Beranda blog Halaman 20

Lakukan Ops Lilin LK 2025, Kapolres Bengkalis Cek Pos Terpadu Pelabuhan Roro Air Putih

Bengkalis, Tribunriau – Dalam rangka pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Polres Bengkalis melaksanakan pengecekan Pos Terpadu di Pelabuhan Roro Desa Air Putih, Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis, Sabtu (20/12/25).

Kegiatan ini merupakan bagian dari Ops Lilin Lancang Kuning 2025, yang bertujuan memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat serta pengguna jasa pelayanan pelabuhan.

Sekira pukul 20.00 WIB, AKBP Budi Setiawan beserta rombongan patroli skala besar tiba di lokasi pelabuhan. Kedatangan rombongan disambut dengan kegiatan patroli jalan kaki dan monitoring situasi di sekitar area. Selama kegiatan, dilakukan interaksi sosial dengan masyarakat pengguna jasa Pelabuhan Roro Air Putih untuk memastikan terciptanya rasa aman, nyaman, serta situasi yang kondusif.

Dalam kesempatan tersebut, AKBP Budi Setiawan memberikan pengarahan kepada personel Pos Terpadu, agar memahami tugas pokok dan sasaran pengamanan sesuai Renops yang telah dibuat. Ditekankan pula pentingnya menjalankan tugas dengan saksama, penuh rasa tanggung jawab, serta tetap menjaga koordinasi dalam setiap pelaksanaan pengamanan.

Kegiatan pengecekan ini diharapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan personel dalam mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas selama perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, sehingga masyarakat dapat menikmati liburan dengan aman dan nyaman.(rls).

Jelang Penetapan RTRW di Dumai, Publik Pertanyakan Pergeseran Titik Lokasi Hijau

DUMAI – Persoalan tata ruang di Kota Dumai kini memicu tanda tanya besar seiring dengan berpindah-pindahnya lokasi kawasan hutan kota yang dinilai tidak konsisten.

Publik mempertanyakan dasar kebijakan di balik pergeseran titik koordinat hijau tersebut yang seolah mengikuti kepentingan tertentu daripada fungsi ekologis.

Ketidakjelasan mengenai bilangan pembagi yang digunakan untuk menentukan proporsi kawasan hutan dan kawasan Akses Pengunaan Lainnya atau APL memicu kecurigaan adanya manipulasi data demi meloloskan agenda terselubung di atas lahan yang sebelumnya terlarang.

“Mengapa kawasan hutan kota Dumai bisa berpindah-pindah dan sebenarnya berapa bilangan pembagi yang digunakan untuk menentukan luas kawasan hutan serta kawasan akses penggunaan lainnya di sana,” ujar Riski Kurniawan yang merupakan salah satu Tokoh Pemuda dalam sebuah wawancara khusus mengenai polemik tata ruang tersebut, (20/12).

Ia menegaskan bahwa tanpa transparansi mengenai perhitungan ini, maka perubahan status lahan akan terus menjadi celah bagi praktik mafia tanah yang berlindung di balik regulasi pemerintah daerah.

Sorotan tajam tertuju pada perubahan status wilayah Basilam dan Tanjung Penyembal yang terjadi sebelum penetapan RTRW 2019-2039, di mana daerah tersebut awalnya merupakan kawasan hutan yang kemudian disulap menjadi APL.

“Dulu harga tanah di wilayah itu rata-rata hanya sepuluh juta sampai dua puluh juta rupiah per hektar, tapi setelah menjadi APL, harga tanah melonjak drastis menjadi tiga ratus ribu hingga satu juta rupiah per meter persegi,” ungkap Riski Kurniawan yang juga Ketua Yayasan H. Lebai Gedang serta Salah satu Koordinator Aliansia Rakyat Untuk Keadilan Kota Dumai (ARUK) dengan nada bicara yang tegas.

Ia menilai lompatan harga yang ribuan kali lipat ini menunjukkan adanya keuntungan besar yang diraih oleh segelintir pihak akibat perubahan status hutan menjadi lahan siap pakai untuk industri.

Kini kekhawatiran serupa muncul menjelang penetapan RTRW 2025-2045 yang diduga akan kembali mengacak-acak kepastian hukum atas tanah milik masyarakat luas.

Ada indikasi kuat bahwa demi memenuhi syarat luas kawasan hutan minimal berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 7 Tahun 2021, pemerintah mungkin akan mengambil langkah kontroversial.

