Beranda blog Halaman 16

LCKI Akan Tindaklanjuti Laporan Dugaan Penyalahgunaan Dana BOS SD 001 Bagan Kota ke Kejari Rohil

Rokan Hilir – Lembaga Cegah Kejahatan Indonesia (LCKI) menyatakan akan menindaklanjuti laporan masyarakat terkait dugaan penyalahgunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SD Negeri 001 Bagan Kota dengan melaporkannya secara resmi ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Rokan Hilir.

Langkah tersebut diambil setelah LCKI menemukan sejumlah kejanggalan dalam pengelolaan Dana BOS di sekolah tersebut. Dugaan tersebut dinilai bertentangan dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas penggunaan anggaran negara di sektor pendidikan.

Ketua LCKI Kota Dumai melalui Ketua Tim Investigasi, Ahmad Nasrullah, mengatakan pihaknya telah menghimpun berbagai data dan informasi awal, termasuk kondisi sarana dan prasarana sekolah yang dinilai memprihatinkan, meskipun SD Negeri 001 Bagan Kota tercatat rutin menerima Dana BOS setiap tahunnya.

“Dana BOS seharusnya digunakan untuk menunjang operasional sekolah serta meningkatkan mutu pendidikan. Namun fakta di lapangan menunjukkan masih banyak bangunan sekolah yang rusak dan tidak terawat. Kondisi ini patut diduga adanya persoalan dalam pengelolaan anggaran,” ujar Ahmad, Kamis (29/1/2026).

Selain itu, LCKI juga menyoroti sikap pihak sekolah yang dinilai kurang kooperatif. Saat dilakukan konfirmasi, Kepala Sekolah SD Negeri 001 Bagan Kota disebut enggan memberikan penjelasan terkait penggunaan Dana BOS yang dikelola.

Bahkan, menurut informasi yang diterima media ini, Kepala Sekolah SD Negeri 001 Bagan Kota disebut pernah mengembalikan sejumlah uang atas temuan Inspektorat terkait pengelolaan anggaran di sekolah tersebut. Namun hingga berita ini diterbitkan, yang bersangkutan masih enggan memberikan tanggapan meski telah dilakukan konfirmasi berulang kali.

“Kami menilai sikap tertutup ini justru semakin memperkuat dugaan adanya penyimpangan. Oleh karena itu, dalam waktu dekat laporan resmi akan kami sampaikan ke Kejari Rokan Hilir agar dilakukan penyelidikan secara menyeluruh dan profesional,” tegas Ahmad.

Tak hanya itu, LCKI juga mendesak Dinas Pendidikan Kabupaten Rokan Hilir agar tidak tinggal diam dan segera menjalankan fungsi pengawasan sebagaimana diamanatkan dalam peraturan perundang-undangan terkait pengelolaan Dana BOS.

Sebagaimana diketahui, Dana BOS merupakan anggaran negara yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Penggunaannya wajib dilaksanakan secara transparan, akuntabel, serta dapat dipertanggungjawabkan kepada publik. Apabila terbukti terjadi penyalahgunaan, maka pelaku dapat dikenakan sanksi administratif hingga pidana sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Terkait Imbauan Wako Dumai, Netizen: Kalau Periode Sebelumnya Dibuat, Mana Bisa 2 Periode

DUMAI – Imbauan Walikota (Wako) Dumai yang ditandatangani oleh H Paisal kini jadi sorotan, baik di masyarakat maupun media sosial, Minggu (1/2).

Terkhususnya sorotan di media sosial, akun Facebook (FB) milik H Paisal dengan nama akun @Wak Jie Paisal yang menguggah surat imbauan tersebut.

Unggahan itu kini sudah dikomentari ratusan netizen, baik itu yang mendukung maupun yang tidak setuju dengan kebijakan tersebut.

Salahsatunya akun @Novi Eka Sari, ia mengungkapkan ketidaksetujuannya, karena menurutnya kondisi masih aman serta tidak membuat macet.

