Beranda blog Halaman 1416

Ketua Kwarcab Dumai Resmikan Perkemahan Wira Karya Cabang 2015

Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Dumai bersama undangan dan pengurus melepaskan balon yang menandakan acara dibuka secara resmi.

DUMAI, Tribunriau-
Lebihkurang 220 peserta mengikuti acara Perkemahan Wira Karya Cabang 2015 di Bumi Perkemahan Muda Kirana, Baganbesar Kota Dumai, dengan tema acara Kembangkan Bakat Anggota Pramuka dengan Bakti Berwawasan, Jumat (2/1/15).

Penandatanganan Prasasti oleh H Amiruddin MM.

Acara yang resmi dibuka oleh Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Dumai H Amiruddin MM tersebut akan berlangsung selama 2 (dua) hari. Dirinya berharap agar acara tersebut dapat dimanfaatkan oleh peserta sebaik-baiknya serta dapat menjalin kekompakan diantara peserta.

“Kegiatan-kegiatan ini dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya, terutama menjaga kedisiplinan, kekompakan serta keamanan,” harapnya saat memberikan kata sambutan sekaligus membuka acara secara resmi.

Pemberian Bantuan Dana Pembinaan kepada Kwartir Ranting.

Dirinya juga berterima kasih kepada pihak-pihak yang telah membantu untuk terwujudnya acara tersebut.

“Juga terima kasih kami kepada Bapak MHD. I. Daulay dari Den Rudal, Kantor Kesehatan Pelabuhan atas bantuan, baik berupa fasilitas maupun yang lainnya demi kelancaran acara,” ungkapnya.

Selain membuka acara secara resmi, Kwarcab Kota Dumai juga memberikan bantuan dana pembinaan kepada Kwartir Ranting se Kota Dumai berupa uang Rp.2 Juta.

Ditambahkannya, bahwasanya Lahan Bumi Perkemahan Muda Kirana ini sedang dalam tahap penyempurnaan, telah dibangun beberapa pendopo untuk masing-masing Kwartir yang ada di Kota Dumai. Dirinya juga berharap peserta bisa maksimal dalam melakukan kerja bakti sosial untuk memperindah lokasi tersebut.(isk)

Empat Kecamatan di Rohul Kembali Terendam Banjir

Ilustrasi Banjir

PASIRPANGARAIAN, Tribunriau-
Menjelang akhir tahun ini, intensitas curah hujan di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) cukup tinggi, sehingga sungai besar dan kecil meluap dan merendam pemukiman.

Akibat meluapnya sejumlah sungai besar dan kecil di empat kecamatan, ribuan rumah warga kembali terendam banjir pada Kamis (25/12/14) lalu hingga Jumat (26/12/14) kemarin.

Sesusai catatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rohul, pada Kamis lalu, banjir merendam ratusan pemukiman warga di Desa Tanjung Medan, Kecamatan Tambusai Utara.

Seperti 257 KK atau 178 rumah di RW 02, 232 rumah di RW 06, 131 rumah di RW 04, 8 rumah di RW 05, dan 15 rumah di daerah lain. Akibat banjir, 1.966 jiwa tidak bisa beraktivitas.

Banjir di Tanjung Medan juga sempat merendam 2 masjid, 4 mushola, 2 gedung sekolah yaitu SDN 008 dan MI/Mda, dan 1 gereja.

“Banjir juga merendam 42 petak kolam, dan ikut merendam pasar desa setempat,” kata Kepala Pelaksana BPBD Rohul Aceng Herdiana, Sabtu (17/12/14).

Aceng mengungkapkan banjir disebabkan intesitas curah hujan yang tinggi, mengguyur wilayah Rohul beberapa malam terakhir. Dampaknya, beberapa sungai besar dan kecil meluap.

Selain merendam belasan rumah di Desa Tanjung Medan, banjir juga sempat merendam ratusan pemukiman di Desa Lubuk Kerapat, Kecamatan Rambah Hilir. Termasuk pemukiman warga Desa Kepenuhan Barat Mulia, Kecamatan Kepenuhan.

