Beranda blog Halaman 1243

Jumlah Sengketa Pilkada 2018, Ini Prediksi MK

Gedung MK
Gedung MK

JAKARTA,Tribun Riau – Mahkamah Konstitusi (MK) memprediksi jumlah sengketa Pilkada 2018. Diperkirakan jumlah yang masuk 96 sampai 112 perkara.

“Dilihat Dari tren itu bisa jadi Pilkada serentak 2018 masih 50 persen lebih. Kalau 171 (daerah Pilkada) sekarang kemungkinan berdasarkan estimasi MK antara 96-112 perkara,” ujar Juru Bicara MK Fajar Laksono, di Gedung MK, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (5/7/2018).

Fajar mengatakan hal ini dilihat berdasarkan hasil pengajuan sengketa pada pilkada 2015 dan 2017 lalu. Ia mengatakan pada pilkada 2015 tercatat lebih dari 80 perkara sedangkan 2017 berkisar 55 perkara.

“Kalau kita lihat tahun 2015-2017 kemarin memang lebih dari 50 persen dari jumlah Pilkada serentak itu diajukan ke MK,” kata Fajar.

“Tahun 2015 ada di 151 (daerah melaksanakan) Pilkada sekitar 80 lebih. Tahun 2017 ada 101 (daerah melaksanakan) ada sekitar 55,” sambungnya.

Namun menurutnya berapapun jumlah sengketa yang masuk, MK siap menyelesaikan. Nantinya MK akan memberikan keputusan terhadap sengketa Pilkada pada 18-26 September.

“Tapi intinya sedikit atau banyak. Berapa pun MK siap menerima dan meyelesaikan itu. Rencananya secara keseluruhan akan kita (sengketa) putuskan pada 18-26 September 2018, itu menurut UU Pilkada semua harus selesai,” kata Fajar.(dtc/red)

Intelijen Irak Klaim Putra Pemimpin ISIS Tewas

Pemimpin ISIS Abu Bakr Al-Baghdadi
Pemimpin ISIS Abu Bakr Al-Baghdadi

BAGHDAD, Tribun Riau- Menurut intelijen Irak, Putra pemimpin kelompok ISIS, Abu Bakr al-Baghdadi yang bernama Hudhayfah al-Badri tersebut tewas.

Tewasnya putra petinggi ISIS diakibatkan serangan rudal Rusia ke sebuah gua tempat dirinya bersembunyi.

Sel intelijen Irak, Falcon menyatakan, pasukan Rusia pada Senin (2/7) lalu menembakkan tiga rudal ke sebuah gua di provinsi Homs, Suriah. Menurut Falcon, di gua tersebut terdapat 30 “pemimpin teroris” dan sejumlah pengawal Badri. Falcon menyatakan, 11 orang tewas dalam serangan rudal tersebut.

Sebelumnya, media propaganda ISIS, Amaq melaporkan bahwa Hudhayfah al-Badri tewas dalam operasi terhadap Nussayriyyah dan Rusia di pembangkit listrik termal di Homs. Nussayriyyah merupakan istilah yang digunakan ISIS untuk menyebut komunitas minoritas Alawi yang mendukung Presiden Suriah Bashar al-Assad.

“Al-Badri tewas dalam operasi terhadap Nussayriyyah dan orang-orang Rusia di pembangkit listrik termal di Homs,” demikian statemen kelompok ISIS yang menyertakan sebuah foto seorang pria muda sedang memegang senapan serbu.

Namun menurut Falcon, Badri yang berumur 18 tahun bukanlah seorang petempur. “Badri bahkan bukan petempur …dia adalah ikon yang dipindahkan dari satu tempat ke tempat lain sebagai bentuk propaganda psikologis untuk seluruh organisasi tersebut,” demikian disampaikan Falcon.

Meski saat ini makin terdesak, kelompok ISIS diperkirakan masih menguasai tak lebih dari tiga persen wilayah Suriah. Pemimpin ISIS sendiri, Baghdadi, masih berada di wilayah Suriah yang berdekatan dengan perbatasan Irak. Demikian disampaikan pejabat intelijen Irak pada Mei lalu.