Berikut komentar lengkapnya:
Wak jie pais kurang setuju dgn peraturan pkl sejauh ini aman2 utk yg d sudirmsn n sultan syarif kasim tdk membuat macet jalanan
Kecuali suda.menimbul.ksn kemacetan
Mati lah pencarian org pak betambah kejahtan pencurian perampokan pembunuhan di dumai ni dh mencari kerjo payah
Ni nak bejuaaaalannnn pun payah pak..
Kdang blm tentu yg bejualan d pinggir jalan tu laku pak syukur untung kadang modal tk balek pak
Tlg d d pertimbang kan lg pak bejualan d pinggir tu tdk utk kayo pak tp utk kebutuhan sehari2 ny wak jie pais
Tks Wak Jie Paisal

Senada dengan itu, akun @Lian juga mengungkapkan bahwasanya PKL tidak meminta makan dengan pemerintah, ia meminta jika pemerintah tidak bisa membantu, maka jangan mengganggu.

Berikut komentar lengkapnya:
sudahlah jgn ganggu pedagang kaki lima selagi mereka tak minta makan sama kalian,mereka cuma numpang cari makan,kalian yg dah beseragam ni sedap ada gaji bulanan sedangkan yg bejualan ni tak bejualan tak makan,lagian kalau di pindahkan juga apa ada yg jamin dagangan mereka laku seperti di tmpat mereka berjualan sebelumnya,jadi tolonglah kalau tak bisa membantu jgn mengganggu dan selagi mereka tak mengusik jgn di usik 🙏🏻🙏🏻

Bahkan, ada juga komentar dari netizen yang mengklaim bahwasanya ia dulu ikut memilih H Paisal pada Pilkada lalu.

Akun @Siti A’isyah, menyatakan penyesalannya karena memilih H Paisal, dan saat ini ia kecewa dengan kebijakan tersebut.

Berikut komentar lengkapnya:
kalau macam ni pak kami nyesal milih bapak saya selaku anak asli dumaiiii saya sangat kecewaaa
justru pedagang kaki lima lah yang menyemarak kan kota dumaiiiii dengan ramai nya umkm d tepi jalan orang kadang malas nak masuk ke CFN dan CFD tu pak nak parkir lagi jalan lg
klo kaki 5 kami dpt dr tepi jalan sajaaaaa coba lah baca situasi dan kondisi pakkkk

Ada juga akun @Andik War, ia bahkan meyakini jika kebijakan ini dilakukan oleh H Paisal pada periode pertama, maka sulit bagi H Paisal untuk bisa jadi 2 periode.

Berikut komentar lengkapnya:
Oalah 🤦🤦
Tau sendiri lah ya kan
Soalnya ga bisa 3 periode 🤣
Jadi gak apa apa keliatan wujud aslinya 🤣
Kalau periode sebelumnya di buat ke gini mana bisa 2 periode Yo wak🤣

Selain yang tidak menyetujui, terlihat juga komentar netizen yang menyetujui kebijakan tersebut, bahkan sudah lama menunggu dan ingin melihat Dumai tertata dengan rapi.

Salah satunya akun @Drama Pendek, berikut komentar lengkapnya:
Alhamdulillah wak ji jugo mendengo isi hati ku selamo ini terpendam, bukan nyo mennganggu rezeki oghang tapi demi keindahan kota dumai.
Bio lah kalau nak cari makanan agak jauh sedikit yg penting dumai rapi dan tertata indah

Selain itu, juga akun @Ririe Dumai, ia mendukung kebijakan tersebut bahkan meminta penegakan Perda dilakukan secara keseluruhan, tidak hanya di Sudirman dan SS Kasim.

Berikut komentar lengkapnya:
Tolong tertib kan juga pedagang yg memakan jalan di pasar bundaran, jalan lebar makin lama makin mengecik , pedagang berlomba2 memajukn meja dagangan ke tengah jalan, pdahal itu jalan umum buat warga melintas, udh jalan sempit, baru beo2 nutupi lobang jalan, udh banyak korban ibu2 jatuh tunggal Kat batu tu

Demikian beberapa komentar netizen di dalam unggahan akun FB @Wak Jie Paisal. (red)

Peduli Bencana PT. KPI RU II Pertamina RU II Sungai Pakning Salurankan Bantuan Korban Bencana di Sumatra Utara


Tribunriau com. Penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat terdampak banjir bandang dan tanah longsor berupa paket perlengkapan sekolah, sembako, makanan siap saji, serta perlengkapan ibadah.

