Beranda blog Halaman 878

Mahasiswa di Makassar Tutup Jalan Dipukul Mundur, Bertahan di Depan Kampus

Makassar

Massa mahasiswa yang semula menyandera 5 truk hingga memblokade seluruh ruas Jalan Sultan Alauddin, Makassar, terdesak mundur oleh pihak kepolisian. Mahasiswa kemudian membuat barikade massa di area gerbang kampus I UIN Alauddin Makassar.

Pantauan detikcom di lokasi pada Kamis (28/10/2021) malam, massa yang awalnya terus bertahan di badan jalan sejak sore tadi mulai terdesak mundur oleh sejumlah polisi berpakaian preman yang mendekat ke arah mereka. Kondisi ini membuat massa aksi masuk ke gerbang kampus I UIN Alauddin Makassar.

Kondisi tersebut lalu dimanfaatkan personel kepolisian untuk membuka blokade dua ruas jalan dengan cara meminta sopir truk yang sebelumnya kendaraan mereka disandera mahasiswa melanjutkan perjalanan. Polisi juga membersihkan batu dan ban yang sebelumnya dibakar di badan jalan.

Selanjutnya polisi memberikan lampu hijau agar seluruh kendaraan yang tertahan akibat aksi unjuk rasa ini agar segera melanjutkan perjalanan mereka.

Sementara itu, massa yang terdesak mundur lantas membuat barikade di gerbang kampus mereka. Massa lantas melanjutkan aksi mereka dengan menyampaikan orasi di hadapan kepolisian.

“Saya sampaikan kepada kawan-kawan agar maju 3 langkah ke depan. Kita akan kembali memblokade Jalan Sultan Alauddin kawan-kawan sekalian,” ujar seorang orator.

Arahan orator tersebut disambut massa aksi dengan tiga langkah ke depan. Massa aksi juga meneriakkan revolusi.

Masih dalam pantauan detikcom, massa aksi kini perlahan kembali merapat ke badan jalan. Mereka tampak berupaya memblokade kembali badan jalan.

(hmw/nvl)

Sumber: DetikNews

Polisi Bagi-bagi Masker ke Massa Demo di Patung Kuda: COVID Masih Ada!

Jakarta

Sejumlah petugas kepolisian membagikan masker gratis kepada massa yang menggelar aksi di sekitar Patung Kuda, Jakarta Pusat. Melalui alat pengeras suara polisi mengingatkan bahwa Indonesia masih dalam kondisi pandemi COVID-19.

“Perhatian! Petugas kepolisian dari Polres Metro Jakarta Pusat akan mulai membagikan masker. Harap jangan berebut. COVID masih ada! ganti maskernya karena tadi basah sesudah hujan,” ucap seorang petugas kepolisian menggunakan pengeras suara di bawah jembatan penyeberangan orang (JPO) dekat Patung Kuda, Jakarta Pusat, Kamis (28/10/2021).

Selain itu, tampak pula petugas kepolisian membagikan roti kepada massa aksi. Tak lupa, petugas petugas turut menyampaikan rasa terima kasih kepada massa karena telah menggelar aksi secara damai.

“Kita juga akan membagikan roti gratis. Tolong jangan berebut. Kita harap semua kebagian. Terima kasih dari kami Polres Metro Jakarta Pusat karena telah menggelar aksi tanpa ada aksi anarkis dan perusakan, terima kasih,” terang petugas.

Para peserta terlihat menyambut pemberian masker dan roti dari polisi tersebut dengan bertepuk tangan. Mereka tampak membagikan masker tersebut kepada peserta aksi lainnya.

Seperti diketahui, elemen buruh dan mahasiswa dari BEM Universitas Indonesia (UI) akan menggelar aksi unjuk rasa hari ini. Setidaknya ada 1.000 massa buruh dan 200 massa BEM SI yang turun di aksi demonstrasi dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda, yang jatuh pada hari ini.

“Sekitar 1.000 dari Gebrak (Gerakan Buruh Bersama Rakyat). Kita koordinasi dengan mahasiswa. Ada sekitar 200 kalau yang dari BEM SI,” kata Ketua Umum Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (Kasbi) Nining Elitos kepada detikcom, Kamis (28/10).

