Seorang wanita berinisial NCH (45) di Surabaya mengaku pernah mencuri tali pocong jasad orang yang meninggal malam Jumat Legi. Kini dia menyesali perbuatannya.
NCH yang ber-KTP Jakarta itu mengatakan perbuatannya itu dilakukan atas perintah gurunya. Aksi pencurian itu dilakukan pada 1998 di Banten.
“Dulu saya lama tinggal di Jakarta. Saya punya banyak guru. Salah satu guru waktu itu meminta saya mencuri tali pocong. Lalu, kami mendengar kabar ada perempuan yang meninggal pada malam Jumat legi. Kami langsung mendatangi sebuah desa di Kabupaten Lebak, Banten,” kata NCH dikutip dari detikjatim, Jumat (11/2/2022).
“Waktu itu saya masih remaja kira-kira. darah muda saya masih bergejolak. Apa yang diminta sang guru saya lakukan,” imbuhnya.
NCH Gali Kubur Pakai Tangan untuk Curi Tali Pocong
Sebelumnya, NCH bercerita kalau dirinya tidak sendiri saat beraksi. Dia ditemani gurunya yang berjaga di luar area makam. Sedangkan NCH seorang diri menggali kubur pakai tangan.
“Guru saya menemani di luar area makam. Ia menjaga-jaga agar misi saya berhasil. Saya mendapat kekuatan besar ketika melakukan pencurian. Sehingga bisa menggali kuburan hanya dengan kedua tangan saya. Saya melepas ikatan tali pocong dari jasad dengan gigi,” terangnya.
Tali pocong tersebut tetap ia gigit sambil merapikan kembali kuburan tersebut. Sehingga aksi pencurian tali pocong itu tidak diketahui siapa pun.
NCH mengaku tujuan mencuri tali pocong itu untuk menyempurnakan ilmu hitam. Ilmu hitam yang dimaksud seperti santet, pelet dan aksi membahayakan orang lainnya. Dia lebih senang menyebutnya ilmu jalur kiri.
“Iya waktu itu saya mencuri tali pocong disuruh guru saya untuk menyempurnakan ilmu kiri (ilmu hitam),” kata NCH.
Pemenang lelang tender sirkuit Formula E sudah diumumkan, namun muncul tudingan lelang tender tidak transparan. Sejumlah pihak menepis soal proses lelang telah diatur sedemikian rupa sehingga PT Jaya Konstruksi sebagai pemenang.
PDIP DKI Jakarta adalah pihak yang menyoroti proses lelang tender sirkuit Formula E tidak transparan. PDIP menduga proses lelang telah diatur sedemikian rupa sehingga memenangkan PT Jaya Konstruksi.
“Adalah fakta bahwa sebetulnya lelang ini justru diatur sedemikian rupa sehingga menetapkan PT Jaya Konstruksi sebagai pemenang karena pekerjaan pendahuluan sudah dilakukan sebelumnya oleh PT Jaya Konstruksi berupa beton pembatas lintasan trek, namun belum dibayar oleh PT Jakpro,” ujar Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono melalui keterangan tertulis, Kamis (10/2).
“Ada indikasi pekerjaan sudah dilakukan terlebih dahulu berupa mencetak barrier pembatas lintasan oleh PT Jaya Konstruksi, namun belum dibayar oleh PT Jakpro. Karena ada keterkaitan pembangunan lintasan yang semula di Monas kemudian dialihkan ke Ancol, maka pemenang untuk pembangunan trek Ancol tetap diupayakan ke PT Jaya Konstruksi,” imbuhnya.
Warga berjalan di lokasi yang akan dijadikan Jakarta International E-Prix Circuit (JIEC) di kawasan Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta, Rabu (22/12/2021). JIEC akan memiliki panjang lintasan 2,4 kilometer, lebar 12 meter, 18 tikungan, dengan arah lintasan searah jarum jam, dan memiliki panjang 600 meter untuk trek lurus serta ditargetkan pembangunannya selesai pada April 2022. (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/aww.)
Berdasarkan hal tersebut, PDIP menduga alasan lelang sempat dibatalkan terlebih dahulu hingga akhirnya PT Jaya Konstruksi ditunjuk sebagai pemenang.
“Diduga itulah alasan mendasar sehingga lelang terpaksa dibatalkan terlebih dahulu, lalu PT Jaya Konstruksi dimenangkan Kembali melanjutkan pembangunan trek Formula E,” imbuhnya.
