Beranda blog Halaman 826

Komisi X DPR Kritik Tagar AtletHarusPaham, Dorong Bonus ke Atlet Cair!

Jakarta

Tanda pagar (tagar) AtletHarusPaham sempat menjadi trending di Twitter. Isi tagar tersebut mengritik sejumlah atlet badminton karena menyuarakan bonus usai memenangi Piala Thomas pada Oktober lalu. Komisi X DPR meminta semua pihak tidak mencap negatif para atlet.

“Janganlah kita saling memberikan cap dan label negatif. Apalagi kepada atlet. Kami paham kenapa pemerintah janji memberikan bonus, tentu supaya para atlet percaya diri, termotivasi, dan bersemangat untuk menang,” ujar Wakil Ketua Komisi X dari Fraksi PKS Abdul Fikri Faqih saat dihubungi, Selasa (7/12/2021).

Abdul menilai pemerintah wajib menunaikan janjinya memberi bonus ketika para atlet berhasil mengharumkan nama bangsa. Menurutnya, itu merupakan hal yang wajar.

“Dan tatkala atlet sudah membuktikan perjuangan kerasnya tentu pemerintah punya kewajiban menunaikan janjinya. Seperti itu sebenarnya wajar-wajar saja,” katanya.

“Dan mudah-mudahan akan tumbuh jiwa saling percaya antar kita, sehingga prestasi olahraga kita terus melambung dan sukses,” lanjut dia.

Dia mendorong Pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dan para atlet menjalin komunikasi terkait permasalahan bonus ini. Lantas timbul rasa saling memahami antarpihak.

“Atau sedikit barangkali hanya urun rembug. Masing memang harus paham. Tidak hanya atlet, tapi pemerintah, penggemar olahraga dan atlet semua harus ada saling memahami,” katanya.

Lebih jauh, ia mengatakan bahwa Pemerintah dan DPR menata sistem keolahragaan di Tanah Air dengan merevisi Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional (SKN). Dia berharap pembenahan sistem di bidang olahraga mampu meningkatkan pembinaan bakat atlet dan menata kelembagaannya.

“Sambil secara sistematik masing-masing menata diri karena sekarang pemerintah dan DPR cq Komisi X sedang merevisi Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional,” ujar Abdul.

“Ini menyangkut semua aspek keolahragaan kita sehingga nanti pembinaan bakat atlet sejak dini tertangani dengan baik, kelembagaannya juga tertata lebih bagus, cabor juga semakin luas, sistem pendanaan kegiatan olahraga dari pusat hingga di daerah terpenuhi secara optimal,” sambung dia.

Sumber: DetikNews

Komnas Perempuan Tekankan Pentingnya Psikolog untuk Pemulihan Siskaeee

Yogyakarta

Komnas Perempuan angkat bicara terkait kasus ekshibisionisme Siskaeee (Se) di Yogyakarta International Airport (YIA). Menurutnya, Siskaeee selaku pelaku ekshibisionisme memiliki gangguan psikis.

“Sebagai pengidap gangguan psikis, penangkapan Se pertama-tama bukan karena ia melakukan tindak pidana pornografi termasuk penyebarluasan video telanjang melainkan seseorang yang membutuhkan pendampingan untuk pemulihan,” ungkap Komisioner Komnas Perempuan Rainy Hutabarat kepada wartawan, Senin (6/12/2021).

Rainy menyebut kehadiran psikolog dalam kasus Siskaeee ini sangat diperlukan. Menurutnya, tanpa pemulihan, kasus ekshibisionisme akan terus berulang.

“Komnas Perempuan berharap, aparat penegak hukum (APH) memperhatikan kebutuhan khusus Se didampingi psikolog untuk pemulihan agar dapat kembali beradaptasi dengan baik dalam kehidupan sosial,” tuturnya.

Rainya menambahkan pihak berwajib perlu menyelidiki penyebarluasan video telanjang Siskaeee. Ia sangat menyayangkan bila warganet turut menyebarkan video itu.

“Seharusnya, video telanjang tersebut cukup dilaporkan ke APH dan dihentikan penyebarluasannya dan korban mendapat penanganan pemulihan,” sambung Rainy.