Skenario yang paling ditakuti adalah pengalihan status pemukiman warga menjadi kawasan hutan demi menyeimbangkan hilangnya hutan yang sudah diubah menjadi kawasan industri.

“Apakah perubahan kawasan hutan menjadi akses penggunaan lainnya ini nantinya akan merubah surat tanah masyarakat yang awalnya daerah pemukiman menjadi kawasan hutan hanya untuk mencukupi bilangan pembagi berdasarkan Permen LHK tersebut,” tanya Riski Kurniawan mempertanyakan nasib ribuan kepala keluarga.

Ia memperingatkan bahwa jika rakyat dipaksa mengalah demi menjaga angka statistik hutan, sementara lahan industri tetap aman di status APL, maka ini adalah bentuk ketidakadilan yang nyata.

Praktik ini semakin diperkeruh dengan temuan adanya salah satu kawasan yang diduga kuat dikuasai oleh oknum personal tertentu yang mengelola lahan secara mandiri dan membaginya dalam skala ratusan hektar.

Dugaan motif di balik pembagian lahan privat ini adalah sebagai upaya untuk memuluskan penguasaan ribuan hektar lahan lainnya yang berada dalam satu hamparan kawasan yang sama.

Penguasaan lahan oleh oknum perorangan ini menjadi bukti lemahnya pengawasan serta adanya potensi kongkalikong yang merugikan negara dan masyarakat kecil.

Pemerintah Kota Dumai maupun pemerintah pusat melalui kementerian terkait diminta untuk segera melakukan penataan ulang secara menyeluruh sebelum konflik agraria semakin membesar.

Penertiban terhadap oknum-oknum yang menguasai lahan secara sepihak harus menjadi prioritas agar fungsi hutan dan hak rakyat atas pemukiman tidak terus dikorbankan.

“Tanpa adanya tindakan tegas, tata ruang Dumai hanya akan menjadi alat bagi para spekulan tanah untuk memperkaya diri sendiri dengan menumbalkan kelestarian alam dan kesejahteraan warga sekitar,” tutur Rizki.

Peringati HUT Pertamina ke-68, PT KPI RU II Sungai Pakning Gelar Sunatan Massal untuk Masyarakat


Tribunriau.com. Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Pertamina ke-68, PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) RU II Sungai Pakning menggelar kegiatan Sunatan Massal sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat sekitar.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Sabtu, 20 Desember 2025 tersebut berlangsung di Wisma Pertamina Sungai Pakning dan diikuti oleh lebih dari 40 peserta anak-anak dari wilayah sekitar operasional perusahaan.

Kegiatan sunatan massal ini dilaksanakan melalui kolaborasi antara Klinik Pratama Sungai Pakning dan UPT Puskesmas Sungai Pakning, dengan melibatkan 33 tenaga medis profesional serta menerapkan standar kesehatan dan keselamatan yang ketat.

PJS Manager Production PT KPI RU II Sungai Pakning, Wiyono, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen perusahaan dalam memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.

“Momentum HUT Pertamina ke-68 ini menjadi pengingat bagi kami untuk terus tumbuh bersama masyarakat. Ke depan, kami berharap kegiatan sosial seperti ini dapat terus dikembangkan dengan jangkauan yang lebih luas, sehingga kehadiran Pertamina benar-benar dirasakan manfaatnya oleh lingkungan sekitar,” ujar Wiyono.


Sementara itu, Supervisor General Affair PT KPI RU II Sungai Pakning, Iswandi, menyampaikan apresiasi atas sinergi berbagai pihak yang terlibat dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

“Kolaborasi dengan Klinik Pratama Sungai Pakning dan UPT Puskesmas Sungai Pakning menjadi kunci kelancaran kegiatan ini. Selain membantu meringankan beban masyarakat, kegiatan ini juga mempererat hubungan antara perusahaan, tenaga kesehatan, dan warga sekitar,” ungkap Iswandi.

Selain layanan khitan, para peserta juga menerima paket perlengkapan dan santunan sebagai bentuk perhatian perusahaan kepada anak-anak dan keluarga penerima manfaat.

Melalui kegiatan ini, PT KPI RU II Sungai Pakning menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam bidang sosial dan kesehatan masyarakat, sejalan dengan semangat HUT Pertamina ke-68 untuk tumbuh, peduli, dan berkelanjutan.