Baghdadi sebelumnya telah beberapa kali dilaporkan tewas, namun menurut pejabat-pejabat intelijen, Baghdadi berpindah-pindah bersama sekelompok kecil pengikutnya. Baghdadi yang asalnya dari Irak, telah dijuluki sebagai “manusia yang paling diburu di dunia”. Pemerintah Amerika Serikat menawarkan hadiah uang US$ 25 juta untuk penangkapannya. (dtc/red)

Digadangkan Jadi Capres, Ini Jawaban Anies

Anies Baswedan
Anies Baswedan

JAKARTA,Tribun Riau – Politikus PKS Nasir Djamil menduga kedekatan Jusuf Kalla dengan Anies Baswedan merupakan perintah Joko Widodo agar Gubernur DKI Jakarta itu mau jadi cawapres petahana Presiden RI. Apa respons Anies?

“Masa sih ada peluang? He-he-he…. Nggak lah,” kata Anies sembari tersenyum lebar di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (5/7/2018).

Anies lalu bicara soal kedekatannya dengan JK. Beberapa hari belakangan, Anies dan Wapres RI itu selalu semobil dalam beberapa acara.

“Saya… begini. Perjalanan kemarin ada acara itu adalah beliau memang mengundang saya, jadi sama-sama. Kenapa? Karena memang kita ada acara bersama. Jadi isi pembicaraan dan lain-lain, ya biasa lah,” jelas Anies.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu lalu ditanya soal kecocokannya dengan Jokowi. Anies menjawab dengan meminta media menanyakan langsung ke JK.

“Mungkin dicek sama Pak JK aja ya, apa benar gitu. Rasanya kelihatannya spekulasinya terlalu jauh,” kata Anies.

Apakah memang ada tawaran kepada Anies untuk menjadi cawapres Jokowi? Anies hanya tersenyum lebar.

Nasir memandang JK sebagai pencetak pemimpin alias ‘king maker’ yang sedang membangun komunikasi dan peluang politik. Soal kedekatan Anies-JK, dia menafsirkan kalau JK sedang diberi misi oleh Jokowi untuk melobi Anies jadi cawapres.

“Jokowi minta sama JK untuk dapat melobi Anies untuk bersama dia nanti di Pilpres. Kan bisa jadi seperti itu,” duga Nasir, Rabu (4/7). (dtc/red)

Dukungan TGB ke Jokowi, Ini Kegembiraan Koalisi dan Kagetnya Oposisi

TGB Raih Prestasi dari Ikapi, Ini Prestasinya
TGB Raih Prestasi dari Ikapi, Ini Prestasinya

JAKARTA,Tribun Riau- Gubernur NTB TGH Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) menyatakan dukungan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk melanjutkan kepemimpinan di periode kedua. Pernyataan sikap dari TGB disambut baik parpol koalisi pengusung Jokowi.

PDIP mengaku gembira atas dukungan dari TGB. Ketua DPP PDIP Hendrawan Supratikno menebak TGB terkesan oleh kinerja Jokowi.

“Tentu dukungan tersebut diberikan karena ada bukti-bukti yang meyakinkan tentang kerja dan kinerja yang didukung,” kata Hendrawan.

Hal senada disampaikan Golkar. Partai berlambang pohon beringin itu menyatakan TGB bisa memenangkan Jokowi di Pilpres 2019. Sebab, NTB merupakan salah satu wilayah kekalahan Jokowi pada Pilpres 2014.

“Positif dan bagus sekali untuk memperkuat pemenangan Pak Jokowi dalam Pilpres 2019. Sebagaimana yang kita tahu bahwa NTB merupakan daerah di mana Pak Jokowi dalam Pilpres 2014 kalah,” ujar Ketua DPP Golkar Ace Hasan Syadzily.

PPP dan PKB menambahkan dukungan TGB kian mempertegas bahwa Jokowi memiliki kedekatan dengan umat Islam. Jokowi selama ini diisukan anti-Islam.

“Dukungan ini makin menepis prasangka bahwa Pak Jokowi itu anti-Islam dan tidak memperhatikan kepentingan serta aspirasi umat Islam,” tutur Sekjen PPP Arsul Sani.

