Beranda blog Halaman 978

Mencuri Uang Rp.1,7 Juta Beli Narkoba Ditangkap Polisi

Bengkalis (Mandau) – Seorang remaja berinisial MR warga Duri XIII Desa Bumbung, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis, diduga mencuri uang, lalu digunakan  membeli Narkotika jenis Shabu-shabu, akhirnya ditangkap Tim Opsnal Polsek Mandau.

Dimana, semula tersangka diamankan warga bersama barang bukti 5 paket Narkotika jenis Shabu-shabu dengan berat kotor 4.55 gram, pada hari Rabu (31/03/21) sekitar pukul 18.30 wib dan dilaporkan kepada Polsek Mandau. 

Demikian dijelaskan Kapolres Bengkalis melalui kapolsek Mandau Kompol Arvin Hariyadi, SIK, dan  membenarkan penangkapan tersebut, melalui press releasenya Kamis (01/04) siang.

Kronologisnya, sambung Kapolsek,  pada hari Rabu (31/03/21) sekira pukul 17.00 Wib, tersangka diamankan oleh warga karena diduga telah melakukan pencurian uang.  Lalu pada waktu diinterogasi oleh warga, tersangka mengakui bahwa benar telah melakukan pencurian uang sebesar Rp 1.700.000, akan tetapi dari keterangan tersangka, uang tersebut sudah habis untuk membeli Narkotika jenis Shabu-shabu, kemudian ditanyakan kepada tersangka dimana Narkotika jenis Sabu-sabu  tersebut disimpan, dan tersangka menunjukkan dibawah pohon sawit sebanyak 5  paket, dan tersangka mengakui bahwa Narkotika jenis shabu- shabu tersebut miliknya.

 “Dari informasi tersebut, kemudian tim opsnal Polsek Mandau melakukan penangkapan terhadap tersangka di Jalan Arjuna, RT 01/ RW 02, Desa Bumbung Kecamatan Bathin Solapan, tepatnya di tempat pada saat diamankan oleh warga. Selanjutnya tersangka dan barang bukti dibawa ke Polsek mandau guna proses Penyidikan lebih lanjut,”terang Arvin.

Lanjut Kapolsek, dari hasil Introgasi, tersangka membeli Narkotika jenis shabu-shabu dari seseorang yang ia kenal bernama A (DPO) dengan harga Rp 800.000,”tersangka tidak mengetahui alamat rumahnya dan biasanya membeli Narkotika jenis shabu-shabu pada saat bertemu dan duduk di Simpang Duri XIII, Desa Bumbung, Kecamatan Bathin Solapan,” pungkasArvin. (jlr).

Harga BBM Non Subsidi Naik, Ini Daftar Harganya

Medan, Tribunriau- PT Pertamina dikabarkan menaikkan harga jual seluruh Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi untuk wilayah Sumatera Utara mulai hari ini. Kenaikan harga dilakukan di tengah upaya Pertamina mendorong masyarakat untuk menggunakan BBM berkualitas.

Rencana kenaikan itu terungkap lewat surat edaran bernomor 348/Q21030/2021-S3 dari Pertamina kepada para pengusaha SPBU di wilayah Sumatera Utara. Surat edaran itu telah beredar, Rabu (31/3/2021) malam.

Dalam surat tertanggal 31 Maret 2021 yang ditandatangani oleh Region Manager Retail Sales I PT Pertamina, Pierre J Wauran itu, kenaikan harga jual BBM non-subsidi dilakukan terhadap Pertalite, Pertamax, Pertamax Turbo, Dex, Dexlite dan Solar Non-Subaidi. Kenaikannya antara Rp200-Rp250 rupiah per liternya.

BBM jenis Pertalite yang sebelumnya dijual seharga Rp7.650 per liter, kini menjadi Rp7.850 per liter. Sementara Pertamax naik dari Rp9.000 menjadi Rp9.200 per liter. Sedangkan Pertamax Turbo, naik dari Rp 9.850 per liter menjadi Rp10.050 per liter.

