Beranda blog Halaman 820

Seorang Santri di Lebak Meninggal Dunia Tertimpa Batu yang Longsor

Jakarta -Seorang santri meninggal dunia karena tertimpa bebatuan cadas di atas bukit di bangunan pondok pesantren di Rangkasbitung Timur, Lebak, dalam musibah bencana longsor.

Peristiwa longsornya bebatuan cadas itu setelah diguyur hujan sejak Jumat (10/11) malam hingga ,Sabtu dini hari pukul 01.30 WIB.

Namun, sekitar pukul 02.00 WIB terjadi longsoran bebatuan cadas di atas bukit setinggi 15 meter menimpa bangunan ponpes setempat. Di mana bangunan ponpes tersebut terdapat seorang santri tertidur dan korban tertimpa bebatuan cadas cukup besar pada bagian dada dan pinggang.

Mendengar ada suara longsor itu sejumlah santri juga pengelola ponpes melakukan evakuasi dan pertolongan terhadap korban dan dilarikan ke RSUD Adjidamo Rangkasbitung karena mengalami sesak dan meninggal dunia.

“Beruntung, longsoran itu hanya satu bangunan dan jika menimpa tiga bangunan dipastikan jumlah korban cukup banyak,” kata Wahyu (20) seorang teman korban saat ditemui di Pondok Pesantren Cipendeuy Rangkasbitung Timur Kabupaten Lebak, Banten, seperti dilansir Antara, Minggu (12/12/2021).

Emar (35), isteri KH Basri pengelola ponpes mengatakan santri yang meninggal itu, termasuk salah satu yang sudah lama belajar di pesantren setempat.

Korban tinggal sudah tujuh tahun, namun tidak menyangka terkena musibah.Bangunan ponpes miliknya itu kondisinya di atas tebing atau perbukitan cadas.

Mereka jumlah santri yang belajar di sini tercatat 24 orang dan semuanya warga Kabupaten Lebak.

“Semoga almarhum diberikan tempat yang layak oleh Allah SWT dan keluarganya bersabar,” katanya menjelaskan.

Sementara itu, Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak Agus Reza mengingatkan masyarakat yang tinggal di perbukitan dan pegunungan agar mewaspadai bencana longsor sehubungan curah hujan meningkat.

“Kami sudah menyampaikan surat kepada aparatur desa/ kelurahan dan kecamatan agar waspada bencana alam menghadapi cuaca ekstrem, ” katanya menjelaskan.

(eva/eva)

Sumber: DetikNews

Bakamla Evakuasi Jasad Warga di Perairan Pemangkat Kalbar

Jakarta

Tim SAR Gabungan yang terdiri dari SPKKL Sambas Bakamla RI, Basarnas Sintete, Polairud Polres Sambas dan Posmat TNI AL berhasil mengevakuasi jasad warga di perairan Pemangkat. Warga itu merupakan korban yang sudah hilang beberapa hari lalu saat memancing.

“Korban atas nama Amin (34) berhasil dievakuasi tim SAR gabungan dalam kondisi sudah tidak bernyawa,” kata Kepala SPKKL Sambas Letkol Bakamla, Arief Purwantono, dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (11/12/2021).

Arief mengatakan, Senin (6/12) malam korban pergi memancing. Tapi hingga Selasa (7/12) siang korban tidak kunjung kembali.

Upaya pencarian dilakukan pihak keluarga namun hanya ditemukan alat pancing dan sepeda motor yang terparkir di pinggir perairan Pemangkat. Atas kejadian tersebut pihak keluarga langsung melaporkan kepada Sekretaris Desa Pemangkat dan langsung diteruskan Pos SAR Sintete.

Pos SAR Sintete kemudian meneruskan informasi tersebut ke Stasiun Pemantauan Keamanan dan Keselamatan Laut (SPKKL) Sambas.