Kejanggalan lainnya yang disoroti PDIP adalah nilai proyek sebesar Rp 50 miliar yang dimenangkan oleh perusahaan BUMD. Gembong mengatakan perusahaan BUMD atau BUMN memiliki batasan pengerjaan proyek minimal Rp 100 miliar.
“Adalah keanehan tersendiri, nilai proyek yang hanya sebesar Rp 50 miliar harus dimenangkan oleh BUMD PT Jaya Konstruksi, padahal ada batasan BUMD/BUMN konstruksi minimal mengerjakan proyek senilai Rp 100 miliar,” tandasnya.
PT Jakpro yang menggelar lelang Formula E membantah tudingan PDIP. Jakpro menegaskan proses pengadaan dan pembangunan sirkuit Formula E sudah sesuai prinsip pengadaan barang dan jasa yang ada di perusahaan.
“Tidak ada pemenangan terencana pada proses ini,” kata Vice Managing Director Formula E Gunung Kartiko melalui keterangannya, Kamis (10/2).
Gunung menuturkan pengumuman rencana pengadaan sudah dilakukan sejak awal Januari 2022 melalui eproc Jakpro. Kemudian, sebut dia, per 5 Januari 2022 lalu Jakpro sudah mengumumkan pembukaan lelang tender.
Gunung melanjutkan, pada 15 Januari 2022, tender ditutup dan akhirnya diproses. Menurutnya, ada 3 perusahaan yang memilih lanjut ke tahap selanjutnya.
Kendati demikian, Gunung menambahkan pada 25 Januari 2022 tender dinyatakan gagal karena penawaran peserta belum memenuhi persyaratan teknis dan harga. Karena itu, dilakukan tender ulang.
“Proses tender ulang (re-tender) ini dilakukan kepada peserta yang telah menyampaikan penawaran terdahulu, seperti pada saat kami umumkan pada bulan Januari 2022 lalu melalui portal procurement Jakpro,” ucap Gunung.
“Titik berat pada re-tender adalah memastikan komitmen kemampuan dan kesanggupan peserta atas persyaratan perseroan yang telah disempurnakan, untuk menjaga kualitas pekerjaan,” imbuhnya.
Seorang siswa SMA bernama Taufiqurrahman (15) di Kota Palopo, Sulawesi Selatan (Sulsel) dilarikan ke rumah sakit (RS) usai disekap dan dianiaya di ruang kelas sekolahnya. Pelaku diduga teman korban sendiri.
“Laporan saya sudah masuk ke pihak Kepolisian,” kata ayah korban, Bahmid (49) saat ditemui wartawan di RSU AT Medika Kota Palopo, Jumat (11/2/2022).
Penyekapan disertai penganiayaan terjadi di sekolah korban pada Senin (7/2) sore. Saat itu korban masuk ke sekolah lalu dipanggil sejumlah teman sekolahnya. Saat menghampiri terduga pelaku, korban ditarik ke kelas untuk disekap dan dianiaya.
“Kondisi anak saya luka-luka memar,” kata Bahmid.
Selain luka-luka, korban juga disebut depresi akibat penganiayaan itu. Ibu korban juga ikut depresi akibat anaknya dianiaya.
“Kondisi anak saya dan ibunya masih depresi makanya saya mau bawa pulang (dari rumah sakit),” katanya
“Untuk kondisi psikologis saya baru mau periksa, makanya saya ajak teman-teman anak saya barangkali bisa mengobati (menghibur) kondisi psikologisnya yang sekarang.” lanjut dia.
Bahmid lantas meminta pihak kepolisian segera mengamankan pelaku. “Semua saya serahkan kepada pihak kepolisian,” katanya.
Sementara itu, polisi kini menyelidiki dugaan penyekapan dan penganiayaan yang dialami Taufiqurrahman. Polisi mengaku akan memediasi terduga pelaku dan korban lebih dulu.
“Rencana kami akan undang pelapor dan terlapor untuk mediasi mendasari Surat Edaran Nomor: SE/2/11/2021 tentang Kesadaran Budaya Beretika untuk Mewujudkan Ruang Digital Indonesia yang Bersih, Sehat, dan Produktif.” kata Kasubag Humas Polres Palopo Iptu Patobun saat dihubungi terpisah.
Jika pelapor dan terlapor tak sepakat damai, penyidik baru melanjutkan penyelidikan kasus ini.