Untuk BBM jenis Sex, naik dari Rp10.200 menjadi Rp10.450 per liter. Sedangkan Dexlite, harganya naik dari Rp9.500 menjadi Rp9.700 per liter. Sementara Solar Non-Subsidi, naik dari Rp9.400 menjadi Rp9.600 per liternya.

Kenaikan ini sendiri untuk menyesuaikan dengan besaran kenaikan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) yang diberlakukan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.

“Sehubungan dengan Surat Edaran kami No.295/Q21030/2021-S3 perihal Penetapan Pemberlakuan Tarif Baru PBBKB di Wilayah Provinsi Sumatera Utara, dengan ini diberitahukan bahwa terhitung 1 April 2021 jam 00.00 waktu setempat Harga Jual Keekonomian BBM mengalami perubahan,” seperti tertulis dalam surat edaran tersebut.

Lewat surat itu juga, Pertamina menginstruksikan kepada seluruh pengusaha SPBU untuk memberlakukan kenaikan harga jual BBM tersebut.

“Kepada SPBU agar dapat melakukan penyesuaian teknis display dan setting mesin di setiap SPBU sesuai dengan list harga tersebut,” tertulis di surat edaran yang ditembuskan ke GM Marketing Operation I, SAM Retail Medan serta Hiswana Migas DPD Sumbagut dan DPC Sumut itu.

Sejauh ini belum ada konfirmasi dari Pertamina terkait kenaikan harga BBM non-subsidi ini. Upaya konfimasi yang dilakukan belum mendapatkan respon dari Managemen PT Pertamina MOR I-Sumbagut. Termasuk upaya konfimasi lewat Whatsapp Group Pertamina dan Media yang dikelola oleh Humas Pertamina MOR I-Sumbagut yang kini dipimpin Taufikurrachman.

Sumber: Okezone

Pasca Teror Bom di Mabes Polri, Nama Ini Jadi Trending Topik

Tribunriau- Pasca teror bom di Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri) beberapa hari yang lalu, nama pelaku kini jadi trending topik, Kamis (1/3).

Pelaku yang diidentifikasi berjenis kelamin perempuan itu bernama Zakiah, di Twitter tercatat 3.263 twit yang menggunakan nama tersebut sehingga menjadi trending topic.

Pada urutan kedua, masih dengan kasus teror bom, yaitu “Mabes”, tentunya ini adalah TKP yang menjadi target pelaku.

Kemudian diikuti dengan “ISIS”, pelaku kabarnya diduga terkait dengan organisasi berbahaya yang lahir di Suriah beberapa tahun yang lalu.

Sebelumnya, ramai perbincangan terkait pelaku teror bom yang bernama lengkap Zakiah Aini ini, tak sedikit yang meragukan aksi Zakiah yang bisa lolos dan masuk ke Mabes Polri, terlebih di masa pandemi yang pastinya diperiksa secara ketat.

Namun, tak sedikit pula yang mengutuk keras aksi tersebut sehingga kita harus waspada dengan aksi terorisme berikutnya.

Penulis: Iskandar Zulkarnain

Pengukuhan Pengurus IMI Korwil Dumai, Agung Nugroho Dijadwalkan Hadir

Pengukuhan Pengurus IMI Korwil Dumai, Agung Nugroho Dijadwalkan Hadi

Tribunriau- Pengurus Koordinator Wilayah (Korwil) Ikatan Motor Indonesia (IMI) Dumai Periode 2020 – 2022 segera dilantik. Dijadwalkan pelantikan, Sabtu (03/04/2021) mendatang di Hotel The Zuri.

Direncanakan, Ketua IMI Provinsi Riau, H Agung Nugroho, SE yang langsung mengukuhkan kepengurusan IMI Korwil Dumai periode dua tahun kedepan yang dipimpin oleh Rendy Firdaus, SH.

Ketua Pelaksana Pelantikan IMI Korwil Dumai, Syamsuri Ahmad, SE mengungkapkan, pelantikan para pengurus pembina cabang olahraga (cabor) bermotor Dumai itu juga akan dihadiri sejumlah pejabat dan kepala daerah.

“Pelantikan akan dihadiri oleh kepala daerah Kota Dumai, DPRD Kota Dumai, Forkompinda Kota Dumai serta KONI Kota Dumai,” sebutnya usai rapat kordinasi dan persiapan di pujasera Pagi Malam, Rabu (31/03/2021).

