JAKARTA,Tribun Riau – Wajar jika orang tua menggunakan gadget, apalagi untuk keperluan pekerjaan dan komunikasi. Tapi ada yang harus diingat beberapa hal, ketika di rumah dan bersama anak-anak, kita jangan terlalu asyik dengan gadget.
Ada istilah technoference, yakni ketika orang tua terlalu berlebihan dalam menggunakan gadget sampai mereka mengabaikan si kecil. Situasi ini disebut membuat anak menunjukkan perilaku buruk seperti merengek, berteriak, tantrum, bahkan hiperaktif demi mendapat perhatian bunda serta ayahnya.
“Saat orang tua terlalu asyik dengan gadget-nya, akan ada ampak pada perilaku anak. Membesarkan anak berarti kita hadir di sana, terhubung dengan mereka. Nggak harus melakukan obrolan serius tapi penting juga ketika kita bisa melakukan kegiatan bersama sehingga terjadi interaksi antara orang tua dan anak,” tutur pakar media sosial Arna van Goch.
Kalau orang tua terlalu asyik dengan gadget-nya, anak akan mendapat pesan kalau gadget jauh lebih penting ketimbang dirinya. Maka dari itu, Anna menekankan orang tua untuk menetapkan tech box di mana di area atau waktu tertentu di rumah semua anggota keluarga harus jauh dari gadget. Dengan orang tua menyingkirkan gadget-nya sejenak, anak akan merasa bahwa inilah waktu dia bersama orang tuanya.
“Penting banget untuk anak tahu kalau dirinya berharga dan dicintai orang tuanya. Dengan menyempatkan menghabiskan waktu dengan anak, anak belajar prioritas. Termasuk mereka yang menjadi prioritas orang tua,” tambah Anna dikutip dari Reuters.
Studi yang dilakukan State University dan University of Michigan mengamati 172 orang tua dengan anak usia lima tahun ke bawah. Mereka mengamati durasi pemakaian gadget, waktu anak main gadget, tingkat stres orang tua, perilaku anak di rumah dan seberapa sering anak mengganggu orang tuanya ketika bermain gadget.
Ditemukan ketika anak merengek atau tantrum orang tua merasa lebih stres. Tapi, yang lebih penting adalah saat orang tua terlalu asyik dengan gadget-nya anak jauh lebih mungkin menunjukkan perilaku mengganggu seperti merengek, berteriak dan tantrum.
“Anak butuh perhatian karena memang itu yang mereka butuhkan. Saat orang tua asyik dengan gadget, anak akan merengek, lantas orang tua stres. Ini adalah sebuah siklus dan untuk memutusnya perlu perubahan perilaku orang tua,” kata psikolog Michael Hawton.
Sebagai orang tua, kita mesti ingat, Bun, kita ingin anak mengingat ayah dan bundanya sosok yang seperti apa? Galak, cuek dan lebih memilih gadget-nya atau orang tua yang hangat, berusaha ada saat anak membutuhkan kita dan bisa menjadi guru pertama mereka? (dtc/red)
ROTTERDAM, Tribun Riau- Para peneliti menemukan studi bahwa anak-anak yang mendengarkan musik melalui perangkat headphone, memiliki risiko lebih besar terganggu pendengarannya. Studi dari Belanda ini menunjukkan gangguan pendengaran itu berhubungan dengan kebisingan.
Dilansir di Reuters, para peneliti melakukan pemeriksaan terhadap hasil tes pendengaran sebanyak 3.316 anak-anak yang berusia sembilan hingga 11 tahun. Mereka juga meminta informasi dari orang tua mengenai keluhan dari anak-anak mereka. Selain itu, orang tua juga diminta untuk memberikan informasi mengenai seberapa sering anak-anak mereka menggunakan pemutar musik portabel dan seberapa tinggi mereka biasanya mengatur volume.
Hasilnya, setidaknya sebanyak 443 anak atau sekitar 14 persen dari jumlah total anak mengalami kesulitan dalam mendengar pada frekuensi tinggi. Mereka mengalami gangguan pendengaran frekuensi tinggi, terutama pada orang yang lebih muda, sering disebabkan oleh paparan kebisingan.
