Beranda blog Halaman 916

Elite Demokrat Serang Soal Rp 100 M Dibalas Yusril Meme ‘Prihatin’ SBY

Jakarta

Saling serang antara kader Partai Demokrat (PD) dan Pengacara Kondang Yusril Ihza Mahendra belum habis. Saling berbalas masih terus terjadi, terbaru Elite PD Andi Arief mengungkap kalau Yusril pindah ke kubu Moeldoko terkait bayaran.

Untuk diketahui, Yusril kini menjadi kuasa hukum sejumlah eks kader Partai Demokrat. Yusril bersama eks kader Demokrat mengajukan judicial review AD/ART Partai Demokrat era kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono.

Andi Arief lantas mengungkap terkait besaran bayaran Yusril yang pernah disampaikan ke PD untuk menjadi pengacara yakni senilai Rp 100 miliar. Karena PD tidak menyanggupi, Yusril lalu berpindah haluan kepada kubu Moeldoko.

“Begini Prof @Yusrilihza_Mhd, soal gugatan JR pasti kami hadapi. Jangan khawatir,” kata Andi Arief di akun Twitter-nya yang dibagikan kepada wartawan, Rabu (29/9/2021).

Andi Arief mengaku dirinya memiliki bukti bahwa Yusril menawarkan Rp 100 miliar sebagai pengacara. Namun, Partai Demokrat tak bisa menyanggupi tawaran Yusril itu.

“Kami cuma tidak menyangka karena Partai Demokrat tidak bisa membayar tawaran Anda Rp 100 miliar sebagai pengacara, Anda pindah haluan ke KLB Moeldoko,” ujarnya.

Simak selengkapnya di halaman berikut

Sumber: DetikNews

DKI Jawab Anggapan Formula E Pemborosan APBD, Singgung MotoGP Mandalika

Jakarta

Pemprov DKI Jakarta menjawab tudingan kalau penyelenggaraan Formula E memboroskan APBD DKI. Pemprov DKI lantas menyinggung MotoGP Mandalika yang akan digelar di Lombok, Nusa Tenggara Barat pada 2022 mendatang.

Respons Pemprov DKI itu dipaparkan dalam dokumen yang dikirim tim Humas Pemprov DKI Jakarta. Dokumen itu berjudul ‘Katanya vs Faktanya Formula E’.

Ada 12 poin pernyataan soal Formula E yang dijawab Pemprov DKI . Salah satunya terkait anggapan kalau Formula E pemborosan APBD.

“Katanya: Formula E merupakan pemborosan APBD,” demikian keterangan dalam dokumen yang dipaparkan Pemprov DKI.

Pemprov DKI lantas menjawab kalau semua kegiatan dunia pasti membutuhkan dana dari pemerintah. Termasuk Asian Games 2018 dan Moto GP Mandalika.

“Hampir semua event dunia (Asian Games, Olimpiade, Formula 1, MotoGP, Formula E) membutuhkan dana dari pemerintah; termasuk Asian Games 2018 dan Moto GP Mandalika Maret 2022,” keterangan dalam fakta dari Pemprov DKI.

Pemprov DKI lantas membantah anggapan pemborosan Formula E. Penyelenggaraan itu dinilai justru memberikan manfaat ekonomi dan reputasi bagi negara.

“Asian Games 2018, MotoGP Mandalika Maret 2022, dan Formula E Juni 2022 bukan pemborosan APBN/APBD, karena memberikan manfaat ekonomi dan reputasional yang luar biasa bagi Indonesia,” sambungnya.

Pemprov DKI mengatakan Formula E dapat memberikan stimulus dalam bidang ekonomi. Manfaat lain yakni reputasi Indonesia di kancah dunia.

“Manfaat ekonomi: stimulus ekonomi dan multiplier efek yang ditimbulkan,” ujar Pemprov DKI.