Ada pula PAN yang menilai dukungan TGB ke Jokowi aneh. Wasekjen PAN Saleh Partaonan Daulay juga ragu dukungan itu akan berpengaruh terhadap kemenangan Jokowi.

“Aneh juga sebetulnya. Sebab, selama ini, TGB terkesan menginginkan perubahan. Buktinya, beliau banyak keliling Indonesia. Bahkan saya dengar sudah ada jaringan relawan di banyak wilayah,” ucap Saleh.

Partai Demokrat tempat TGB bernaung ikut menanggapi. Diketahui, TGB duduk sebagai anggota Majelis Tinggi PD. Demokrat sendiri belum bersikap untuk Pilpres 2019.

PD mengucapkan selamat atas dukungan TGB itu. Namun PD menegaskan belum mendukung siapa pun untuk Pilpres 2019.

“Komen dari kami cuma selamat untuk TGB yang telah menyatakan sikap mendukung Jokowi dan kami menghormati sikap itu. Tapi sikap Demokrat hingga saat ini belum diputuskan apa pun,” ujar Kadiv Advokasi dan Bantuan Hukum DPP PD Ferdinand Hutahaean.

Partai oposisi tak ketinggalan bersuara. Gerindra mengaku kaget atas sikap TGB itu.

“Terus terang, ini agak mengagetkan kenapa Pak TGB tiba-tiba ada di kubu Pak Jokowi. Apalagi kelompok ulama, kan pihak yang sejalan dengan Pak TGB tidak berpihak kepada Pak Jokowi, kan,” ujar anggota Badan Komunikasi DPP Gerindra Andre Rosiade.

Namun PKS, yang juga menjadi oposisi Jokowi, justru tampak tak kaget atas sikap TGB. Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera cuma mengingatkan langkah TGB mendukung Jokowi akan dicatat umat.

“Tidak mengagetkan. Di politik semua bisa terjadi. Tapi umat akan mencatat dengan baik,” kata Mardani.

Tak sampai di situ, komentar datang dari eks partai yang pernah jadi kendaraan politik TGB saat jadi anggota DPR periode 2004-2009 dan saat maju dalam Pilgub NTB 2008. PBB menyebut TGB pintar mencari momen.

Ketua Bidang Pemenangan Presiden PBB Sukmo Harsono mengaku tak heran atas sikap TGB yang tiba-tiba saja menyatakan dukungan kepada Jokowi, meski PD belum menyatakan sikap di Pilpres 2019.

“Dulu baru selesai kuliah kembali ke Indonesia pas milih momen bergabung dengan PBB dan duduk sebagai anggota DPR RI. Kemudian di momen yang pas dapat dukungan maju pilgub dari PBB dan menang,” tutur Sukmo.

“Berikutnya tinggalkan PBB gabung ke Demokrat untuk dapat maju lagi di pilgub periode kedua. Sekarang setelah hampir habis jabatannya sangat cerdas berbeda pendapat dengan Demokrat, beliau mendukung Pak Jokowi,” imbuhnya.

Hal yang sama disampaikan Persaudaraan Alumni (PA) 212. Juru bicara PA 212 Novel Bamukmin mengatakan rekam jejak TGB di bidang politik membuat langkah mendukung Jokowi tak mengagetkan.

PA 212 pun akan menghapus nama TGB dari daftar calon presiden hasil Rakornas PA 212. Novel menyebut dukungan terhadap Jokowi tidak bisa ditoleransi.

“Akan kami coret kalau memang dia positif mendukung Jokowi. Karena buat kami itu harga mati untuk tidak mendukung Jokowi,” pungkas Novel. (dtc/red)

ICMI Rohil Gelar Halal bi Halal

Foto bersama usai Halal bi Halal
Foto bersama usai Halal bi Halal

ROHIL, Tribun Riau- Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) menggelar acara halal bi halal bersama pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) di kediaman Ketua ICMI, dr.Suratmin SpA di Jalan Lintas Riau-Sumut, Kepenghuluan Ujungtanjung, Kecamatan Tanah Putih, Kabupaten Rokan Hilir, Rabu (04/07/2018) Pukul 13.00 Wib.

dr. Suratmin SpA dalam kesempatan itu mengatakan, kegiatan halal bi halal ini bertujuan untuk mempererat hubungan silahturahmi antar sesama umat tanpa memandang ras, suku maupun golongan.