PT. KPI RU II Dumai Selenggarakan Putri Tujuh Journalism Award 2025


Tribunriau.com. Kilang Pertamina Dumai menggelar ajang penghargaan karya jurnalistik bertajuk Putri Tujuh Journalism Award (PTJA) 2025 di Grand Zuri Hotel Dumai, Selasa (16/12/2025). Kegiatan ini disambut antusias puluhan jurnalis dari Kota Dumai, Pekanbaru, Sungai Pakning, serta Pangkalan Brandan, Sumatera Utara.

PTJA ini merupakan kesempatan bagi para Jurnalis, yang berada di Wilayah Kerja Pertamina RU II, sebagai pengobat hati yang belum berhasil di ajang AJP baik Tingkat Nasional maupun tingkat regional.

Area Manager Communication, Relations, & CSR Kilang Pertamina Dumai, Agustiawan, menyampaikan bahwa PTJA menjadi ruang apresiasi sekaligus penguatan sinergi antara perusahaan dan media. Kegiatan ini juga merupakan rangkaian Kegiatan HUT Pertamina. Ke 68 yang mengusung Tema” Energizing Indonesia”. dan Beliau juga berharap agar sinergitas dan kerja sama yang telah terjalin selama ini dapat terus terjaga. Hal senada juga disampaikan oleh General manager PT. KPI RU II Dumai Iwan Kurniawan yang juga turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Dalam Rangkaian Acara tersebut berbagai Penghargaan diberikan sesuai kategori yang telah di tentukan oleh Panitia Ajang Putri Tujuh Journalism Award Tahun 2025 kepada Para Jurnalis, di Wilayah Kerja PT.KPI RU II Dumai, dan tidak Ketinggalan para Jurnalis dari Pertamina RU II Sungai Pakning, juga di Hadiri Oleh Manager Pertamina RU II Sungai Pakning, Ririanti Afrida didampingi Kepala General Affair Iswandi.( R461L)

Bupati Rohil H. Bistamam Lepas Keberangkatan Bantuan Kemanusiaan Untuk korban Bencana Alam Sumatera

ROHIL, Tribunriau – Bantuan Kemanusiaan Pemerintah Daerah, Baznas, Dharma wanita persatuan dan Masyarakat Kabupaten Rokan Hilir, provinsi Riau untuk korban Bencana Alam di sumatera yang melanda provinsi Aceh, Sumatera Barat (sumbar) dan Sumatera Utara (Sumut).

Sebelum diberangkatkan terlebih dahulu melakukan Do’a Bersama, selanjutnya Bupati kabupaten Rokan Hilir H.Bistamam secara resmi melepaskan keberangkatan Bantuan tersebut, senin (15/12/2025) di jalan perwira tepatnya Depan mess Datuk Batu Hampar, Bagansiapiapi.

Bupati Rokan Hilir H.Bistamam mengatakan, Saya Atas nama pemerintah kabupaten Rokan Hilir menyampaikan apresiasi kepada para OPD se-kabupaten Rokan Hilir, organisasi dan perusahaan – perusahaan serta seluruh segenap masyarakat kabupaten Rokan Hilir telah berpartisipasi menyisihkan sebagian hartanya, memberikan sumbangan untuk bantuan sosial bencana Alam di sumatera yang melanda sumatera Barat, Sumatera Utara dan Aceh.

” Hal ini membuktikan semangat kebersamaan dan kepedulian sesama di Rokan Hilir masih sangat kuat,” Ujarnya.

Ia menjelaskan, Adapun Bantuan sosial yang akan dikirimkan berupa sembako, obat-obatan, pakaian layak pakai, minuman, Mi instan, Dan lain-lain.

Lebih lanjut dikatakannya, bahwa Bantuan tersebut mengunakan 10 Mobil Truk angkutan, dengan rincian diantaranya : 3 mobil Truk menuju Sumatera Barat, 3 mobil Truk menuju Sumatera Utara dan 4 Mobil Truk menuju Aceh.

“Kami berharap bantuan ini dapat bermanfaat, meskipun tidak seberapa dibandingkan total kerugian yang dialami , namun setidak – tidaknya dapat meringankan beberapa saudara – saudara kita yang tertimpa musibah dan memberikan semangat baru,”sebut Tamam.

Dia Berpesan Kepada TIM pengemudi dan Tim Relawan Dalam melaksanakan tugas agar senantiasa berhati – hati diperjalanan, jaga keselamatan dan pastikan bantuan ini sampai, tepat sasaran kepada yang membutuhkan nya .