Anak-anak yang menggunakan pemutar musik portabel hanya satu atau dua hari seminggu lebih dari dua kali lebih mungkin mengalami gangguan pendengaran karena anak-anak yang tidak menggunakan perangkat sama sekali. Hal itu terlepas dari berapa lama mereka mengenakan headphone atau seberapa tinggi mereka mengatur volume.
Penulis utama dalam studi yang merupakan akademis dari Erasmus University Medical Center, Dr Carlijn le Clercq mengatakan, studi itu menunjukkan bahwa paparan musik mungkin mempengaruhi pendengaran pada usia muda. “Meskipun kami tidak dapat menyimpulkan dari penelitian ini bahwa pemain musik menyebabkan gangguan pendengaran ini, tapi studi kami menemukannya,” ujarnya.
Dia melanjutkan, hal ini penting sebab gangguan pendengaran tidak dapat diubah. “Dengan demikian memiliki konsekuensi seumur hidup,” kata le Clercq.
Sementara, dalam penelitian lain, lebih dari sembilan dari 10 anak-anak dan remaja yang lebih tua menggunakan beberapa jenis pemutar musik portable, seperti smartphone atau tablet yang digunakan untuk pendidikan dan rekreasi. Hal itu menurut para peneliti di JAMA Otolaryngology.
Dengan gangguan pendengaran yang berhubungan dengan kebisingan, suara dapat terdengar teredam atau jauh. Hal ini kadang-kadang tejadi dan bersifat sementara, seperti halnya terjadi setelah konser yang keras. Namun, gangguan tersebut bisa menjadi permanen dengan paparan suara berulang. (rci/red)
Presiden AS Donald Trump dan Pemimpin Korut Kim Jong-un membuat kesepakatan pelucutan senjata nuklir
WASHINGTON,Tribun Riau- Amerika Serikat dan Korea Selatan sepakat untuk menangguhkan dua kali pelatihan program pertukaran tanpa batas waktu, kata Pentagon. Penangguhan program ini dilakukan setelah KTT awal bulan ini antara Presiden AS Donald Trump dan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un.
“Untuk mendukung pelaksanaan hasil KTT Singapura, dan berkoordinasi dengan sekutu Republik Korea kami, Sekretaris Mattis telah menunda secara tak terbatas latihan-latihan tertentu,” kata juru bicara Pentagon, Dana White dilansir di Reuters, Sabtu (23/6).
“Ini termasuk menangguhkan Freedom Guardian bersama dengan dua pelatihan pelatihan Program Kelautan Korea yang dijadwalkan akan terjadi dalam tiga bulan ke depan,” kata White.
Mengenai penangguhan latihan, kementerian pertahanan Korea Selatan mengatakan, Korea Selatan dan AS memutuskan untuk menunda dua KMEP (latihan) tanpa batas, yang akan berlangsung dalam tiga bulan ke depan.
“Ini adalah bagian dari langkah tindak lanjut setelah Korut-AS. KTT dan KTT Korsel-Korut. Mungkin ada tindakan tambahan jika Korea Utara mengikutinya dengan kerja sama yang produktif”.
Pada konferensi pers setelah pertemuan dengan Kim di Singapura, Trump mengumumkan bahwa ia akan menghentikan apa yang disebutnya ‘sangat provokatif’ dan latihan militer rutin mahal yang diadakan AS dengan Korsel. Korut telah lama berusaha mengakhiri permainan perang.
Awal pekan ini, AS dan Korsel mengatakan mereka menunda perencanaan untuk latihan Freedom Guardian pada Agustus. Tahun lalu, 17.500 tentara Amerika dan lebih dari 50 ribu tentara Korea Selatan bergabung dengan latihan Freedom Guardian, meskipun latihan ini sebagian besar difokuskan pada simulasi komputer daripada latihan lapangan.
Setiap musim semi, Amerika Serikat dan Korea Selatan melakukan pelatihan Foal Eagle dan Max Thunder, keduanya selesai pada bulan Mei. Keputusan untuk menghentikan latihan militer dengan Korea Selatan membingungkan sekutu, pejabat militer dan anggota parlemen. Latihan tersebut membantu menjaga pasukan AS pada keadaan siap di salah satu titik api paling menegangkan di dunia. (rci/red)
JK Terima Gelar Doctor HC bidang Pemikiran Politik Islam
MAKASAR, Tribun Riau- Wakil Presiden Jusuf kalla (JK) mengungkapkan prinsip Islam memainkan peranan sangat penting dalam pembentukan semangat kebangsaan Indonesia. Menurut JK, hal itu dapat dilihat dalam sejarah dan dinamika umat Muslimin Indonesia. Karena itu, JK mengajak semua pihak tidak lagi membuat jarak, apalagi mempertentangkan antara keIslaman dengan semangat kebangsaan atau keindonesiaan.