“Selain itu, kita juga mengungdang cabor dan para komunitas mobil dan sepeda motor yang tergabung dalam IMI Korwil Dumai,” sebutnya.

Sementara itu, Rendy Firdaus, SH Ketua IMI Korwil Dumai menjelaskan, rapat koordinasi persiapan pelantikan pengurus IMI Korwil Dumai sesuai dengan petunjuk dari pengurus IMI Provinsi Riau juga sesuai dengan SK yang diberikan.

“Kami sudah koordinasi dengan IMI Provinsi Riau. Untuk itu, kami bekerja berdasarkan petunjuk dari pengurus IMI Kota Dumai dan telah mendapatkan SK secara resmi,” ucapnya di selah-selah kegiatan rapat persiapan pelantikan.

Selaku anak muda di Dumai khususnya di bidang otomotif, ia berharap kepada seluruh tim motor yang ada di Dumai untuk dapat terus berkarya dengan sportifitas yang baik.

“Mari kita bersama-sama bergandengan tangan tanpa adanya melakukan hal-hal kurang baik, kita bisa menunjukkan sportifitas terlebih dapat mengangkat nama baik Dumai di bidang otomotif,” harapnya.*

23 Personil Polres Bengkalis Diberi Penghargaan, Karena Berhasil Ungkap Kasus Narkoba

Bengkalis, Tribunriau – Seperti biasanya Kapolres Bengkalis AKBP Hendra Gunawan, SIK, MT memimpin apel pagi, di halaman Mapolres Bengkalis, Jl. Pertanian Desa Senggoro, Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis, dan diikuti oleh seluruh pejabat dan personil, Rabu pagi, (31/03/21).

Setelah selesai acara apel pagi itu, Kapolres Bengkalis memberikan penghargaan kepada 23 personil, karena telah berhasil mengungkap jaringan narkoba diluar jam dinas.

Pemberian penghargaan tersebut diungkapkan Kapolres, sebagai bentuk apresiasi agar terus meningkatkan kinerjanya, dalam bertugas dan bentuk pengabdian kepada negara.

Juga karena baru baru ini Satnarkoba Polres Bengkalis, berhasil menangkap pelaku tindak pidana (TP) Narkoba jenis shabu-shabu seberat 40 kg dan pil ekstasi.

Ditambah dengan pengungkapan di wilayah hukum Polsek Mandau, yang telah berhasil mengungkap Tindak Pidana narkoba jenis shabu seberat 192 gram dan 3000 butir pil ekstasi.

“Penghargaan yang kita berikan ini sebagai bentuk apresiasi pada anggota yang berprestasi, jangan dilihat dari nilai yang di berikan namun ini bentuk apresiasi pimpinan untuk pejabat dan personil, agar bisa memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat, dan juga sebagai nilai tambah kepada yang lain apalagi sekarang penilaian juga telah menggunakan sistem aplikasi 13 komponen,”terang Hendra.

Personil yang menerima penghargaan pada hari ini, khusus untuk pengungkapan personil di satuan narkoba termasuk salah satunya Kapolsek Mandau Kompol Arvin Hariyadi, Kanit Penyidik I Satnarkoba Iptu Toni Armando, SE, Kanit Penyidik II Satnarkoba Ipda H. Alex Sinaga, SH, dan puluhan personil lainnya.

“Hari ini khusus untuk reserse dan reserse narkoba, tetapi kita juga akan berikan penilaian dari para Kasatnya terkait masalah pekerjaan stafing, karena para staf tidak mungkin keluar dalam pengungkapan narkoba, tetapi juga mereka berprestasi dalam memberikan pelayanan diluar jam kerjanya, bahkan penghargaan juga akan kita berikan pada personil yang berjibaku memadamkan api saat terjadi karhutla,” jelas Hendra.(jlr/hms).

2 Orang Mantan Teller Bank Bobol 1,4 M Uang Nasabah, Diamankan Polda Riau

Pekanbaru, Tribunriau – Sungguh ironis memang yang dilakukan 2 orang mantan teller bank pemerintah, yang tega membobol uang simpanan nasabah.Seharusnya melindungi uang simpanan nasabah, malah mengambilnya bak milik sendiri.

