Beranda blog Halaman 1345

Pemerintah Akan Samakan Tarif Listrik Golongan 900 Va hingga 2.200 Va

JAKARTA, Tribunriau – Pemerintah akan menyamakan tarif listrik beberapa golongan pelanggan rumah tangga nonsubsidi. Hal itu bertujuan supaya penggolongan pelanggan lebih sederhana dan tercipta harga tunggal (single price ).

Golongan pelanggan yang akan digabung menjadi satu golongan itu, di antaranya 900 volt ampere (Va), 1.300 Va, 2.200 Va. ”Untuk nonsubsidi golongan 900VA, 1.300 Va dan 2.200 Va itu disatukan menjadi 4.400 Va. Tetap ada yang 450 Va dan 900 Va, tapi yang disubsidi oleh pemerintah,” ujar Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arcandra Tahar di Kementerian ESDM, Jakarta, kemarin.

Menurut Arcandra, penyamaan tiga golongan tersebut karena perbedaan dayanya sangat kecil. Jadi, lebih baik disederhanakan agar lebih efisien dalam penentuan tarif. Namun, pihaknya belum merinci mekanisme penambahan daya golongan tarif baru tersebut karena masih dibahas dengan PLN. ”Kami bahas nanti untuk penambahan dayanya bisa gratis,” katanya.

Dia meminta masyarakat tidak perlu resah dengan wacana penyamaan golongan daya listrik tersebut karena bagi golongan yang mengalami kenaikan daya pembayaran daya tarifnya tetap sama tidak berubah. Justru, penyamaan daya akan membantu segala aktivitas yang membutuhkan energi listrik lebih besar.

”Jadi masyarakat kalau mau pasang setrika tidak usah takut tiba-tiba mati, mau pasang kulkas tidak takut tiba-tiba mati, kalau dinaikkan jadi mudah, mau pasang apaapa gampang, tidak byar pet,” katanya.

Langkah tersebut justru menjadi sebuah kemajuan karena pada dasarnya konsumsi listrik per kapita merupakan salah satu indikator yang menunjukkan produktivitas sebuah negara maju.

”Suatu negara dapat dikatakan sebagai negara maju apabila konsumsi listriknya mencapai sekitar 4.000 kwh per kapita,” ujarnya.

Menteri ESDM Ignasius Jonan sebelumnya mengatakan, nantinya ketiga golongan pelanggan tersebut akan dihapus dan digabung menjadi satu golongan. ”Itu akan dihapus, kecuali yang menerima subsidi,” kata dia.

Kendati demikian, Jonan belum merinci bentuk golongan tarif baru tersebut. Rencana ini masih dibahas dengan PLN. Sementara itu, Kepala Satuan Komunikasi Korporat PLN I Made Suprateka membenarkan adanya rencana tersebut. Namun, rencana itu masih dalam pembahasan dengan Kementerian ESDM sehingga belum ada keputusan.

Made melanjutkan, ketika pembahasan sudah selesai akan diterbitkan Peraturan Menteri ESDM yang mengatur harga tunggal tersebut sebagai payung hukum. Dengan penghapusan beberapa golongan tarif pelanggan rumah tangga itu, tidak ada lagi disparitas harga antargolongan sehingga biaya pemakaian per kilo watt hours akan sama. ”Jadi, akan tercipta single price sehingga tidak ada disparitas harga,” papar Made.(okezone)

Puncak HKN ke-53 di CFD Jalan Diponegoro Pekanbaru Dipadati Masyarakat

PEKANBARU, Tribunriau – Di car free day (CFD) Jalan Diponegoro Pekanbaru, Minggu (12/11), dilaksanakan puncak peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-53 tingkat Provinsi Riau. Acara dipadati ribuan masyarakat yang sengaja datang untuk terlibat langsung dalam senam pagi sehat bugar dan cek kesehatan gratis.