“Jika mediasi untuk restorative justice tidak berhasil maka penyelidikan akan dilanjutkan untuk mendalami apakah masuk ranah pidana atau bukan.” pungkas Patobun.
Bengkalis, Tribunriau – Bupati Bengkalis Kasmarni dan Wakil Bupati Bagus Santoso (KBS) mendampingi Kapolda Riau Brigjend Pol M.Iqbal, menghadiri kegiatan press release pengungkapan tidak pidana narkoba jaringan internasional dan mengamankan 2 tersangka, di Mapolres Bengkalis, Jumat (11/02/22).
Ke 2 orang diduga pelaku dan pemilik dari barang bukti narkoba jenis shabu 30 kg tersebut adalah Bur alias Ahan (49), warga Medan dan Tris alias Acai (32) warga Tanjung Pinang, Kepulauan Riau. Keduanya sudah ditetapkan sebagai tersangka dan merupakan jaringan internasional, yang diringkus tim gabungan Satnarkoba Polres Bengkalis, Bea dan Cukai Bengkalis dibackup Polda Riau.
Berikut barang bukti yang disita pihak polisi yakni, sebanyak 30 kg shabu, satu unit mobil H CRV B 1960 ELR, tiga unit Hp, tiga buah ATM atas nama Bur dan 4 ATM atas nama Tris serta uang tunai Rp70 juta rupiah.
Pada keterangan persnya Kapolda Riau menyampaikan apresiasi kepada semua stakeholder yang sudah menjalin kerjasama dengan baik. “Mengapa saya langsung datang ke Bengkalis, ini sebagai bentuk apresiasi saya dan keseriusan Polda Riau dalam memberantas peredaran narkoba, terlebih dari data yang sudah kami himpun bahwa Bengkalis merupakan pintu masuk narkoba dari negara tetangga Malaysia,” sebut Iqbal.
Dengan kerjasama yang baik, Iqbal berharap narkoba dapat diberantas sehingga masa depan anak-anak di Riau terhindar dari narkoba.
Dikesempatan itu pula Bupati Kasmarni saat menghadiri press release, turut menyampaikan kronologis penangkapan. Berawal dari informasi masyarakat akan ada penyelundupan narkotika jenis shabu dalam jumlah besar yang akan masuk ke pesisir pantai Sumatra melalui perairan Bengkalis. Kemudian, mendapat informasi tersebut Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Bengkalis melaporkan ke Kapolres dan berkoordinasi dengan Polairud Polres Bengkalis serta Bea Cukai Bengkalis untuk melakukan pengungkapan kegiatan tersebut.
Selanjutnya Kapolres Bengkalis AKBP Indra Wijatmiko mengatakan, pengungkapan 30 kilogram shabu itu yaitu, hari Jumat 28 Januari 2022 pukul 17.00 WIB, Sabtu 29 Januari 2022 pukul 12.00 WIB dan Minggu 30 Januari 2022 pukul 20.00 WIB dengan TKP di tepi pantai Desa Meskom, Kecamatan Bengkalis dan pusat perbelanjaan Pantai Indah Kapuk Jakarta Utara.
Menurut keterangan tersangka Tris alias Acai, bahwa ia sudah 4 kali disuruh okeh bosnya Mr.Chiu dari negara Malaysia untuk pengiriman shabu dari Bengkalis ke Jakarta dengan upah Rp.400 juta sekali pengiriman.Sedangkan Bur alias Ahan dijanjikan mendapatkan upah menjemput/membawa narkotika tersebut di Bengkalis sebesar Rp.80 juta.
Akibat perbuatannya, ke 2 tersangka dikenakan pasal 114 ayat (2) dan pasal 112 ayat (2) junto pasal 132 ayat (1) UU RI No.35 Tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman hukuman kurungan selama 20 tahun atau hukuman mati.
Hadir dalam press release, Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto, Kakanwil BC Prov Riau Agus Yulianto, Dandim 0303/Bengkalis Letkol Inf Endik Yunia H, Kajari Bengkalis Rahmat Budiman, Ketua DPRD Bengkalis H Khairul Umam, dan sejumlah Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis (jlr).
Pria berinisial MYL mengaku menerima bayaran untuk membunuh korban Fiky (22) di TPU Kober, Ulujami, Jakarta Selatan. MYL mengaku dijanjikan Rp 1 juta untuk mengeksekusi korban, tapi baru menerima sepatuhnya.