“Kegiatan halal bi halal jauh-jauh hari sudah direncanakan, karena waktu dan kesempatan belum memungkinkan, maka hari inilah saat yang tepat dilaksanakan kegiatan halal bi halal ini, selain tokoh masyarakat, kami juga mengundang pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Rokan Hilir,” ujarnya.

Turut hadir tamu undangan yaitu tokoh masyarakat, pengurus Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia Kabupaten Rokan Hilir, pengurus Ikatan Dokter Indonesia Kabupaten Rokan Hilir, pengurus Mesjid Raya Affandi Tungkang serta beberapa awak media cetak dan media Online.(to)

38 Anak Kurang Mampu Ikuti Sunatan Massal Gratis di Puskesmas Rambah

Sunat Massal Gratis di Puskesmas Rambah
Sunat Massal Gratis di Puskesmas Rambah

ROKAN HULU,Tribun Riau – Sebanyak 38 anak dari keluarga kurang mampu, tersebar di 14 desa/ kelurahan di Kecamatan Rambah, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul)‎ mengikuti sunat massal gratis di Puskesmas Rambah, Rabu (4/7/2018).

Bakti sosial sunat massal diprakarsai Dinas Sosial Kabupaten Rohul, Tim Penggerak PKK (TP- PKK )Kabupaten Rohul, Tim Penggerak PKK (TP- PKK) Kecamatan Rambah dan Puskesmas Rambah ini mendapat antusias dari warga kecamatan setempat.

Ketua Tim Penggerak PKK Rambah, drg. Khairunnisa, mengatakan sesuai alokasi ada 30 anak yang yang terdaftar, namun ada 8 anak lain yang mengikuti sunatan massal, sehingga total peserta ada 38 anak.

Diakuinya, selain disunat massal, 3‎0 anak mendapatkan amplop dan kain sarung. Sedangkan 8 anak lain yang baru mendaftarkan diri hanya mendapatkan kain sarung saja.

“Jangan lupa‎ kontrol setelah tiga hari setelah sunat, menjaga kebersihan dan juga minum obatnya secara teratur,” pesan ‎Khairunnisa di sela acara yang turut dihadiri Camat Rambah Muhammad Franovandi S.STp, M.Si, Rabu,(4/7/2018).

‎Diakui Ketua PKK Rambah, Drg.‎Khairunnisa, memang masih banyak anak yang belum disunat, namun panitia tidak bisa menjanjikan atau menambah kuota, sebab obat yang disediakan terbatas.

‎Sementara, Kepala Puskesmas Rambah‎ dr. Finaldy Nazir, mengatakan pada sunat massal ini melibatkan seorang dokter dan dibantu 16 paramedis dari Puskesmas Rambah.‎

Finaldy berpesan kepada puluhan anak yang baru menjalani sunat massal untuk menjaga kebersihan diri dan alat vitalnya, konsumsi makanan bergizi untuk proses penyembuhan, dan tidak lupa minum obat.

“Jangan lupa tiga hari setelah sunat harus kontrol ulang ke Puskesmas dan biaya gratis,” pungkas Finaldy. (mad)

Gaji Tak Kunjung Dibayarkan, Karyawan Rokan Blok ‘Ngadu’ ke DPRD

Pekerja perkebunan kelapa Sawit Rokan Blok di Desa Teluk Aur Kecamatan Rambah Samo, ngadu ke Komisi III DPRD Rohul
Pekerja perkebunan kelapa Sawit Rokan Blok di Desa Teluk Aur Kecamatan Rambah Samo, ngadu ke Komisi III DPRD Rohul

ROKAN HULU,Tribun Riau – Permasalahan pekerja perkebunan kelapa Sawit Rokan Blok di Desa Teluk Aur Kecamatan Rambah Samo kabupaten Rokan Hulu (Rohul) dengan memecat karyawannya sepihak, akhirnya diadukan ke DPRD rohul.