(rak/lir)

Sumber: DetikNews

Walkot Tangerang Buka Suara soal Viral ‘Satpol PP Bugil Berdalih Nyamar’

Jakarta

Kabar dua orang anggota Satpol PP Kota Tangerang tepergok sedang tak berbusana bareng pekerja seks komersial (PSK) beredar di media sosial. Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah, buka suara soal insiden itu.

“Kita sudah periksa ke inspektorat seperti apa, yang salah diperbaiki,” kata Arief kepada wartawan di Tangerang, Kamis (28/10/2021).

Berdasarkan informasi yang beredar, dua Satpol PP itu kena gerebek razia yang dilakukan oleh Satpol PP lainnya. Lalu kemudian berkembang narasi viral bahwa keduanya diklaim sedang menyamar saat terkena razia. Narasi ‘berdalih menyamar’ inilah yang kemudian menjadi sorotan netizen karena dianggap tidak masuk akal.

Kembali ke Walkot Arief. Orang nomor satu di Kota Tangerang itu memerintahkan inspektorat untuk memeriksa hal itu.

“Saya tidak mau subjektif, saya perintahkan inspektorat untuk mengecek,” ujar Arief.

Arief belum memberikan penjelasan detail mengenai pemeriksaan inspektorat itu, termasuk soal ada atau tidaknya dugaan pelanggaran SOP.

“Nanti diperiksa inspektorat,” ujar Arief.

(knv/fjp)

Sumber: DetikNews

Lahan Museum Sumpah Pemuda Jakpus Resmi Diserahkan ke Negara

Jakarta

Lahan Museum Sumpah Pemuda, Senen, Jakarta Pusat (Jakpus) diserahkan ahli waris kepada negara melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud-Ristek). Penyerahan sertifikat tanah dari lahan museum itu diserahkan hari ini.

“Ada penyerahan sertifikat tanah, lahan yang ditempati oleh Museum Sumpah Pemuda ini dari keluarga pemilik yang asal kepada Museum Sumpah Pemuda,” ujar Dirjen Kebudayaan Kemendikbud-Ristek Hilmar Farid saat ditemui di Museum Sumpah Pemuda, Jakpus, Kamis (28/10/2021).

“Tentu kita apresiasi keluarga menghibahkan gedung yang luar biasa ini kepada negara, sehingga kita bisa terus merawat ingatan mengenai Sumpah Pemuda ini bagi generasi selanjutnya,” sambungnya.

Hilmar menjelaskan bangunan yang dijadikan Museum Sumpah Pemuda ini merupakan gedung yang bersejarah. Pasalnya, di tempat ini lah lagu Indonesia Raya pertama kali dilantunkan.

“Setiap kali dengar Indonesia Raya berkumandang di gedung ini, kita terharu. Karena di gedung ini lah untuk pertama kalinya Indonesia Raya dibunyikan dan ditampilkan kepada publik. Jadi ini benar-benar gedung yang sangat bersejarah,” tuturnya.

Lebih lanjut, Hilmar memuji Yanti Silman beserta keluarga selaku ahli waris yang mau menghibahkan lahan Museum Sumpah Pemuda. Hilmar, mewakili pemerintah, berterima kasih kepada Yanti.

“Dan saya kira apa yang dilajukan Bu Yanti dan keluarga adalah bentuk kontribusi yang luar biasa bagi penegakan sejarah bangsa. Jadi kalau di tahun 28, kakek dari Bu Yanti merelakan rumahnya digunakan sebagai tempat kongres dari pada pemuda. Di hari ini Bu Yanti dan keluarga menyerahkan lahan ini untuk seterusnya digunakan,” paparnya.

Sementara itu, perwakilan ahli waris, Yanti Silman, membeberkan penyerahan lahan itu tidak menimbulkan konflik di keluarganya. Yanti mengungkapkan keluarga telah sepakat menghibahkan lahan Museum Sumpah Pemuda.

“Kita sudah sepakat semua keluarga untuk menyerahkan. Jadi tidak ada konflik di antara kita. Karena kita mengikuti wasiat dari kakek dan ayah saya juga. Dan kita sendiri juga rela untuk menyerahkan. Bukan hanya karena wasiat. Mungkin kalau tidak ada wasiat pun kita akan sama,” kata Yanti.

