Beranda blog Halaman 810

Habib Bahar Smith Kembali Dipolisikan, Kali Ini soal Penyebaran SARA

Jakarta

Habib Bahar Smith kembali harus berurusan dengan polisi. Kali ini Bahar Smith dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas dugaan ujaran kebencian.

“Benar, yang bersangkutan dilaporkan oleh pelapor berinisial TN, pekerjaan pelajar/mahasiswa,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan saat dihubungi detikcom, Senin (21/12/2021).

Pelaporan tersebut teregister dengan nomor laporan polisi: LP/B/6354/XII/2021/SPKT/Polda Metro Jaya, pada 17 Desember 2021. Pelapor tersebut melaporkan Bahar Smith atas dugaan menyebarkan ujaran kebencian.

“Habib Bahar Smith dilaporkan atas dugaan tindak pidana menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian dan atau permusuhan antar-individu/kelompok berdasarkan SARA,” jelas Zulpan.

Zulpan menambahkan pihaknya masih mendalami laporan tersebut. Dalam waktu dekat pelapor akan dimintai keterangan.

“Masih kami dalami,” imbuhnya.

Hanya saja, Zulpan tidak menjelaskan ucapan apa yang membuat Bahar Smith dipolisikan.

“Bahasanya bahaya, bisa menimbulkan permusuhan,” tuturnya.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya

Sumber: DetikNews

Perbandingan Kinerja Anies, Ganjar dan Para Gubernur di Mata Survei

Jakarta

Lembaga Survei KedaiKopi merilis survei kinerja Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan para gubernur lainnya. Anies dan Ganjar unggul di beberapa bidang tertentu.

Survei digelar pada periode 16-24 November 2021 dengan melibatkan 1.200 responden berusia 17-65 tahun. Metode survei menggunakan face to face interview (home visit) dengan error sampling ±2,83% dan tingkat kepercayaan 95%.

KedaiKopi awalnya menampilkan hasil survei gubernur terbaik di Provinsi Jawa dalam penanganan COVID-19. Responden diberikan pertanyaan ‘Menurut Anda, di antara Gubernur-gubernur Provinsi di Jawa berikut ini mana yang memiliki level hasil penanganan COVID-19 terbaik?’. Berikut hasilnya:

1. DKI Jakarta-Anies Baswedan: 37,2%
2. Jawa Tengah-Ganjar Pranowo: 29,1%
3. Jawa Barat-Ridwan Kamil: 19,0%
4. Jawa Timur-Khofifah Indar Parawansa: 12,6%
5. Banten-Wahidin Halim: 2,1%

Selanjutnya, responden diberikan pertanyakan siapakah gubernur di Indonesia yang paling baik menangani sejumlah permasalahan di wilayahnya. Permasalahan yang diangkat meliputi 6 bidang, yakni transportasi umum, pendidikan, COVID-19, kesehatan, lapangan kerja, dan kemiskinan.

Hasilnya, Anies Baswedan unggul di empat bidang dibandingkan gubernur lainnya, yaitu pembangunan transportasi umum sebesar 28,9%, pendidikan 28,5%, penanganan COVID-19 28,1%, dan kesehatan 25,4%. Sedangkan Ganjar unggul dalam penyediaan lapangan kerja 27,0% dan penanganan kemiskinan 32,4%.

“Terlihat Pak Ganjar unggul di penanganan kemiskinan dan Pak Anies unggul di transportasi umum, pendidikan, COVID-19 19 dan kesehatan (namun) hanya terpaut sedikit dari Pak Ganjar,” kata Direktur Eksekutif Lembaga Survei KedaiKOPI Kunto Adi dalam konferensi virtual, Minggu (5/12/2021).

Berikut hasil survei lengkapnya:

Sumber: DetikNews

Banjir Melanda Mamuju, 93 Warga Ngungsi

Mamuju

Banjir melanda Desa Taobo, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat. Sedikitnya 50 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 93 warga Desa Toabo mengungsi.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Mamuju Muhammad Arif Anwar membenarkan terjadinya banjir di Desa Toabo, Kecamatan Papalang, Kabupaten Mamuju, yang menyebabkan puluhan warga terpaksa mengungsi.

“Terdapat 50 KK yang mengungsi mandiri ke rumah keluarga sekitar yang tidak terdampak banjir. Ke-50 KK itu terdiri dari, dewasa 30 orang, warga lanjut usia 23 orang, anak-anak 30 orang dan 10 balita,” kata Arif, seperti dilansir Antara, Senin (20/12/2021).