“Dia dijanjikan satu orang (dibayar) Rp 1 juta. Cuma yang baru dikasih Rp 500 ribu,” kata Kasat Reskrim Polres Jaksel AKBP Ridwan Soplanit kepada wartawan, Jumat (11/2/2022).
“Nah dia sama teman dia satu lagi masih dicari itu berdua itu Rp 2 juta, 1 orang Rp 1 juta. Tapi, yang dikasih baru Rp 500 ribu, baru Rp 500 ribu dia langsung eksekusi. Uang muka itu,” ungkap Ridwan.
Lebih lanjut, Ridwa menyebut MYL nekat membunuh Fiky lantaran tergiur oleh ajakan rekannya tersebut.
“Tergiur dengan ajakan daripada rekan dia yang lain yang masih kita kejar itu ya,” kta Ridwan.
Kapolres Metro Jaksel Kombes Budhi Herdi Susianto menyebut MYL dan rekannya diperintahkan seseorang untuk menghabisi nyawa korban. Menurutnya, pelaku sudah menerima bayaran sebelum mengeksekusi korban.
“Bahkan perintahnya juga jelas: untuk menghabisi. Adapun dari perjanjian uang yang ditawarkan oleh orang yang nyuruh ini sebagian sudah diberikan atau DP-nya sudah diberikan kepada para pelaku,” ucap Budhi.
Ketua DPR RI Puan Maharani sempat curhat dalam forum rapat koordinasi di Manado, Sulawesi Utara, soal ada gubernur yang tak mau menyambut dia ketika kunjungan kerja ke suatu daerah. Kader PDIP Junimart Girsang menyinggung etika eksekutif khususnya para kepala daerah.
“Mitra kerja legislatif itu ya eksekutif. Etika dan lazimnya ya eksekutif, Gubernur, Bupati, Wali Kota menyambut mitra kerjanya ketika melakukan kunjungan kerja ke daerah kepala daerah,” kata Junimart saat dihubungi, Jumat (11/2/2022).
Wakil Ketua Komisi II DPR ini lantas menceritakan setiap komisinya berkunjung ke Ibu Kota Provinsi selalu disambut oleh gubernur didampingi oleh jajaranya. Karena itu, hal tersebut juga seharusnya dilakukan ketika Puan berkunjung ke daerah.
“Setiap kami, Komisi II, melakukan kunjungan kerja ke Ibu Kota Provinsi disambut dengan ucapan selamat datang oleh gubernur didampingi oleh sekda dan beberapa eselon lainnya termasuk beberapa bupati, wali kota. Apalagi yang datang pimpinan tertinggi DPR-RI yang melakukan kunjungan menurut saya etika aturan protokolernya wajib memberikan penghargaan dengan cara menyambut di bandara,” ucapnya.
Junimart lantas mengingatkan bahwa kepala daerah sama seperti anggota DPR RI yang dipilih oleh rakyat. Karena itu, menurutnya wajar jika akhirnya Puan mengingatkan untuk saling menghargai.
“Para kepala daerah itu dipilih oleh rakyat sama seperti anggota DPR-RI dipilih oleh rakyat, bukan ditunjuk presiden seperti para menterinya. Jadi wajar menurut saya ketika seorang ketua DPR-RI mengingatkan supaya saling menghargai,” ujarnya.
Jadwal KRL hari ini jadi informasi penting bagi para pengguna setia transportasi satu ini. Salah satu yang banyak dicari tahu adalah KRL Jabodetabek.
Diketahui layanan KRL jadi pilihan sebagian masyarakat di area Jabodetabek. Selain karena tarif, KRL juga bebas macet dan lebih cepat dibanding menggunakan kendaraan pribadi,
Lalu jadwal KRL hari ini di Jabodetabek jam berapa saja? Perhatikan dulu waktu keberangkatannya.
Dilansir situs resmi KRL, salah satu jadwal KRL hari ini yang dicari tahu adalah jadwal keberangkatan dari Stasiun Jakarta Kota ke Stasiun Bogor dan sebaliknya. Berikut informasinya:
Keberangkatan dari Stasiun Jakarta Kota Menuju Stasiun Bogor
Rute: Jakarta Kota – Jayakarta – Mangga Besar – Sawah Besar – Juanda – Gondangdia – Cikini – Manggarai -Tebet – Cawang – Duren Kalibata – Pasar Minggu Baru – Pasar Minggu – Tanjung Barat – Lenteng Agung – Universitas Pancasila – Universitas Indonesia – Pondok Cina – Depok Baru – Depok – Citayam – Bojong Gede – Cilebut – Bogor.