“Semoga saudara – saudara kita diberikan ketabahan dan bencana serupa tidak terulang kembali dinegeri kita, aamiin ya robbal alamin,” tutup H. Bistamam. (Hen)

ARUK Dumai Hadiri Konsultasi Publik 2 RTRW

Dumai, – Aliansi Rakyat untuk Keadilan (Aruk) Kota Dumai Hadiri Konsultasi Publik 2 RTRW, Tekankan Pentingnya Lahan Hijau dan Perlindungan Lingkungan

Aliansi Rakyat untuk Keadilan (Aruk) Kota Dumai menghadiri Konsultasi Publik 2 Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Dumai di Hotel Grand Zuri. Dalam acara tersebut, Riski Kurniawan, Koordinator Aruk, menyampaikan beberapa saran dan masukan penting terkait RTRW Kota Dumai.

point- point permintaan diserahkan langsung kepada tenaga ahli yang juga berpendidika S2 sama dg riski kurniawan, ST. M.IP yaitu Kukuh Destanto St mpwk

Riski menekankan pentingnya mempertahankan lahan hijau atau hutan yang ada di Sungai 9 dan Medang Kampai, serta tidak mengubahnya menjadi area pembangunan.

“Kami tidak akan membiarkan daerah kami menjadi seperti Aceh Tamiang atau Sumatera Utara, yang telah dihancurkan oleh penebangan hutan alasan pembangunan yang tidak terkendali,” katanya dengan tegas.

Selain itu, Riski juga meminta agar break water atau pemecah gelombang diadakan di ujung Bandar Bakau untuk melindungi pantai dari abrasi. Ia juga meminta agar, ” aliran anak-anak sungai yang mengalir ke laut yang ditutup oleh Pelindo dibuka kembali, karena menutup anak sungai merupakan perbuatan pidana yang tidak dapat diterima.” ujarnya.

Riski juga mempertanyakan kelayakan gudang di Pelabuhan Dumai, ” karena posisinya Gudang yang dekat dengan pemukiman penduduk. Ia meminta agar gudang dipindahkan ke luar daerah perbatasan untuk menghindari risiko kecelakaan dan polusi yang dapat membahayakan masyarakat.” sambut nya di tepuk tangan oleh peserta.

Dalam acara tersebut, terjadi keributan yang tidak dapat dihindari ketika peserta tidak terima diperlakukan tidak setara dalam ruangan. Datok Maulana dari Lemtari dan Lius dari Komite Reformasi Masyarakat Dumai juga berdiri dan memprotes perlakuan tersebut, yang menunjukkan bahwa masyarakat Dumai tidak akan diam saja ketika hak-hak mereka diabaikan. terjadi pemisahan dua ruangan diskusi di dlm gedung yang sama, dimana satu ruangan untuk pejabat di tangani tenaga ahli dan staff tata ruang. sedangkan satu lagi ruangan di tangani kasi tataruang dan pegawai TkPK.

bayu mengatakan ” kami mau sampaikan kepada tenaga ahli, bukan anak2 pegawai dumai.” bayu melanjutkan, ” apa yang di buat oleh tim ahli agar independen tidak mengikuti kehendak dari user yaitu pemerintah krn ilmu saudara tenaga ahli akan di pertanggungjawab kan di hadapan Allah SWT.” ujarnya.

Darwis M. Saleh dari Pencinta Alam Bahari juga menyampaikan usulan, ” agar ada kawasan perlindungan hewan di Hutan Sepenepis dan kawasan budaya di Guntung.”

Ia juga meminta agar ” RTRW tidak diubah untuk kepentingan tertentu, dan agar perda lama No. 15 Tahun 2019 tentang RTRW 2019-2039 tetap dipertahankan yang sudah baik2.” ujarnya

“Kami tidak akan membiarkan RTRW diubah untuk kepentingan kelompok tertentu,” kata Darwis dengan tegas. “Kami akan pantau point-point yang berubah kedepannya, karena kami memiliki perda no 15 yang lama dan kami tidak akan ragu untuk mengambil tindakan jika diperlukan.” ujarnya dengan berapi-api.

MTQ ke-XX Kabupaten Rokan Hilir Resmi Dibuka, Ketua PKK Tekankan Peran Keluarga Dalam Mewujudkan Generasi Qur’ani

ROHIL, Tribunriau — Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XX tingkat Kabupaten Rokan Hilir resmi dibuka dan akan berlangsung pada 12–19 Desember 2025. Kegiatan religius tahunan ini mengusung tema “Dengan MTQ ke-XX Kita Jadikan Al-Qur’an sebagai Pedoman Menuju Rokan Hilir yang Bertuah (Beriman, Tumbuh, dan Bermarwah)”.