Menyikapi laporan yang diterima, Arief berkoordinasi dengan Kepala Kantor Kamla Zona Maritim Barat Laksma Bakamla Hadi Pranoto, sebagai laporan dan meminta arahan dalam pelaksanaan pencarian korban.

Pencarian hari pertama menggunakan Ruber Boat Pos SAR Sintete dengan menyisir perairan Pemangkat namun belum menemukan korban.

Dihari kedua, di tengah banjir rob, tim SAR gabungan tetap berupaya mencari korban di atas permukaan perairan Tanjung Batu dengan luas pencarian 4.5 NM, namun tetap tidak ditemukan.

Pencarian terus dilakukan di hari ketiga, upaya tim SAR gabungan masih menyisir di perairan Pemangkat namun korban belum juga ditemukan.

Pada Jumat (10/12) seorang warga desa pulau Lemukutan yang sedang beraktivitas di pantai melihat sesuatu di permukaan. Untuk memastikan, warga tersebut mendekati dan benar bahwa itu adalah mayat manusia berjenis kelamin laki-laki mengenakan kaos berwarna merah celana pendek warna hitam.

Atas penemuan tersebut, warga desa Lemukutan langsung melaporkan kepada tim SAR gabungan untuk melaksanakan evakuasi.

Tim SAR gabungan langsung meluncur perairan Lemukutan untuk melaksanakan evakuasi. Atas dasar ciri-ciri yang diterima tim SAR gabungan, korban yang ditemukan adalah benar atas nama Amin (34) yang hilang saat memancing. Selanjutnya, korban diserahkan kepada pihak keluarga.

(eva/eva)

Sumber: DetikNews

Polda Riau Autopsi Jenazah Bayi dari Korban Pemerkosaan di Mahato

ROHUL, Tribunriau– Tim Forensik Kepolisian Daerah (Polda) Riau melakukan autopsi terhadap jenazah bayi dari korban pemerkosaan di Mahato, Kecamatan Tambusai Utara, Rohul, Sabtu (11/12).

Bayi yang masih berumur 3 bulan itu diduga meninggal terkait dengan kasus pemerkosaan yang dialami ibunya Z (19).

Kapolres Rohul AKBP Eko Wimpiyanto Harjito SIK Dampingi Ditreskrimum Polda Riau melalui Kapolsek Tambusai Utara AKP Raja Napitupulu SIK saat diwawancarai pasca dilakukan autopsi mengatakan proses ini dilakukan untuk mengetahui penyebab kematian bayi dan juga melengkapi berkas.

“Untuk mengetahui apa penyebab meninggalnya korban sekaligus untuk melengkapi berkas yang akan dijadikan sebagai bukti,” ujarnya.

Dalam pelaksanaan autopsi ini, hadir juga Diskremum Kombespol Teddy Ristiawan SH.SIK MH, Kasubdit 3 Ditreskrimum Polda Riau Kompol Ernis Sitinjak SH.SIK, Kapolres Rohul AKBP Eko Wimpiyanto Harjito SIK MH, Kasatreskrim Polres Rohul AKP Rainly labolang, Kapolsek Tambusai AKP Raja Napitupulu, Kuasa hukum korban Andri Hasibuan SH dan Pirnando Hutagalung SH, Ayah kandung korban beserta istri(19).

Diberitakan sebelumnya, seorang ibu muda asal Mahato Kecamatan Tambusai Utara, Rohul mengalami rentetan pemerkosaan dari 4 orang lelaki, juga direjoki narkoba dan dikecingi, saat usia bayinya yang meninggal tersebut masih 3 bulan. (fwr)

Damkar Evakuasi Warga Terjebak dalam Lift di Wisma Kemhan Jaktim

Jakarta

Seorang warga bernama Hendrik terjebak di dalam lift di gedung Wisma Kemhan di Jalan Matraman, Jakarta Timur. Petugas pemadam kebakaran Jakarta Timur berhasil mengevakuasi warga tersebut.