Keberangkatan dari Stasiun Bogor Menuju Stasiun Jakarta Kota
Rute: Bogor – Cilebut – Bojonggede – Citayam – Depok – Depok Baru – Pondok Cina – Universitas Indonesia – Universitas Pancasila – Lenteng Agung – Tanjung Barat – Pasar Minggu – Pasar Minggu Baru – Duren Kalibata – Cawang – Tebet – Manggarai (transit) – Cikini -Gondangdia – Gambir (langsung) – Juanda – Sawah Besar – Mangga Besar – Jayakarta – Jakarta Kota.
Rute: Jakarta Kota – Jayakarta – Mangga Besar – Sawah Besar – Juanda – Gondangdia – Cikini – Manggarai -Tebet – Cawang – Duren Kalibata – Pasar Minggu Baru – Pasar Minggu – Tanjung Barat – Lenteng Agung – Universitas Pancasila – Universitas Indonesia – Pondok Cina – Depok Baru – Depok
Keberangkatan dari Stasiun Depok Menuju Jakarta Kota
Rute: Depok – Depok Baru – Pondok Cina – Universitas Indonesia – Universitas Pancasila – Lenteng Agung – Tanjung Barat – Pasar Minggu – Pasar Minggu Baru – Duren Kalibata – Cawang – Tebet – Manggarai (transit) – Cikini -Gondangdia – Gambir (langsung) – Juanda – Sawah Besar – Mangga Besar – Jayakarta – Jakarta Kota.
Jadwal KRL hari ini Jakarta-Bekasi (PP) juga dapat dilihat di halaman selanjutnya.
Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir menyampaikan pesan penting di peringatan Hari Pers Nasional beberapa hari lalu. Haedar menyebut musuh terbesar pers saat ini adalah buzzer yang tidak bertanggung jawab.
“Dalam usaha mencerdaskan bangsa, fungsi pers yaitu media cetak, televisi, radio, dan kini media online niscaya menjadi pranata sosial yang mengedukasi elite dan warga bangsa agar menjadi insan yang berpikir jernih, objektif, moderat, cerdas, beretika, dan berdaya kritis,” kata Haedar seperti keterangan tertulis di situs Muhammadiyah yang dikutip, Jumat (11/2/2022).
Haedar menjelaskan pers bertanggung jawab atas informasi yang disuarakan ke ruang publik secara objektif dan profesional. Dia berharap pers tidak masuk dalam pusaran politik partisan maupun kepentingan lainnya.
“Pers Indonesia bersama-sama komponen bangsa dituntut hadir menegakkan kebenaran, keadilan, kedamaian, persatuan, dan kemajuan bagi bangsa dan negara. Seraya menjauhkan diri dari hal-hal yang dapat meresahkan, memecah persatuan, dan konflik antarkomponen bangsa. Fungsi integrasi sosial sangat diharapkan dari pers Indonesia saat ini,” imbuh Haedar.
Haedar lantas menyebut musuh terbesar dunia pers saat ini, khususnya pers online melalui jalur media sosial, adalah para buzzer yang nirtanggungjawab kebangsaan yang cerdas dan berkeadaban mulia. Haedar mengatakan jangan sampai kehidupan berbangsa dan bernegara tidak terbawa pada suasana yang kontroversial menjurus ke konflik sosial antarsesama anak bangsa.
“Pers Indonesia secara khusus dalam dinamika politik kebangsaan saat ini penting menjalankan fungsi checks and balances sebagaimana menjadi DNA media massa sepanjang sejarah di negeri manapun,” tegas Haedar.
Selain itu, Haedar juga berpesan agar jangan sampai Indonesia timpang tanpa fungsi kritis pers yang konstruktif. Pers diharapkan lebih kritis demi masa depan Indonesia yang demokratis dan berkemajuan.
“Pers dituntut proaktif mengakselerasi dinamika kehidupan kebangsaan agar Indonesia menjadi negara maju di era dunia modern abad ke-21,” ujar Haedar.
Bengkalis (Bathin Solapan), Tribunriau – Bupati Bengkalis Kasmarni meminta kepada Pemerintah Kecamatan Bathin Solapan, segera melakukan pembangunan, supaya bisa bersaing dengan kecamatan lainnya.