“Manfaat reputasional: citra Indonesia dan Jakarta yang semakin baik di dunia, sehingga bisa menstimulus turisme dan investasi,” lanjut Pemprov DKI.

(eva/eva)

Sumber: DetikNews

PAN: Interpelasi Anies Gaduh, Tak Boleh Halalkan Segala Cara

Jakarta

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta F-PAN, Zita Anjani tak terima julukan parlemen jalanan yang ditujukan kepada 7 fraksi penolak paripurna interpelasi Formula E. Zita meminta agar semua pihak jangan menyulut kegaduhan.

“Masa 7 fraksi dikatain parlemen jalanan, dituduh dikasih uang sama gubernur, itu jahat sekali lah. Saya sebagai salah satu unsur pimpinan perempuan, mengajak ayolah jangan gaduh!” kata Zita Anjani dalam keterangan tertulis, Rabu (29/9/2021).

Penasihat Fraksi PAN itu juga menyebut jangan sampai satu pihak merasa paling senior sehingga menghalalkan segala cara agar interpelasi bergulir. Menurutnya, ada etika berpolitik yang harus dipatuhi anggota dewan.

“Interpelasi ini gaduh. Ayolah saling belajar menghargai, DPRD ini kan institusi terhormat yang sifatnya kolektif kolegial. Tidak boleh ada satu pihak yang merasa lebih senior sampai menghalalkan segala cara,” tegasnya.

Zita juga meminta agar F-PDIP dan F-PSI menghargai keputusan 7 fraksi yang menentang interpelasi. Dia mewanti-wanti jangan sampai anggota dewan mempertontonkan perseteruan di tengah masyarakat.

“Warga DKI juga ngerti hitung-hitungan politik kok. Kan jelas 7 fraksi ini jumlahnya lebih banyak. Kalau ada pihak-pihak yang tetap ngotot, ini justru tidak menghargai proses demokrasi yang ada di DPRD,” imbuhnya.

Sebagaimana diketahui, tudingan parlemen jalanan diucapkan oleh Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi. Politikus PDIP itu menyebut Taufik menjadi pelopor parlemen jalanan ke fraksi lainnya yang menolak hadir di paripurna interpelasi Formula E.

“Tapi saya juga bingung nih kenapa mereka memberi pelajaran, sahabat saya M Taufik itu memberikan masukan kepada junior-juniornya memakai parlemen jalanan,” kata Prasetio seusai paripurna interpelasi di DPRD DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Selasa (28/9/2021).

Prasetio menyebut Taufik bersama tujuh fraksi menggelar pertemuan di luar kantor DPRD demi menolak paripurna interpelasi Formula E. Hal inilah yang disebutnya parlemen jalanan. Prasetio kemudian membandingkan dengan pelaksanaan rapat paripurna hari ini yang akhirnya ditunda karena tak mencapai kuorum.

“Kita menunda, kita memberi contoh kepada teman teman 7 fraksi yang lain kita coba saling menghargai. Ada yang terima dan tandatangan (maupun) tidak terima (ditunda). Tapi tempat, medianya, adalah DPRD bukan tempat medianya di restoran,” ujarnya.

(idn/idn)

Sumber: DetikNews

Kratom Digolongkan Narkotika, Tapi Jadi Obat Tradisional di Nusantara

Jakarta

Tanaman kratom di Indonesia dikategorikan oleh BNN ke dalam jenis narkotika. Kratom sendiri sudah lama dimanfaatkan sebagai obat tradisional.

Dikutip dari laman BNN, kratom adalah tumbuhan asli di wilayah Asia Tenggara yang masih satu family dengan tanaman rubiacea atau kopi-kopian. Kratom banyak tumbuh di Indonesia, Thailand, Filipina hingga Papua Nugini.

Berdasarkan hasil identifikasi Puslab Narkoba BNN, kratom mengandung senyawa mitragyna dan 7-hidroksi mitragyna.