Sebelumnya, jagat maya dihebohkan dengan beredarnya video seorang wanita aksi ekshibisionis di kawasan Yogyakarta International Airport (YIA) atau Bandara Kulon Progo. Video singkat berdurasi 1 menit 22 detik itu diunggah salah satu akun Twitter pada 23 November 2021. Belakangan diketahui sosok itu ialah Siskaeee.

Dalam video vulgar itu, Siskaee menutup wajahnya dengan masker dan kacamata. Pengambilan video diketahui dilakukan di lantai 2 gedung parkir Bandara YIA.

Usai viral, polisi pun memburu Siskaeee. Hasilnya, Siskaeee ditangkap di Stasiun Bandung beberapa hari yang lalu.

Kini Siskaeee telah resmi jadi tersangka. Siskaeee pun disangkakan hukuman pidana penjara dan denda miliaran rupiah.

Kabid Humas Polda DIY Kombes Yuliyanto mengatakan Siskaeee dikenakan pidana sesuai dengan Undang-undang (UU) Pornografi dan UU ITE. Pembuat dan penyebar video pornografi ekshibisionisnya pun terancam pidana paling lama 12 tahun serta denda paling banyak Rp 6 miliar.

“Pelaku dikenakan UU Pornografi dengan ancaman pidana 12 tahun penjara atau denda maksimal Rp 6 miliar. Pelaku juga dijerat pasal 45 ayat 1 UU ITE dengan hukuman penjara paling lama 6 tahun dan denda maksimal Rp 1 miliar,” kata Yuli kepada wartawan, Senin (6/12/2021).

(isa/knv)

Sumber: DetikNews

Ada Bus Terbalik, Lalin di Tol Dalam Kota Arah Tomang Macet

Jakarta

Satu unit bus pariwisata mengalami kecelakaan di Tol Dalam Kota, Jakarta pagi ini. Arus lalu lintas (lalin) di sekitar lokasi mengalami kemacetan.

“Untuk informasinya saat ini memang ada (kecelakaan bus), ini tepatnya di KM 8+100. Sudah dipinggirkan ke lajur kiri untuk kendaraannya,” kata Petugas call center Jasa Marga, Dia, saat dihubungi, Selasa (7/11/2021).

Kecelakaan bus terjadi sekitar pukul 05.55 WIB. Bus tersebut tengah melaju dari arah Semanggi menuju ke Tomang.

“Kalau untuk informasinya menjelang lokasi saja kurang lebih 200 meter untuk kepadatan,” ujarnya.

Dilihat dari unggahan @TMCPoldaMetro, bus yang mengalami kecelakaan itu bernomor polisi AB-7069-BK. Bus tersebut dalam kondisi ringsek dan juga terbalik.

(fas/haf)

Sumber: DetikNews

Polda Maluku Sudah Pecat 33 Polisi Pelanggar Aturan Selama 2021

Jakarta

Polda Maluku selama tahun 2021 sudah memecat 33 orang anggotanya. Mereka yang dipecat karena terbukti melakukan pelanggaran seperti desersi dan terlibat narkoba.

Kepala Bidang Humas Polda Maluku, Kombes M Roem Ohoirat, mengatakan jumlah polisi yang diberhentikan secara tidak hormat di jajaran Polda Maluku cenderung meningkat pada tahun ini. Jika tahun sebelumnya ada 28 orang, kini naik menjadi 33 orang.

“Kami sudah pecat 33 anggota polisi, ini kasus yang tertinggi bilang dibandingkan dengan tahun 2020 yang hanya 28 orang,” kata Roem, seperti dilansir dari Antara, Minggu (7/12/2021).

Roem mengatakan pada Senin (6/12) ada empat orang polisi yang dipecat karena pelanggaran desersi dan narkotika. Dia menjelaskan pemberhentian empat polisi itu berdasarkan surat keputusan Kapolda Maluku Nomor 339/11/2021 tentang pemberhentian anggota Polri.

“Kita kembali melakukan pemberhentian dengan tidak hormat kepada 4 anggota polisi yang bertugas di Polda Maluku,” ucapnya.