Akhirnya tercium dan berhasil diungkap Subdit II Direktorat Reserse Kriminal Khusus, dan diekspose ke publik dalam gelaran Konferensi Pers di halaman belakang markas komando Polda Riau, Jl. Pattimura no 13 Kota Pekanbaru, Riau, Selasa sore (30/03/2021).

Dijelaskan Kapolda Riau Irjen Agung melalui Kabid Humas Kombes Pol Sunarto dan didampingi oleh Ps Kasubdit II Ditreskrimsus Kompol Teddy Ardian, SH, MH, bahwa kejadian bermula dari laporan salah satu nasabah Bank Plat Merah tersebut, telah terjadi penyusutan jumlah uang dalam rekeningnya, sehingga menyebabkan kerugian pada nasabah tersebut dalam jumlah Milyaran rupiah. 

Dimana pada akhir Desember 2015, nasabah datang untuk mencetak rekening tabungan milik ibunya,  di dapati uang yang tersisa dalam rekening tinggal sekitar sembilan juta rupuah saja. 

“Padahal nasabah tersebut tidak melakukan transaksi apapun, dan uang tersebut disimpan untuk persiapan masa depan,”kata Narto.

Karena merasa dibohongi, nasabah melaporkan ke pihak Kepolisian. Lalu, Subdit II Ditkrimsus Polda Riau langsung bergerak untuk melakukan penyelidikan. Setelah dilakukan pemeriksaan dokumen bank, penyidik mendapatkan bukti bukti yang menguatkan dugaan tindak pidana, yang menimpa beberapa nasabah yang mengalami kejadian yang sama. Total kerugian nasabah mencapai hampir Rp 1,4 Milyar rupiah.

“Penyidik Polda Riau menangkap dan menahan 2 orang tersangka atas kasus ini yakni, NH (37 ) mantan Teller di Bank tersebut dan AS (42) mantan Head Teller pada Bank yang sama,” ujar Narto.

Dilanjutkannya, pada prakteknya, tersangka NH yang pada masa itu bertindak sebagai Teller, memantau rekening milik nasabah yang diam atau jarang dilakukan aktifitas terhadap rekening pribadinya tersebut. Dalam pantauan tersangka NH ini akhirnya ia melihat ada tiga rekening dalam jumlah saldo cukup besar dan tidak pernah dilakukan aktifitas oleh  pemilik rekening.

Kemudian NH melakukan penarikan uang dengan menulis dan memalsukan tanda tangan nasabah.  Penarikan uang dilakukan tersangka NH terhadap rekening tersebut dalam beberapa kali tahapan penarikan. Sedangkan tersangka AS sebagai Head Teller yang seharusnya melakukan check dan Re Check di setiap penarikan dana nasabah, malah memberikan user ID dan paswordnya selaku pengawas kepada tersangka NH yang bertindak sebagai Teller, hal ini tentu memudahkan tersanka NH melakukan aksinya.  

“Penyidik menyita Barang Bukti (BB) 228 slip transaksi asli, atas nama para nasabah yang jumlahnya bervariasi antara 7 juta hingga 98 juta,”beber Narto.

Penyidik juga, ditambahkannya, telah melakukan uji forensik terhadap tanda tangan yang tertera pada slip penarikan dengan tanda tangan nasabah. Hasil uji forensik memastikan bahwa antara tanda tangan pada slip penarikan yang ditulis oleh pelaku Non Identik dengan tanda tangan nasabah.Hal ini menguatkan dugaan penyidik atas perbuatan tersangka.

“NH dan AS dibidik dengan pasal  berlapis yakni, pasal 49 ayat (1) huruf a UU no 10 Tahun 1998 tentang Perubahan atas UU no nomor 7 Tahun 1992 tentang  Perbankan dan pasal 49 ayat (2) hurub b UU no 10 Tahun 1998 tentang Perubahan atas Undang-Undang Republik Indonesia nomor 7 Tahun 1992 tentang Perbankan, dengan ancaman hukuman 5 – 15 tahun penjara dan denda maksimal 200 milyar,”terang Narto.

