Beranda blog Halaman 930

Tokoh Agama di Kota Tangerang Ditembak Orang Tak Dikenal

Tangerang

Seorang tokoh agama di Pinang, Kota Tangerang ditembak orang tak dikenal (OTK). Polisi saat ini melakukan pengecekan di lokasi kejadian.

“Iya betul ada,” kata Kapolsek Pinang Iptu Tapril saat dikonfirmasi, Sabtu (18/9/2021).

Peristiwa itu diketahui terjadi sekitar pukul 18.00. Belum diketahui kronologis penembakan tersebut.

“Kejadian habis magriban,” katanya.

Belum ada penjelasan lebih lanjut terkait kondisi korban usai ditembak pelaku.

Tapril hanya mengatakan pihaknya masih menyelidiki kasus ini. Polisi pun masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi.

“Masih olah TKP, sekarang masih olah TKP,” katanya.

(mea/mea)

Sumber: DetikNews

Longsor di Pesisir Selatan Sumbar Rusak Empat Rumah

Pesisir Selatan

Tanah longsor terjadi di Kecamatan Ranah Pesisir, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, Sabtu (18/9). Selain menutup badan jalan, longsoran menyebabkan empat rumah milik warga rusak.

Kepala Badan Pelaksana BPBD Kabupaten Pesisir Selatan, Herman Budiarto membenarkan informasi tersebut. Ia menyebutkan, tim gabungan saat ini sedang berusaha membantu warga terdampak.

“Laporan kita terima, kejadian sekitar pukul 17.00 wib,” kata Herman saat dikonfirmasi Detikcom.

Peristiwa longsor dipicu oleh hujan lebat yang menguyur daerah itu sejak Sabtu siang. Selain rumah rusak, longsor juga menimbun sebagian badan jalan.

“Akibat hujan lebat. Laporan sementara, dampak musibah ada 2 unit rumah kayu rusak berat, 2 unit rumah permanen rusak sedang, selain sebagian badan jalan kabupaten di lokasi tertimbun longsor,” kata dia.

Herman menyatakan, proses pembersihan badan jalan masih berlangsung untuk memudahkan akses ke lokasi.

“Korban sementara ini kita evakuasi ke rumah tetangga. Ada 20 jiwa,” katanya.

BPBD juga sudah mengirim sejumlah bantuan darurat ke lokasi.

(dwia/dwia)

Sumber: DetikNews

Penampakan 9 Kendaraan Terjun ke Kolam-Sawah Usai Terlibat Kecelakaan

Jakarta

Kecelakaan beruntun melibatkan 9 kendaraan terjadi di jalan lintas Bukittinggi-Padang, Sumatera Barat (Sumbar). Kendaraan yang terlibat ialah truk hingga sepeda motor.

Sejumlah kendaraan masuk kolam ikan dan lahan persawahan. Kecelakaan beruntun itu terjadi menjelang masuk Kota Bukittinggi, Sabtu (18/9/2021).

Sembilan unit kendaraan yang terlibat kecelakaan terdiri dari 6 mobil dan 3 sepeda motor.

Menurut Kapolsek Banuhampu, AKP Rosidi, kecelakaan terjadi sekitar pukul 10.30 WIB. Dari data yang dikumpulkan petugas di lapangan, peristiwa nahas itu dipicu oleh truk tronton pembawa sembako yang melaju dari arah Padang Panjang menuju Bukittinggi.

“Bermula dari truk tronton pembawa sembako dari arah Padang Panjang menuju Bukittinggi. Truk menghindari angkot yang sedang putar arah. Kemudian berusaha banting stir ke kanan, namun tidak bisa dihalangi tembok. Saat membanting stir ke kiri, menabrak kendaraan lain,” kata Rosidi.

(agd/agd)

Sumber: DetikNews

Begini Suasana Hari Kedua Ganjil Genap di Ancol

Jakarta

Hari ini merupakan hari kedua pelaksanaan ganjil genap di tempat wisata salah satunya di kawasan Ancol, Jakarta Utara. Sejumlah mobil dengan pelat ganjil diputar balik oleh polisi.