Kasiops Sudin Gulkarmat Jakarta Timur Gatot Sulaeman, menyebut pihaknya menerima laporan itu pada Sabtu (11/12/2021) pukul 19.06 WIB. Gatot menyebut korban terjebak lift di lantai 2 gedung Wisma Kemhan.

“Lift berhenti di lantai 2 dikarenakan sudah waktunya di-maintenance, dan sebelumnya juga sudah pernah beberapa kali berhenti,” ujar Gatot, ketika dikonfirmasi.

Gatot mengatakan korban terjebak lift saat akan turun. Korban berhasil dievakuasi setelah 10 menit terjebak.

“Alhamdulillah setelah 10 menit korban berhasil kita evakuasi,” ujarnya.

(eva/mei)

Sumber: DetikNews

Motif Eks Cleaning Service di Jakut Coba Bakar Kantor: Sakit Hati Dipecat

Jakarta

Polisi mengungkap pria inisial R yang hendak bakar kantor PT JS di Cilincing, Jakut, adalah eks cleaning service. R melakukan aksi nekatnya itu karena sakit hati dipecat.

“Jadi dia ini mantan karyawan. Karena ada kinerja nggak bagus kemudian diberhentikan,” ujar Kanit Reskrim Polsek Cilincing Iptu Alex Chandra saat dihubungi detikcom, Sabtu (11/12/2021).

Alex tidak menjelaskan sejak kapan R dipecat. Namun, pemecatan itu membuat R emosional hingga menyiramkan bensin dan hendak membakar kantor PT JS.

“Nggak terima (dipecat), kemudian dia datang marah-marah sambil bawa bensin 2 liter,” ujarnya.

Peristiwa itu terjadi pada Jumat (10/12) malam. R membeli bensin lalu menyiramkannya ke lantai dan nyaris membakar kantor tersebut.

“Kemudian kepergok dan diamankan di lokasi,” ujarnya.

Polisi kemudian mengamankan R di lokasi. R saat ini masih diperiksa polisi.

“Sekarang masih dalam pemeriksaan. Nanti akan kita jerat dengan Pasal 187 KUHP,” imbuhnya.

(mea/jbr)

Sumber: DetikNews

Lewat BLK, Menaker Ingin Angkatan Kerja Bengkulu Berdaya Saing Global

Jakarta

Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah menyatakan pemerintah siap membangun dan mengelola Balai Latihan Kerja (BLK) Provinsi Bengkulu sebagai program transformasi BLK menjadi Unit Pelaksana Teknis Pusat (UPTP) Kementerian Ketenagakerjaan. Program transformasi ini bertujuan untuk meningkatkan kelas dan kapasitas BLK Bengkulu, bukan hanya bertaraf nasional tapi juga internasional.

“Kita ingin membangun kompetensi SDM angkatan kerja di Bengkulu ini, adalah angkatan kerja yang memiliki kompetensi berdaya saing. Tak hanya tingkat nasional tapi juga berdaya saing di tingkat global,” ujar Ida dalam keterangan tertulis, Sabtu (11/12/2021).

Hal tersebut ia sampaikan dalam kunjungan kerjanya ke Bengkulu. Ida menyebutkan tujuan kunker kali ini adalah untuk melihat kondisi bangunan dan layanan pelatihan kompetensi yang ada di BLK Bengkulu.

Kunker ini juga sebagai tindak lanjut setelah diserahkannya hibah lahan UPTD kota Bengkulu yang ditandatangani oleh Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah, kepada Kemnaker untuk dijadikan BLK UPTP pada 1 Desember lalu.

“Kita berharap proses penyerahan ini akan terus ditindaklanjuti pembangunan dan revitalisasi BLK ini. Mudah-mudahan 2022 master plan-nya sudah dibuat dan pembangunan akan segera dimulai,” ungkapnya.