“Membuat jarak, apalagi mempertentangkan keduanya jelas tidak menguntungkan bagi kehidupan kita sebagai umat Muslimin dan sekaligus sebagai warga tanah air Indonesia,” kata Wapres JK saat menyampaikan orasi ilmiah bertajuk ‘Aktualisasi Prinsip Islam dalam Penguatan Semangat Kebangsaan’ di Universitas Muslim Indonesia (UMI), Makassar, Sabtu (23/6).
Menurut JK, Islam adalah ajaran dari Allah SWT yang disampaikan melalui Nabi Muhammad SAW, menduduki tempat tertinggi dan mulia dalam kehidupan setiap dan seluruh Muslim. Oleh karena itu, Islam harus ditempatkan dalam ketinggian dan Kemuliaan.
“Tidak mereduksinya ke dalam realitas dan fenomena empiris-sosiologis seperti semangat kebangsaan atau nasionalisme,” ujar JK.
Sedangkan semangat kebangsaan (nasionalisme) lanjut JK, yang merupakan produk manusia terbentuk karena berbagai faktor seperti sejarah, perkembangan dan dinamika sosial, budaya dan keagamaan masyarakat Indonesia. Dalam riwayatnya yang panjang, semua faktor ini berkombinasi memainkan peran dalam pembentukan semangat kebangsaan.
Wapres JK melanjutkan, sebagai faktor pemersatu, Islam juga mendorong tumbuh dan menguatnya ukhuwah Islamiyah atau persaudaraan/solidaritas sesama Muslim di antara berbagai suku dan etnis yang berbeda.
“Kita dapat melihat pertumbuhan ukhuwah wathaniyah yang menjadi dasar semangat kebangsaan tumbuh, berkembang dan menguat dari ukhuwah Islamiyah,” katanya.
Dalam orasi ilmiahnya itu, JK juga mengutip jawaban Syekh Rasyid Ridha saat ditanya oleh KH Basuni Imran, karena menyaksikan tumbuh dan meningkatnya semangat kebangsaan umat Muslimin, termasuk di Indonesia dalam rangka menghadapi kolonialisme Eropa ketika jaman itu.
Dalam suratnya, cerita Wapres, Syekh Rasyid Ridha menyatakan semangat kebangsaan tidak bertentangan dengan Islam. Bahkan menurut ulama mufassir, penulis Tafsir al-Manar bersama gurunya Syekh Muhammad Abduh, cinta tanah air itu adalah bagian daripada iman.
“Iman seseorang Muslim tidak lengkap jika dia tidak mencintai tanah airnya,” kata Wapres.
Dalam kesempatan itu, Wapres juga dianugerahi gelar Kehormatan Doctor Honoris Causa dalam bidang pemikiran politik Islam dari Universitas Muslim Indonesia. Wapres JK tak lupa menyampaikan ungkapan terimakasih dan selamat atas peringatan hari lahir atau Milad ke-64 Universitas Muslim Indonesia (UMI).
UMI menurut JK, merupakan salah satu perguruan tinggi tertua di tanah air dan mampu bertahan di tengah perubahan dan gejolak zaman.
“Atas nama pemerintah, saya ingin menyampaikan terima kasih, apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya atas jasa dan pengabdian UMI dalam turut memajukan umat dan bangsa Indonesia melalui pendidikan tinggi yang berkualitas bagi anak-anak bangsa,” ujar JK. (rci/red)
JAKARTA,Tribun Riau- Galang Hendra Pratama berharap Indonesia bisa memiliki sirkuit bertaraf internasional. Menpora Imam Nahrawi merespons positif.
Galang, pebalap asal Yogyakarta, diundang ke kantor Menpora di Senayan, Kamis (21/6/2018). Itu seteah pebalap Yamaha tersebut menjadi juara balapan World Super Sport di sirkuit Brno, Republik Ceko, pada Minggu (10/6/2018).