Kabid Humas Polda Riau mengingatkan  warga masyarakat/nasabah untuk keselamatan dan keamanan uang yang disimpan di bank.

“Bahwa pekerja bank memiliki potensi untuk melakukan tindak pidana perbankan, bisa melakukan pencurian dana nasabah,”tutur Narto.

“Oleh karena itu saya menghimbau dan mengingatkan masyarakat/nasabah agar rutin mengecek saldonya. Apalagi bagi pemilik rekening dormant atau rekening diam,”tutup Narto.(jlr).

Bupati Rohil Bersama Gubri, Danrem dan Kapolda Panen Raya padi di Kecamatan Pekaitan

ROHIL, Tribunriau – Bupati Rokan Hilir (Rohil) H.Suyatno.Amp bersama Gubernur Riau (Gubri) H. Syamsuar, Danrem 031/Wirabima, Brigjen TNI M Syech Ismed, Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi.

Menghadiri Panen Raya Program Ketahanan Pangan Pemda Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) Binaan Kodim 0321/Rohil Korem 031/Wirabima di Kepenghuluan Rokan Baru Pesisir Kecamatan Pekaitan, Kabupaten Rokanhilir, Selasa (30/3/21).

panen raya juga dihadiri Kepala Bulog Riau-Kepri,Bahtiar Sekar,Dandim 0321/Rohil Letkol Agung Rakhman Wahyudi,SIP,MI.Pol,Kapolres Rohil AKBP Nurhadi Ismanto, Wakil Ketua DPRD Rohil Hamzah, Ka Kejari Rohil Yuliarni, Danpom AL Dumai Mayor Laut Anton Sugiharto, Sekda Rohil HM Job Kurniawan.

Bupati Rokan Hilir, H. Suyatno dalam sambutanya mengatakan, lahan ini merupakan lumbung padi di negeri ini setelah lepas dari Kabupaten induk Bengkalis,lahan ini kurang lebih seluas 500 Ha yang sebagian merupakan tanah timbul dan dimanfaatkan oleh masyarakat,Sementara luas panen padi yang akan kita laksanakan hari ini yaitu seluas 186 Ha.

Dilahan seluas 350 Ha ini, jelas Dia, merupakan satu-satunya harapan masyarakat Rohil untuk menjadi salah satu lumbung padi di Rohil.

” Saya minta Camat dan Datuk Penghulu yang mengelola daerah ini untuk tidak menjual lahan ini namun pergunakan dengan sebaik-baiknya dan menjadikan lahan ini sebagai lumbung padi andalan Rohil kedepannya,” harap suyatno.

Tambah suyatno, Pada Hari ini Gubernur bersama rombongan tidak hanya sekedar memanen padi,namun memberikan sumbangan keuangan untuk pembangunan kilang padi milik BUMDes yang tadi telah diresmikan oleh bapak Gubri,Juga jembatan Pekaitan yang sudah siap dibangun yang juga merupakan bantuan Gubri.

” saya berharap kepada Gubernur Riau yang menjadi harapan masyarakat Rohil,jalan lintas pesisir yang merupakan satu-satunya urat nadi masyarakat Rohil untuk melakukan transaksi terutama sekali mengangkut hasil alam keluar daerah, ” kata suyatno.

Selanjutnya, Danrem 031/Wirabima Brigjen TNI M. Syech Ismed,SE,M.Han, mengatakan, Kita semua bersyukur dan menyambut gembira kegiatan panen raya hari ini karena ini merupakan panen raya yang ketiga dimana sebelumnya telah dilaksanakan panen raya pertama seluas 40 Ha dengan hasil 180 ton,semoga Panen raya ini dapat menjadikan Rohil sebagai wilayah penghasil padi di Riau.”ujarnya

Gubernur Riau H Syamsuar dalam sambutannya mengatakan, panen raya ini merupakan panen kedua yang dirinya hadiri bersama Danrem, kali ini panen raya lebih besar seluas 350 hektar.

Menurut syamsuar Panen Raya ini untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan ini sangat luar biasa, dimana sebelumnya lahan ini ditanam sawit namun tidak baik kemudian digantikan dengan padi dan ternyata hasilnya luar biasa.