Hal itu disampaikanya melalui Asisten I Andris Wasono saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tahun 2022 di Aula Kantor Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis, Kamis (10/02/2022) sore.
Dikatakan Asisten I, setiap perangkat daerah, agar mensinergikan usulan kelurahan dan desa di Kecamatan Bathin Solapan ini, agar menjadi bagian dari rencana kerja perangkat daerah sesuai dengan tupoksinya masing-masing. Pelajari dan pahami serta pertajamkan kembali rumusan program dan kegiatannya dengan tetap mengedepankan efektifitas dan efesiensi serta mempertimbangan kemampuan keuangan daerah.
“Kita berharap dengan dialokasi anggaran APBD tahun ini untuk pemerintahan Kecamatan Bathin Solapan, dapat mempercepatkan pemerataan pembangunan di Kabupaten Bengkalis, kita terus berupaya untuk mewujudkan pemerataan pembangunan, terlebih lagi di Kecamatan Bathin Solapan ini merupakan kecamatan baru, tentu banyak yang perlu dibangun dan diperbaiki,” ujar Andris.
Diteruskannya, kepada kepala desa yang hadir, ia pesankan jadikan musrenbang ini sebagai forum curahan hati atau curhat. Silakan diskusi dengan pihak kecamatan dan perangkat daerah, usulkan skala prioritas.
“Pada tahun ini juga telah dianggarkan pembangunan strategis kabupaten yang ada di Kecamatan Bathin Solapan antara lain, optimalisasi saluran drainase Kecamatan Bathin Solapan sebesar Rp.13 miliar, tambahan ruang kelas SMPN 9 Bathin Solapan sebesar Rp. 750 juta, pembangunan gedung instansi pemerintah sebesar Rp.1,5 miliar, juga pembangunan sarana dan prasarana durolis tahap VI sebesar 25 miliar,” sebut Andris.
Asisten I juga mengingatkan, ada beberapa program prioritas daerah, yang terintegrasi dengan program nasional yang perlu segera di tindak lanjuti, meliputi peningkatan penanggulangan dan pencegahan penyebaran Covid-19, serta peyuksesan program vaksinasi, karhutla dan program penanganan stunting.
Kemudian Camat Aulia Army Effendy mengucapkan selamat datang kepada semua hadirin di acara itu.Ia mengungkapkan bahwa musrenbang yang dilaksanakan hari ini merupakan perdana/pertama kali diadakan di gedung kantor Camat Bathin Solapan setelah diresmikan Bupati Bengkalis Kasmarni pada akhir Agustus 2021 lalu.
Yangmana demi keamanan dan kenyamanan masyarakat datang ke kantor camat, serta peningkatan pelayanan oleh petugas kecamatan, Pemerintah Kecamatan masih perlu meneruskan pembangunan jalan masuk ke kantor kecamatan, yang sekarang masih dipenuhi batu kerikil, riskan terjadi kecelakaan bagi masyarakat yang mengendarai sepedamotor, termasuk halaman kantor, dan drainase.
“Para peserta musrenbang ada sejumlah 175 orang yang terdiri dari, Kepala Desa dari 13 desa, Sekretaris Desa, Ketua BPD, Ketua Penggerak PKK, Pendamping Desa, para Kepala UPT, para pendidik (guru) pada tingkat SD, SMP, SMA dan SMK.Tujuan musrenbang tahun 2022 ini adalah untuk menyusun rencana kerja pemerintah daerah tahun anggaran 2023 dengan tema, meningkatkan perekonomian masyarakat dan memajukan pertanian, perkebunan, perdagangan, perindustrian, dan pariwisata dengan didukung infrastruktur dan sumberdaya untuk kesejahteraan masyarakat,” kata Aulia.
Sementara mewakili anggota dewan yang hadir Simon Lumban Gaol mengatakan, bahwa DPRD Bengkalis mengharapkan pembangunan dimulai dari pinggiran, sesuai dengan pernyataan Presiden Joko Widodo bahwa pembangunan seharusnya dimulai dari pinggiran sampai ke kota, maksudnya, kalau sudah terlaksana pembangunan, yang dari pinggir akan membelanjakan uangnya ke kota, maka terciptalah pembangunan yang berkeadilan dan demokratif.