PT Kilang Pertamina Internasional RU II Sungai Pakning bekerja sama dengan Pos Dai Riau dalam penyerahan bantuan kepada masyarkat terdampak bencana di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara.

Pernyataan disampaikan oleh Ririanti Safrida, selaku Manager Production.Rabu, 29/01/2026.

“Amanah bantuan ini kami sampaikan langsung kepada masyarakat terdampak banjir bandang dan tanah longsor di Tapanuli Tengah. Melihat antusiasme warga, terutama anak-anak yang menerima paket sekolah, perlengkapan ibadah dan sembako, menjadi kebahagiaan tersendiri bagi kami. Semoga kolaborasi ini dapat terus terjalin sebagai hubungan baik dalam kegiatan sosial dan kebencanaan lainnya,” Ujar Rafi dari Pos Dai Riau.
Disalurkan kepada masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Tapanuli Tengah, Provinsi Sumatera Utara.

Sebagai wujud kepedulian sosial dan komitmen perusahaan untuk hadir membantu masyarakat terdampak bencana, serta memperkuat peran aktif dalam aksi kemanusiaan agar masyarakat terdampak bencana dapat bangkit kembali.

Bantuan kemanusiaan yang disiapkan oleh PT Kilang Pertamina Internasional RU II Sungai Pakning diserahkan kepada Pos Dai Riau untuk kemudian disalurkan kepada masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara. Kolaborasi ini sekaligus menjadi tali penyambung hubungan baik dalam pelaksanaan kegiatan sosial dan kebencanaan lainnya ke depan.

Penyaluran bantuan mendapat sambutan antusias dari masyarakat, terutama anak-anak yang menerima bantuan paket sekolah berupa tas dan alat tulis, perlengkapan ibadah serta sembako.(R461L)

Lewat Jam Operasional, Sejumlah Tempat Billiar di Kota Dumai Terpantau Masih Beroperasi Malam Ini

DUMAI – Sejumlah tempat usaha Billiar di Kota Dumai terpantau masih beroperasi meski sudah lewat jam operasional, Jumat (30/1).

Pantauan ini dilakukan awak media pada Jumat (30/1) pukul 22.30 WIB, mulai dari Jalan Syech Umar Yakni Dream Box Billiar, lalu Jalan Budi Kemuliaan yaitu Circle 21, kedua lokasi tersebut terpantau ramai, terlihat dari kendaraan yang terparkir di depan lokasi usaha tersebut.

Kemudian, awak media melakukan pemantauan di Jalan Pangeran Diponegoro, terdapat 4 lokasi usaha Billiard, yakni Qyu Billiar, Food Cort Billiar, Nocturn Billiar dan Luxury Pool.

Dari keempat usaha billiar di Jalan Diponegoro tersebut, hanya Qyu Billiar yang tampak sudah tidak beroperasi alias tutup.

Pantauan ini berlanjut ke Jalan Sultan Hasanuddin, yakni Golden Billiar dan Dalles, kedua tempat usaha tersebut juga terpantau masih beroperasi.

Sebelumnya, pada Rabu malam (28/1) lalu, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Dumai menutup paksa sejumlah tempat usaha biliar yang melanggar jam operasional.

Penertiban itu dilakukan dalam rangka penegakan Peraturan Daerah dan Peraturan Walikota.

Sementara itu, dengan hasil pantauan awak media ini, Kasatpol PP Kota Dumai, Eko Wardoyo ketika dimintai tanggapannya via pesan Whatsapp belum menanggapi, meski pesan sudah centang 2.

Salah seorang tokoh pemuda, Ridwan ketika dimintai tanggapan mengatakan pihak Satpol PP jangan setengah hati dalam bekerja.