Banjir ikut merendam ratusan rumah warga Desa Pekan Tebih dan Desa Kepenuhan Hulu, Kecamatan kepenuhan Hulu. Banjir di dua desa itu telah merusak satu gorong-gorong dan memutus jalan menghubungkan Desa Kepenuhan Hulu dengan Desa Kepayang.

Aceng mengakui untuk Desa Sei Mandian, Kecamatan Kepenuhan, pada Rabu (23/12/14) lalu, BPBD dengan warga telah melakukan gotong-royong memperbaiki tanggul sepanjang 50 meter yang jebol.

Saat memperbaiki tanggul itu, BPBD Rohul mengerahkan 2 speed boot untuk melangsir tanah yang telah dimasukkan dalam goni. Aceng memperkirakan, banjir masih merendam Desa Sei Mandian dalam beberapa hari ini.

“Begitu juga dengan Desa Ulak Patian dan Desa Rantau Binuang Sakti (Kecamatan Kepenuhan),” tandas Aceng.(rtc/isk)

Mulai 1 Januari 2015, UMK Dumai Rp2,2Jt

DUMAI, Tribunriau-
Pemerintah Kota Dumai melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) setempat meminta kepada seluruh perusahaan untuk menerapkan Upah Minimum Kota (UMK) Dumai per 1 Januari 2015.

Kemudian bagi perusahaan yang tidak menerapkan UMK Dumai 2015 sesuai ketentuan akan mendapatkan sanksi denda dan kurungan penjara. Demikian disampaikan Kadisnaker Dumai Amiruddin, Jumat (26/12/14).

“Sesuai ketentuan undang-undang, setiap pengusaha dan yang memperkerjaan karyawan harus mengikuti UMK. Jika tidak, sanksi denda dan pidana akan diberlakukan pemerintah,” tegasnya.

Sedangkan mengenai sanksi, kata dia, bagi perusahaan yang melanggar pasal 90 ayat (1) Undang-Undang Nomor 13/2003 tentang Ketenagakerjaan menyebutkan, pengusaha dilarang membayar upah lebih rendah dari upah minimum.

“Artinya, seluruh perusahaan yang memperkerjakan karyawan hasul memberlakukan UMK yang baru. Tidak ada alasan perusahaan membayar tidak sesuai UMK, karena sudah menjadi ketentuan dan itu hak pekerja,” ujarnya.

Selanjutnya, bagi perusahaan yang mengajukan permohonan penangguhan UMK, tidak secara langsung dikabulkan. Kepada perusahaan yang bersangkutan akan dilakukan audit keuangan oleh akuntan publik.

“Jika teryata perusahaan berbohong bahwa perusahaan teryata sehat, maka pengusaha terancam dengan hukuman pidana atau denda sebagaimana yang telah diatur di UU Ketenagakerjaan,” pungkasnya.

Sebagai data tambahan, sebelum (DPK) Dumai akhirnya menetapkan UMK Dumai tahun 2015 sebesar Rp2,2 juta. UMK tahun depan mengalami kenaikan sekitar 9 persen dari UMK tahun sebelumnya.(rtc/isk)

32 Napi Rutan Dumai Terima Remisi Natal 2014

DUMAI, Tribunriau-
Sebanyak 32 Narapidana (Napi) Rutan klas II B Dumai mendapatkan remisi perayaan Hari Natal 2014 sesuai dengan surat edaran dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementrian Hukum dan HAM.

Kepala Rutan Klas II B Dumai Muhammad Lukman, mengatakan dari beberapa jumlah napi yang diusulkan hanya sebanyak 32 orang napi saja. “32 napi dapat remisi natal, dan data tersebut sesuai dengan usulan kita sebelumnya,” ujarnya, Sabtu (27/12/14).

Remisi ini kata dia, adapun rincian para napi yang mendapatkan remisi, antara lain remisi untuk tindak pidana umum yakni pemotongan hukuman selama satu bulan sebanyak 17 tahanan sedangkan napi yang mendapat remisi sebanyak hari 15.

“Sedangkan khusus napi terkait PP 28 mendapat pengurangan masa tahanan selama sebulan diperoleh 3 orang warga binaan. Napi yang mendapat remisi ini tentu saja sudah memenuhi persyaratan dan beragama kristiani,” ujarnya.