Pantauan detikcom, di lokasi Sabtu (18/9/2021) pukul 13.30 WIB, tampak sejumlah polisi berjaga di titik pemeriksaan ganjil genap yakni di titik pintu timur Ancol. Sejumlah mobil yang memiliki pelat ganjil dialihkan untuk tidak masuk kawasan wisata Ancol.

Ketika ada mobil pelat ganjil, polisi langsung mengalihkan mobil tersebut ke arah Kemayoran. Terlihat juga ada petugas Dinas Perhubungan (Dishub) di lokasi.

Di titik penjagaan pun ditaruh plang biru pemberitahuan ganjil genap. Pemberlakuan ganjil genap ini diterapkan untuk kendaraan kecuali roda dua.

Sementara, kondisi arus lalu lintas di lokasi terpantau lancar dan tidak ditemukan kepadatan. Hanya saja mobil berjalan pelan saat memasuki kawasan Ancol karena adanya pemeriksaan pelat mobil.

Ganjil genap mulai berlaku pekan ini di lokasi wisata. Kebijakan itu dilakukan demi membatasi keramaian, ganjil genap juga diberlakukan di lokasi-lokasi wisata.

Ganjil genap di lokasi wisata ini berpedoman pada Instruksi Mendagri Nomor 42 tahun 2021 tentang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat level 4, level 3, dan level 2 corona virus deseas 2019 di wilayah jawa bali.

Selain itu juga berdasarkan Kepgub Prov DKI Jakarta Nomor 1096 tahun 2021 tentang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat level 3 corona virus deases 2019.

“Penerapan ganjil genap di tempat wisata mulai Jumat – Minggu tujuannya mengurangi kendaraan ke sana. Supaya jangan sampai kayak Pangandaran minggu lalu pengunjung banyak,” kata kata Menko Luhut Binsar Pandjaitan pada awal pekan ini.

Lokasi wisata yang kena ganjil genap yakni pintu I Taman Mini Indonesia Indah kemudian gerbang barat dan timur Taman Impian Jaya Ancol. Ganjil genap di lokasi wisata diberlakukan untuk menghindari membludaknya pengunjung di lokasi-lokasi wisata, sebagaimana sudah terjadi dalam beberapa waktu terakhir.

Ganjil genap lokasi wisata berlaku setiap hari Jumat, Sabtu, dan Minggu dimulai pukul 12.00 sampai 18.00 WIB.

(eva/eva)

Sumber: DetikNews

3 Kurir Narkoba 40 Kg Ditangkap Tim Polres Bengkalis, Bea Cukai dan Timsus Elang Malaysia

Bengkalis, Tribunriau – Keberhasilan Tim Polres Bengkalis yaitu, Satres Narkoba dan Satpol Air, bekerjasama dengan Bea Cukai dan timsus Elang Malaka dalam mengungkap kasus Narkoba jenis shabu sebanyak 40 (empat puluh ) bungkus dengan berat kotor sekira 40 Kg, di Jalan Tanjung Jati, tepatnya belakang RSUD Kota Dumai, Kamis (09/09/21) sekira pukul 07.30 WIB.

Diterangkan Kapolres Bengkalis AKBP Hendra Gunawan, bahwa kronologis pengungkapan kasus narkoba tersebut terjadi di awal bulan September lalu, saat itu tim opsnal Sat Resnarkoba Polres Bengkalis mendapat informasi, bahwa setelah hari kemerdekaan Negara Malaysia, akan ada narkotika jenis shabu masuk ke perairan pulau Bengkalis dari negara jiran Malaysia.

“Selanjutnya Kasat Resnarkoba Polres Bengkalis menggandeng tim Elang Malaka, agar informasi ini bisa menjadi pengungkapan,” kata Hendra, Jumat (17/09/21).

Lebihlanjut diterangkannya, pada hari Minggu tanggal 05 September 2021, tim Elang Malaka terpantau ada giat warga Selat Baru a.n Dul (DPO), yang berperan sebagai becak laut berangkat dengan speed boat ke negara jiran Malaysia, namun tim belum mendapat kepastian tersangka DUL akan membawa narkotika ke pulau Bengkalis.