Dalam rangka memperingati HKN sekaligus memecahkan rekor Muri, berbagai kegiatan pun dikemas Dinas Kesehatan (Diskes) Provinsi Riau untuk menarik perhatian masyarakat. Mulai dari senam massal, cek kesehatan gratis, Parade Riau Sehat Berbudaya, aksi sehat serta berbagai macam perlombaan.

Gubernur Riau, H Arsyadjuliandi Rachman yang hadir secara langsung dalam kegiatan ini pun mengaku sangat mengapresiasi program-program Diskes yang dapat bersentuhan langsung dengan masyarakat tersebut. “Kalau bisa program-program bakti sosialnya ditambah,” imbaunya.

Kemudian, Gubri melakukan video telekonferensi bersama Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla dan Menteri Kesehatan, Nila F Moeloek. Saat berdialog itu, Gubri mengatakan bahwa gerakan masyarakat hidup sehat (Germas) yang dilaksanakan di Riau telah dilakukan dengan terus menerus.

Disamping itu, penanganan antisipasi karlahut juga terus dipertahankan agar kualitas udara di Riau tetap segar dan terjaga.

Wakil Presiden RI sangat apresiasi dengan partisipasi ribuan masyarakat di areal CFD di Jalan Diponegoro dan Jalan Gajah Mada, Pekanbaru terus dipertahankan, agar masyarakat bisa hidup sehat.(GR/Tn).

Pilgubri 2018, KPU Dumai Lantik Anggota PPK dan PPS

DUMAI, Tribunriau – Untuk Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Riau tahun 2018, Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Dumai telah melakukan pelantikan 35 Anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan 99 Anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS).

Pelantikan tersebut dilakukan secara bertahap, untuk 35 anggota PPK pelantikan dilaksanakan pada Jumat (10/11) dan untuk pelantikan 99 anggota PPS pada Sabtu (11/11). Setelah pelantikan PPK juga PPS dibekali dengan bimtek sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing.

Pelantikan Anggota PPK dihadiri Walikota Dumai Drs H Zulkifli AS, Ketua KPU Provinsi Riau DR. Nur Amin, Forkompimda dan seluruh Camat dan lurah di Dumai.

Dalam sambutannya, Ketua KPU Kota Dumai Darwis S.Ag menyebutkan bahwa pelantikan PPK dan PPS merupakan salah satu tahapan pada Pilgubri Tahun 2018.

“Selamat bekerja kepada PPK yang baru dilantik, laksanakan tugas dengan aturan dan ketentuan yang berlaku, sekarang sudah mulai tahapan, bertugaslah dengan baik, jangan coba bermain-main nanti tanggung akibatnya sendiri, ada KPU, Panwaslu, Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu atau DKPP,” pesan Darwis.

Walikota Dumai Drs H Zulkifli AS, menyebutkan pelantikan PPK bertepatan dengan peringatan hari pahlawan, semoga PPK bisa memiliki jiwa pahlawan. Pemerintah Kota Dumai menyambut baik agenda ini yang sudah ditentukan. Fungsi manajemen harus dilaksanakan, ada perencanaan, organisasi pelaksanaan dan pengawasan.

“PPK sudah diberi amanah, sudah mengucapkan sumpah dari berbagai latar belakang harus fokus diberi amanah untuk menyelenggarakan, beruntung KPU sudah berpengalaman tentu bisa jadi tempat bertanya,” ucap Walikota Dumai.

Walikota mengatakan, bahwa banyak variabel dalam pelaksanaan Pemilu, biasanya yang kalah tidak puas dan yang paling gampang dicari penyelenggara, ini harus siap.