Pembukaan MTQ dilaksanakan di Lapangan BPKAD Kabupaten Rokan Hilir, Sabtu (13/12/2025), dan dihadiri langsung oleh Bupati Rokan Hilir H. Bistamam, Wakil Bupati Rokan Hilir Jhony Charles, BBA, MBA, unsur Forkopimda Kabupaten Rokan Hilir, para tokoh agama, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.

Turut hadir Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Rokan Hilir, Indah Septiani Charles, S.AB, yang menunjukkan komitmen dan dukungan penuh terhadap kegiatan keagamaan dan pembinaan moral masyarakat, khususnya bagi generasi muda.

Dalam kesempatan tersebut, Indah Septiani Charles, S.AB menyampaikan harapannya agar MTQ ke-XX ini tidak hanya menjadi ajang perlombaan semata, tetapi mampu menjadi momentum memperkuat nilai-nilai Al-Qur’an di lingkungan keluarga dan masyarakat. Menurutnya, keluarga memiliki peran strategis dalam menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sejak usia dini.

“Melalui MTQ ini, saya berharap lahir generasi Qur’ani yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat iman dan akhlaknya. Peran ibu dan keluarga sangat penting dalam membentuk karakter anak-anak agar menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup,” ujar Indah Septiani Charles.

Ia juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan pelaksanaan MTQ ke-XX Kabupaten Rokan Hilir. Dengan semangat kebersamaan, ia berharap nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Qur’an dapat terus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, sejalan dengan visi mewujudkan Rokan Hilir yang bertuah, beriman, tumbuh, dan bermarwah.

MTQ ke-XX Kabupaten Rokan Hilir diikuti oleh kafilah dari seluruh kecamatan dengan berbagai cabang perlombaan. Kegiatan ini diharapkan dapat berjalan dengan lancar, aman, dan membawa keberkahan serta memperkuat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat Kabupaten Rokan Hilir.

Wabup Jhony Charles Hadiri Pembukaan MTQ ke-XX Rokan Hilir, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Qur’ani

ROHIL,Tribunriau — Wakil Bupati (wabup) Rokan Hilir Jhony Charles, BBA, MBA menghadiri secara langsung pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XX tingkat Kabupaten Rokan Hilir yang digelar pada 12–19 Desember 2025. Kegiatan religius tahunan ini resmi dibuka di Lapangan BPKAD Kabupaten Rokan Hilir, Sabtu (13/12/2025), dengan suasana khidmat dan penuh semangat kebersamaan.

MTQ ke-XX mengusung tema “Dengan MTQ ke-XX Kita Jadikan Al-Qur’an sebagai Pedoman Menuju Rokan Hilir yang Bertuah (Beriman, Tumbuh, dan Bermarwah)”. Kehadiran Wakil Bupati Jhony Charles bersama Bupati Rokan Hilir H. Bistamam menunjukkan komitmen kuat pemerintah daerah dalam mendukung syiar Islam dan pembinaan generasi Qur’ani di Negeri Seribu Kubah.

Dalam kesempatan tersebut, Jhony Charles menyampaikan apresiasinya kepada seluruh panitia, kafilah, dan masyarakat yang telah berpartisipasi menyukseskan MTQ ke-XX. Ia menegaskan bahwa MTQ bukan hanya ajang perlombaan membaca Al-Qur’an, tetapi juga momentum untuk memperkuat nilai-nilai keimanan, persatuan, serta akhlakul karimah di tengah masyarakat.

“Melalui MTQ ini, kita berharap nilai-nilai Al-Qur’an tidak hanya dilantunkan, tetapi benar-benar diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Inilah fondasi penting dalam membangun Rokan Hilir yang beriman, tumbuh, dan bermarwah,” ujar Jhony Charles.

Rangkaian acara pembukaan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan laporan panitia pelaksana dan sambutan kepala daerah. Acara tersebut turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, tokoh masyarakat, serta kafilah dari seluruh kecamatan se-Kabupaten Rokan Hilir.

Selama pelaksanaan MTQ ke-XX, berbagai cabang perlombaan akan dipertandingkan, melibatkan peserta terbaik dari masing-masing kecamatan. Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir berharap kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar, tertib, serta membawa keberkahan dan semangat religius bagi seluruh lapisan masyarakat.

Dengan kehadiran dan dukungan penuh Wakil Bupati Jhony Charles, MTQ ke-XX diharapkan menjadi tonggak penting dalam memperkuat karakter masyarakat Rokan Hilir yang religius, harmonis, dan berorientasi pada kemajuan daerah.