Tim terus melakukan lidik dan pada hari Selasa 07 September 2021, dari informasi warga bahwa tersangka DUL kembali akan menjemput narkotika ke Malaysia, dan juga akan ada yang membawa narkotika tersebut ke wilayah Dumai via RoRo Bengkalis dengan motor matic warna Abu-abu. Kemudian, tim mulai melakukan pemantauan di seputaran RoRo Bengkalis, dan menemukan orang yg dicurigai namun tim tidak bisa bertindak jauh dikarenakan target sepertinya tidak membawa narkoba.

“Tanpa diketahui, tim terus mengikuti sepedamotor Vario warna Abu-abu yang dicurigai, stanby di salah satu penginapan di Sungai Pakning Kabupaten Bengkalis,” ujar Hendra.

Lanjut Kapolres, pada hari Kamis 09 September 2021, Satpol Air Polres Bengkalis dan BC Bengkalis menginformasikan ada speed boat yang dicurigai menuju ke arah  Desa Sepahat, Kabupaten Bengkalis, pada pukul 02.00 WIB. Dan tim yang memantau sepedamotor di penginapan, melihat target keluar ke arah Desa Sepahat.

Setibanya di Desa Sepahat, tim kehilangan jejak target, namun tim tetap stanby di wilayah Dumai dan melihat sepeda motor tadi lewat dengan membawa kotak-kotak besar. Tim terus mengikuti dan melihat meletakkan kotak tersebut di belakang RSUD Dumai.

Tim belum yakin jika yang dibawa itu narkotika jenis shabu, namun karena gerak geriknya yang mencurigakan, maka tim mengamankan  target setelah sempat kejar-kejaran dari Dumai sampai ke Daerah Bangsal Aceh.

“Setelah diamankan, ketiga pelaku WW (23), R (22) dan M.I (22) mengakui baru selesai mengantarkan narkotika jenis shabu sebanyak 40 bungkus dengan berat kotor 40 kg, pelaku juga mengaku telah disuruh oleh Empol, dengan sistem buang atau letak ditempat dengan tidak ketemu penerima,” kata Hendra.

Ditambahkan Kapolres, dari hasil interogasi Kasat Res Narkoba, tersangka WW sudah 3 kali menjadi kurir narkotika dengan jumlah besar atas suruhan Empol (DPO), dan tersangka R menjadi kurir 2 kali, sementara tersangka M.I adalah rekrutmen baru, dimana M.I adalah teman dekat dari WW dan baru pertama kali ikut. Semua tersangka mendapat upah 4 juta perkilo dan akan dibagi hasilnya jika berhasil.Sementara, mereka baru mendapatkan upah 5 juta dari Empol dan akan di lunasi jika shabu tersebut sampai ke pemesan.

“Saat ini tersangka dan barang bukti  berupa 40 Kg shabu, 3 unit Hp android, 1 unit Hp Iphone, 1 unit sepedamoror Honda Vario serta 1 unit sepedamoror Yamaha Nmax, telah diamankan di Mapolres Bengkalis guna penyelidikan lebihlanjut,” terang Hendra.(jlr).

Total Hadiah Undian Badai Emas Pegadaian Rp 3 M, Siapa Pemenangnya?

Jakarta

PT Pegadaian (Persero) menggelar pengundian Grand Prize Badai Emas semalam. Seluruh nasabah Pegadaian yang memiliki kupon, berkesempatan untuk mendapatkan hadiah utama satu unit rumah senilai Rp 1,25 miliar dan hadiah lainnya dengan total mencapai Rp 3 miliar.

Badai Emas 2021 itu merupakan program undian berhadiah dari Pegadaian yang dipersembahkan untuk nasabah yang telah loyal bertransaksi mulai dari produk Gadai, Pembiayaan, Pinjaman Usaha, Pinjaman Serbaguna, Cicil Emas dan Tabungan Emas pada periode 1 April hingga 31 Juli 2021.

“Pegadaian ingin mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh nasabah yang selama ini telah menjadi pelanggan loyal Pegadaian,” ujar Direktur Utama Pegadaian dalam keterangan tertulis, Sabtu (18/9/2021).