Selain itu, penelitian Asep Gana Suganda dari Sekolah Farmasi ITB pada tahun 2019 mengungkap bahwa kratom telah dimanfaatkan secara tradisional oleh masyarakat sejak lama.

Di Bengkulu, daun kratom untuk dipakai untuk meredakan sakit perut, diare, bengkak dan sakit kepala. Di Sulawesi Barat, daunnya dimanfaatkan untuk mengobati buang air besar berdarah dan bisulan.

Sedangkan di Kalimantan Timur, kulit batangnya dimanfaatkan untuk menghaluskan wajah, daunnya untuk perawatan nifas, menghilangkan lelah dan pegal linu. Kratom juga dimanfaatkan di Asia Tenggara sebagai obat cacingan, darah tinggi hingga penghilang rasa lelah.

Sumber: DetikNews

Momen Puan Tak Dikenali Warga Saat Tinjau Vaksinasi di Jakbar

Jakarta

Ada momen menarik saat Ketua DPR Puan Maharani meninjau vaksinasi warga di Jakarta Barat akhir pekan lalu. Puan berbincang dengan dua orang ibu peserta vaksinasi yang ternyata tidak mengenali dirinya.

Puan meninjau vaksinasi COVID di SMKN 72, Jakarta Barat, Minggu (26/9) akhir pekan lalu. Dalam agenda tersebut, ada momen Puan mengajak berbincang 2 orang ibu-ibu peserta vaksinasi.

Di tengah perbincangan, Puan bertanya apakah kedua ibu tersebut mengenali dirinya. Jawaban kedua ibu membuat Puan tertawa karena mereka tak mengenali Puan.

“Ibu tahu nggak nama saya siapa?” tanya Puan di tengah obrolan hangat tersebut. Obrolan itu diamati dan direkam video oleh sejumlah wartawan.

Si ibu tak menjawab lugas. Dia mengatakan anaknya hanya memberi tahu bahwa Ketua DPR akan datang ke acara vaksinasi tersebut. Namun dia tak tahu sosok si Ketua DPR.

Puan yang mendengar jawaban si ibu tertawa. Puan memaklumi si ibu tak mengenali dirinya karena sedang mengenakan masker. Lalu Puan memperkenalkan diri dengan menyebut nama lengkapnya.

Dalam siaran pers Ketua DPR, dituturkan dalam interaksi tersebut ada juga warga yang salah mengenali Puan sebagai adik Megawati. Namun ada juga warga yang mengenal Puan.

“Anaknya Ibu Megawati. Ibu Puan Maharani,” ujar seorang warga dalam siaran pers Ketua DPR.

Marak Baliho Puan

Seperti diketahui, baliho Puan terpasang di banyak titik akhir-akhir ini. Tagline ‘Kepak Sayap Kebhinekaan’ yang jadi tulisan di banyak baliho Puan bisa dibilang juga sudah melekat di benak publik, jika ditilik dari keramaian pembahasan baliho tersebut di media sosial.

PDIP mengakui ada inisiatif gotong royong dari kader-kadernya untuk memasang baliho Puan. Namun niatnya bukan untuk Pilpres, melainkan untuk memperkenalkan Puan sebagai Ketua DPR perempuan pertama di republik ini.

“Sebagai anggota fraksi, kami di DPR RI dipimpin oleh orang yang namanya Puan Maharani. Puan Maharani apakah sudah dikenal publik? Sudah, tetapi kita harus sampaikan bahwa Puan Maharani adalah sosok yang selama ini bekerja, sekali lagi sosok yang selama ini bekerja dalam diam, bukan dalam senyap, dalam diam. Pemahaman diam itu dia tidak pamer-pamer apa yang dia kerjakan, dia solution oriented,” kata Ketua Fraksi PDIP DPR Utut Adianto, 3 Agustus lalu.