“(Museum) ini lebih penting bagi negara daripada kita sendiri. Ayah saya bilang, ‘kita wariskan ke kamu tuh bukan harta, tapi ilmu’. Itu kata-kata beliau yang saya terus ingat,” imbuhnya.

(drg/knv)

Sumber: DetikNews

Puluhan Pengendara Kena Tilang Langgar Ganjil Genap di Fatmawati Jaksel

Jakarta

Polisi menerapkan sanksi tilang bagi pengendara melanggar ganjil-genap di 13 titik di Jakarta, salah satunya Jalan Fatmawati, Cilandak, Jakarta Selatan (Jaksel). Puluhan pengendara kena sanksi tilang.

“Pelanggar kurang lebih 30-an,” kata Perwira Unit (Panit) Tindak Jakarta Selatan Ipda Dodiet Hardianto di lokasi, Kamis (28/10/2021).

Pantauan di lokasi, situasi lalu lintas di titik gage Jalan Fatmawati terpantau macet. Tampak polisi menyisir mobil-mobil yang berpelat ganjil di tanggal genap hari ini. Para pelanggar diarahkan untuk berhenti di sisi kiri jalan.

“Selamat pagi. Ganjil genap, Bapak,” ujar salah satu petugas ke pengemudi.

“Oh, saya nggak tahu,” ujar pengemudi itu.

“Itu kan di sana juga ada tulisannya (spanduk), Pak,” kata polisi.

Pengemudi dengan mobil berpelat ganjil lantas diberikan surat tilang. Pelanggar gage dikenakan Pasal 287 ayat 1 Undang-Undang (UU) Lalu Lintas dengan sanksi kurungan penjara hingga dua bulan atau denda maksimal Rp 500.000.

Kanit 1 Satpamwal Polda Metro Jaya AKP Reza Hafiz menuturkan para pelanggar bersikap kooperatif saat dilakukan penindakan.

“Iya penindakan. Untuk para pelanggar sendiri yang dilakukan penindakan Alhamdulillah tidak ada yang protes,” kata Reza.

Dia berharap masyarakat memahami dan mematuhi pemberlakuan aturan gage demi mengurangi mobilitas masyarakat di tengah pandemi COVID-19.

“Kami mengharapkan juga untuk masyarakat lainnya mohon untuk dipahami bahwa saat ini gage sudah diberlakukan di wilayah DKI Jakarta sehingga masyarakat dimohon untuk bisa memahami dan mematuhi peraturan tersebut,” ujarnya.

(idn/idn)

Sumber: DetikNews

Pecah Ketuban, Ibu di Makassar Nyaris Lahiran di Mobil Damkar

Makassar

Nur Afni (25) diantar mobil petugas pemadam kebakaran (damkar) Kota Makassar saat ingin melahirkan. Air ketuban Afni pun pecah dan nyaris melahirkan di mobil petugas damkar saat dilarikan ke rumah sakit bersalin.

“Ternyata si ibu mau melahirkan bahkan jok armada damkar dipenuhi air ketuban si ibu,” kata Plt Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Makassar, Hasanuddin, saat dimintai konfirmasi, Kamis (28/10/2021).

Afni yang melahirkan anak kedua dengan kondisi hamil 9 bulan ini datang ke posko Carester Manggala, Makassar pukul 06.25 Wita. Dengan respons cepat petugas damkar ia tiba di rumah sakit pukul 06.29 Wita.

“Anggota Damkar bergegas. alhamdulillah tiba tepat waktu di RS. Bersalin Masyita. Sudah terlayani oleh pihak rumah sakit,” jelasnya.

Mancu sapaan akrabnya meminta masyarakat untuk mendatangi Kantor Damkar Makassar jika dalam keadaan darurat.

“Damkar Makassar bukan hanya pada saat kebakaran, tapi urusan darurat insyaallah bisa dibantu, termasuk penanganan hewan buas,” terangnya.