Sebelumnya, Pemprov Bengkulu menyerahkan aset sebanyak 2 lokasi di atas lahan seluas 2 hektare di Jalan Meranti kota Bengkulu, dan 5,2 hektare di Jl. Raya Kembang Seri, Air Sebakul Km 6,5, Desa Tabalagan, Kembang Seri, Kabupaten Bengkulu Tengah. Secara total, ada 7,2 hektare lahan yang diserahkan Pemprov Bengkulu untuk dibangun dan dijadikan BLK UPTP Kemnaker.

Untuk menjadikan BLK berdaya saing nasional dan internasional, Ida mengatakan kejuruan prioritas yang dikembangkan di BLK UPTP Kemnaker nantinya akan berdasarkan asesmen kebutuhan pasar kerja di provinsi Bengkulu. Jurusan-jurusan yang banyak diminati masyarakat seperti kejuruan menjahit, pertukangan, dan otomotif akan tetap dipertahankan.

“Di luar itu kita juga akan membuka jurusan yang dibutuhkan pasar kerja ke depan, seperti pariwisata. Saya kira Bengkulu merupakan provinsi yang memiliki daya tarik wisata dan harus disiapkan SDM-nya. Salah satu yang dibangun jurusan perhotelan (hospitality),” tandasnya.

Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah menilai transformasi BLK ini akan menjadi bagian dari solusi paling efektif untuk mengurangi pengangguran sekaligus menyiapkan tenaga kerja Bengkulu untuk siap bekerja.

“Apabila masyarakat sudah mendapatkan pekerjaan tetap, maka dia akan mendapatkan penghasilan, dan penghasilan itu akan meningkatkan kesejahteraan keluarga,” pungkasnya.

(ncm/ega)

Sumber: DetikNews

Diminta Usut Dugaan Suap Rp 40 Juta Rachel Vennya ke Ovelina, Ini Kata Polisi

Jakarta

Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) meminta aparat penegak hukum mengusut dugaan suap terkait pemberian uang Rp 40 juta Rachel Vennya ke Ovelina Pratiwi agar lolos karantina. Polda Metro Jaya akan mempelajarinya.

“Ya nanti kita ini ya kita pelajari dulu. Tentunya nanti yang terlibat di situ akan disusut tuntas,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Zulfan saat dihubungi detikcom, Sabtu (11/12/2021).

Zulpan menjelaskan soal uang Rp 40 juta dari Rachel Vennya untuk menyogok Ovelina Pratiwi agar tidak dikarantina itu tidak pernah terungkap dalam BAP di kepolisian.

“Kita lihat dulu nanti dalam keterangan yang disampaikan dalam persidangan gitu, kan persidangannya udah vonis. Nanti kita akan pelajari dulu ya kalau memang betul (dugaan suap). Nah Rachel pada saat pemeriksaan di Polda kan tidak menyebutkan gitu kalau nggak salah, dia mengungkapkan itu dalam persidangan,” kata Zulpan.

Soal uang sogokan Rp 40 juta itu adalah fakta persidangan yang diungkap oleh Rachel Vennya. Namun, penyidik perlu membuktikan ucapan Rachel Vennya itu.

“Kan harus dibuktikan dulu betul nggak itu? Bagaimana buktinya dia ini? Kan mengatakan itu memberikan uang kepada orang itu, ada buktinya apa nggak? Dalam bentuk transfer, dalam bentuk apa? Kita tidak ingin terburu-buru kan ada asas praduga tak bersalah begitu ya,” tuturnya.

“Kalau penanganan di Polda kan Rachel tidak melakukan karantina, kan begitu, itu yang menjadi persoalan pelanggar Undang-undang kekarantinaan. Kan persidangannya udah vonis,” imbuhnya.

Rachel Vennya Akui Sogok Rp 40 Juta ke Ovelina

Dalam persidangan pada Jumat (10/12) kemarin, Rachel Vennya mengaku membayar Ovelina Pratiwi Rp 40 juta demi tak dikarantina. Uang itu diberikan setelah Rachel tiba di Indonesia sepulang dari Amerika Serikat (AS).