Walikota juga mengingatkan, Pilgubri semakin dekat tentu dinamika semakin dekat hari pemungutan akan semakin tinggi. Niatkan dengan baik jangan ada tendensi lain Insyaallah berjalan baik. Kuasai aturan, ketentuan, kewenangan. Kalau ada persoalan komunikasi dengan camat dan Komisioner KPU.(R24/tn)

Dua Ekor Gajah Nyasar ke Permukiman Warga di Dumai

DUMAI, Tribunriau – Dua gajah liar masuk ke permukiman warga di Dumai, Riau. Demi keselamatan gajah tersebut akhirnya kedua gajah dievakuasi. Gajah liar ini keluar dari habitatnya di Suaka Margasatwa (SM) Balairaja, di Kabupaten Bengkalis.

Dua ekor gajah ini memasuki Desa Bangsal Aceh, kawasan Bukit Timah Dumai. Akhir pekan lalu, keduanya tampak mengitari perkampungan penduduk.

Masyarakat sekitar tidak mengusir kedua gajah ini. Warga sekitar justru menyambut hangat kehadiran gajah ini. Mereka tidak mengusik satwa bertubuh bongsor itu.

Kehadiran satwa dilindungi ini, seakan menjadi bagian keluarga baru bagi masyarakat. Walau gajah ini ada di seputaran rumah warga, juga tidak mengganggu.

Warga silih berganti memberikan makanan untuk kedua gajah. Pakan yang diberikan, warga mencari batang pohon pisang yang ditebar di sekitar rumah mereka. Mereka senang dengan kehadiran gajah.

Sambil gajah makan, masyarakat pun dengan santainya menonton gajah tersebut. Usai makan, biasanya gajah kembali berjalan di sekitaran rumah penduduk.

“Kita sangat mengantensi warga sekitar yang tidak mengganggu kehadiran gajah di desa mereka. Warga memberinya makan, dan mereka jadikan hiburan tersendiri. Karena jarang-jarang ada gajah masuk permukiman mereka,” kata Koordinator LSM Rimba Satwa Foundation (RSF), Zulhusni, dalam perbincangan dengan detikcom, Sabtu (11/11/2017).

Kendati gajah ini dapat diterima warga setempat, namun demi kenyamanan akhirnya para aktivis lingkungan bersama Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau sepakat untuk mengevakuasi kembali gajah liar tersebut.

Akhirnya, tim dari Pusat Pelatihan Gajah di Sebanga, Duri, Bengkalis, mendatangkan satu ekor gajah jinak ke lokasi. Gajah jinak ini bertugas untuk menggiring dua gajah liar yang masuk ke permukinan.

“Dengan penembakan bius, induk gajah dapat dievakuasi untuk masuk dalam truk. Kedua gajah tersebut kita evakuasi malam hari untuk dikembalikan ke SM Balairaja,” kata Zulhusni.

Namun dalam proses evakuasi ini membutuhkan waktu satu hari satu malam. Ini karena lokasi kedua ekor gajah liar itu berada di kawasan bergambut dengan kedalaman satu meter.

“Jadi gajah jinak pun ikut stres karena medan yang sulit untuk menggiring kedua ekor gajah liar itu. Kami juga ikut lelang dan stres,” kata Husni.

Menurut Husni, dua ekor gajah ini merupakan kelompok dari gajah yang ada di SM Balairaja yang diperkirakan jumlahnya tak lebih 25 ekor. Tapi belakangan, kelompok gajah ini terpisah dua kelompok.

Sebagian sudah banyak meninggalkan SM Balairaja, dan hijrah ke kawasan hutan Giam Siak Kecil. Sedangkan dua ekor gajah yang nyasar ke Dumai itu, masih bertahan di SM Balairaja.

“Jika ditarik garis lurus dari SM Balairaja ke desa yang di Dumai tadi jaraknya sekitar 40 km. Tapi itukan kalau ditarik garis lurus,” kata Husni.

Kendati masyarakat merasa tidak terganggu atas kehadiran gajah itu, namun ke depannya bisa saja menjadi masalah baru. Gajah bisa saja merusak tanaman masyarakat untuk memenuhi makannya.