(tor/tor)

Sumber: DetikNews

Viral Aksi Pencurian Besi Tutup Got di Bali, 6 Pelaku Dibekuk Polisi

Denpasar

Sebanyak enam orang anak di bawah umur yang terdiri atas lima pelajar dan satu buruh dibekuk polisi dari Polsek Denpasar Selatan, Bali. Mereka ditangkap lantaran viral di media sosial (medsos) mencuri besi penutup gorong-gorong alias got.

Kelima pelajar tersebut berinisial YJM (11), GLBL (14), SC (14), LRM (15), dan JRM (15). Sementara satu buruh yang juga masih di bawah umur berinisial FB (16).

“Tim opsnal Unit Reskrim Polsek Densel berhasil mengamankan pelaku pencurian besi penutup gorong-gorong yang viral di medsos,” kata Kanit Reskrim Polsek Denpasar Selatan AKP Hadimastika Karsito Putro dalam keterangan tertulis kepada detikcom, Rabu (29/9/2021).

Peristiwa pencurian besi penutup gorong-gorong tersebut terjadi di depan rumah Kadek Wiwin Hendra Wiguna (42) di Jalan Pulau Moyo, Kelurahan Pedungan, Kecamatan Denpasar Selatan. Pencurian itu terjadi pada 22 September 2021 sekitar pukul 17.00 Wita.

Saat itu, sekitar pukul 16.00 Wita, pelapor tiba di rumahnya setelah datang dari melayat di Kabupaten Buleleng. Sesampainya di rumah, pelapor melihat penutup gorong-gorong yang terbuat dari besi telah hilang.

Dengan kejadian itu, pelapor menginformasikan ke group perumahan setempat. Dari sana pelapor mendapat masukkan dari tetangga perumahan agar kejadian yang dialaminya dimasukkan ke medsos.

Berdasarkan dari informasi yang viral di medsos, Polsek Denpasar Selatan melakukan penyelidikan dan mendapatkan informasi tempat tinggal para pelaku. Pada Jumat (24/9) sekitar pukul 10.30 Wita pelaku berinisial ERM dan JRM berhasil diamankan.

“Dasil keterangan dan pengembangan kedua pelaku diamankan lagi empat orang pelaku lainnya, gang juga ikut melakukan pencurian besi penutup gorong-gorong di wilayah hukum Polsek Densel,” terang Hadimastika.

Dari hasil penangkapan komplotan tersebut, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa 22 buah besi penutup gorong-gorong, dan tiga unit sepeda motor.

Menurut Hadimastika, pelaku nekat mencuri penutup besi gorong-gorong tersebut untuk dijual. Namun, para pelaku belum sempat menjual besi itu saat diamankan polisi. Para pelaku kini dikenakan wajib lapor ke Polsek Denpasar Selatan akibat kasus tersebut.

(fas/fas)

Sumber: DetikNews

Tips Waktu Ajib Live di TikTok dan Bigo Agar Banyak Ditonton

Jakarta

Bagi para content creator dan livestreamer, kunci kesuksesan konten bukan hanya dari kreativitas. Melainkan juga dari strategi memilih jam tayang untuk konten.

Content Creator dan Livestreamer Asrinda Basri menyarankan untuk tidak mengunggah konten di TikTok pada malam hari.

“Yang penting jam-jam upload-nya itu sesuai. Misalnya pagi, siang, sore. Kalau malam itu FYP jarang sih biasanya,” terangnya pada acara e-Life detikcom.

FYP adalah singkatan dari For You Page. Ini merupakan laman utama di mana algoritma TikTok bekerja merekomendasikan video-video pilihan kepada pengguna.

Livestreamer Bigo Live Christy ‘LS shinee’ juga membagikan pengalamannya mengatur jadwal livestreaming.