Banjir terparah lanjut kata Arif, terjadi di Dusun Saleparang dan Dusun Sukamaju. Banjir terjadi akibat tingginya curah hujan yang melanda kawasan itu sejak Minggu sore hingga malam.

“Kami menerima informasi terkait bencana banjir di Desa Toabo Kecamatan Papalang pada Minggu malam sekitar pukul 20.20 WITA, kemudian kami memberangkatkan satu Tim Rescue untuk melakukan evakuasi terhadap warga yang terdampak banjir,” katanya.

“Dari laporan yang diterima oleh petugas siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Mamuju, debit air mulai meningkat pada pukul 17.00 WITA,” sambung Arif.

Tim penyelamat Kantor Pencarian dan Pertolongan Mamuju yang tiba di lokasi banjir sekitar pukul 21.15 WITA. Mereka langsung melaksanakan koordinasi dengan tim dari BPBD Mamuju, Dinas Sosial Mamuju, Polresta Mamuju, Koramil Pangale, pemerintah kecamatan dan desa, untuk melakukan penanganan terhadap warga yang terdampak banjir di Desa Toabo.

“Dari hasil pelaksanaan operasi SAR di lapangan bersama unsur terkait, kami akan tetap melaksanakan pemantauan dan antisipasi terhadap kondisi debit air yang dikhawatirkan meningkat akibat curah hujan yang tinggi,” kata Arif.

Salah seorang warga Desa Toabo, Alimuddin, mengatakan, genangan air terparah terjadi di Lorong 18, Dusun Sukamaju, Desa Toabo. Bahkan, ketinggian air pada Minggu malam sekitar pukul 19.45 WITA sempat mencapai dada orang dewasa.

“Saat ini, air sudah mulai surut, tetapi kami tetap khawatir terhadap kemungkinan banjir datang lagi karena hujan masih berlangsung, walaupun sudah tidak terlalu deras” kata Alimuddin.

(eva/eva)

Sumber: DetikNews

Damkar Jaktim Bantu Warga Copot Cincin yang Setahun Terpasang di Jari

Jakarta

Petugas pemadam kebakaran di Jakarta tidak hanya melakukan tugas memadamkan api, tapi juga beberapa tindakan lain. Salah satunya membantu warga mencopot cincin.

Seperti yang dilakukan Petugas Pemadam Kebakaran Jakarta Timur. Mereka membantu seorang warga, Sudjianto (72) yang kesusahan melepas cincin. Benda tersebut sudah hampir setahun terpasang di jari Sudjianto hingga mengalami pembengkakan.

“Cincin yang dipakai kurang lebih hampir 1 tahun membuat pembengkakan di jari manis pemakai, korban inisiatif datang ke Damkar sektor Duren Sawit untuk minta dilepaskan,” demikian laporan tertulis Sudin Gulkarmat Jakarta Timur, Minggu (19/12/2021).

Proses pencopotan cincin memakan waktu setidaknya 10 menit. Pencopotan cincin itu dilakukan oleh 4 personel damkar.

“Awal evakuasi pukul 17.55 WIB, akhir evakuasi pukul 18.05 WIB. 4 personel,” lanjut laporan tersebut.

Di hari yang sama, para Petugas Damkar Jaktim juga membantu warga menangkap ular. Peristiwa itu terjadi di daerah Cijantung, Pasar Rebo.

Kejadian bermula saat pemilik rumah hendak mengeluarkan mobil dan melihat seekor ular di halaman rumahnya. Pemilik rumah berinisiatif langsung menghubungi petugas damkar.

“Pemilik rumah ingin mengeluarkan mobil di garasi, lalu pemilik rumah melihat adanya ular di halaman rumahnya. Dan pemilik rumah langsung menghubungi Damkar,” laporan tertulis damkar.

Dalam hitungan menit, ular sanca sepanjang kurang lebih 30 cm berhasil dievakuasi dengan 1 unit Light Rescue beranggotakan 4 orang.

“Objek ular sanca, panjang kurang lebih 30cm. 1 unit light rescue 520 dengan personel 4 orang, Awal evaluasi pukul 19.58 WIB, berakhir pukul 20.09 WIB,” sambung laporan tersebut.

(eva/eva)

Sumber: DetikNews

Aksi Sigap Polantas Tangsel Tolong Seorang Ibu Pingsan

Jakarta

Aksi heroik dilakukan oleh polisi lalu lintas Polres Tangerang Selatan. Polantas itu sigap menolong seorang ibu yang pingsan saat tengah menumpang ojek online.