Kabar Gembira, Besok Gaji Petugas Kebersihan DLH Rohil Cair 3 Bulan

ROHIL, Tribunriau – Kabar gembira Bagi seluruh petugas kebersihan dan Taman dari Dinas lingkungan hidup Kabupaten Rokan Hilir bahwasanya Besok Pagi Jumat (12/12/2025), akan dilakukan pembayaran Gaji petugas terhitung dari bulan September, Oktober dan November Tahun 2025, Kepastian tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas lingkungan hidup Rohil Suwandi Ssos saat dikonfirmasi, Kamis (11/12/2025).

” Alhamdulillah besok dinas lingkungan hidup membayarkan gaji petugas kebersihan dan taman untuk 3 bulan yaitu terhitung dari bulan september, oktober dan november Tahun 2025, pembayaran gaji petugas dilaksanakan di aula kantor Dinas lingkungan hidup mulai hari jumat tanggal 12 November sampai selesai,” Ucap Suwandi.

Lanjut Suwandi” Pembayaran gaji petugas tersebut atas perhatian dari pak Bupati, pak Wakil dan pak Sekda, mudah-mudahan dengan telah dibayarkan gaji petugas, diharapkan dapat menambah motivasi dan semangat bagi seluruh petugas se kabupaten Rokan hilir dalam menjaga kebersihan dan keindahan serta dalam pengelolaan lingkungan, dan Insya allah setelah ini, kami akan mengajukan kembali gaji petugas untuk bulan desember Tahun 2025,” Ungkap Suwandi.

Sementara itu, Dalam rangka untuk memeriahkan MTQ kabupaten Rokan hilir yang ke 20 tahun 2025, Suwandi menginstruksikan kepada seluruh Pengawas dan petugas kebersihan Dinas lingkungan hidup untuk berjaga di setiap pemondokan kafilah untuk memastikan sampah sampah yang ada dapat dikelola dengan baik dan benar.

” Iya, kami sudah mengintruksikan kepada seluruh petugas untuk stanbay di setiap pemondokan kafilah, dan juga ditempat tempat lainnya, seperti area pelaksanaan MTQ, Taman dan lainnya, untuk memastikan kebersihan dan kenyamanan bagi masyarakat yang datang ke Bagansiapiapi. Dan Meskipun petugas disiagakan, kami berharap juga peran serta masyarakat dan pedagang di sekitar lokasi juga diimbau untuk turut menjaga kebersihan dengan membuang sampah pada tempatnya,” Ungkap Suwandi.

Wabup Jhony Charles Tinjau Persiapan MTQ ke-XX Kabupaten Rokan Hilir

ROHIL, Tribunriau – Wakil Bupati (Wabup) Rokan Hilir, Jhony Charles.BBA.MBA , melakukan peninjauan langsung terhadap persiapan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XX Tahun 2025 Kabupaten Rokan Hilir yang dilaksanakan di Taman Budaya Bagansiapiapi, Kamis (11/12)

Kunjungan tersebut bertujuan memastikan seluruh rangkaian kesiapan teknis dan non-teknis berjalan sesuai rencana, mulai dari kesiapan gedung, tata panggung, sarana pendukung, hingga fasilitas bagi para kafilah dari kecamatan se-Rokan Hilir.

Dalam peninjauannya, Wakil Bupati Jhony Charles menyampaikan bahwa MTQ merupakan agenda keagamaan yang memiliki nilai strategis dalam membentuk generasi Qur’ani di Rokan Hilir. Oleh karena itu, ia menegaskan pentingnya memastikan setiap aspek persiapan dilakukan secara matang dan profesional.

“MTQ bukan hanya ajang perlombaan membaca Al-Qur’an, tetapi momentum untuk memperkuat syiar Islam dan memupuk kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an. Karena itu, persiapannya harus benar-benar maksimal,” ujar Jhony Charles.

Ia juga mengapresiasi kerja keras panitia dan instansi terkait yang terus bergerak cepat dalam merampungkan kebutuhan acara, serta meminta agar seluruh kekurangan yang masih ada segera dituntaskan sebelum hari pelaksanaan.

Pelaksanaan MTQ ke-XX Kabupaten Rokan Hilir tahun ini diharapkan berjalan sukses, khidmat, dan mampu melahirkan qori dan qoriah terbaik yang nantinya dapat mewakili daerah pada tingkat provinsi maupun nasional.

Terbaru

Populer