“Sebelum itu terjadi, makanya tim mengevakuasinya. Kami berterima kasih kepada warga yang tidak mengusik gajah tersebut,” kata Husni.(Detikcom)

Detasemen Peluru Kendali TNI AD 004/Dumai terima peluru kendali STARStreak

DUMAI, Tribunriau – Detasemen Artileri Pertahanan Udara Peluru Kendali 004/Dumai menerima 12 unit peluru kendali panggul/perorangan anti serangan udara STARstreak buatan Thales Air Defence, Inggris. Peluru kendali panggul ini menggantikan Rapier, buatan BAe Dinamics (kemudian MBDA), yang juga dari Inggris.

Sebagai satu sistem pertahanan titik, ke-12 peluru kendali STARstreak ini juga berikut satu radar. Mereka dikirim memakai kapal kargo sipil dari Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, dan disambut Komandan Artileri Pertahanan Udara Peluru Kendali 004/Dumai, Mayor (Arh) Joko Sukoyo.

“Alutsista lama diproses penarikan ke pusat, dan alat baru ini dikirim ke Dumai karena menjadi prioritas dalam rencana strategis pertahanan negara,” kata Sukoyo, kepada pers. Dumai merupakan salah satu kota pelabuhan yang persis berhadapan dengan wilayah terpadat Selat Malaka, yang menjadi batas negara dengan Singapura dan Malaysia.

Setiba di pelabuhan, sistem pertahanan pasif titik STARstreak ini kemudian diperiksa kelengkapannya dan dibawa ke Markas Komando Detasemen Artileri Pertahanan Udara Peluru Kendali 004/Dumai, di Kelurahan Bagan Besar, Kecamatan Bukit Kapur, dengan pengawalan ketat Polisi Militer TNI AD dan Satuan Lalu-intas Polres Dumai.

Peluru kendali permukaan-ke-udara jarak dekat STARstreak ini berkecepatan lesat sekitar Mach 4 alias empat kali kecepatan suara (4.400 km/jam), jauh di atas kecepatan tertinggi pesawat tempur yang sekitar 2 Mach. STARstreak menjadi yang paling cepat di kelasnya, dan dilengkapi tiga sistem penginderaan aktif lasernya sehingga meninggikan tingkat perkenaannya kepada obyek sasaran.

Startreak dipergunakan juga di Angkatan Darat Kerajaan Inggris sejak 1997, dan nama sistem pertahanan titik pasif ini diubah namanya oleh pabrikan menjadi ForceSHIELD sejak 2012. Dibandingkan dengan sistem Rapier, sistem STARstreak ini jauh lebih kompak dalam hal ukuran dan penggelarannya; bobotnya cuma 14 kilogram sehingga bisa dioperasikan hanya satu personel pengawak saja.(Antarariau)

PT BKL Dilaporkan ke Disnakertrans Bengkalis

BENGKALIS, Tribunriau – Membayar gaji dibawah upah minimum kabupaten (UMK) Bengkalis, PT Berkat Karya Laris (BKL) yang bergerak dibidang costumer goods, diadukan pekerjanya ke UPTD Disnakertrans Bengkalis. PT BKL juga tidak mengikutsertakan 7 pekerjanya yang berstatus kontrak ke BPJS Ketenagakerjaan.

Ketujuh pekerja itu diantaranya driver (supir), pergudangan dan helper. “Kita mengadukan soal UMK, kemudian keselamatan kami bekerja, BPJS Ketenagakerjaan yang tidak kami miliki. Kami minta Disnakertrans mengambil langkah terkait nasib kami sebagai pekerja di PT Berkat Karya Laris,” ujar Abdul Azis mewakili salah seorang pekerja, Sabtu (11/11), dilansir GoRiau.com

Azis dan rekan-rekannya berharap pihak Disnakertrans Bengkalis bisa menindaklanjuti laporan yang telah mereka sampaikan pada Kamis (9/11) lalu. Apalagi sampai hari ini status kontrak kerja di PT BKL hanya berbentuk rekrutmen dan menerima gaji kisaran Rp 1.300.000 – Rp 1.500.000 per bulan.