“Penumpang tersebut seorang ibu yang pingsan saat sedang naik ojek online. Hal tersebut disampaikan oleh driver ojek online yang menghampiri Pos Lantas Alam Sutera,” ujar Kasat lantas Polres Tangsel, AKP Dicky Dwi Priambudi, dalam keterangannya, Minggu (19/12/2021).

Dicky menjelaskan peristiwa ini terjadi pada Sabtu (18/12/2021) sekitar pukul 15.30 WIB di Pos Lantas Alam Sutera. Dia mengatakan saat mendapat laporan, anggotanya langsung berinisiatif membantu ibu tersebut.

“Ada dua anggota kita di situ yang membantu menolong untuk langsung dibawa ke klinik terdekat,” katanya.

Kemudian ibu tersebut dibawa ke klinik untuk mendapat pertolongan. Tak berselang lama, ibu itu kembali sadar. Polisi lalu mengantar ke rumah ibu tersebut.

“Saat sadar ditanya alamatnya kemudian di antar ke rumahnya,” ujarnya.

(eva/eva)

Sumber: DetikNews

Ketua DPD Nilai Konstitusi Sudah Tak Nyambung dengan Pancasila

Jakarta

Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti menghadiri penutupan Muscab dan pelantikan pengurus Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kabupaten Tulungagung hari ini.

Dalam kesempatan ini, LaNyalla menilai Konstitusi Indonesia saat ini sudah tak nyambung dengan Pancasila dan Teks Pembukaan UUD 1945. Menurutnya, demokrasi Pancasila yang seharusnya mewakili semua elemen bangsa kini sudah tidak ada lagi.

“Itu sudah terjadi selama 20 tahun berjalan sejak negara ini melakukan Amandemen Konstitusi pada tahun 1999 hingga 2002 silam,” kata LaNyalla dalam keterangan tertulis, Minggu (19/12/2021).

Lebih lanjut, LaNyalla menjelaskan adanya desakan reformasi telah mendorong Amandemen Konstitusi hingga 4 tahap. Ia menyebut Amandemen yang pada awalnya bertujuan untuk menyempurnakan Undang-Undang Dasar 1945 naskah asli, justru malah merubah jauh.

“UUD 1945 naskah asli yang terdiri dari 1.500 kata, menjadi 4.500 kata yang secara substansi juga sangat berbeda dengan naskah aslinya. Hasilnya Konstitusi Indonesia hasil Amandemen 2002 berubah jauh dari struktur Konstitusi Asli yang dihasilkan para pendiri bangsa,” katanya.

Padahal, kata LaNyalla, perubahan Konstitusi seharusnya dilakukan dengan Adendum. Dengan demikian, Amandemen tetap berada dalam koridor struktur bangunan konstitusi tersebut.

“Sehingga, meskipun dilakukan Amandemen, Konstitusi kita tetap nyambung dengan Pancasila dan teks Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945,” ungkapnya.

Ditambahkan LaNyalla, dalam Konstitusi yang asli, sebelum dilakukan Amandemen, MPR merupakan lembaga tertinggi negara. MPR juga menjadi perwujudan kedaulatan rakyat dari semua elemen bangsa.

“Baik itu elemen partai politik, elemen daerah-daerah, dan elemen golongan-golongan. Dengan demikian itulah demokrasi kita, menjadi demokrasi yang berkecukupan karena semua terwakili sesuai ciri demokrasi Pancasila,” paparnya.

Dalam hal ini, kata LaNyalla, MPR merupakan pihak yang bermusyawarah mufakat untuk menentukan arah perjalanan bangsa, serta memilih presiden dan wakil presiden untuk diberi mandat dalam menjalankan roda pemerintahan.

“Itulah prinsip syuro dalam sistem tata negara kita yang asli. Atau sebagai DNA asli bangsa Indonesia. Dan prinsip syuro ini diadaptasi dari sistem islam,” katanya.

Namun, lanjut LaNyalla, dalam Konstitusi hasil Amandemen 2002, MPR tidak lagi menjadi Lembaga Tertinggi Negara. Selain itu, Utusan Daerah dan Utusan Golongan dihapus dan diganti menjadi Dewan Perwakilan Daerah. Selanjutnya, presiden dan wakil presiden pun dicalonkan oleh partai politik dan dipilih langsung oleh rakyat.