Sedangkan dalam pemberian remisi ini, kata Lukman melanjutkan, merupakan bentuk penghargaan negara dan pembinaan kepada warga binaan yang telah berkelakuan baik selama menjalani hukuman di dalam penjara.

“Selain itu juga untuk mendorong napi lain agar termotivasi memperoleh remisi dengan terus berkelakuan baik dan membekali diri melalui berbagai pelatihan yang diadakan pihak Rutan,” terangnya.

Bahkan dalam penyerahan remisi itu, pihak Rutan juga melaksanakan perayaan natal kepada napi kristiani. Sedangkan perayaan Natal sendiri berbeda dari tahun sebelumnya. Pasalnya, saat pelaksanaan penyerahan remisi terhadap narapidana turut dihadiri sanak keluarga.(rtc/isk)

Wawako Dumai: Waspada Demam Berdarah

DUMAI, Tribunriau-
Tingginya intensitas hujan di kota Dumai perlu diwaspadai oleh masyarakat atas berbagai penyakit, seperti malaria, demam berdarah dengue (DBD), diare dan berbagai penyakit kulit.

“Kepada masyarakat Dumai untuk waspada terhadap penyakit Demam Berdarah. Apalagi belakangan ini Kota Dumai sering diguyur hujan. Hal yang harus menjadi perhatian masyarakat, agar senantiasa menjaga lingkungan tetap bersih,” pesan Wakil Walikota Dumai Agus Widayat, Sabtu (27/12/14).

Dijelaskannya, Demam berdarah identik dengan musim hujan. Seiring perubahan lingkungan dan siklus atau daur hidup nyamuk itu sendiri, penyakit mematikan ini dapat menyerang setiap saat tanpa mengenal musim.

Namun, kewaspadaan tetap harus ditingkatkan di musim hujan karena banyak terdapat genangan air yang bisa menjadi sarang nyamuk belang aedes aegypti sebagai biang penyebar demam berdarah dengue (DBD).

Wakil Walikota Dumai yang juga seorang dokter ini pernah mengatakan, beberapa wilayah di Kota Dumai itu merupakan endemik DBD, kecuali sebagian Kecamatan Bukit Kapur saja yang tidak masuk. Dan dimasa penghujan ini tentu nyamuk penyebab DBD akan berkembang biak dan itu salah satu penyakit yang harus diwaspadai, selain penyakit lainnya.

Kondisi Dumai rawan terhadap DBD juga sesuai hasil penelitian yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan beberapa waktu lalu, yang menyebutkan sekitar 80 persen bak penampungan air minum masyarakat terdapat jentik-jentik nyamuk. Tentunya kondisi itu menandakan nyamuk cukup berkembang.

“Itu tidak terlepas dari masyarakat Dumai yang menggunakan air hujan untuk keperluan konsumsi, mengingat sumber air sumur kualitasnya tidak layak konsumsi,” ujarnya. Untuk mengantisipasinya berjangkitnya penyakit Demam berdarah dan tersebut adalah dengan melakukan pencegahannya.

“Diharapkan agar lebih rajin membersihkan lingkunAgus menyebutkan perlunya; langkah 3M (mengubur, mengurah dan membersihkan) memang lebih efektif mengantisipasi berjangkitnya DBD,” tukas Wakil Walikota Dumai yang dulunya juga pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Kesehatan Kota Dumai.(rtc/isk)

Gunung Slamet Semburkan Asap

Gunung Slamet di Jawa Tengah saat menyemburkan asap.

Tribunriau-
Aktivitas kegempaan di Gunung Slamet, Jawa Tengah belum stabil.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyatakan, dalam 12 jam terakhir, sejak pukul 18.00 WIB, Senin (22/14) hingga pukul 06.00 WIB, Selasa (23/12/14), tercatat terjadi 464 kali gempa hembusan di Gunung Slamet.

Tak hanya itu, dari pengamatan visual, pada pukul 00.00 WIB hingga 06.00 WIB, Slamet terlihat masih mengeluarkan asap putih tebal dengan ketinggian mencapai 200 meter hingga 600 meter dari puncak gunung.