“Mudah-mudahan hadiah yang diberikan bisa memenuhi apa yang dibutuhkan. Sahabat Pegadaian yang belum punya rumah mendapatkan hadiah rumah, yang belum punya mobil mendapatkan hadiah mobil, sementara milenial yang belum punya laptop atau telepon genggam mendapatkan hadiah tersebut,” imbuhnya.

Diungkapkannya, sudah ada 480 gram tabungan emas yang dibagikan kepada 480 nasabah beruntung yang memenangkan hadiah undian bulanan. Lalu masih ada berbagai hadiah yang diundi pada Pengundian Grand Prize Badai Emas Pegadaian 2021.

Kuswiyoto menambahkan terdapat 5,6 juta nasabah yang mendapatkan kesempatan mengikuti undian pada periode ini, untuk memperebutkan sejumlah hadiah seperti 2 unit mobil Xpander, 3 buah Tabungan Emas masing-masing 100 gram, 5 unit smartphone Samsung Galaxy Note 20 Ultra, 9 unit Macbook Air, dan hadiah grand prize yaitu berupa 1 unit rumah senilai Rp 1,25 miliar.

“Dukungan dan aspirasi nasabah selalu menjadi inspirasi kami untuk terus berinovasi, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dengan memberikan solusi keuangan yang lebih mudah, cepat, aman, dan juga nyaman,” tegas Kuswiyoto.

Nama-nama pemenang Pengundian Grand Prize Badai Emas Pegadaian 2021 dapat dilihat di situs Sahabat Pegadaian atau menontonnya kembali di akun YouTube PT Pegadaian Persero mulai hari Sabtu, 18 September 2021.

“Pegadaian juga mengimbau kepada seluruh nasabah untuk berhati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan PT Pegadaian (Persero). Pemenang tidak dipungut biaya apapun karena pajak ditanggung oleh Pegadaian. Informasi lebih lanjut dapat menghubungi call center Pegadaian di 1500 569,” pungkasnya.

(akd/ega)

Sumber: DetikNews

Pengacara Ungkap Kejanggalan Pria Tewas saat Live TikTok: Kaki Ditarik!

Jakarta

Pihak keluarga mengungkap sejumlah kejanggalan kematian pria di Jatinegara, Jakarta Timur saat live TikTok. Salah satunya kejanggalan posisi kaki kiri korban saat tergantung, seperti ada yang menariknya.

“Kejanggalan itu walaupun di 15 detik itu ada janggal juga. Jadi itu (ada) yang narik kaki kiri korban ke samping bukan ke depan,” kata pengacara keluarga korban, Dosma Roha Sijabat saat dihubungi, Sabtu (18/9/2021).

detikcom memperoleh rekaman video detik-detik korban saat live TikTok. Dalam rekaman video terlihat korban berusaha mengayunkan kakinya untuk meraih bangku untuk pijakan.

Namun korban kiri korban terlihat sulit bergerak sehingga korban tidak bisa mengayun lebih jauh.

Ada Saksi di Ruangan saat Korban Live

Pengacara mengungkap ada saksi di ruangan yang menyaksikan detik-detik korban sedang live saat itu. Pengacara menduga bunuh diri hanya sebuah setingan para pelaku.

“Ada saksi pada saat lihat live di situ itu, ada orang di ruangan itu. Jadi ada satu setingan di mana itu seakan-akan bunuh diri,” kata Dosma.

Keluarga meyakini korban tewas bukan karena bunuh diri. Hal ini didasari dari adanya sejumlah kejanggalan yang terlihat dalam video saat korban live di ruangan tersebut.

“Jadi di live itu kan 4 jam tapi yang diposting oleh seseorang, karena langsung dihapus sama seseorang itu bahkan akun TikTok itu dikeluarkan. Tapi yang disebar yang 15 detik di mana udah posisinya (korban) gantung,” jelas Dosma.

Selain itu, akun TikTok korban sudah di-log out oleh terduga pelaku. Riwayat percakapan di handphone korban juga sudah tidak ada dan diduga dihapus oleh orang yang diduga membunuh korban.