(mae/mae)

Sumber: DetikNews

Harga Pasaran Turun, Tes PCR Pun Ikut Merosot

Jakarta

Pemerintah sudah menetapkan harga tertinggi pemeriksaan Real Time Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) sebesar Rp 275 ribu untuk Jawa-Bali dan Rp 300 ribu untuk luar Jawa-Bali. Penurunan itu karena harga di pasaran sudah turun.

Harga tes PCR yang tinggi banyak menuai kritik. Terlebih, PCR digunakan sebagai syarat wajib bagi penumpang pesawat.

Presiden Jokowi pun turun tangan. Jokowi memerintahkan harga PCR turun menjadi Rp 300 ribu.

“Arahan Presiden harga PCR dapat diturunkan menjadi Rp 300 ribu dan berlaku selama 3×24 jam untuk perjalanan pesawat,” ujar Koordinator Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Luhut Binsar Pandjaitan dalam konferensi pers Evaluasi PPKM, Senin (25/10/2021) lalu.

Selang berapa hari, Kemenkes pun menurunkan harga PCR. Tarif tertinggi dipatok Rp 275 ribu untuk Jawa-Bali dan Rp 300 ribu untuk luar Jawa-Bali

“Dari hasil evaluasi kami hasil sepakati batasan tarif tertinggi pemeriksaan RT PCR Rp 275 ribu untuk Jawa-Bali dan Rp 300 ribu di luar Jawa-Bali,” kata Dirjen Pelayanan Kesehatan Abdul Kadir dalam konferensi pers virtual, Rabu (27/10/2021).

Kadir juga menjelaskan kenapa harga tes PCR baru turun sekarang. Menurutnya, harga di pasaran juga mengalami penurunan.

“Bahwa sekarang ini sudah terjadi penurunan harga, apakah itu harga alat, termasuk juga bahan habis pakai, termasuk juga tentunya kayak seperti hazmat dan sebagainya, sehingga ini menyebabkan harga itu kita turunkan dari yang semua 495 ribu menjadi 275 ribu,” jelas Kadir.

(gra/gra)

Sumber: DetikNews

62 Santri di Jambi Diduga Keracunan Makanan Saat Hendak Divaksin COVID

Jambi

Puluhan santri di Pondok Pesantren Madinatul Ulum, Kecamatan Pamenang, Kabupaten Merangin, Jambi, harus dilarikan ke rumah sakit lantaran diduga keracunan makanan. Santri-santri itu mengalami sakit perut serta muntah-muntah usai mengkonsumsi makanan saat akan melaksanakan vaksinasi COVID-19.

“Jadi saat ini kita masih melakukan pengecekan lagi, santri-santri yang jatuh sakit berbarengan ini nantinya akan kita cek lagi sampel makanannya juga akan kita dicek di laboratorium. Santri-santri ini diduga alami keracunan makanan saat hendak akan divaksin, bukan karena divaksin, karena yang alami sakit ini juga banyak santri yang belum divaksin,” kata Kapolsek Pamenang, Iptu Fatkur Rohman, kepada wartawan, Kamis (28/10/2021).

Dari informasi yang diterima, santri-santri ini pada Rabu (27/10) pagi, hendak melakukan vaksinasi COVID-19 di pesantren. Sebelum divaksin, para santri terlebih dahulu mengkonsumsi makanan.

Setelah makan, santri itu kemudian mengalami keluhan sakit hingga dibawa terlebih dahulu ke Puskesmas. Jumlah santri yang diduga alami keracunan awalnya tidak banyak, namun jumlah terus bertambah hingga kini teracat ada 62 santri yang diduga keracunan.

“Saat ini kita masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait hal ini, sementara santri-santri ini dirawat di Puskesmas lebih dulu, karena juga ada orang tua mereka yang ikut menemani. Nanti baik sampel makanan dan minuman akan kita cek lagi,” ujarnya.

Dari 62 santri yang diduga keracunan makanan ini sebagian telah dilarikan ke rumah sakit. Mereka yang dilarikan ke rumah sakit lantaran pasien yang dirawat di Puskesmas terlalu banyak.

“Sudah sebagian kita jemput pasien, guna dibawa ke rumah sakit. Jadi kemungkinan, mereka ini sebelum vaksin makan dahulu. Dugaan kita sementara mereka keracunan makanan,” kata Direktur RSU Kolonel Abunjani Bangko, dr Saphelieo, kepada wartawan.