Untuk itu, PVMBG masih memberlakukan status siaga pada gunung tertinggi di Jawa Tengah ini. Status siaga sudah ditetapkan sejak tanggal 12 Agustus 2014 lalu. PVMBG juga merekomendasikan agar tidak ada yang mendekati puncak Slamet dalam radius empat kilometer.(vci/isk)

Syarif Hasan: Aklamasi, SBY Pimpin Demokrat Lagi

Ketua Harian Partai Demokrat – Syarif Hasan

Tribunriau-
Partai Demokrat rencananya bakal menggelar kongres untuk memilih ketua umum yang baru. Meskipun belum diketahui kepastian kapan kongres tersebut bakal digelar, nama Susilo Bambang
Yudhoyono hingga kini masih kokoh dan disebut-sebut bakal kembali memimpin partai tersebut.

Menurut Ketua Harian Partai Demokrat, Syarif Hasan, hingga kini semua kader partai berlambang Mercy itu bulat dan solid untuk mendukung SBY.

“Iya, dapat dipastikan aklamasi. Tidak ada tokoh lain selain SBY,” kata Syarief saat dihubungi wartawan, Minggu (21/12/14).

Syarief membantah jika SBY disebutkan beberapa kalangan bakal menjadi ketua umum hanya pada saat genting seperti Kongres Luar Biasa (KLB). “Itu enggak benar,” ujarnya.

Mantan Menteri Koperasi dan UKM ini mengatakan, sebenarnya SBY enggan kembali mendapuk gelar orang nomor satu di partai yang dirintisnya. Namun, kader-kaderlah yang meminta SBY agar kembali memimpin mereka.

“Kalau kader-kadernya semua DPC meminta ketum lagi, ya Pak SBY tidak bisa menolak, karena ini amanah,” ucapnya.(vci/isk)

Ketua MPR Zulkifli Hasan: Tak Ada Perpecahan di PAN

Ketua MPR RI – Zulkifli Hasan

Tribunriau-
Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) yang kini Ketua MPR, Zulkifli Hasan, mengaku optimistis partainya tidak akan mengalami perpecahan. Bahkan, dia yakin, soliditas partai besutan Amien Rais tersebut tetap akan kuat sekali pun ada embusan konflik di internalnya.

“Mudah-mudahan tidak ada perpecahan. PAN partainya berbasiskan kekeluargaan dan semangat kebersamaan. Mudah-mudahanlah,” ujarnya di Sekretariat MPR, Senin (22/12/14).

Rapat Kerja Nasional PAN, katanya, memang akan digelar pada bulan Maret 2015. Namun, waktu penanggalan masih tentatif. Ini, karena baru dibentuk kepanitiaan untuk penyelenggaraan persiapan.

Terkait dengan namanya yang disebut-sebut akan maju dalam kandidat ketua umum, Zulkifli berkilah bahwa hal itu menjadi kewenangan dari pengurus partai di seluruh daerah.

“Itu, terserah DPD yang di daerah. Yang punya hak suara kan mereka. Kalau saya, sementara ini masih akan fokus dulu dengan kerja. MPR kan masih reses saat ini,” tambahnya. (vci/isk)

ABG di Rohul Digilir 4 Pria Selama 5 Jam

Ilustrasi

Rohul, Tribunriau-
Seorang anak di bawah umur warga Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) Riau berinisial M (15) disekap dan menjadi pelayan nafsu bejad 4 pria selama 5 jam setelah akhirnya digerebek warga sekitar. Dua pelaku berhasil ditangkap, sementara 2 lainnya melarikan diri.

“Saat ini, 2 pelaku inisial ID (22) dan PE (54) sudah diamankan di Mapolres Rohul, dan menjalani penyelidikan. Sdangkan dua pelaku lainnya JA dan IC kabur melarikan diri,” ujar Kabid Humas Polda Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo, SIK.

Menurut Guntur, empat pria tersebut, disangkakan atas tindakan penyekapan dan kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur.

Guntur menceritakan, kejadian itu pada Jumat (19/12) malam lalu, sekitar pukul 21.00 WIB. Korban yang tinggal bersama orang tuanya di kawasan Desa Batang Samo, Kecamatan Rambah, Kabupaten Rohul, dijemput pelaku ID dan JA untuk diajak nongkrong di rumah PE. Karena saling kenal, korban tak merasa curiga sedikitpun.