Usai pertemuan, Galang bersama Menpora Imam Nahrawi melakukan sesi wawancara. Di sela-sela itu, Galang berharap dukungan dari pemerintah khususnya pengadaan sirkuit.
“Ya, tidak untuk saya pribadi tetapi untuk semua pebalap yang ada di Indonesia dan bibit-bibit Indonesia karena pebalap Indonesia sebenarnya bisa bersaing di kejuraan dunia. Namun, kurangnya sirkuit di Indonesia itu sedikit masalah untuk Indonesia,” kata Galang.
“Kalau ada sirkuit yang bertaraf internasional dan berkualitas bagus dan dengan datangnya MotoGP ke Indonesia pasti Indonesia akan lebih maju,” dia menjelaskan.
“Harapan saya ya itu saja. Sirkuit semoga ada dan MotoGP segera ada di Indonesia karena tetangga sebelah, di Thailand, tahun ini sudah akan diselenggarakan MotoGP. Dan saya sering balap di sana. memang sirkuitnya bagus. Tapi kalau Thailand bisa, kenapa Indonesia tidak bisa. Jadi ya itu,” dia berharap.
Menpora Imam menyebut Hendra tak perlu khawatir. Pemerintah akan menyiapkan sirkuit untuk menjadi tuan rumah MotoGP 2019.
“Begini, 2015 memang kami rencanakan akan bangun sirkuit yang memungkinkan sehingga MotoGP datang ke Indonesia. Tapi kita tahu, pemerintah punya prioritas yang lebih besar dari itu namanya Asian Games. Asian Games akan diadakan 2018 dengan membangun infrastruktur dan anggaran yang luar biasa besar,” kata Imam.
“Dengan sekarang Gilang sudah membawa nama harum Indonesia di Ceko, Merah Putih berkibar, lagu Indonesia Raya dikumandangkan tentu bukan hal yang mustahil untuk kita siapkan dari sekarang, karena setelah Asian Games tidak ada lagi yang diprioritaskan,” menteri asal Bangkalan itu melanjutkan.
“Saya kira Galang kini sudah menjadi inspirator baru untuk kita, untuk merencanakan hal besar tentang sirkuit dan MotoGP. Tapi sekali lagi, ini tidak bisa berjalan sendiri memang harus duduk bareng, sehingga nanti selain ada sirkuit yang bagus melebihi Thailand juga harus ada pebalapnya,” Imam menegaskan.
“Nah sekarang kita sudah punya (Valentino) Rossi junior yang pasti ini akan menjadi semangat baru untuk kita melakukan hal besar itu. Cuma saya mohon maaf karena kami harus kosenstrasi di Asian Games tapi kami masih punya peluang untuk merencanakan 2019. Nah, ini insya Allah yang akan kami laksanakan 2019. di NTB atau Sumbar, atau Bantul,” tuturnya. (dtc/red)
JAKARTA,Tribun Riau- Iwan Fals berkicau soal Rizieq Shihab di Twitter-nya, Jumat (22/6). Beberapa jam setelah mengucapkan selamat atas hari jadi ke-491 Jakarta, Iwan tiba-tiba mempertanyakan rencana kepulangan Rizieq, yang sudah sekitar setahun belakangan tinggal di Arab Saudi.
“Habib Rizik kok gak pulang2 ya, padahal banyak yg kangen tuh…” tulisnya.
Tak ayal, kicauan itu pun menimbulkan banyak reaksi. Banyak yang menghujat Iwan. Salah satunya mengaku merindukan Iwan yang dahulu, yang menurutnya lebih kritis terhadap pemerintah melalui lagu-lagunya yang memang sarat akan isu sosial dan politik.
“Tp sekarang kok seperti ‘bencong’ taman lawang di hadapan rezim DILAN ya,” tulisnya.
Itu didukung oleh akun yang-seperti Iwan mempertanyakan kepulangan Rizieq-mengingkan sang pelantun Surat untuk Wakil Rakyat juga pulang. “Zaman berubah, orang-pun berubah…”
Ada akun lain yang menyebut pelantun Bento itu tengah ‘tertidur.’