Keempat anggota polisi tersebut, yakni Brigadir RT terlibat kasus desersi, begitu juga Briptu MAT. Sedangkan dua lainnya, yakni Bripka IA dan Aipda SAM terlibat pidana Narkotika.

Roem menegaskan pemecatan tersebut bukan sebuah penghargaan, melainkan sebuah penyesalan. Namun hal tersebut harus tetap dilakukan sebagai bentuk penghargaan kepada anggota polisi lainnya yang bekerja dengan baik.

“Untuk anggota polisi yang bekerja dengan baik kita tetap berikan penghargaan,” imbuh Roem.

(fas/fas)

Sumber: DetikNews

19 Titik Lokasi Pengungsian 2.004 Warga Terdampak Erupsi Semeru

Jakarta

Sebanyak 2.004 warga mengungsi imbas bencana erupsi Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur. Ribuan warga yang mengungsi itu tersebar di 19 titik pengungsian di 3 kecamatan.

“Terkait dengan perkembangan warga mengungsi, sebanyak 2.004 warga berada di 19 titik pengungsian yang tersebar di 3 kecamatan, antara lain Kecamatan Pronojiwo, Candipuro dan Pasirian,” kata Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, dalam keterangan tertulisnya, Senin (6/12/2021).

Abdul menyebut jumlah pengungsi terbanyak berada di Kecamatan Candipuro dengan jumlah 1.136 jiwa, Pasirian 563 jiwa dan Pronojiwo 305 jiwa. Warga yang mengungsi itu tinggal sementara di balai desa hingga masjid yang disiapkan sebagai tempat pengungsian.

Berikut distribusi titik pengungsian warga di 3 kecamatan tersebut:

1. Kecamatan Candipuro: Balai Desa Sumberwuluh, Balai Desa Penanggal, Balai Desa Sumbermujur, Dusun Kampung Renteng di Desa Sumberwuluh, Dusun Kajarkuning di Desa Sumberwuluh dan Kantor Camat Candipuro.

2. Kecamatan Pasirian: Balai Desa Condro, Balai Desa Pasirian, Masjid Baiturahman Pasirian dan Masjid Nurul Huda Alon Pasirian.

3. Kecamatan Pronojiwo: SDN Supiturang 04, Masjid Baitul Jadid di Dusun Supiturang, SDN Oro Oro Ombo 3, SDN Oro Oro Ombo 2, Masjid Pemukiman Dusun Kampung Renteng di Desa Oro Ombo, Balai Desa Oro Oro Ombo, Balai Desa Sumberurip, SDN Sumberurip 2, dan rumah-rumah kerabat di Dusun Kampung Renteng dan Dusun Sumberbulus yang terletak di Desa Oro Oro Ombo.

Update Korban Erupsi Semeru

Berdasarkan data terkini pada Senin (6/12), pukul 20.15 WIB, korban jiwa yang tercatat sementara antara lain luka-luka 56 orang, hilang 22 orang dan meninggal dunia 22 orang. Sedangkan jumlah populasi terdampak sebanyak 5.205 jiwa.

Rincian korban meninggal dunia teridentifikasi 14 orang di Kecamatan Pronojiwo, sedangkan 8 orang di Kecamatan Candipuro. Terkait dengan jumlah warga yang dinyatakan hilang, posko masih melakukan pendataan dan validasi.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya:

Sumber: DetikNews

Jembatan Putus Imbas Erupsi Semeru, Kapolri: Cepat Buat Jalur Alternatif

Lumajang

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta jalur transportasi alternatif segera dibuat agar distribusi bantuan dan evakuasi korban terdampak erupsi Gunung Semeru ke rumah sakit berjalan lancar. Hal itu disampaikan dia usai mendengar harapan warga pasca putusnya jembatan penghubung antara Lumajang dan Malang.

“Kemudian jangka menengah tadi kami mendapat banyak masukan dan harapan dari masyarakat karena ada jembatan putus yang menghubungkan lokasi Lumajang ke arah Malang. Ini perlu ada langkah cepat alternatif jalur transportasi yang baru, dan ini sangat penting,” kata Sigit usai meninjau lokasi pengungsian korban bencana erupsi Gunung Semeru, Lumajang, Jawa Timur (Jatim), Senin (6/12/2021) malam.