“Ayo, jangan setengah hati dalam bekerja, kalau perlu turun setiap malam demi penegakan Perda dan Perwa,” pintanya.(red)

PT Tunggal Mitra Plantations Berikan Bantuan Mainan dan Sumur untuk Pendidikan di Desa Pematang Damar Rohil

ROHIL – PT Tunggal Mitra Plantations (TMP), anak usaha Minamas Plantation, terus memperkuat komitmennya dalam melaksanakan tanggung jawab sosial perusahaan Corporate Social Responsibility (CSR) dalam bidang pendidikan.

Bekerja sama dengan Kepolisian Sektor Bangko Pusako dan Koramil Rimbo Melintang, PT TMP menggelar kegiatan “Bantuan Mainan dan Sumur untuk Pendidikan” memberikan bantuan mainan outdoor dan sumur kepeda TK Tunas Baru pada 29 Januari 2026 di Kepenghuluan Pematang Damar, Kecamatan Bangko Pusako, Kabupaten Rokan Hilir, Riau.

Acara berlangsung dari pukul 09.00 hingga 10.30 WIB dan dihadiri oleh Area Controller Riau Utara, Luga Lumban Gaol, bersama jajaran manajemen PT TMP : Sr. Manager MGE 1 Zainuddin, Manager MGE 2 Chairin Nur, Manager MGE 3 Iwan Suryawan, dan Manager MGF Daniel Bernison Sidabalok beserta Staff PT TMP.

Turut hadir Perwakilan Kepolisian Sektor Bangko Pusako Iptu Panjaitan (Kanit Samapta) dan Ipda Samsul (Kanit Binmas), perwakilan TNI Sertu Legianto (Babinsa Sungai Nasib) dan Sertu Bobby E (Babinsa Rimbo Melintang), perwakilan unsur pemerintahan Datuk Penghulu Pematang Damar Aslim Siregar, tokoh masyarakat, tokoh adat, guru TK Tunas Baru dan Perwakilan wali murid.

Dalam sambutannya, Area Controller Riau Utara PT Tunggal Mitra Plantations (TMP), Luga Lumban Gaol, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian perusahaan terhadap masyarakat di sekitar wilayah operasional, khususnya dalam mendukung pendidikan anak usia dini.

“Kami percaya bahwa investasi terbaik adalah investasi pada generasi masa depan. Melalui bantuan mainan edukatif dan penyediaan sumur ini, kami berharap dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman, sehat, dan menyenangkan bagi anak-anak TK Tunas Baru,” ujar Luga.

Ia menambahkan bahwa program CSR tersebut tidak hanya berfokus pada pemberian bantuan fisik, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun hubungan yang harmonis dan berkelanjutan antara perusahaan, pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat setempat.

Apresiasi turut disampaikan oleh Datuk Penghulu Pematang Damar, Aslim Siregar, yang mengucapkan terima kasih atas perhatian dan kontribusi PT TMP terhadap dunia pendidikan di wilayahnya.

Menurutnya, bantuan tersebut sangat bermanfaat dalam mendukung kegiatan belajar mengajar serta pemenuhan sarana pendidikan dasar bagi anak-anak.

Hal senada juga disampaikan oleh Kepala TK Tunas Baru, Ana yang mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya atas dukungan yang diberikan PT TMP.

“Bantuan ini sangat berarti bagi kami. Mainan outdoor yang diberikan membuat anak-anak semakin antusias dan bahagia saat belajar, sementara keberadaan sumur sangat membantu pemenuhan kebutuhan air bersih di sekolah. Kami benar-benar merasakan dampak positifnya terhadap kenyamanan dan kualitas proses belajar mengajar,” tutur Ana.

Ia berharap kolaborasi dan kepedulian seperti ini dapat terus berlanjut sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pendidikan anak usia dini di Kepenghuluan Pematang Damar.

Melalui program “Bantuan Mainan dan Sumur untuk Pendidikan”, PT Tunggal Mitra Plantations menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi aktif dalam pembangunan sosial yang berkelanjutan, sejalan dengan nilai-nilai Minamas Plantation dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat dan lingkungan sekitar. (rls)

PT Tunggal Mitra Plantations Perkuat Komitmen CSR Melalui Program Berkah Peduli Bantuan Sembako Dhuafa di Desa Pematang Damar

ROKAN HILIR – PT Tunggal Mitra Plantations (TMP), anak usaha Minamas Plantation yang bergerak di bidang minyak sawit dan perkebunan ini terus memperkuat komitmennya dalam melaksanakan tanggung jawab sosial perusahaan.