” pesan saya kepada para Petani tidak hanya fokus pada satu komoditi, tanaman harus disesuaikan dengan kondisi lahan yang ada. Saya bangga dengan adanya peningkatan pertanian masyarakat di Rokan baru pesisir ini di tambah lagi Riau butuh ketahanan pangan, sebab hasil pertanian yang ada Riau masih kekurangan beras, Semoga Panen Raya ini terus di tingkatkan untuk ketahanan Pangan di Riau, “ kata Gubernur Riau.(hen).

Program Kejari Untuk Wilayah Bebas Korupsi Didukung Pemkab Bengkalis

Bengkalis, Tribunriau – Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkalis mengadakan kegiatan program pencanangan pembangunan Zona Integritas (ZI) Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) Kejaksaan Negeri Bengkalis, di halaman kantor Kejari Jl. Pertanian Bengkalis, Selasa (30/03/21).

Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Bengkalis melalui Bupati Kasmarni, S.Sos, MMP, mendukung sepenuhnya atas program tersebut.

“Kami Pemerintah Kabupaten Bengkalis senantiasa akan memberikan dukungan atau support, atas ikhtiar yang dilakukan oleh Kejaksaan Negeri Bengkalis dalam membangun zona integritas, agar pelayanan supremasi hukum kepada masyarakat Bengkalis dapat berjalan secara cepat, tepat, mudah, bersih serta adanya kepastian,” sebut Kasmarni.

Bupati berharap, melalui pencanangan zona integritas ini, seluruh unsur yang ada pada Kejaksaan Negeri Bengkalis, tetap setia serta terus berkomitmen sekaligus siap bekerja keras, bekerja tuntas serta bekerja ikhlas dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Mudahan-mudahan komitmen muwujudkan WBK dan WBBM di Kejaksaan Negeri Bengkalis tidak hanya berhenti pada janji semata, akan tetapi komitmen ini wajib diwujudkan dalam kerja nyata,”kata Kasmarni.

Sambung Bupati lagi, tanpa komitmen dan keinginan yang kuat untuk mengembalikan martabat serta kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum, keadilan yang menjadi dambaan publik saat ini akan sulit untuk dicapai.

“Dan yang tak kalah pentingnya, keberhasilan pelaksanaan WBK dan WBBM  secara sungguh-sungguh dan konsekwen tentunya akan mampu menghadirkan insan aparatur kejaksaan yang handal dan profesional dalam pelaksanaan tugas menegakkan supremasi hukum,”terang Kasmarni.

Dikesempatan acara itu, dilakukan  penandatanganan komitmen Kejaksaan Negeri Bengkalis untuk membangun zona integritas WBK dan WBBM,  juga dilakukan penandatanagan oleh Bupati Bengkalis dan Forkopimda sebagai bentuk dukungan.

Kemudian, Bupati Kasmarni bersama Kepala Kejasaan Negeri Bengkalis Nanik Kushartanti, mengalungkan selempang kepada Duta Pelayanan Kejari Bengkalis dan Agen Perubahan Kejari Bengkalis.

Acara tersebut juga dihadiri oleh, Ketua DPRD Bengkalis Khairul Umam, Kapolres Bengkalis AKBP Hendra Gunawan, Dandim 0303 Bengkalis diwakili Pasiter Letda Inf. Erli, ketua Pengadilan Agama Bengkalis Rika Hidayati, Kepala Kantor Bea Cukai Bengkalis Ony Ipmawan, Ketua Pengadilan Negeri Bengkalis Soni Nugraha dan sejumlah Kepala Perangkat Daerah Bengkalis.(jlr)

Disdukcapil Bengkalis Gelar Sosialisasi Peraturan Perundang-undangan

Bengkalis, Tribunriau – Demi terwujudnya Kabupaten Bengkalis yang bermarwah, maju dan sejahtera, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bengkalis, menggelar Sosialisasi Peraturan Perundang- undangan.Pelayanan administrasi kependudukan berbasis mobile mudah cepat dan gratis, Selasa, di Aula Pantai Marina Hotel Bengkalis, Selasa (30/03/21).