“Sebaliknya DPD RI sebagai wakil dari daerah, wakil dari golongan-golongan, wakil dari entitas-entitas civil society non-partisan, terpinggirkan. Semua simpul penentu perjalanan bangsa di tangan partai politik. Inilah yang kemudian menghasilkan pola the winner takes all. Partai-partai besar menjadi tirani mayoritas untuk mengendalikan semua keputusan melalui voting di parlemen,” katanya.

LaNyalla menyampaikan Amandemen juga membuat partai politik menjadi mendominasi. Dalam hal ini, parpol bersepakat membuat Undang-Undang yang memberi ambang batas parlemen atau parliamentary threshold, dan ambang batas pencalonan presiden atau presidential threshold.

“Lengkap sudah dominasi dan hegemoni Partai Politik untuk memasung Vox Populi dengan cara memaksa suara rakyat memilih calon yang mereka sepakati melalui koalisi dan kongsi,” lanjutnya.

Menurutnya, kondisi ini perlu segera dibenahi oleh semua elemen masyarakat, termasuk Pemuda Pancasila. LaNyalla menyebut terdapat hal yang salah dengan sistem demokrasi negara saat ini.

Ia menyebut saat ini demokrasi Pancasila telah ditinggalkan dan berubah menjadi penganut sistem demokrasi Liberal dan sistem ekonomi kapitalistik. LaNyalla menilai Pancasila juga semakin terasing, dan hanya dibacakan di upacara-upacara kenegaraan sebagai bagian dari seremonial.

“Karena itu saya meminta kader-kader Pemuda Pancasila memahami sejarah lahirnya organisasi ini. Kalian harus mampu menjadi garda terdepan untuk membangun kesadaran bangsa akan pentingnya Pancasila sebagai way of life bangsa ini,” katanya.

Sementara itu, Bupati Tulungagung Maryoto Birowo dalam sambutan yang dibacakan oleh Wabup Tulungagung Gatot Sunu Wibowo mengatakan Pemuda Pancasila merupakan ormas besar yang berperan penting dalam kehidupan masyarakat yang demokratis. Selain itu Pemuda Pancasila juga mendorong masyarakat untuk cinta Tanah Air, penjaga ideologi Pancasila dan menunjukkan pengabdian yang tinggi bagi negara.

Oleh karena itu, ia berharap kader Pemuda Pancasila Tulungagung dapat menjadi garda terdepan dalam mengawal proses pembangunan. Mengingat Pemuda Pancasila mempunyai andil besar dalam sejarah panjang bangsa.

“Pemuda Pancasila juga sangat membantu membentuk karakter mental dan semangat juang anak-anak muda,” pungkasnya.

Sebagai informasi, dalam kesempatan tersebut, LaNyalla yang merupakan Ketua MPW Pemuda Pancasila Jawa Timur juga melantik Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Tulungagung masa bakti 2021-2025. Turut hadir Wakil Bupati Tulungagung Gatot Sunu Wibowo, perwakilan Forkopimda, para pengurus MPC PP yang dilantik dan anggota Pemuda Pancasila Kabupaten Tulungagung.

(ega/ega)

Sumber: DetikNews

16 Ribu Lebih Warga Masih Ngungsi Karena Cemas Gempa Susulan di Selayar

Jakarta

BNPB mencatat sebanyak 16.593 warga di Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan masih mengungsi pasca gempa NTT magnitudo (M) 7,4. Mereka khawatir dan cemas adanya gempa susulan.

Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB Jarwansyah mengatakan pihaknya bersama instansi terkait memberikan dukungan bantuan terhadap para pengungsi. Bantuan itu pendampingan asesmen, distribusi logistik hingga pemulihan paska bencana.

“BNPB akan terus mendampingi BPBD Kabupaten Selayar dan BPBD Provinsi Sulawesi Selatan untuk melakukan asesmen kerusakan permukiman maupun infrastruktur yang ada. Kita berharap proses ini bisa untuk segera recovery, jadi masyarakat tidak terlalu lama di pengungsian,” kata Jarwansyah, dalam keterangan tertulisnya, Minggu (19/12/2021).

BNPB mengirimkan tim khusus untuk pendampingan warga terdampak yang masih mengalami trauma pasca gempa bumi. Di sisi lain, sebagian warga juga kembali mengingat peristiwa gempa bumi yang diikuti gelombang tsunami pada 12 Desember 1992 dan menewaskan kurang lebih 2.500 jiwa.

“Kita juga akan segera mengirimkan tim untuk trauma healing. Melakukan pendampingan kepada warga terdampak. Harapannya semoga warga segera dapat kembali ke rumahnya masing-masing,” kata Jarwansyah.