Melalui Corporate Social Responsibility (CSR), PT TMP menggelar kegiatan sosial bertema “Berkah Peduli Bantuan Sembako Dhuafa” bekerjasama dengan Kepolisian Sektor Bangko Pusako dan Koramil Rimbo Melintang berikan bantuan sebanyak 60 paket sembako di Pasar Selasa, Kepenghuluan Teluk Nayang, Kecamatan Pujud, Kabupaten Rokan Hilir, Riau, Kamis (29/01/2026).

Acara yang berlangsung dari pukul 10.30 hingga 12.00 WIB tersebut dihadiri langsung Area Controller Riau Utara, Luga Lumban Gaol, bersama jajaran manajemen PT TMP diantaranya Manager MGE 1 Zainuddin, Manager MGE 2 Chairin Nur, Manager MGE 3 Iwan Suryawan, dan Manager MGF Daniel Bernison Sidabalok beserta Staff PT TMP.

Area Controller Riau Utara PT. TMP, Luga Lumban Gaol, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian perusahaan terhadap masyarakat kurang mampu yang berada di sekitar wilayah operasional.

“Budaya merawat dan saling peduli perlu terus kita perkuat dan hidupkan bersama. Melalui kegiatan ini, kami berharap terbangun harmonisasi dan sinergi yang solid antara perusahaan, Muspika, dan masyarakat,” ujar Area Controller Riau Utara PT. TMP, Luga Lumban Gaol.

Ia juga menambahkan, ke depan program-program kolaboratif seperti ini akan terus dilanjutkan secara berkelanjutan agar kehadiran investor benar-benar memberi dampak nyata dan nilai tambah bagi masyarakat luas.

“Semoga bantuan ini dapat membantu meringankan beban, menghadirkan manfaat, serta menjadi berkah bagi kita semua,” tambahnya.

Sementara itu Kanit Samapta IPTU Panjaitan beserta Kanit Binmas IPDA Samsul perwakilan Polsek Bangko Pusako dan Datuk Penghulu Pematang Damar Aslim Siregar, juga memberikan apresiasi kepada PT TMP atas dukungan dan kepedulian terhadap masyarakat.

Kegiatan ini menjadi wujud nyata kolaborasi strategis antara dunia usaha, pemerintah, dan kepolisian dalam menghadirkan kepedulian bagi masyarakat sekaligus menciptakan suasana yang aman, sejuk, dan kondusif di Kecamatan Pujud.

“Kami berharap inisiatif positif seperti ini dapat terus berlanjut secara berkesinambungan serta menjangkau lebih banyak kepenghuluan dan desa lainnya, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas dan merata,” ujarnya.

Di kegiatan tersebut hadir Babinsa Sungai Nasib Sertu Legianto dan Babinsa Rimbo Melintang Sertu Bobby E, tokoh masyarakat, tokoh adat, dan puluhan masyarakat penerima manfaat.

Dengan semangat kolaborasi, diharapkan hubungan baik antara Kepolisian, TNI, pemerintah, perusahaan, dan masyarakat semakin erat. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi langkah penting dalam memperkuat rasa kebersamaan dan kepedulian sosial di Banko Pusako.

Cairan Hijau di Perairan Dumai, WALHI Riau Minta Penegak Hukum Segera Lakukan Pemeriksaan

Tribunriau – Wahana Lingkungan Hidup (WALHI) Riau meminta Pemerintah dan penegak hukum untuk segera melakukan pemeriksaan terkait temuan cairan hijau di perairan Dumai pada Selasa (27/1/2026) sore.

“Temuan cairan hijau di perairan Dumai harus ditindaklanjuti segera. Pemerintah dan penegak hukum harus segera melakukan pemeriksaan,” ujar Direktur Eksekutif Daerah WALHI Riau, Eko Yunanda, Rabu (28/1).