“Kalau aku sih emang terserah aku, sebagai host mau itu di jam berapa gitu. Kalau misalkan aku, untuk mengisi live aku itu paling jam 8, jam 7 malam. Yang penting kita menutupi target kita di bulan itu. Misalkan di Bigo itu kita udah punya target selama 1 bulan itu kita harus 50 jam nih live dan 20 hari, yang penting itu apa namanya terpenuhi syarat targetnya yang pasti. Nggak ada ‘Oh kamu harus live jam segini nih,’ gitu,” jelas Christy.

Simak Video “Di Balik Gemerlap Host Livestreaming Online
[Gambas:Video 20detik]

(gah/gah)

Sumber: DetikNews

Bima Arya Minta Wisata Malam Kebun Raya Bogor Disetop

Jakarta

Wali Kota Bogor Bima Arya meminta pengelola Kebun Raya Bogor (KRB) menghentikan operasional wisata malam dengan cahaya lampu atau glow. Hal ini sampai ada hasil penelitian dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan IPB University.

Permintaan tersebut disampaikan Bima Arya di Balai Kota Bogor, seperti dilansir Antara, Rabu (29/9/2021), setelah berdialog dengan pengelola Kebun Raya Bogor dari PT Mitra Natura Raya (MNR).

Bima Arya menyampaikan kepada pengelola Kebun Raya Bogor ada surat dari para ahli botani, mantan pimpinan Kebun Raya Bogor, yang menyatakan keberatan terhadap rencana operasional wisata malam di kawasan konservasi tumbuhan tersebut.

Bima Arya meminta agar BRIN dan IPB University melakukan kajian ilmiah terkait wisata malam di Kebun Raya Bogor yang memanfaatkan lampu-lampu sorot, dikhawatirkan dapat menganggu habibat tanaman dan ekosistem yang ada.

“Wisata malam itu disetop dulu sampai ada hasil kajian para ahli BRIN dan IPB University. Hasil kajian ilmiah ini sangat penting sebagai landasan untuk memutuskan, apakah wisata malam itu bisa dioperasikan atau tidak,” katanya.

Bima Arya juga menugaskan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Deny Wismanto untuk membantu mengoordinasikan BRIN dan IPB untuk melakukan kajian tersebut.

“Apapun jawabannya dari BRIN dan IPB, nanti kami komunikasikan lagi dengan PT MNR. Prinsipnya, kami ingin memastikan semuanya berjalan sesuai karakter Kota Bogor dan potensi yang ada di KRB,” katanya.

Lima mantan kepala Kebun Raya Bogor sebelumnya membuat surat terbuka untuk menyikapi wisata malam yang akan dioperasikan pengelola Kebun Raya Bogor, yakni PT MNR.

Simak selengkapnya, di halaman selanjutnya:

Sumber: DetikNews

Warga Curhat Rumah Hanyut Gegara Banjir, Bupati Luwu Janji Ganti-Benahi

Luwu

Banjir dan tanah longsor melanda 3 kecamatan di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, menghanyutkan beberapa rumah milik warga. Bupati Luwu Basmin Mattayang janji akan mengganti dan membenahi dengan rumah yang hanyut.

Seorang warga, Nurdiah beserta keluarganya, terpaksa tidur di pondok usai banjir menyapu rumahnya saat Sungai Makawa meluap pada Rabu (22/9) malam. Beruntung tak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Saat Bupati Luwu menyalurkan bantuan untuk korban bencana, sekaligus menurunkan 3 alat berat membantu normalisasi sungai, Nurdiah menyampaikan keluh kesah serta harapannya kepada Bupati Luwu.

Dalam kesempatan tersebut Ibu Nurdiah mengungkapkan bahwa sebelum terjadi banjir, rumah berada di tepi sungai, namun tersapu banjir. Saat dia dan keluarganya tidur di pondok dan berharap pemerintah bisa membantu.

“Rumahku dulu di situ (menunjuk satu titik yang saat ini sudah menjadi sungai), tapi tidak adami karena nah bawa air, sekarang tidur di pondok pondok pinggir jalan,” ungkapnya di bantaran sungai Desa Bolong, Walenrang Utara, Selasa (28/09/2021).