Lebih lanjut, Plt. Deputi Bidang Kedaruratan itu juga mengatakan bahwa BNPB akan memberikan Dana Tunggu Hunian (DTH) kepada warga terdampak yang rumahnya rusak berat dan tidak dapat dihuni lagi. Dana tersebut akan diberikan hingga proses perbaikan rumahnya selesai.

“Kita akan berikan dana tunggu hunian sampai rumahnya selesai dibangun,” jelas Jarwansyah.

BNPB sebelumnya telah mendorong dukungan logistik dan peralatan guna percepatan penanganan gempa bumi M7,4 di Kabupaten Kepulauan Selayar pada Jumat (17/19). Adapun rinciannya meliputi makanan siap saji sebanyak 333 paket, lauk pauk 333 paket, makanan tambahan gizi 333 paket, selimut 100 lembar, matras 100 lembar dan tenda pengungsi 4 set.

Selain itu, BNPB juga telah memberikan dukungan lain berupa Dana Siap Pakai (DSP) senilai 250 juta rupiah kepada Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar.

(eva/isa)

Sumber: DetikNews

Pengacara Jelaskan Video Habib Bahar yang Sindir Jenderal Dudung

Jakarta

Video ceramah Habib Bahar bin Smith viral di media sosial karena menyeret nama KSAD Jenderal Dudung Abdurachman. Pengacara Habib Bahar, Ichwan Tuankotta memberi penjelasan perihal video tersebut.

Icwan mengatakan, video ceramah itu diketahui lokasinya berada di Garut, Jawa Barat. Ceramah itu pun disebut Ichwan disampaikan Habib Bahar sebelum Dudung mengunjungi korban erupsi Semeru.

“Itu video saat kunjungan beliau di Garut, sudah kurang lebih satu minggu lalu. Ceramah itu sebelum Dudung datang ke Semeru,” kata Ichwan kepada detikcom, Minggu (19/12/2021).

Ihwalnya, dalam video itu Habib Bahar menyampaikan doa bagi para korban bencana erupsi Gunung Semeru. Habib Bahar merasa bahwa seluruh masyarakat Indonesia merupakan satu kesatuan tubuh yang sama.

“Apabila ada sebagian anggota tubuh yang merakan sakit, maka seluruh tubuh akan merasakan sakit, jadi penderitaan korban Semeru adalah penderitaan kita juga. Mereka yang kehilangan harta benda nya sama seperti kita kehilangan harta benda kita, mereka yang kehilangan keluarga nya sama seperti kita kehilangan keluarga kita,” ujar Ichwan.

Setelahnya, dalam ceramah itu Habib Bahar lantas menyinggung Jenderal Dudung karena dinilai tidak memberikan bantuan sewaktu erupsi terjadi. Habib Bahar pun merasa tidak serta merta hanya menyinggung Dudung, tapi juga pihak-pihak lain yang kontra terhadap FPI.

“Waktu awal musibah semeru, FPI yang dulunya Dudung mengatakan bubarkan saja, dan turun langsung menurunkan baliho Habib Rizieq waktu menjabat Pangdam. Justru malah dia yang berkata bubarkan FPI tidak kelihatan di Semeru. Dan justru relawan-relawan FPI-lah yang terlihat membantu, mengevakuasi dan menyalurkan bantuan kepada masyarakat. Dan bukan hanya dudung yang habib bahar bahas, tapi banyak orang-orang yang membenci FPI yang tidak terlihat pada musibah Semeru,” jelas Ichwan.

Dia menilai, viralnya video ceramah Habib Bahar itu karena dipotong-potong sehingga terjadi kesalahan penafsiran.

“Ini akibat ceramah beliau yang dipotong potong, jadi penafsiran tidak komperhensif. Ya. Makanya kalau melihat ceramah harus keseluruhan biar paham maksudnya apa,” jelas Ichwan.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya..

Sumber: DetikNews

Update Corona RI 19 Desember: Positif Tambah 164, Sembuh 155, Meninggal 4

Jakarta

Pemerintah memperbarui data kasus COVID-19 di Indonesia. Hari ini dilaporkan ada penambahan kasus positif COVID-19 sebanyak 164.

Dilaporkan juga kasus sembuh bertambah 155 dan kasus meninggal dunia akibat COVID-19 bertambah 4. Data tersebut dibagikan BNPB kepada wartawan pada Minggu (19/12/2021).