Awalnya, hakim bertanya siapa saja yang membantu Rachel agar tidak menjalani karantina. Rachel mengaku dirinya hanya meminta bantuan kepada Ovelina.

“Kemudian kan Saudara pada saat itu memang ada yang membantu Saudara untuk tidak menjalani karantina. Tahu tidak waktu itu siapa?” kata hakim.

“Saya cuma tahu lewat Ovelina saja,” ungkap Rachel.

“Nanti ada yang bantu begitu?” tanya hakim.

“Iya,” singkat Rachel.

“Nanti sampai di Wisma Atlet, kamu ikutin saja nanti orang akan membawa kamu ke Wisma Atlet, begitu?” tanya hakim lagi.

“Iya,” jawab Rachel.

Hakim lalu bertanya berapa nominal yang dibayarkan Rachel kepada Ovelina untuk prosedur lolos dari karantina. Rachel membayar Rp 40 juta kepada Ovelina.

“Waktu itu Saudara membayar berapa?” tanya hakim.

“Rp 40 juta,” ungkap Rachel. Namun, kata Rachel, uang itu sudah dikembalikan saat ini.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya

Sumber: DetikNews

Relawan Ganjar Roadshow ke NTT, Bagi-bagi Sembako & Bantu UMKM

Jakarta – Relawan Ganjar Pranowo yang menamakan diri ‘Sahabat Ganjar’ melakukan kunjungan ke Kampung Adat Melo, yang berlokasi di Desa Liang Ndara, Kecamatan Mbeliling, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT). Lokasi Kampung Adat Melo tidak terlalu jauh dari wisata populer di NTT, Labuan Bajo.

Kampung Adat Melo yang merupakan perkampungan asli dengan daya tarik adat dan budayanya. Berada di ketinggian 624 Mdpl, kampung ini memiliki suasana yang sejuk serta kehangatan warga desa yang ramah menyambut kunjungan Sahabat Ganjar.

Rombongan relawan yang juga dihadiri oleh perwakilan DPW NTT dan relawan Sahabat Ganjar ini disambut oleh tarian yang dibawakan oleh oleh sanggar tari Desa Melo, kemudian diterima oleh Tetua Adat Kampung Melo.

Sahabat Ganjar pun dipersilahkan tuan rumah masuk dan duduk bersama. Kedua pihak saling bertukar pikiran dan juga cerita pengalaman. Sahabat Ganjar juga memperkenalkan visi dan misi serta melakukan sosialisasi terkait program-program dan keberhasilan pemerintahan Ganjar Pranowo dalam menjabat sebagai kepala daerah di Provinsi jawa Tengah.

“Acara silaturahmi ini sekaligus memperkenalkan ‘Sahabat Ganjar’ kepada masyarakat yang berada di Kampung Adat Melo. Sebuah kehormatan untuk Sahabat Ganjar bertemu dengan Tetua Adat Kampung Adat Melo yaitu Yosep Ugis.” Ucap Ketua DPC Sahabat Ganjar Manggarai, Mikael Jagut dalam keterangan tertulis, Sabtu (11/12/2021).

Seusai pertemuan dengan Tetua Adat Kampung Melo, dilanjutkan dengan aksi melariskan pedagang Usaha Mikro kecil dan Menengah (UMKM) Glen Ruteng di Golo Bilas, Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. Glenn Ruteng merupakan usaha dari daur ulang sampah plastik yang menghasilkan pernak-pernik aksesoris seperti gantungan kunci, dan kalung.

Humas DPP Sahabat Ganjar, Indah CH juga menjelaskan bahwa kegiatan melariskan Glenn Ruteng bertujuan meringankan dampak pandemi bagi pelaku UMKM.

“Dengan bantuan yang diberikan Sahabat Ganjar terhadap pelaku UMKM Glenn Ruteng ini, diharapkan pelaku usaha tetap mampu bertahan di masa pandemi saat ini serta dapat meringankan beban mereka. Karena dengan adanya UMKM ini membantu pertumbuhan ekonomi dan menciptakan lapangan kerja di Indonesia” ujar Indah.