Apabila ditemukan limbah yang mencemari laut, lanjut Eko, pihaknya meminta penegak hukum untuk memberikan sanksi tegas agar pelaku penjahat lingkungan jera.

“Selanjutnya, diberikan sanksi tegas agar pelaku penjahat lingkungan jera, agar kejadian serupa tidak terulang,” pintanya.

DLH Dumai Gerak Cepat

Kepala Dinas (Kadis) Lingkungan Hidup (LH) Dumai, Yuda Pratama Putra, S.STP, respon cepat menanggapi informasi cairan berwarna hijau diduga zat kimia yang mengambang di permukaan laut.

“Kita akan turunkan tim untuk melihat cairan tersebut,” ujar Yuda, saat dikonfirmasi Sekilas Riau, Rabu (28/1/2026) dikutip dari Sekilas Riau.

Apabila cairan tersebut masih ada di lokasi, lanjut Yuda, DLH Dumai, akan mengambil sampel untuk penelusuran.

“Kita belum tau cairan apa di dalam foto dan video. Apabila tim turun nanti masih menemukan, DLH Dumai akan ambil sampelnya dan akan melakukan uji laboratorium untuk mengetahui cairan apa yang mengambang di permukaan laut itu,” kata Yuda.

Tak hanya itu, berdasarkan informasi mengenai cairan itu, DLH juga akan menelusuri dari mana sumbernya.

Yuda juga mengimbau kepada perusahaan-perusahaan di sekitar kawasan pelabuhan agar kooperatif dan transparan apabila mengetahui adanya sumber tumpahan.

“Kami minta semua pihak terbuka. Jangan sampai ada yang menutup-nutupi, karena ini menyangkut soal lingkungan,” pungkasnya. (red)

Dikonfirmasi Wartawan, Kepsek SDN 001 Bagan Kota Rohil: Suami Saya Juga orang LSM

Rokan Hilir – Kepala Sekolah (Kepsek) SD Negeri 001 Bagan Kota, Rokan Hilir (Rohil), Amrinawati mengungkapkan bahwa suaminya adalah Ketua salah satu LSM.

Hal itu diketahui usai awak media mengkonfirmasi terkait penggunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di sekolah tersebut.

“Maaf pak, suami saya juga orang LSM pak,” ungkapnya.

Sebelumnya, Amrinawati juga mengatakan bahwa pihak sekolah telah bekerja sesuai dengan petunjuk teknis (juknis) yang berlaku. Namun, ia menegaskan bahwa laporan penggunaan Dana BOS tidak bisa diberikan kepada media.

“Kami bekerja sesuai dengan juknis pak, maaf pak laporan dana BOS hanya bisa dikasi sama tim BOS dan Inspektorat,” ujar Amrinawati saat dikonfirmasi.

Selain itu, Amrinawati juga mengatakan bahwa suaminya merupakan Ketua Puak Melayu Indonesia serta disebut-sebut sebagai tim sukses Prabowo–Gibran pada Pilpres lalu. Dan belum diketahui tujuan dari sang Kepsek membeberkan perihal tentang suaminya.

Sikap tertutup pihak sekolah ini menimbulkan pertanyaan publik, mengingat Dana BOS merupakan dana negara yang bersumber dari APBN dan wajib dikelola secara transparan serta akuntabel.

Apalagi, sebelumnya kondisi sarana dan prasarana di SD Negeri 001 Bagan Kota dilaporkan memprihatinkan, dengan beberapa bangunan sekolah tampak mengalami kerusakan.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Rokan Hilir maupun Inspektorat belum memberikan keterangan resmi terkait pernyataan kepala sekolah tersebut serta transparansi pengelolaan Dana BOS di SD Negeri 001 Bagan Kota.

Media ini akan terus berupaya melakukan konfirmasi lanjutan kepada pihak-pihak terkait guna memperoleh kejelasan dan memastikan hak publik atas informasi penggunaan dana pendidikan terpenuhi.

Sumber: Sorotlensa.com

Cairan Hijau Warnai Laut Dumai, Diduga Merupakan Zat Kimia

DUMAI – Cairan berwarna hijau diduga zat kimia menghiasi permukaan laut Dumai tepatnya di area pelabuhan PT Meridan Sejatisurya Plantation, pada Selasa (27/1/2026) sore, saat kondisi air tengah pasang.