“Tentunya untuk mengirimkan distribusi bantuan dan tentunya perawatan lanjutan terhadap korban-korban saat ini sedang dirawat karena memang ada beberapa kondisi yang sudah membaik, dan ada juga dalam kondisi kritis dan ada perawatan di rumah sakit,” sambung dia.

Saat mengecek kondisi di pengungsian, Sigit yang ditemani Ketua Umum Bhayangkari Juliati Listyo Sigit, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan Kapolda Jatim Irjen Nico Afinta, memang sempat berbincang dengan sejumlah korban terdampak erupsi.

Sigit terlihat mengusap kepala anak-anak yang datang menghampirinya. Setelah itu Sigit mendatangi dua pria usia lanjut yang duduk beralaskan tikar untuk menanyakan kebutuhan mereka selama di pengungsian.

Sementara itu sang istri, Juliati Sigit Prabowo mendatangi ibu-ibu dan seorang nenek. Kepada ibu-ibu tersebut, Juliati menanyakan kondisi keluarga mereka. Kemudian Juliati menanyakan kepada si nenek apakah sudah mendapatkan pelayanan suntikan vaksin dosis lengkap.

Sampun vaksin dereng (sudah vaksin belum)?” tanya Juliati kepada si nenek, yang dijawab dengan anggukan kepala.

“Dua kali?” tanya Juliati lagi. Nenek itupun kembali mengangguk.

Suasana pengungsian ramai karena tim trauma healing sedang mengajak anak-anak terdampak erupsi Gunung Semeru bernyanyi bersama.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mendatangi pengungsian dan rumah sakit tempat korban erupsi Semeru dirawat.Foto: Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mendatangi pengungsian korban erupsi Semeru (Dok. Polri)

Simak cerita korban luka yang dirawat di RS saat dijenguk Sigit di halaman berikutnya.

Sumber: DetikNews

Pengacara Jerinx Tuding Ada ‘Bos Kuat’ di Belakang Adam Deni

Jakarta

Pengacara Jerinx, Sugeng Teguh Santoso, kembali melontarkan pernyataan terkait seteru kliennya dengan Adam Deni. Sugeng menyebut ada sosok ‘bos kuat’ di belakang Adam Deni.

“Saya mau menanyakan Adam Deni nanti di persidangan, apakah benar permintaan Rp 10 miliar itu permintaan bos-bos yang ada di belakang Adam Deni,” kata Sugeng di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (6/11/2021).

Sugeng menyebut pernyataan sosok ‘bos kuat’ dilontarkan langsung oleh Adam Deni saat bertemu dengan pihak Jerinx pada November 2019 ketika meminta uang Rp 10 miliar. Bahkan, Adam Deni mengaku lewat bantuan bosnya itu dia bisa terbebas dari jeratan hukum kasus manapun.

“Kedua, apa benar pernyataan dia bahwa kalaupun dia bunuh orang besoknya dia bisa keluar karena dia punya bos kuat? Nah ini dua pernyataan baru yang mau saya sampaikan, saya pertanyakan nanti di persidangan ke Adam Deni,” terang Sugeng.

Terkait rencana laporan polisi dari Adam Deni atas pernyataannya, Sugeng enggan berkomentar jauh. Dia menyebut hal itu sebagai hak dari Adam Deni sebagai warga negara.

“Itu hak orang atau siapapun yang rendahkan atau rugikan dia. Yang saya takut bukan dilaporin, tapi takut diminta Rp 10 miliar,” terang Sugeng.

Respons Adam Deni

Adam Deni kemudian merespons pernyataan pengacara Jerinx tersebut. Dia mengaku akan melaporkan Sugeng ke Polda Metro Jaya pada pukul 15.00 WIB pada Selasa (7/11) besok.

“Besok saya buka laporan polisi (LP) buat dia. Besok jam 3 sore,” singkat Adam.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya….

Sumber: DetikNews

Sahabat Ganjar Santuni Penyandang Disabilitas-Renovasi Masjid di NTB

Jakarta

Sahabat Ganjar kembali menggelar rangkaian roadshow silaturahmi di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Mereka mengadakan kegiatan pemberian alat bantu kepada penyandang disabilitas untuk Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI) hingga melakukan renovasi masjid.