“Di handphone-nya (korban) itu nomor kontak, panggilan yang di tanggal 2 September ke bawah itu nggak ada semua dihapusin. Karena sebelum polisi datang ada jeda waktu tiga jam dan ada seseorang yang mengakui dia menghapusin,” katanya.

(mea/mea)

Sumber: DetikNews

Jokowi Bicara Kontribusi RI Hadapi Situasi Darurat Energi dan Iklim Dunia

Jakarta

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghadiri pertemuan Major Economies Forus on Energy and Climate 2021 secara virtual dari Istana Bogor, Jawa Barat. Jokowi berbicara tentang kontribusi Indonesia untuk dunia dalam menghadapi situasi darurat di sektor energi dan iklim.

“Kredibilitas, khususnya aksi konkret, sangat krusial,” ujar Jokowi dalam keterangan Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden, Sabtu (18/9/2021).

Dalam pertemuan itu, Jokowi menyampaikan komitmen Indonesia untuk berkontribusi dalam menghadapi situasi darurat. Dari sektor energi, pemerintah telah mencanangkan transformasi menuju energi baru dan terbarukan, serta akselerasi ekonomi berbasis teknologi hijau pada bulan Agustus lalu.

“Untuk mewujudkan transformasi ini, kami telah menyusun strategi peralihan pembangkit listrik dari batu bara ke energi baru terbarukan, mempercepat pembangunan infrastruktur energi baru terbarukan yang didukung pelaksanaan efisiensi energi, meningkatkan penggunaan biofuels, dan mengembangkan ekosistem industri kendaraan listrik,” ucapnya.

Selain itu, Jokowi mengungkapkan bahwa Indonesia telah menargetkan netral karbon (Net Zero) pada tahun 2060 dengan kawasan percontohan yang masih terus dikembangkan.

“Termasuk pembangunan Green Industrial Park seluas 20 ribu hektare, terbesar di dunia, di Kalimantan Utara,” ujarnya.

Terkait transisi energi, Jokowi menuturkan bahwa kemitraan global sangat diperlukan karena transisi energi bagi negara berkembang membutuhkan pembiayaan dan teknologi yang terjangkau.

“Kami membuka peluang kerja sama dan investasi bagi pengembangan bahan bakar nabati, industri baterai litium, kendaraan listrik, teknologi carbon, capture, and storage, energi hidrogen, kawasan industri hijau, dan pasar karbon Indonesia,” katanya.

Terakhir, Jokowi menyampaikan dukungannya terhadap Global Methane Pledge atau ikrar aksi bersama yang bertujuan mengurangi 30 persen emisi metana global pada tahun 2030. Menurutnya, Global Methane Pledge dapat menjadi momentum penguatan kemitraan dalam mendukung kapasitas negara berkembang.

“Bersama Amerika Serikat dan 45 negara lainnya, Indonesia juga telah bergabung dalam Global Methane Initiative. Pengurangan emisi metana telah masuk dalam Nationally Determined Contribution (NDC) Indonesia,” pungkasnya.

(fas/hri)

Sumber: DetikNews

Bawa-bawa Formula E, Anggota F-PDIP Kritik Sikap Pemprov DKI soal Bansos

Jakarta

Anggota Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta, Jhonny Sumanjuntak, meminta Pemprov DKI Jakarta tidak buang badan soal bantuan sosial tunai (BST) tahap 7 dan 8. Menurutnya, Pemprov DKI harus bertanggung jawab soal bansos.

“Ini terkesan Pemprov buang badan dan tidak bertanggung jawab,” ucap Jhonny yang juga Sekretaris Komisi E, kepada wartawan, Jumat (17/9/2021) malam.

Menurut Jhonny, Pemprov DKI tidak perlu menunggu keputusan Kementerian Sosial (Kemensos) soal penyaluran bansos ke warga kurang mampu yang terdampak pandemi Corona. Pemprov DKI, katanya, bisa menggunakan data yang sebelumnya terpakai.

“Data yang ada dulu dimainkan. Ini kan upaya dari Pemprov buang badan. Kalau buang badan, berarti nggak bertanggung jawab,” ujarnya.