Tujuan dilaksanakannya kegiatan tersebut adalah sebagai salah satu langkah, untuk meningkatkan pengetahuan dan wawasan peserta berkenaan peraturan perundang-undangan administrasi kependudukan.

Serta sebagai upaya memberikan pemahaman kepada peserta, untuk menciptakan gerakan Indonesia sadar administrasi kependudukan.

Kegiatan sosialisasi ini diikuti sebanyak 30 orang terdiri dari, Kepala UPT Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kecamatan se-Kabupaten Bengkalis, Kepala Seksi Tata Pemerintahan Kantor Camat se-Kabupaten Bengkalis, dan ASN di Disdukcapil Kabupaten Bengkalis.

Pada kata arahannya, Kepala Disdukcapil Ismail mengatakan, Pertama, program unggulan bidang pelayanan administrasi kependudukan mulai tahun 2021, dapat diimplementasikan dengan tersedianya Kantor Unit Pelayanan Teknis (UPT) Disdukcapil, dan beroperasi mandiri di 11 Kecamatan yang sebelumnya 8 Kecamatan.

“Kedua, dengan mengoptimalkan peran Petugas Registasi Desa/Kelurahan yang ditunjuk setiap Desa/Kelurahan, dan layanan secara online melalui media yang telah disiapkan Pemerintah Kabupaten Bengkalis, sehingga masyarakat tidak perlu lagi jauh-jauh datang ke UPT ibu kota Kecamatan atau Disdukcapil,”terang Ismail.

Harapannya melalui sosialisasi yang dilaksanakan, dapat meningkatkan kapasitas dan kapabilitas kepala UPT Disdukcapil Kecamatan, dan Kepala Seksi Tata Pemerintahan Kecamatan, dalam melaksanakan kewajiban sebagai ASN untuk melaksanakan pelayanan terbaik.

“Dengan pelaksanaan peraturan perundang-undangan yang ada saat ini, Pemerintah telah memberikan kemudahan persyaratan dalam mendapatkan pelayanan kependudukan dan tidak dipungut biaya alias gratis,”pungkas Ismail.

Selaku Narasumber pada kegiatan sosialisasi ini yakni, dari Dinas PMD, Dukcapil Provinsi Riau dan Pemkab Bengkalis.(jlr)

Tiga Tahun Belakangan, Indonesia Tak Ada Impor Beras

Tribunriau- Selama tiga tahun belakangan ini, Indonesia tidak mengimpor beras, demikian postingan akun Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, Sabtu (27/3).

Demikian juga kedepan hingga bulan Juni 2021, ditegaskan Presiden Jokowi, Indonesia tidak akan mengimpor beras.

“Selamat malam. Saya mengikuti perbincangan soal impor beras beberapa hari ini. Saya perlu tegaskan bahwa tidak akan ada impor komoditas beras hingga bulan Juni mendatang. Selama hampir tiga tahun belakangan ini, Indonesia juga tidak mengimpor beras,” tulisnya mengawali postingan.

Dijelaskan Jokowi, Indonesia dengan Vietnam dan Thailand memang menandatangani nota kesepahaman, namun bukan berarti langsung mengimpor beras.

“Memang, saat ini terdapat nota kesepahaman antara Indonesia dengan Thailand dan Vietnam. Nota kesepahaman itu adalah opsi yang dapat ditempuh sewaktu-waktu. Kita berjaga-jaga di tengah situasi pandemi yang penuh ketidakpastian saat ini,” lanjutnya dalam postingan yang sama.

Dikatakannya juga, pada panen raya mendatang, Presiden telah memerintahkan Menteri Keuangan untuk menyiapkan anggaran agar beras dari petani dapat diserap oleh Bulog.

“Pada panen raya mendatang ini, beras petani akan diserap oleh Perum Badan Urusan Logistik (Bulog). Saya telah memerintahkan Menteri Keuangan untuk menyiapkan anggaran yang diperlukan untuk penyerapan beras dari petani lokal tersebut,” ujarnya mengakhiri postingan.

Penulis: Iskandar Zulkarnain

https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=1769929566529218&id=390581294464059

Terbaru

Populer