Kegiatan utama Sahabat Ganjar adalah mengunjungi HWDI Provinsi NTB yang berlokasi di Pagutan, Kecamatan Mataram, Kota Mataram. Selain memberikan sejumlah bantuan berupa dana dan alat penunjang mobilitas penyandang disabilitas, mereka juga memberikan bantuan non materi dalam bentuk semangat dan dukungan.

“Alhamdulillah hari ini kita telah menyelesaikan rangkaian silaturahmi Sahabat Ganjar di Provinsi NTB. Kami lakukan beberapa rangkaian bakti sosial,” ujar Ketua DPW Sahabat Ganjar Nusa Tenggara Barat, Benny Siagusman dalam keterangan tertulis, Senin (6/12/2021).

Benny mengaku pihaknya ingin menunjukkan dukungan terhadap program kesetaraan untuk penyandang disabilitas yang pernah dicanangkan oleh Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Melalui kunjungan ke HWDI, diharapkannya bisa membuat langkah tersebut semakin nyata.

Ketua HWDI NTB Sri Sukarni mengatakan selama ini HWDI selalu memperjuangkan kesetaraan dan hak-hak untuk para penyandang disabilitas agar mereka dapat memiliki akses layanan publik lebih banyak lagi.

“HWDI selama ini memperjuangkan teman-teman disabilitas. HWDI juga tidak putus memberikan bantuan karena teman-teman ini banyak yang punya keterampilan seperti menjahit, anyaman, tata boga dan tata rias,” ucap Sri.

Lebih lanjut, Sri juga mengaku berterima kasih atas kunjungan dan bantuan berupa tongkat dan kursi roda dari Sahabat Ganjar. Ia mengatakan, bantuan tersebut sangat berguna untuk membantu mobilitas teman-teman penyandang disabilitas.

“Terima kasih kami ucapkan tim Sahabat Ganjar sudah mau berkunjung ke HWDI. Harapan ke depan, semoga nanti ketika Pak Ganjar Pranowo menjadi RI 1, bisa memberikan kami hak-hak sebagai penyandang disabilitas,” kata Sri.

Selepas kegiatan di HWDI, Sahabat Ganjar juga membagikan kaos untuk masyarakat di Alun-Alun Taman Sangkareang, Mataram. Kemudian dilanjutkan dengan merenovasi Masjid At-Taqwa dengan memberikan bantuan material seperti semen, pasir dan kayu yang diberikan secara simbolis.

(akd/ega)

Sumber: DetikNews

Imbas Kecelakaan Berturut, PDIP Desak DPRD Bentuk Pansus TransJakarta

Jakarta

PDIP mengusulkan DPRD DKI Jakarta membentuk panitia khusus (pansus) imbas dari kecelakaan bus TransJakarta selama 2 hari berturut. Menurut PDIP, pansus ini akan mengawasi kinerja direksi hingga operator bus TransJakarta.

“Saya mengusulkan pimpinan, perlu juga Komisi B membuat pansus tentang TransJakarta. Karena ini sebuah kekhususan yang harus kita angkat dalam memberi pelayanan prima kepada rakyat Jakarta,” kata Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PDIP, Manuara Siahaan saat rapat bersama Direksi TransJakarta, Senin (6/12/2021).

Manuara membeberkan urgensi dari dibentuknya pansus TransJakarta. Menurutnya, terdapat celah dalam hal pengawasan kerja operator bus.

“Pergeseran yang kita maksud, perhatikan direksi, catat baik-baik. Kita sudah rumuskan SPM dan atas SPM itulah operator dibayar. Saya melihat yang kedua ada celah yang bisa dimainkan operator dan pengawas dari TJ,” jelasnya.

“Saya kurang tahu yang ketiga, akan saya tanya, ketika sesungguhnya SPM tidak bisa dipenuhi, tapi diizinkan layak jalan misalnya. Untuk kalian awasi betul, ada pergantian pramudi di tengah jalan, tetapi dia diizinkan layak jalan,” lanjut dia.