Salah satu akun bahkan mengutip lirik salah satu lagu Iwan, Galang Rambu Anarki. Namun, lirik terakhir lagu itu diganti. “Bbm naik tinggi susu tak terbeli, Orang pintar tarik subsidi @iwanfals jadi banci,” demikian akun itu menuliskan lirik baru versi dirinya.
Meski begitu, tak sedikit pula yang membela Iwan. Salah satu menulis, “Coba perbaiki logika dasar berpikir ente. klo setiap saat pemerintahan diserang, dihina, dikritisi. pdhal ga semua era rezim pemerintahan itu buruk. Lantas kapan akan maju? kapan akan ada perbaikan? setiap rezim mesti Revolusi dan rusuh trus. apa yg mau diharapkan sperti itu?”
Tak lama setelah kicauan pertamanya itu, Iwan kembali menulis soal Rizieq.
“Mungkin betah di Mekah kali ya… Kota Suci,” demikian ia melanjutkan.
Beberapa menit kemudian, penyanyi 56 tahun itu menjelaskan alasannya berkicau soal Rizieq. Kata Iwan, ia sedang membuka-buka YouTube dan menonton ceramah-ceramah Rizieq.
“Jadi pengen liat langsung, energinya luar biasa, meng-gebu2, cocok buat sekarang ini.”
Rentetan kicauan soal Rizieq dari Iwan pun seolah ditutup. Ia masih berkicau, namun berganti soal sepak bola dan tokoh-tokoh politik, kali ini sembari menyebut nama Sandiaga Uno. Tak lama kemudian, ia kembali berkicau soal Rizieq. Iwan meminta tautan jika ada yang menarik.
CNNIndonesia.com mencoba menghubungi manajemen Iwan untuk mengonfirmasi cuitan itu, namun hingga berita ini diturunkan belum juga mendapat respons.
Sebelumnya, sudah ada figur publik yang diserang netizen karena berkicau soal Rizieq. Kevin Aprilio beberapa waktu lalu mempertanyakan penyidikan kasus Rizieq yang dihentikan. Setelah diserang, tweet itu dihapus dan ia menulis permintaan maaf di Twitter.
Rizieq menjadi tersangka kasus dugaan percakapan mesum bersama Firza Husein pada Mei 2017 lalu. Sejak itu, Rizieq memilih meninggalkan Indonesia dan menetap di Arab Saudi. Sudah beberapa petinggi politik dan pesohor yang umrah ke Tanah Suci bertemu dengannya.
Beberapa kali pula Rizieq diisukan akan kembali, asal ada perlindungan hukum. Namun sejauh ini kabar kepulangan Rizieq belum pernah terwujud. Baru-baru ini, SP3 atas kasus Rizieq dan Firza dikeluarkan. (dtc/red)
Ilustrasi - Sejumlah nelayan di pesisir pantai utara Jawa, seperti Subang, Indramayu dan Cirebon
INDRAMAYU,Tribun Riau- Gempa yang terjadi di Laut Jawa sebelah utara Indramayu pada Sabtu (23/6) pukul 03.57 WIB termasuk gempa langka ‘deep focus’. Meski tidak menimbulkan dampak apapun, namun gempa dengan kekuatan 5,0 SR dan kedalaman 673 KM itu sangat menarik untuk dicermati dalam konteks ilmu kegempaan atau seismologi.
“Gempa bumi dalam dengan hiposenter melebihi 300 km di Laut Jawa merupakan fenomena langka yang menarik karena sangat jarang terjadi,” kata Kepala Bidang Informasi Gempabumi dan Peringatan Dini Tsunami BMKG, Daryono, sebagaimana dikutip dari Press Release BMKG, Sabtu (23/6).
Daryono mengungkapkan, secara tektonik, zona Laut Jawa terletak di zona tumbukan lempeng yang memiliki keunikan tersendiri. Pasalnya, di zona tersebut, Lempeng Indo-Australia menunjam dengan lereng yang menukik curam ke bawah Lempeng Eurasia hingga di kedalaman sekitar 625 km.
Jika ditinjau dari kedalaman hiposenternya, lanjut Daryono, maka gempa utara Indramayu itu terjadi karena dipengaruhi gaya tarikan slab lempeng ke arah bawah (slab-pull gravity). Karenanya, sudah sangat tepat jika hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa mekanisme sumber gempa tersebut berupa penyesaran turun (deep normal).