“Gaji memang setiap bulan diterima antara Rp1.300.000 sampai Rp 1.500.000. Jika mengacu pada UMK Bengkalis 2017, jelas masih di bawah UMK. Kami juga tidak diikutsertakan BPSJ Ketenagakerjaan,” jelasnya.

Kepala UPTD Disnakertran Bengkalis, Rohani mengatakan, pihaknya masih mempelajari pengaduan tersebut. Pihaknya telah memanggil manajemen PT BKL yang langsung dihadiri pimpinan perusahaan, Herman Widjaja.

“Kita sudah memanggil dan pertemukan manajemen atau pimpinan perusahaan dengan pekerja. Namun kita belum bisa putuskan kelanjutannya, karena masih dalam upaya mediasi,” jelas Rohani.

Sementara itu secara terpisah, manajemen PT BKL Herman Widjaja menjelaskan, pihaknya menyerahkan sepenuhnya masalah ini ke Disnakertrans. Menurutnya, para pekerja yang mengadukan itu statusnya merupakan pekerja kontrak, ada yang kontrak kerja 1 tahun, 8 bulan dan 3 bulan.

Lanjut Herman, sudah disampaikan ke Disnakertran, bahkan manajemen siap memberikan data kontrak kerjanya ke Disnakertran. Pengaduan mereka soal gaji tak sesuai UMK, harusnya dibicarakan secara baik-baik bahkan mereka sudah tidak masuk kerja.

“Karena selama ini di luar dari karyawan kontrak, PT BKL juga memiliki karyawan tetap, semua gaji karyawan tetap sudah standar UMK, bahkan sudah memiliki BPJS Ketenagkerjaan dan ada gajinya yang mencapai Rp 4 jutaan,” ungkapnya.

“Pekerja bagi saya adalah aset yang berharga. Tapi harus ikut aturan, jangan bekerja sesuka hati, apalagi sudah tidak masuk kerja sejak masalah ini,” tambah Herman.

Disinggung soal upaya mediasi, Herman Widjaja mengaku sudah dilakukan oleh UPTD Disnakertrans. Bahkan Disnakertrans juga minta data kontrak kerja mereka dan pihaknya siap memberikan.(GR/Tn)

Danrem 031/WB Pimpin Ziarah ke Taman Makam Pahlawan Kusuma Dharma

PEKANBARU, Tribunriau – Komandan Korem (Danrem) 031/WB Brigjen TNI Edy Nasution, S.I.P memimpin ziarah di Taman Makan Pahlawan (TMP) Kusuma Dharma Pekanbaru. Ziarah ini dilakukan dalam rangka memperingati Hari Pahlawan 10 November.

“Kegiatan ini bukan seremonial biasa. Tapi bagaimana kita bisa mengenang dan meneladani semangat pahlawan, terutama bagi para generasi muda,” jelas Danrem 031/Wira Bima di sela-sela ziarah, Jumat (10/11)

Menurut Danrem, para generasi muda tidak boleh meremehkan atau melupakan jasa para pahlawan. Pasalnya, tanpa perjuangan dan kerja keras pahlawan, maka kemerdekaan tidak bisa dirasakan oleh masyarakat Indonesia saat ini. “Tanpa jasa mereka, kita tidak bisa hidup enak saat ini di era kemerdekaan,” imbuhnya

ziarah tersebut dihadiri oleh Gubernur Riau dan Forkopimda Provinsi Riau, personel TNI, Polri, Menwa, PNS TNI, PNS di lingkungan Pemprov Riau serta Ormas. Usai upacara, tamu undangan melakukan ziarah dan tabur bunga.(rls)

Korem 031/WB Bersama BRI Peduli Lingkungan

PEKANBARU, Tribunriau – Korem 031/WB bekerja sama dengan BRI menyiapkan tempat pembibitan dan bibit tanaman untuk penghijauan, Jumat (10/11).