(fas/fas)

Sumber: DetikNews

41 Bandit di Sumut Ditangkap dalam 5 Hari Operasi Kancil Toba 2021

Medan

Polda Sumatera Utara (Sumut) menggelar Operasi Kancil Toba 2021. Puluhan bandit atau penjahat pun telah ditangkap dalam 5 hari operasi ini.

Operasi Kancil Toba merupakan penindakan terhadap kejahatan pencurian dan penadahan kendaraan bermotor di wilayah Sumut. Operasi ini digelar sejak 22 Oktober lalu, hingga 26 Oktober sebanyak 41 orang menjadi tersangka tersangka dari total 34 kasus yang diungkap.

“41 tersangka dan 34 kasus,” kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi, kepada wartawan, Rabu (27/10/2021).

Hadi menyebut dalam penanganannya Operasi Kancil 2021 ini dibagi menjadi 2 bagian yakni untuk daerah prioritas dan daerah imbangan. Sejauh ini, kata Hadi, Polrestabes Medan terbanyak mengungkap kasus, di mana berhasil mengungkap 9 kasus serta 12 orang tersangka. Lalu, Polres Deli Serdang sebanyak 7 kasus dengan 10 orang tersangka.

“Modus operandi curanmor yang terbesar adalah melakukan pencurian dengan menggunakan kunci palsu (79,5%),” ucap Hadi.

Menurut Hadi, mudahnya para pelaku aksi curanmor melakukan tindak pidana pencurian kendaraan bermotor karena kurangnya kewaspadaan para korban saat memarkirkan kendaraannya. Pengendera, kata dia, hanya mengandalkan kunci sepeda motor manual tanpa menggunakan kunci ganda.

“Jenis kendaraan yang menjadi sasaran pencurian didominasi kendaraan R-2 (96%), hal ini dapat disebabkan sepeda motor hasil curian tidak memerlukan tempat penyimpanan sementara dan tidak terlampau mencurigakan masyarakat sekitar, di samping mudah bagi para pelaku curanmor menjual sepeda motor hasil curian kepada penadah dengan harga miring ataupun dengan menjualnya kepada penjual onderdil bekas,” imbuhnya.

(fas/fas)

Sumber: DetikNews

Pria di Manado Ditusuk Teman Saat Santai di Kafe, Polisi Buru Pelaku

Manado

Seorang pria di Manado, Sulawesi Utara (Sulut), bernama Viksi Suna (23), menjadi korban penusukan oleh temannya sendiri. Pelaku pun kini tengah diburu polisi.

Insiden tersebut terjadi pada Rabu (27/10/2021) sekitar pukul 01.30 Wita. Kasat Reskrim Polres Manado Kompol Taufik Arifin menyebut peristiwa itu terjadi berawal saat korban dan pelaku tengah bersantai di sebuah kafe di kawasan Megamas, Manado.

Taufik mengatakan korban dan pelaku yang sudah dalam pengaruh minuman keras (miras), terlibat selisih paham. Saat itu, tiba-tiba tanpa basa-basi pelaku langsung menikam korban.

“Tiba-tiba pelaku yang diketahui seorang sekuriti bayangan ini datang menghampiri korban dan langsung menarik korban ke parkiran kawasan Megamas. Tanpa basa-basi, pelaku langsung mencabut pisau yang diselipkan di pinggangnya dan langsung menikam korban di bagian belakang badan, bagian kanan,” kata Taufik kepada wartawan.

Melihat korbannya yang sudah tergeletak, pelaku langsung pergi dari lokasi untuk melarikan diri. Belum diketahui apa motif pelaku menusuk korban.

Menurut Taufik, korban mengalami luka yang cukup serius. Namun, saat peristiwa penusukan tersebut korban langsung dibantu warga sekitar untuk mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Pancaran Kasih Manado.

“Usia mendapatkan perawatan medis, korban kemudian melaporkan peristiwa yang dialaminya itu. Laporannya sudah kami terima dan saat ini sedang dalam proses pemeriksaan penyidik,” pungkasnya.

(fas/fas)

Sumber: DetikNews

Terbaru

Populer