Sesampainya di rumah PE, yang beralamat di desa Talikuman Kecamatan Tambusai, Kabupaten Rohul, PE dan IC ternyata sudah menunggu. Melihat situasi aman, para pelaku pun segera melancarkan aksi bejat itu.

Gadis malang tersebut dipaksa melepaskan pakaiannya. Meski menolak korban yang tak berdaya ini tak bisa berontak karena jumlah pelaku lebih banyak. Korban akhirnya pasrah jadi pelampiasan nafsu keempat pelaku.

Parahnya lagi, korban digilir secara bergantian oleh pelaku berkali-kali, hingga lemas tak berdaya. Korban dipaksa melayani hasrat pelaku sampai akhirnya ketahuan oleh warga sekitar lokasi, setelah 5 jam disekap dan jadi pelayan nafsu.

“Dua pelaku langsung ditangkap warga, sementara 2 lainnya (JA dan IC) melarikan diri,” terang Guntur.

Setelah diamankan warga, kedua pelaku langsung diserahkan ke polisi setempat untuk diproses sesuai hukum. Sementara korban sudah diserahkan kepada orangtuanya untuk membuat laporan polisi.

“Sementara 2 pelaku lainnya yang kabur, sudah jadi Daftar Pencarian Orang, kasus ini terus kami selidiki,” terang Guntur.(mtc/isk)

Ngaku Rapat, Rupanya Hitung-Hitung Uang Hasil Parkir

Ilustrasi Parkir

Dumai, Tribunriau-
Ada yang menarik dari kejadian Hilangnya beberapa motor pada saat konser musik dengan artis Judika beberapa minggu lalu di Halaman Bukit Gelanggang Kota Dumai.

Motor korban yang hilang di area parkir khusus tepatnya di halaman depan Kantor Dinas Perhubungan itu sempat menunggu beberapa jam untuk mendapatkan keterangan dari pihak penyedia lahan parkir (Dinas Perhubungan, red).

“Duduk lemas aku bang di trotoar depan gerbang masuk ke kantor dishub itu, itu karena kami disuruh menunggu, mereka bilang lagi rapat di dalam (Kantor Dishub, red),” ungkapnya kepada Tribunriau.com, Sabtu (20/12/14).

Lama disuruh menunggu, korban akhirnya menghubungi saudaranya Tungkir yang kebetulan salah seorang anggota kepolisian dari Polres Dumai. Mendapati saudaranya duduk lemas, Tungkir geram karena saudaranya disuruh menunggu lama dan terabaikan diluar, apalagi pada saat itu malam sudah terlalu larut.

Ruang yang dikatakan menjadi tempat rapatnya anggota Dishub yang menangani parkir tersebut didobrak oleh Situngkir, ternyata bukan malah rapat yang dilihat, namun anggota Dishub yang mengaku rapat tersebut sedang menghitung uang hasil dari retribusi parkir pada malam itu.

“Rapat apa ini malam-malam seperti ini (yang ternyata ditemui bukan sedang rapat, red)?, siapa yang berwenang disini? keluar satu orang dulu, ini bagaimana tanggung jawab atas hilangnya motor?,” tanya Tungkir kepada salah seorang pegawai Dishub yang berada didalam ruangan pada saat malam kejadian.

Setelah berdialog, salah seorang petugas Dishub, Sukirman mengatakan pihaknya (Dishub, red) akan bertanggung jawab atas kehilangan motor tersebut dan menyuruh korban untuk datang ke Kantor Dishub.

“Kami akan ganti motor yang hilang, ibu bisa datang besok ke kantor,” jelas Sukirman kepada korban.

Namun, setelah didatangi esoknya oleh korban, Kepala Bidang Pengendalian dan Operasional, Renhard mengatakan kepada korban bahwasanya Sukirman tidak tahu apa-apa dan omongannya ngawur.

“Salah ngomong dia (Sukirman,red), dia tidak tahu apa-apa, Ini sudah wilayah kriminal, kalau ada tuntutan ke Pengadilan dan Pengadilan memutuskan untuk mengganti, nanti Pemda akan mengganti,” jelas Renhard kepada korban yang mendatanginya di Kantor Dinas Perhubungan Kota Dumai. (isk)

Terbaru

Populer