Daryono menambahkan, dalam peristiwa itu, gaya tarikan lempeng ke bawah (slabpull) tampak lebih dominan. Dominasi gaya tarik lempeng ke bawah itulah yang memicu terjadinya gempa “deep fokus” di Laut Jawa.
“Aktifnya ‘deep focus earthquake’ di Laut Jawa itu menjadi petunjuk bagi kita semua bahwa proses subduksi lempeng di zona subduksi dangkal, menenengah, dan dalam Pulau Jawa khususnya Jawa Barat hingga kini masih sangat aktif,” tandas Daryono. (rci/red)
JAKARTA,Tribun Riau- Kementerian Pertanian (Kementan) menyebutkan ada perusahaan yang menjual bawang merah ‘palsu’. Bawang merah ini merupakan bawang bombay dengan ukuran kurang dari 5 centimeter (cm).
Ketika mengunjungi Pasar Pondok Labu, Jakarta Selatan. Harga bawang merah di pasar ini mengalami penurunan dari sebelumnya dijual Rp 50.000 per kilogram (kg) saat Lebaran menjadi Rp 25.000 per kg.
Salah satu pedagang, Badriah mengatakan penurunan tersebut telah berangsur-angsur lima hari setelah Lebaran.
“Bawang merah sekarang Rp 25.000 per kg Lebaran itu bisa Rp 50.000 per kg. Ini sudah turun pelan-pelan lima hari setelah Lebaran,” ungkapnya dilansir detikFinance, Sabtu (23/6/2018).
Sedangkan, bawang putih mengalami penurunan sebesar Rp 5.000 menjadi Rp 30.000 per kg.
“Kalau bawang putih Rp 30.000 per kg. Pas Lebaran Rp 35.000 ya turun Rp 5.000,” jelasnya.
Selain itu, pedagang lainnya, Lanjar mematok bawang merah sebesar Rp 40.000 per kg dan bawang putih Rp 30.000 per kg.
“Bawang merah sekarang Rp 40.000 per kg. Lebaran itu Rp 50.000. Kalau bawang putih Rp 30.000 per kg dari Rp 35.000 per kg,” pungkasnya. (dtc/red)
JAKARTA,Tribun Riau- Aman Rochman alias Aman Abdurrahman, terdakwa penganjur sejumlah serangan terorisme di Indonesia, divonis bersalah dan dijatuhi hukuman mati, Jumat (22/6). Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan memutuskan hal tersebut seusai membacakan pertimbangan putusan hingga dua jam lamanya.
“Menyatakan terdakwa Aman Abdurrahman telah melakukan tindak pidana terorisme. Menjatuhkan pidana kepada terdakwa Aman Abdurrahman dengan pidana mati,” ujar Ketua Majelis Hakim Ahmad Zaini di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jumat (22/6).
Mendengar putusan itu, Aman yang berada di kursi terdakwa langsung melakukan sujud di depan kursi terdakwa. Sontak sejumlah aparat keamanan dengan pakaian dan senjata tempur berdiri melingkar menutupi Aman yang sedang duduk.
Aman dinilai melanggar Pasal 14 juncto Pasal 6 Perppu Nomor 1 Tahun 2002 yang telah ditetapkan menjadi UU Nomor 15 Tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme sebagaimana dakwaan kesatu primer. Lalu, dakwaan kedua primer, Aman dinilai melanggar Pasal 14 juncto Pasal 7 Perppu Nomor 1 Tahun 2002 yang telah ditetapkan menjadi UU Nomor 15 Tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme.
Menurut majelis hakim, Aman terbukti “menggerakkan” pengeboman Gereja Oikumene di Samarinda pada 13 November 2016; kemudian penyerangan di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, pada 14 Januari 2016; serta pengeboman di Kampung Melayu, Jakarta Timur, pada 24 Mei 2017. Aman juga disebut terlibat penusukan personel polisi di Medan pada 25 Juni 2017 dan penembakan polisi di Bima pada 11 September 2017.
Dalam penyerangan di Jalan MH Thamrin pada 2016, empat korban dan empat pelaku tewas. Pada serangan di gereja Samarinda, seorang bayi meninggal. Sementara, pengeboman di Kampung Melayu mengugurkan tiga petugas polisi oleh tiga pelaku yang tewas meledakkan diri.