Data tersebut diperbarui dengan sistem cut off tiap pukul 12.00 WIB. Dari data hari ini, maka total kasus positif COVID-19 di Indonesia, sedari awal ditemukan pada Maret 2020 hingga sekarang, berjumlah 4.260.544.

Kemudian total kasus sembuh dari Corona sejak awal pandemi hingga hari ini 4.111.619. Lalu total kasus meninggal dunia akibat Corona sebanyak 144.002.

Dilaporkan jumlah kasus aktif per hari ini naik 5 kasus dari hari sebelumnya, menjadi 4.923 kasus. Sementara itu kasus suspek yang diawasi Pemerintah sebanyak 3.600 kasus. Pemerintah telah memeriksa sebanyak 239.216 spesimen hari ini.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan keterangan pers menyikapi ditemukannya kasus COVID-19 varian Omicron di Indonesia. Jokowi mengajak semua pihak mencegah penyebaran Omicron.

“Sekarang yang harus kita lakukan adalah bersama-sama berupaya sekuat tenaga agar varian Omicron tidak meluas di Tanah Air, jangan sampai terjadi penularan lokal,” kata Jokowi dalam pernyataan pers yang disiarkan di akun Youtube Sekretariat Presiden sore ini.

Jokowi mengatakan ditemukannya varian Omicron merupakan sebuah hal yang tidak terelakkan. Jokowi menyebut varian Omicron menyebar sangat cepat.

“Ini memang tak terelakkan karena salah satu karakter varian ini penularannya sangat cepat,” ujar Jokowi.

Jokowi juga meminta semua pihak mempertahankan kasus aktif COVID-19 tetap rendah. Selain itu, Jokowi meminta vaksinasi terus dipercepat.

(dwia/dhn)

Sumber: DetikNews

Polisi Bakal Visum Perawat yang Diduga Diperkosa Eks Driver GoCar

Jakarta

Polisi akan melakukan visum et repertum terhadap perawat yang diduga diperkosa mantan driver GoCar. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan mengatakan, pemeriksaan medik itu dilakukan untuk menunjang bukti terjadinya pemerkosaan.

“Tentunya nanti dia (korban) akan kita periksa dulu kemudian diambil visum dulu, betul nggak terjadi perkosaan,” kata Zulpan kepada wartawan, Minggu (19/12/2021).

“Semisal terjadi perkosaan kan berarti ada hasil visum yang mendukung kan salah satunya sebagai alat bukti nanti, itu nanti akan dilakukan visum dulu,” sambungnya.

Polisi sebelumnya juga sudah menangkap dan memeriksa mantan driver GoCar yang diduga melakukan pemeriksaan itu. Namun, pelaku mengaku perbuatannya dilandasi suka sama suka.

“Hasil pemeriksaan sementara, dia mengakui adanya perbuatan seperti itu. Tetapi dilakukan atas dasar suka sama suka, menurut pengakuannya,” kata Zulpan.

Kasus Dilimpahkan ke Polres Bogor

Kini kasus tersebut dilimpahkan ke Polres Bogor untuk ditangani lebih lanjut. Pelimpahan itu dilakukan lantaran tempat kejadian perkara berada di Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

“Polda Metro akan melimpahkan ke Bogor karena TKP nya di Bogor,” ujarnya.

“TKP kejadian itu di wilayah Bogor, locus delicti Bogor. Kabupaten Bogor. Berangkatnya dari Jaksel kalau nggak salah, tujuan akhirnya di Bogor,” lanjut dia.

Gojek Nonaktifkan Akun Pelaku

Gojek mengutuk pemerkosaan terhadap perawat yang dilakukan oleh mitra driver GoCar, layanan taksi online yang dimiliki Gojek. Gojek berkoordinasi dengan polisi terkait pengusutan kasus yang viral di media sosial (medsos) ini.

“Sejak dilaporkan, akun oknum tersebut telah segera dinonaktifkan dan saat ini kami sedang berkoordinasi intensif dengan pihak berwajib serta perwakilan korban untuk segera mengusut kasus ini,” kata SVP Corporate Affairs Gojek, Rubi Purnomo, Sabtu (18/12/2021).

Gojek juga menawarkan bantuan dan pendampingan kepada korban pemerkosaan tersebut.

“Kami juga telah menghubungi pihak korban, serta menawarkan pendampingan dan bantuan mulai dari perawatan hingga pemulihan secara fisik maupun psikis,” ujar Rubi.

(ain/mae)

Sumber: DetikNews

Terbaru

Populer