Jhonny menilai kondisi ekonomi warga di DKI memang membaik jika dibanding awal-awal pandemi Corona merebak. Meski demikian, dia menilai perekonomian warga DKI belum pulih sepenuhnya.

“Saya pikir, pemulihan ekonomi masyarakat tidak ujug-ujug. Artinya ketika katakanlah pandemi melandai, terus itu disetop. Situasi ini kan sudah panjang, ada PHK, ada tiba-tiba miskin. Emang mereka langsung dapat kerja?” katanya.

Dia berharap bansos tunai bagi warga DKI terus berjalan. Dia meminta pemerintah tak semena-mena memutus bansos.

“BST terus berjalan. Sampai nanti ketika indikator ekonomi mereka membaik. Itu ukurannya,” kata Jhonny.

Jhonny kemudian menyinggung rencana gelaran Formula E pada 2022. Dia membandingkan sikap Pemprov DKI terkait Formula E dengan bansos.

“BST itu masih harus menjadi salah satu kebijakan yang menjadi prioritas di DKI. Masa yang namanya lomba balap Formula E prioritas, ini tidak. Mana kemanusiaan dari Pemprov DKI Jakarta,” katanya.

Sebelumnya, Pemprov DKI mengatakan belum ada kepastian terkait penyaluran bansos tunai tahap 7 dan 8. Dinas Sosial DKI Jakarta mengatakan masih menunggu kebijakan pemerintah pusat terkait kelanjutan bantuan sosial tunai tersebut.

“Belum ada kebijakan lagi, jadi sementara kita masih menunggu kebijakan dari pemerintah pusat,” Kepala Seksi Data dan Informasi Kesejahteraan Sosial Dinas Sosial DKI Jakarta Rizka Okie saat dihubungi, Jumat (17/9).

Okie menyebut Pemprov DKI belum mengalokasikan anggaran BST untuk Juli dan Agustus. Jika sudah ada putusan dari pemerintah pusat, sebutnya, anggaran baru dialokasikan melalui Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) DKI Jakarta. Nantinya, sebagian BST akan ditanggung oleh dana APBD DKI, sebagiannya lagi oleh APBN Kementerian Sosial.

“Kalau pemerintah pusat mengeluarkan BST tahap berikutnya, ya kita ikut, nanti anggarannya baru kita siapin,” jelasnya.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria juga buka suara. Dia menyatakan penyaluran bansos tunai tak dapat diputuskan secara sepihak.

“Kami menunggu dari pempus terkait bansos itu tidak bisa DKI ke kanan, pemerintah pusat ke kiri, semuanya harus bersama-sama,” kata Riza.

(aik/haf)

Sumber: DetikNews

Waspada Potensi Hujan Disertai Kilat di Jaksel-Jaktim pada Sore Hari

Jakarta

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan prediksi cuaca di wilayah DKI Jakarta hari ini. BMKG memprediksi akan terjadi hujan disertai kilat dan angin kencang di Jakarta Selatan (Jaksel) dan Jakarta Timur (Jaktim) pada sore hari.

“Waspada potensi hujan disertai kilat/petir angin kencang di Jaksel dan Jaktim pada sore hari,” tulis BMKG melalui website resminya Sabtu (18/9/2021).

Berikut prediksi cuaca di wilayah DKI Jakarta pada hari ini:

Pagi
Jakbar: cerah berawan
Jakpus: cerah berawan
Jaksel: cerah berawan
Jaktim: cerah berawan
Jakut: cerah berawan

Siang
Jakbar: hujan ringan
Jakpus: hujan ringan
Jaksel: hujan sedang
Jaktim: hujan sedang
Jakut: cerah berawan

Malam
Jakbar: hujan ringan
Jakpus: berawan
Jaksel: hujan ringan
Jaktim: hujan ringan
Jakut: berawan

BMKG memprediksi suhu di wilayah Jakarta berkisar pada 23-34 derajat celsius. Sedangkan kelembapan udara berkisar 65-95 persen.

(fas/fas)

Sumber: DetikNews

Terbaru

Populer