Keterlibatan Aman dalam peristiwa-peristiwa itu, menurut hakim, adalah sebagai penganjur. “Terdakwa penganjur jihad yang menimbulkan korban jiwa, korban luka berat,” kata majelis hakim membacakan dakwaan.
Anjuran-anjuran itu, menurut majelis hakim, melalui pesan langsung kepada pihak yang mengunjunginya di penjara, sejumlah buku terkait tauhid, serta rekaman audio dan video yang beredar di internet.
Pada agenda sidang pembacaan pleidoinya, Aman membantah tuduhan keterlibatannya dengan aksi-aksi terorisme yang dituduhkan. Aman juga membantah dirinya melakukan kekerasan penyerangan pada anggota polisi di Bima dan penyerangan anggota polisi di Medan. Dia mengatakan, hanya mengajarkan konsep khilafah dan membantah pernah mengajarkan muridnya untuk beraksi.
Lahir di Sumedang, Jawa Barat, 46 tahun lalu, Aman Abdurrahman pertama kali terlacak keterlibatannya dalam upaya terorisme ketika bom yang ia rakit di kontrakannya di Cimanggis, Depok, meledak pada 2004. Ia kemudian divonis bersalah dan dipenjara, tetapi dilepaskan karena berkelakuan baik pada 2008.
Selama di penjara, Aman menerjemahkan sejumlah buku panduan jihad dan selepas bebas kerap mendakwahkan ideologinya. Selepas keluar dari penjara itu, menurut kepolisian, Aman bergabung dengan Jamaah Ansharut Tauhid (JAT) pimpinan Abu Bakar Ba’asyir.
Pada 2010, ia kembali ditangkap terkait pendanaan pelatihan militer ilegal di Aceh dan dipenjarakan. Dari dalam penjara, ia menyatakan baiat pada kelompok ekstremis Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) pada 2014 dan kemudian membentuk Jamaah Ansharut Daulah (JAD) yang merupakan pecahan JAT.
Pengamat radikalisme Indonesia asal Australia, Sidney Jones, dilansir ABC Australia mengatakan bahwa Aman Abdurrahman lebih radikal dan memiliki pengaruh yang lebih besar daripada Abu Bakar Ba’syir.
Meski ditahan di sel isolasi di penjara paling ketat di Jakarta sejak Januari 2016, ia masih bisa menginspirasi. Khutbahnya yang radikal, direkam sebelum ia dipenjara, secara teratur dibagikan secara daring di antara kelompok dan situs web militan.
Saat Aman sedang ditahan di sel isolasi di Rutan Mako Brimob, sejumlah narapidana terorisme di rutan itu juga memicu kericuhan dan menyandera sejumlah petugas. Satu narapidana tewas dan lima petugas polisi dibunuh. Aman disebut ikut mendorong kerusuhan dan penyanderaan dihentikan.
Terkini, JAD yang disebut didirikan Aman juga menurut kepolisian adalah organisasi di balik pengeboman tiga gereja di Surabaya, peledakan di Sidoarjo, serta penyerangan Mapolsek Surabaya pada 13 Mei lalu. Peristiwa itu menimbulkan total 28 korban tewas termasuk para pelaku dan keluarga yang mereka bawa dalam aksi pengeboman.
Di pengadilan, Aman mengutuk para pelaku pengeboman gereja di Surabaya dan Mapolresta Surabaya. “Dua kejadian (teror bom) di Surabaya itu saya katakan, orang-orang yang melakukan, atau merestuinya, atau mengajarkan, atau menamakannya jihad, adalah orang-orang yang sakit jiwanya dan frustrasi dengan kehidupan,” ujar Aman dalam persidangan di PN Jakarta Selatan, akhir Mei lalu.
Selepas pembacaan vonis kemarin, Ketua Majelis Hakim Ahmad Zaini sempat menanyai kepada terdakwa Aman dan penasihat hukumnya itu apakah akan menerima atau akan mengajukan banding. Saat itu, penasihat hukum Aman, Asludin Atjani, menyatakan pikir-pikir, sementara Aman terlihat mengangkat tangannya mengisyaratkan tak ingin mengajukan banding.