Kegiatan Sahabat Ganjar di NTT juga dilanjutkan dengan pembagian bantuan sembako. Bantuan sembako tersebut diberikan kepada para nelayan di JL Reklamasi Pantai. Hal ini bertujuan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar untuk keberlangsungan hidup serta membantu para nelayan yang terkena dampak secara ekonomi akibat pandemi COVID-19.

(ncm/ega)

Sumber: DetikNews

Sejumlah Perwira dan Bintara Dimutasi Kapolda Riau

Pekanbaru, Tribunriau – Sejumlah 14 orang, perwira dan bintara Polri di wilayah hukum Kepolisian Daerah (Polda) Riau, dimutasi oleh Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi.

Mutasi tersebut dimuat dalam Surat Telegram Kapolda Riau Nomor : ST/16661/XII/KEP/2021 yang ditandatangani oleh Kapolda Riau melalui Karo SDM, Kombes Pol, Joko Setiono tertanggal 10 Desember 2021. 

Hal itu dikatakan Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto, saat dikonfirmasi pada hari Jum’at (10/12/2021), membenarkan adanya mutasi dalam tubuh jajaran Polri di wilayah hukum Polda Riau. 

“Ya benar, ada mutasi alih tugas sejumlah personel, mutasi itu hal biasa untuk kepentingan organisasi dan juga karier personel,” kata Sunarto.

Dalam surat telegram itu tertulis petikan, pemberitahuan kepada Ka/Dir, bahwa para Pamen/Pama/Bintara Polda Riau tersebut dibebaskan dari jabatan lama/dimutasikan dalam jabatan baru. 

Ada 14 orang golongan perwira Polri dan 3 orang golongan bintara Polri, di Provinsi Riau yang mengalami pergantian yaitu, sebagai berikut; 

“Kasatreskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Juper Lumban Toruan. Posisi nya saat ini bergeser sebagai Kanit 1 Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Riau.  Posisi Kasatreskrim Polresta Pekanbaru yang baru diisi oleh Kompol Andrie Setiawan yang sebelumnya menjabat  Sespri Spripim Polda Riau,” kata Sunarto.

Sementara itu, sambungnya, posisi Sespri Spripim Polda Riau yang baru, diisi oleh AKP Harry Avianto yang sebelumnya menjabat sebagai Parik 2 Itbid 1 Itwasda Polda Riau.  Kasat intelkam Polresta Pekanbaru, Kompol Yanu Rihardi juga digeser sebagai Kanit 2 Subdit 5 Ditintelkam Polda Riau. 

Kemudian, Kapolsek Bangko Polres Rokan Hilir, Kompol Sasli Rais digeser dalam jabatan baru sebagai KasubbagYanduan Bidpropam Polda Riau.  “Posisi Kapolsek Bangko Polres Rokan Hilir yang baru diisi oleh AKP Dedi Susanto yang sebelumnya menjabat sebagai Paur 6 Siaga SPKT Polda Riau,” ucap Sunarto.

Ditambahkanya, Panit Reskrim Polsek Rengat Barat Polres Indragiri Hulu, Iptu Josrizal digeser dalam jabatan baru sebagai Kanitreskrim Polsek Rengat Barat Polres Indragiri Hulu.  Paurmin Bagops Polres Indragiri Hulu Polda Riau, Iptu Jhonson Hatigoran Sitompul digeser dalam jabatan baru sebagai Kasubbagbinops Bagops Polres Indragiri Hulu Polda Riau. 

Kanitreskrim Polsek Ukui Polres Pelalawan, Iptu Budi Indra digeser dalam jabatan baru sebagai Kanitreskrim Polsek Pangkalan Kerinci Polres Pelalawan Polda Riau.  Paurminpers 1 Bagsumda Polres Kepulauan Meranti Polda Riau, Iptu Gunawan digeser dalam jabatan baru sebagai Kasubbagbinkar Bag SDM Polres Kepulauan Meranti Polda Riau. 