“Seperti didaerah kita ini, masyarakat yang memiliki kebun sawit belum tersentuh/ sangat memerlukan pembangunan jalan, agar mudah akses ke kebun sawit.Karena hasil panen belum memadai.Untuk itu, kepada seluruh kepala desa di Bathin Solapan agar membantu masyarakat.Agar tercapainya pembangunan yang berkeadilan dan demokratif perlu diperhatikan jalan masyarakat.Kemudian dalam menghadapi pandemi, kami mohon pihak UPT Kesehatan, masyarakat dan pemerintah kecamatan saling bekerjasama dan bersinergi demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat,” tutup Lumban Gaol.
Hadir diacara musrenbang, anggota DPRD Bengkalis Surya Budiman, Simon Lumban Gaol, H. Jasmi, Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Alfakhrurrazy, Staf Ahli Bupati Bengkalis Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Johansyah Syafri, Staf Ahli Bidang Hukum Dan Politik Toharuddin, Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator dan Fungsional Kabupaten Bengkalis, Camat Bathin Solapan Aulia Army Effendi, Forkopimcam Kecamatan Bathin Solapan, Kepala Desa dan Perangkat Desa, perwakilan guru SD, SMP, SMA dan SMK, beserta tokoh masyarakat Kecamatan Bathin Solapan.(jlr).
“Jaksa Eksekusi Dormian (10/2) telah selesai melaksanakan putusan yang berkekuatan hukum tetap dengan Terpidana Sri Wahyumi Maria Manalip dengan cara memasukkan ke Rutan Kelas II A Manado untuk menjalani pidana penjara selama 4 tahun,” kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri kepada wartawan, Jumat (11/2/2022).
Eksekusi tersebut berdasarkan putusan Pengadilan Tipikor pada PN Manado Nomor: 22/Pid.Sus/TPK/2022 PN. Mnd tanggal 22 Januari 2022. Sri Wahyumi dalam hal ini terjerat dalam kasus gratifikasi terkait proyek pekerjaan infrastruktur di Kabupaten Kepulauan Talaud pada 2014-2017.
Ali mengatakan selain dipidana penjara, Sri Wahyumi juga dikenakan denda sebesar Rp 200 juta subsider 3 bulan.
Selanjutnya, Ali menyebut Sri Wahyumi juga dibebankan untuk membayar uang pengganti senilai Rp 9,3 miliar. Uang pengganti itu harus dibayarkan dalam satu bulan setelah status hukum Sri Wahyumi telah berkekuatan tetap.
“Maka harta bendanya akan disita oleh jaksa dan dapat dilelang untuk menutupi uang pengganti tersebut dan jika tidak memiliki harta benda yang mencukupi maka dipidana selama 2 tahun,” katanya.
Diketahui, Sri Wahyumi Maria Manalip ditangkap KPK lagi pada hari yang sama ketika dia bebas dari penjara. Sri Wahyumi dijerat KPK di kasus lain, yaitu gratifikasi senilai Rp 9,5 miliar.
Sri Wahyumi Maria Manalip adalah bupati periode 2014-2019. Dia terjaring OTT KPK pada 30 April 2019. Dia ditangkap berkaitan dugaan suap-menyuap terkait revitalisasi pasar di wilayahnya.
Sri Wahyumi Maria Manalip lalu ditetapkan menjadi tersangka hingga kasus bergulir di pengadilan. Dia kemudian divonis 4 tahun 6 bulan penjara dan denda Rp 200 juta subsider 3 bulan kurungan.
Sri Wahyumi Maria Manalip tidak terima dengan putusan itu hingga akhirnya mengajukan peninjauan kembali (PK). Mahkamah Agung (MA) pun mengabulkan PK dan menyunat hukuman Sri Wahyumi dari 4 tahun 6 bulan menjadi 2 tahun penjara.
Akhirnya Sri Wahyumi bebas dari penjara setelah menjalani masa hukumannya. Dia bebas pada 29 April 2021, tapi pada hari yang sama kembali ditangkap KPK.
Sebab, Sri Wahyumi Maria Manalip menerima gratifikasi Rp 9,5 miliar proyek pekerjaan infrastruktur di Kabupaten Kepulauan Talaud pada 2014-2017.
Kasus ini merupakan pengembangan dari perkara dugaan suap dalam lelang pekerjaan revitalisasi Pasar Lirung dan pekerjaan revitalisasi Pasar Beo pada 2019, yang sebelumnya juga menjerat Sri Wahyumi.