Mendengar hal tersebut, Bupati Luwu, Basmin Mattayang, yang datang bersama unsur Forkopimda berjanji akan membangunkan rumah untuk Nurdiah.

“Iya nanti rumah yang rusak kita benahi, yang hanyut akan kita ganti ya, tapi yang sederhana, karena itu tanggung jawab pemerintah, sabbaraki ye,” ucap Basmin.

Basmin menjelaskan terkait penanganan pasca bencana di Walenrang Utara, Lamasi, Dan Lamasi Timur, dengan menurunkan 3 alat berat yang akan bekerja untuk menangani bantaran sungai yang dinilai rawan apabila terjadi banjir susulan.

“Insyaallah hari ini kita turunkan 3 alat berat untuk bekerja, saya perintahkan siang-malam, dalam rangka menangani karena khawatir kita datang banjir lagi bisa meluas dampaknya ke masyarakat,” jelasnya.

Simak selengkapnya, di halaman selanjutnya:

Sumber: DetikNews

Suara Harimau Terdengar di Malam Hari, Warga di Jambi Tak Berani Berkebun

Jambi

Warga di Desa Guguk, Kecamatan Renah Pembarap, Merangin Jambi kini ‘dihantui’ harimau yang menerkam pendulang emas hingga tewas. Warga kerap mendengar suara harimau saat malam hari hingga tak berani beraktivitas.

“Jujur, saya kerap selalu mendapatkan pengaduan dari warga, saat ini warga di desa saya sangat merasa ketakutan atas adanya harimau yang memangsa warga kami hingga tewas. Bagaimana tidak sehari setelah kejadian itu suara harimau itu sangat terdengar jelas oleh warga saat malam hari,” kata Kades Guguk, Hijaz kepada detikcom, Selasa (28/9/2021).

Suara harimau yang terdengar jelas itu diyakini warga adalah suara harimau yang ada di sekitaran lokasi hutan adat. Harimau itu kerap mengeluarkan suara khasnya ketika malam hari.

“Itu yang membuat warga saya kini sangat begitu takut. Suara khasnya yang terdengar jelas itu yang membuat warga saya sampai saat ini tidak berani lagi ke kebun atau lakukan aktivitas. Kita juga tidak bisa melakukan tindakan semena-mena karena untuk mengusirnya kita juga takut, tapi yang jelas tim BKSDA dan polisi juga sudah turun ke lokasi, kita harap harimau ini berhasil ditangkap atau di evakuasi dari lokasi kejadian,” ujar Hijaz.

Hijaz juga menyebut belum dapat memastikan ada berapa banyak harimau di sekitaran lokasi hutan adat itu. Sejauh ini warga hanya melihat jika ada harimau besar yang kerap menampakan diri di lokasi kejadian tempat warga tewas.

“Kalau berapa total harimau ini kami belum bisa pastikan. Tapi kami rasa ini ada lebih dari satu, namun kita belum bisa pastikan lah, kita di sini hanya bisa berharap harimau ini dapat dievakuasi di tempat yang sangat aman dan jauh dari permukiman,” kata Hijaz.

“Meski walau jarak lokasi kejadian dengan pemukiman jauh, itu kan jauh karena akses jalan bagi manusia saja, kalau bagi hewan jarak itu tidaklah jauh untuk memasuki permukiman warga. Walau sampai saat ini belum sampai masuk ke permukiman. Yang jelas harimau itu masih di sekitaran lokasi,” lanjutnya.

Sebelumnya, seorang warga bernama Sidin (33) tewas setelah diterkam oleh seekor harimau besar. Warga yang sedang beristirahat mendulang emas itu tewas setelah alami luka gigitan, cabikan dan kondisi leher patah.

(rfs/rfs)

Sumber: DetikNews

Terbaru

Populer