Senada dengan Manuara, anggota DPRD DKI Fraksi Gerindra, Adi Kurnia meminta pansus TransJakarta tidak hanya difungsikan untuk pengawasan kinerja direksi. Melainkan, untuk mengusut tuntas kecelakaan bus TransJakarta yang kerap berulang.

“Saya mendorong dibentuknya pansus TransJakarta mengenai kecelakaan yang kurang dari 50 hari. Terus, mendorong bagaimana ke depannya komisi B khususnya melakukan rapat kerja kembali mengundang para pihak terkait, termasuk operator dan pengemudi,” ujar Adi.

Selain itu, Adi juga meminta ke depannya, DPRD dapat mengadakan fit and proper test terhadap calon direksi TransJakarta .

“Seharusnya ada pertimbangan karena ini menyangkut representasi dewan rakyat harusnya minimal meskipun dewan nggak jadi pemutus, dipertimbangkan lah (fit and proper),” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, bus TransJakarta menabrak Pos Lantas di PGC pada Kamis (2/12). Akibatnya, Pos Lantas tersebut hancur. Bus juga mengalami kerusakan.

Pada Jumat (3/12), bus TransJakarta kembali mengalami kecelakaan. Bus menabrak separator pemisah busway di Jl Sudirman. Akibatnya, separator dan bus mengalami kerusakan.

(taa/aud)

Sumber: DetikNews

Bicara Reshuffle, Johan Budi Dinilai Jadi ‘Jubir Bayangan’ Istana

Jakarta

Politisi PDI Perjuangan (PDIP) Johan Budi Sapto Pribowo mengaku memberi masukan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) soal kinerja menteri dalam pertemuan pekan lalu. Johan Budi dinilai seperti menjadi ‘juru bicara (jubir) bayangan’ Istana, khusus soal isu reshuffle kabinet.

Analisis Direktur Eksekutif lembaga survei Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno, pernyataan Johan Budi perihal pertemuannya dengan Jokowi adalah isyarat isu reshuffle bukan isapan jempol belaka. Ada dua indikator yang memperkuat analisis tersebut.

“Itu (pernyataan Johan Budi soal kinerja menteri) semacam tanda-tanda alam bakal ada reshuffle. Indikasinya jelas, Johan Budi bicara kondisi rakyat saat ini, bahas kinerja menteri,” kata Adi kepada wartawan, Senin (6/12/2021).

Adi melihat Johan Budi kali ini bertindak sebagai ‘jubir bayangan Istana’. Adi menduga Presiden Jokowi, melalui Johan Budi, ingin melihat reaksi publik soal kemungkinan reshuffle.

“Sepertinya kali ini Johan Budi muncul sebagai ‘jubir bayangan’ Istana untuk tes ombak, sekaligus memancing reaksi publik soal kemungkinan reshuffle kabinet,” terangnya.

Lebih lanjut Adi menganggap pertemuan Jokowi dengan Johan Budi minggu lalu itu tidak biasa. Sebab, sepengetahuan Adi, Johan Budi hampir tak pernah bertemu lagi dengan Presiden Jokowi setelah terpilih menjadi anggota DPR RI.

“Pertemuan Jokowi dan Johan Budi terasa spesial, karena nyaris tak pernah terjadi sebelumnya, terutama ketika Johan Budi jadi anggota Dewan,” jelasnya.

Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno.Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno. (Dok: Istimewa)

Dosen UIN Syarif Hidayatullah Jakarta itu menilai Jokowi menitipkan pesan soal reshuffle kepada Johan Budi. Adi menyebut dua hal yang disampaikan Johan Budi soal pertemuan dengan Jokowi, yakni soal kondisi masyarakat dan kinerja menteri, bisa menjadi rujukan soal reshuffle tak lama lagi akan dilakukan.

“Yang jelas, pesan reshuffle sepertinya ingin dititip ke Johan Budi dari narasi yang disampaikan ke publik. Pertama tentang kondisi rakyat, kedua tentang kinerja menteri. Dua variabel yang bisa dijadikan rujukan bahwa reshuffle tinggal menghitung hari,” pungkasnya.

Simak pernyataan Johan Budi soal pertemuan dengan Jokowi di halaman berikutnya.

Sumber: DetikNews

Terbaru

Populer