Kasrem 031/Wira Bima Kolonel Czi I Nyoman Parwata, S.E., M.Tr (Han) menyampaikan bibit tanaman ini nantinya akan diserahkan kepada Prajurit dan PNS di lingkungan Makorem 031/Wira Bima agar dirawat dan dikembangkan sebagai contoh kepada masyarakat sekitar guna menciptakan ketahanan pangan yang dimulai dari lingkungan keluarga.

“Dengan memanfaatkan lahan kosong di seputaran kantor atau rumah dinas dan rumah masing-masing dapat memberikan manfaat bagi kehidupan kita maupun masyarakat sekitar,” kata Kasrem 031/WB.

Kasrem 031/WB menjelaskan, bahwa tujuan menanam bibit-bibit pohon produktif ini sebagai wahana percontohan bagi para prajurit dan PNS khususnya agar mereka dapat berbuat atau mengikuti hal semacam ini sambil meluangkan waktu untuk menanam dirumah masing-masing.

“Dengan meluangkan waktu untuk bercocok tanam dan memanfaatkan lahan yang ada disekitarnya, dapat menambah wawasan dan juga menambah kesejahteraan bagi keluarganya nantinya. Disamping itu, dengan hal ini pula, mereka dapat menularkannya kepada masyarakat sekitar lingkungannya sebagai modal untuk menambah kesejahteraan mereka dan memenuhi kebutuhan keluarganya, serta dengan hal ini pula sebagai wahana memperkuat dan menyukseskan ketahanan pangan yang telah diprogramkan pemerintah,” jelasnya.(rls)

Wako Pekanbaru Libatkan Bank Riau Kepri Terkait Smart City

PEKANBARU, Tribunriau – Walikota Pekanbaru, DR. H. Firdaus S.T., M.T melibatkan secara penuh Bank Riau Kepri terkait dengan program Smart City yang sedang dikembangkan di Kota Pekanbaru yang bermotto Pekanbaru Kota Madani, Hal tersebut diungkapkan pada pertemuan Walikota Pekanbaru dan jajarannya dengan Direktur Utama Bank Riau Kepri DR. Irvandi Gustari yang juga membawa tiga kepala divisi terkait yang berlangsung kediaman Walikota Jalan A. Yani, Rabu (8/11/17).

Turut hadir pada pertemuan pagi itu Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Pekanbaru, M Noer dan Kepala BPKAD Pemerintah Kota Pekanbaru Alek Kurniawan serta beberapa Kepala OPD Pemerintah Kota Pekanbaru, Pemimpin Divisi Renstra Bank Riau Kepri Tengkoe Irawan, Pemimpin Divisi IT Wan Muklis, Pemimpin Divisi Projas Rizali Effendi dan Pemimpin Desk Corsec Winovri.

Pertemuan yang membahas tentang sinergi bisnis tersebut memfokuskan tentang kesiapan Bank Riau Kepri mendukung program Smart City Pemko Pekanbaru. Walikota Pekanbaru melalui Pemko Pekanbaru menyatakan bahwa sebagai pemegang saham di Bank Riau Kepri tentunya berkomitmen untuk membesarkan dan melibatkan Bank Riau Kepri terkait dengan berbagai program yang sedang dikembangkan oleh Pemko Pekanbaru.

Menurut penjelasan Walikota Pekanbaru program Smart City yang dikembangkan di Kota Pekanbaru memang jauh lebih lengkap dibandingkan dengan Smart City yang dikembangkan di Bandung dan Surabaya. Smart City yang dikembangkan di Pekanbaru tidak hanya terbatas pada kemudahan teknologi semata namun juga memberikan kemudahan, kenyamanan dan keamanan bagi segenap warga Pekanbaru.