Penampakan video cairan mengambang tersebut sontak membuat warga heboh.

Warga menduga cairan tersebut adalah sebuah zat kimia dan sangat berbahaya.

“Cairan kimia, bahaya ini,” kata Zulkarnain, saat menyaksikan video yabg ditunjukkan Sekilas Riau kepadanya, Rabu (28/1).

Salah satu manajemen PT Meridan Sejatisurya Plantation, Thomas Tan, saat dikonfirmasi Sekilas Riau, membantah cairan tersebut berasal dari aktivitas perusahaannya.

Ia membenarkan adanya cairan melintasi area dermaga, namun tidak mengetahui sumber pastinya.

“Itu kemarin nggak tahu dari mana,” ujarnya, Rabu (28/1).

“Ada di sekitaran kita. Tapi bukan dari kita,” sambungnya.

Dugaan Mengarah ke Perusahaan Lain

Berdasarkan informasi yang dihimpun Sekilas Riau, cairan berwarna hijau tersebut sempat diduga berasal dari PT Agro Murni.

Dugaan ini muncul dari keterangan seorang pelaut yang melintas di sekitar lokasi kejadian.

“Infonya dari PT Agro, soalnya kapal itu melintas dari sana,” ungkap sumber yang enggan disebutkan namanya.

Namun, saat dikonfirmasi terkait dugaan tumpahan zat yang diduga bahan kimia di laut pada Selasa (27/1/2026) sore, pihak PT Agro Murni membantah keterlibatan perusahaan.

“Ini kami tidak tahu lokasinya di mana, mungkin salah tempat,” kata Rambe.

Ketika disebutkan bahwa cairan tersebut terlihat di area dermaga Bangsal Aceh, Kota Dumai, Rambe menegaskan bahwa jarak lokasi perusahaan mereka cukup jauh dari titik temuan.

“Sudah kami sampaikan, pabrik kami itu sangat jauh sekali. Jadi tanggapan apa lagi yang bisa kami sampaikan kalau itu bukan di pabrik kami,” tegasnya.

Hingga kini, asal-usul cairan hijau tersebut masih belum diketahui secara pasti.

Sumber: Sekilasriau.com

Dari Rp 4,7 Miliar Menjadi Rp 14,1 Miliar: Kepemimpinan Baznas Bengkalis Ukir Prestasi dengan Dukungan Penuh Pemkab


Tribunriau.com. BENGKALIS – Suasana syukur dan haru menyelimuti Gedung Serba Guna Bujang Kelana, Bukit Batu, Selasa (27/01/2026). Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bengkalis merayakan hari jadi Baznas yang ke-25 dengan membuktikan komitmen nyata dalam pemberdayaan umat. Acara yang dihadiri tokoh masyarakat, pemerintah daerah, dan perwakilan Baznas se-Riau ini, tidak sekadar seremonial, melainkan bukti transformasi kepemimpinan Baznas Bengkalis yang mampu mendongkrak penghimpunan zakat secara signifikan.

Dalam sambutannya, Ketua Baznas Kabupaten Bengkalis, Ismail, dengan penuh syukur memaparkan pencapaian gemilang.

“Alhamdulillah, pengumpulan zakat, infak, dan sedekah kami terus mengalami kenaikan. Dari Rp 4,7 miliar di tahun 2022, naik menjadi Rp 10,5 miliar di 2023, lalu Rp 13,8 miliar di 2024, dan tahun 2025 kemarin, kami berhasil mengumpulkan Rp 14,1 miliar. Prestasi ini tidak lepas dari dukungan besar Bupati Bengkalis dan seluruh jajaran pemerintahan.” ungkap Ismail.

Dukungan penuh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis benar-benar menjadi tulang punggung kemajuan ini. Wakil Bupati Bengkalis, Dr. Bagus Santoso, yang hadir mewakili Bupati, menegaskan komitmennya.

