat surat perjanjian kerjasama dengan wali murid.
“Supaya tidak ada tuntutan dan 14 hari ke depan kita akan lakukan evaluasi lagi untuk kelanjutannya, sementara ini secara fisik sekolah sudah siap,” jelas Rais.
Di tempat yang sama, Camat Rupat yang juga hadir turut memberikan penjelasan bagaimana SOP Prokes dalam belajar tatap muka.
“Terkait SOP prokesnya semua sudah diatur oleh kepala Dinas Pendidikan, karena mereka telah mengkajinya melalui instruksi Gubernur Riau di masa pandemi semester genap, kemudian SOP yang telah kita ketahui bersama, untuk para orang tua murid agar mempelajarinya lagi, mempertimbangkan baru diputuskan bagaimana anaknya mengikuti sekolah tatap muka,” jelas Camat Rupat.
Penerapan SOP untuk sekolah tatap muka tersebut, lanjut Camat, tentunya harus ada kerjasama antara pihak sekolah dan wali murid, terutama masalah pelanggaran prokes, dan masalah jam pulang siswa yang harus ditekankan untuk benar-benar pulang setelah melakukan kegiatan belajar mengajar.
Senada dengan itu, Kapolsek Rupat juga turut mendukung serta meminta pihak sekolah dan wali murid dapat bekerjasama dalam hal aturan prokes pada saat proses belajar dilakukan hingga jam pulang siswa.
“Mengingat metode belajar melalui daring tidak cukup memuaskan bagi para murid dalam mengikuti pelajaran, maka dari itu diminta agar para orang tua murid turut mendukung kebijakan sekolah dalam menerapkan peraturan mengikuti proses belajar tatap muka di masa pandemi ini,” ujar AKP Syadina Ali, SH.
Hal yang sama juga dikatakan Lurah Tanjung Kapal Adi Putra S.Pdi yang juga turut mendukung program yang akan dilaksanakan Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis.
“Di Rupat ini akan dilakukan uji coba sekolah tatap muka, sekolah diharapkan betul-betul memperhatikan prokes yang memang harus diterapkan, karena ini merupakan kegiatan yang dilakukan setiap hari, sehingga jika kita merasa memang sudah siap untuk melaksanakan, mari kita sama-sama mengikuti, tidak hanya guru tapi orang tua juga ikut andil,” ujarnya.
“Jika ada siswa mengalami gejala atau sakit, jika tidak mempunyai BPJS, pihak kelurahan siap memberikan surat kurang mampu, sementara untuk keramaian masyarakat selagi belum ada peraturan perundang-undangan yang melarang, kita tidak berhak untuk melarang, namun tetap protokol kesehatannya berkaitan dengan pihak keamanan, namun sejauh ini dari pihak kelurahan tidak ada mengeluarkan atau merekomendasikan izin keramaian apapun, masyarakat boleh membuat acara namun tetap menjalankan prokes,” ungkapnya.
Masih di tempat yang sama, perwakilan dari Dinas Kesehatan Bengkalis, Susi juga mengingatkan agar sekolah atau petugas di sekolah untuk selalu mengecek suhu tubuh, baik itu orang tua murid, pengantar dan juga khususnya murid itu sendiri.
“Untuk suhu tubuh diatas 37,5 dinyatakan sudah ada gejala covid dan akan dipulangkan dan dibawa langsung ke petugas kesehatan puskesmas dengan didampingi guru untuk ditindak lanjuti, apapun hasilnya kita setujui,” terangnya.
Ketua Komite SMP 4 Rupat, Idrus juga mendukung segala kegiatan yang dilakukan kepala sekolah dan wali murid asal sesuai aturan pemerintah dan prokes.
Turut hadir wali murid, Babinsa Tanjung Kapal daj Babhinkantibmas.