PS Kaurkeu Subbagrenmin Roops Polda Riau, Iptu Trinaningsih digeser dalam jabatan baru sebagai Kaurkeu Subbagrenmin Roops Polda Riau.  Pama Yanma Polda Riau, Iptu Tito Laragatra, digeser dalam jabatan baru sebagai Dankidalmas 2 Sipasdal Subditdalmas Ditsamapta Polda Riau. 

Pama Yanma Polda Riau, Ipda Albert Suryadi Sitompul digeser dalam jabatan baru sebagai Gadik Pertama 17 SPN Polda Riau. “Kapolsubsektor Pelalawan Polsek Bunut Polres Pelalawan Polda Riau, Ipda Muharis, digeser dalam jabatan baru sebagai Pama Polresta Pekanbaru Polda Riau,” ujar Sunarto.

Selanjutnya, posisi BA Polres Indragiri Hilir Polda Riau, Brigadir Roni Saputra, digeser dalam jabatan baru sebagai BA SPN Polda Riau.  BA Polres Rokan Hulu Polda Riau, Bripka Jufri Oktaviaus Lumban Gaol, digeser dalam jabatan baru sebagai BA Biddokkes Polda Riau (dalam rangka riksa).

“BA Polres Rokan Hulu Polda Riau, Bripda Rismen Riski Sinaga digeser dalam jabatan baru sebagai BA Biddokkes Polda Riau (dalam rangka riksa),” tutup Sunarto.(jlr).

Lombok Masih Berduka Karena Banjir, Konser Pamungkas di Senggigi Dibubarkan

Lombok Barat

Polres Lombok Barat membubarkan konser musik yang akan menampilkan Riski Rahmahadian Pamungkas atau yang dikenal sebagai nama Pamungkas di kawasan wisata Senggigi. Konser dibubarkan karena Lombok Barat sedang berduka karena bencana banjir.

Konser yang sedianya akan dilaksanakan pada Jumat (10/12) sore itu dibubarkan. Akibat bencana banjir bandang itu, 5 jiwa warga terenggut.

“Dengan sangat terpaksa, membubarkan perhelatan music yang ada di salah satu hotel di Senggigi, Lombok Barat,” kata Kabag Ops Polres Lombok Barat, AKP Dhafid Shiddiq, dalam keterangannya Sabtu (11/12/2021).

Dhafiq Shiddiq menegaskan, pihak Polres Lombok Barat sebelumnya sudah melayangkan surat rekomendasi penolakan konser musik Pamungkas. Bahkan, Ditintelkam Polda NTB juga melakukan hal yang sama.

Di tengah situasi bencana saat ini, di Dusun Batulayar Utara, Desa Batulayar Barat, ada Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini yang datang untuk menjenguk korban banjir bandang dan tanah longsor di posko pengungsian.

“Ada lima warga batu layar meninggal dunia, akibat bencana ini dan kita di sini mau berhura-hura,” ujarnya.

Dhafid menyayangkan promotor yang ngotot untuk tetap menggelar acara tersebut. Kegiatan semacam ini dinilai tidak perlu digelar di tengah suasana duka akibat bencana.

“Maka dari itu, kita imbau untuk tidak melaksanakan, kita bubarkan, atas nama undang-undang. Untuk memastikan ini benar-benar dipatuhi, kita tempatkan personel, sesuai dengan atensi dari Kapolres Lombok Barat, sampai selesai, dan semuanya benar-benar ditutup,” tuturnya.

Atas pembubaran itu, panitia langsung membongkar kembali baik panggung maupun kursi tamu yang telah dipasang. Para tamu dan penonton yang hadir pun dipulangkan kembali oleh petugas.

(rfs/rfs)

Sumber: DetikNews

Terbaru

Populer