“Kalau dari dia begitu, tidak ada upaya banding. Dia tidak ada keinginan untuk melakukan upaya banding,” kata Asludin.
Dia juga mengatakan, Aman sudah berlepas diri dari vonis dan hukuman terhadap dirinya. Sebab, Aman berkeras tak mengakui adanya negara Indonesia karena telah membaiatkan diri kepada kekhalifahan ISIS.
Asludin juga menyebut kliennya berharap eksekusi dilakukan secepat mungkin. Dia menyebut tak mengetahui alasan pasti mengapa Aman menginginkan itu. “Pesan Ustaz Oman kepada saya pagi ini, katanya ‘Kalau sudah vonis, secepatnya saya dieksekusi’. Begitu katanya,” ujarnya.
Direktur The Community Ideological Islamist Analyst (CIIA), Harits Abu Ulya, mengatakan, putusan kemarin bisa saja menimbulkan potensi amarah bagi para pendukung Aman. “Dan, marah ini berarti ada potensi pelampiasan kemarahan itu ya bisa dengan cara mengamukkah, atau menyerang aparatkah, atau potensi-potensi lain,” katanya.
Kendati demikian, menurutnya, tak perlu ketakutan berlebihan. Pasalnya, sejak pengeboman di Jawa Timur lalu polisi telah menangkap lebih dari 120 orang yang disebut terkait JAD dan menewaskan 15 di antaranya.(rci/red)
JAKARTA,Tribun Riau- Pengamat hukum tata negara Refly Harun menilai pemerintah sebaiknya menetapkan libur nasional pada hari pencoblosan Pilkada serentak 2018. Salah satu tujuannya agar masyarakat yang ingin menggunakan hak pilihnya memiliki waktu untuk ikut memilih.
“Libur nasional. Biar mereka yang kerja di tempat lain bisa pulang nyoblos,” kata Refly dilansir Republika, Sabtu (23/6).
Banyak masyarakat Indonesia yang bekerja di luar domisili asal mereka. Apabila libur hanya dilakukan di daerah yang melangsungkan Pilkada, maka masyarakat yang bekerja di kota lain tidak bisa menggunakan hak pilih mereka.
Meskipun demikian, agar kegiatan usaha tidak berhenti perusahaan bisa memberikan waktu khusus bagi karyawannya untuk menggunakan hak pilih mereka di Pilkada.
Sesuai dengan Pasal 85 UU Ketenagakerjaan yang berbunyi, “Pengusaha dapat mempekerjakan pekerja/buruh untuk bekerja pada hari-hari libur resmi apabila jenis dan sifat pekerjaan tersebut harus dilaksanakan atau dijalankan secara terus menerus atau pada keadaan lain berdasarkan kesepakatan antara pekerja/buruh dengan pengusaha.”
Di pasal tersebut dijelaskan juga, apabila perusahaan mengharuskan pekerjanya tetap bekerja maka perusahaan harus memberikan uang lembur pada pekerja terkait. Apabila hal ini dilanggar, maka perusahaan dapat dikenakan Pasal 187 UU Ketenagakerjaan, yakni hukuman pidana kurungan paling lama 12 bulan penjara. Selain itu, perusahaan juga bisa dikenai denda paling sedikit Rp 10 juta dan paling banyak Rp 100 juta.
Namun, apabila perusahaan memutuskan tidak meliburkan sepenuhnya karyawan mereka maka akan terjadi kesulitan bagi pekerja yang berdomisili di luar tempat kerjanya. Oleh karena itu, Refly menegaskan baiknya Pemerintah memberikan libur nasional agar seluruh masyarakat bisa ikut menggunakan hak pilihnya. “Nanti malah kacau. Sekalian libur semuanya saja,” kata dia.
Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto mengatakan, pemerintah sedang mempertimbangkan penetapan libur secara nasional pada 27 Juni mendatang. Libur nasional ini dalam rangka pemungutan suara pilkada serentak 2018.
“Soal libur nasional (pada Rabu, 27 Juni) tadi baru diwacanakan. Nanti tentunya butuh keputusan presiden karena libur nasional. Hanya saja, ada usulan yang diliburkan cuma 171 daerah saja karena yang menyelenggarakan pilkada serentak di daerah itu,” ujar Wiranto di kantor Kemenko Polhukam, Jumat (22/6). (rci/red)