“Pemerintah Kabupaten Bengkalis berkomitmen penuh mendukung setiap langkah Baznas. Kami akan terus mengoptimalkan regulasi dan memanfaatkan seluruh potensi daerah untuk memastikan zakat, infak, sedekah, dan CSR perusahaan-perusahaan besar di Bengkalis seperti Pertamina Sungai Pakning dan PHR, disalurkan melalui Baznas. Ini untuk kemaslahatan umat yang lebih terukur dan tepat sasaran.” sambut Bagus Santoso.

Pernyataan Wakil Bupati tersebut sejalan dengan seruan Assoc. Prof. Dr. Yahanan, Wakil Ketua 1 Baznas Provinsi Riau, yang dalam sambutannya menegaskan bahwa zakat adalah sebuah kewajiban.

“Selain zakat perorangan, ada kewajiban zakat badan oleh perusahaan. Kepada para pelaku usaha di Bengkalis, mari tunaikan zakat, infak, sedekah, dan CSR-nya melalui Baznas Kabupaten Bengkalis. Ini adalah jalan untuk membangun kemaslahatan umat yang berkelanjutan di tanah Bengkalis.” katanya.

Acara yang dikomandoi Ketua Panitia Wakil Ketua I Baznas Bengkalis, Risman Hambali, M.E., ini juga mendapatkan apresiasi tinggi dari pemerintah kecamatan.

Camat Bukit Batu, Acil Esyno, S.STP, M.Si menyatakan rasa syukurnya.

“Kami bersyukur dan berterima kasih bisa memfasilitasi acara mulia ini. Keberadaan Baznas benar-benar dirasakan langsung oleh warga kami.

Sementara itu Ketua Panitia Pelaksana Risman Hambali pun menambahkan harapannya agar syiar Zakat terus tumbuh dan berkembang.

“Melalui HUT ke-25 ini, kami berharap syiar dan eksistensi Baznas Bengkalis semakin bertumbuh dan benar-benar dirasakan di tengah masyarakat.” kata Risman.

Bukti nyata kehadiran Baznas untuk masyarakat langsung disampaikan pada acara puncak. Penyaluran zakat diberikan dalam bentuk 6 unit Rumah Layak Huni, bantuan produktif untuk 15 orang, dan bantuan konsumtif untuk 15 mustahik lainnya yang berasal dari Kecamatan Bukit Batu, Siak Kecil, dan Bandar Laksamana. Momen penyerahan bantuan ini menjadi puncak haru, menggambarkan bagaimana setiap rupiah zakat yang terkumpul diubah menjadi senyum dan harapan baru.

Dengan kepemimpinan yang solid dan sinergi kuat dengan pemerintah daerah, Baznas Kabupaten Bengkalis periode ini telah membuktikan diri sebagai lembaga amanah yang tidak hanya kredibel dalam menghimpun, tetapi juga tulus dalam menyalurkan, membawa cahaya untuk kemaslahatan umat di Negeri Junjungan.

Acara juga diisi dengan ceramah agama yang menekankan akan pentingnya Zakat dan Infaq bagi umat muslim.

Kehadiran yang Memperkuat Sinergi
Kemeriahan dan kesuksesan acara ini turut dimeriahkan oleh kehadiran seluruh jajaran pengurus Baznas Kabupaten Bengkalis beserta para wakil ketua, Asisten Setsakab Bengkalis Andris Wasono, sejumlah Kepala OPD, Kabag Kesra, Camat Bukit Batu, serta perwakilan camat dari Mandau, Siak Kecil, dan Bandar Laksamana. Turut hadir pula pimpinan Baznas Kabupaten Siak, Baznas Kabupaten Pelalawan, dan Baznas Kota Pekanbaru yang mempererat silaturahmi se-Riau. Acara ini diramaikan oleh ratusan tamu undangan yang terdiri dari para mustahik, mitra lembaga amil zakat, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan para dermawan yang selama ini menjadi pilar penyokong gerakan kebaikan Baznas Bengkalis. Kehadiran mereka semua bukan hanya sebagai undangan, melainkan sebagai bukti nyata bahwa kepedulian sosial adalah fondasi bersama yang menguatkan kita semua.

Terbaru

Populer