Diakui oleh Dirut Bank Riau Kepri DR. Irvandi Gustari bahwa untuk mendukung penuh terwujudnya Smart City diperlukan tingkat kecanggihan teknologi yang sangat tinggi dan tidak tertutup kemungkinan terkait dengan efisiensi dan efektifitas maka Bank Riau Kepri berkolaborasi dengan Bank BUMN lainnya yang memiliki teknologi yang lebih mumpuni dalam bentuk kerjasama co branding.

Walaupun Bank Riau Kepri saat ini untuk bidang teknologi pada kelompok kategori BPD di perbankan sudah memiliki teknologi terbaik, Hal ini dibuktikan dengan diraihnya Best Practice BPD 2016 “Implementation On ICT Local Bank 2016” dalam ajang Top IT Telco 2016, The Best Bank in Digital Services yang diselenggarakan oleh majalah tempo pada tahun 2016 dan 2017 dan penghargaan pada ajang Top IT Telco 2017 sebagai The Best Top IT Implementation 2017 on Banking Security Solution yang diraih baru-baru ini.

Lagi Irvandi mengatakan teknologi yang dibutuhkan untuk mewujudkan Smart City sesuai dengan yang akan diterapkan di Pekanbaru dibutuhkan level teknologi yang sangat canggih untuk itu tidak tertutup kemungkinan menerapkan pola co branding dengan Bank BUMN untuk bidang teknologi tertentu yang belim dimiliki oleh Bank Riau Kepri.

Lebih dari satu jam kunjungan ini berlangsung. Selama itu terbangun dialog hangat antara Walikota Pekanbaru dan Dirut Bank Riau Kepri. Pertemuan ini dalam rangka bersilaturrahmi sekaligus membangun sinergi dengan Pemerintah Kota Pekanbaru. Pertemuan ini juga membahas rencana kerjasama transaksi non tunai antara Pemerintah Kota Pekanbaru dengan Bank Riau Kepri.

Lebih lanjut Walikota Pekanbaru menjelaskan salah satu dari banyak hal program Smart City adalah Smart Card yang multi fungsi seperti kemudahan membayar pajak, fasilitas kesehatan, angkutan Trans Metro Pekanbaru, Pendidikan serta memudahkan transaksi non tunai. Kedua belah pihak juga membahas kerjasama pembayaran honor RT/RW seluruh kecamatan yang ada di Kota Pekanbaru oleh Bank Riau Kepri. Smart Card itu bisa diartikan satu kartu untuk semua.(rls)

Polsek Panipahan Gelar Kegiatan Sosial Bersama Warga

ROHIL, Tribunriau- Kapolsek Panipahan Iptu Zulmar SH bersama Kanit Binmas Bripka Fajar, Bhabin Bripka Ikhsan dan Bhabin Brigadir Ade Satriawan serta Kanit Intel Gunawan menggelar kegiatan sosial “Sambang Warga” bersama masyarakat Tanjung Rukam, Kepenghuluan Panipahan Darat, Selasa (07/11/2017) Pukul 15.30 Wib.

Kegiatan sambang warga tersebut bertujuan untuk membentuk kegiatan sosial di tengah-tengah masyarakat. Di lokasi kegiatan, Kapolsek melihat dari dekat jalan masyarakat yang roboh atau ambruk akibat diterjang ombak serta air pasang laut.

Kapolsek Iptu Zulmar SH juga memberikan bantuan dana untuk perbaikan jalan kepada masyarakat, yang diwakili oleh Tomas, di Dusun Tanjung Rukam, kepada perwakilan warga yaitu saudara Ibrahim.

Dalam kesempatan ini, Kapolsek Iptu Zulmar SH, juga mengajak masyarakat agar bersama-sama menjaga situasi kamtibmas di wilayah hukum Polsek Panipahan, serta menangkal faham radikalisme. “Jangan sampai masuk dan berkembang di Panipahan Kecamatan Pasir Limau Kapas,” terang Polsek. Kegiatan sambang warga berlangsung akrab dengan warga. (to)

Terbaru

Populer