Para pekerja Rokan Blok disambut oleh anggota komisi III DPRD bidang ketenagakerjaan, Alfasirin di aula DPRD Senin (2/7/2018) sore. Para karyawan didampingi Kepala Desa Teluk Aur, dan LSM dari KPK dan Topan RI.

Delitawati menyampaikan keluhan ke komisi III DPRD, terkait pemecatan sepihak oleh pemilik kebun. Kemudian dengan belum dibayarkannya gaji lebih kurang tiga bulan terakhir, lalu tidak dikeluarkannya Tunjangan Hari Raya (THR) bagi para pekerja, dan biaya makan minum para karyawan yang mencapai Rp 25 juta.

“Kami datang untuk minta bantu komisi III DPRD Rohul terkait masalah yang kami alami, paling tidaknya gaji dan uang makan selama ini yang belum dibayar oleh pihak perusahaan bisa dikeluarkan, karena sudah banyak uang pribadi keluarga kami untuk membiayai makan karyawan sesuai perjanjian dari pemilik kebun,”

“Pemilik kebun sendiri diketahui merupakan warga cina dari Pekan Baru yang membuka perkebunan kelapa sawit di lahan Hutan Produksi Terbatas (HPT) dengan luas areal lebih kurang 650 hektar, dengan jumlah pekerja sekitar 30 sampai 40 orang,” ucap Deli.

Kades Teluk Aur Muslim mengungkapkan, perkebunan kelapa sawit yang ada di Desa Teluk Aur tidak memiliki izin, baik dari pemerintah kabupaten maupun provinsi, bahkan sama sekali tidak pernah melaporkan ke desa tentang keberadaan perkebunan kelapa sawitnya.

“Selaku Kades, berharap ke DPRD Rohul agar segera mengusut tuntas terkait legalitas perusahaan. Apalagi sudah mempekerjakan lebih dari tiga orang karyawan, selain itu meminta DPRD Rohul terutama komisi III DPRD, bisa membantu masyarakat seperti yang disampaikan hari ini,”

“Saya sudah sekuat tenaga dan semampu saya membantu masyarakat yang ditelantarkan oleh pemilik perkebunan, namun tidak ada titik temu hingga kini sehingga kita meminta bantu ke DPRD melalui komisi III bidang ketenagakerjaan,” harap Muslim.

Sikapi permasalahan yang dihadapi karyawan, anggota komsi III DPRD Rohul, Alfasirin menyatakan, bahwa tidak ada alasan dari pihak pimilik kebun untuk tidak mengeluarkan gaji karyawannya, mulai dari biaya makan yang disediankan oleh karyawan yang dipercayakan pemilik kebun kepada, Delitawati sekaligus juga menjadi korban pemecatan.

“Terkait laporan dan keluhan korban sudah kita terima, dan tindak lanjutnya harus membuat surat secara tertulis ke DPRD sehingga bisa dijadwalkan untuk hearing dengan komisi III DPRD rohul, kalu untuk hari kita baru sebatas ingin mengetahui sejauh mana akar permasalahannya, “ terang Alfa.

Kata Alfasirin, setelah ada surat resmi yang dimasukkan ke DPRD Rohul, minggu depan sudah bisa dilakukan hearing dengan komisi III, dengan harapan hak-hak dari karyawan nanti bisa direalisasikan oleh pengusaha kebun. (mad)

60 Klub Bersaing di Open Turnamen Futsal Kapolres Rohul Cup I Tahun 2018

Kapolres, Kajari dan pejabat lainnya, foto bersama sebelum bertanding futsal
Kapolres, Kajari dan pejabat lainnya, foto bersama sebelum bertanding futsal

ROKAN HULU,Tribun Riau – Kapolres Rokan Hulu (Rohul) AKBP M.Hasyim Risahondua S.Ik, M.Si, Senin (2/7/2018) buka Open Turnamen Futsal Kapolres Rohul Cup I Tahun 2018.

Open turnamen Futsal Kapolres Rohul Cup I Tahun 2018, digelar di Lapangan Futsal Tri R Desa Rambah Tengah Utara, Kecamatan Rambah yang dihadiri Kajari Rohul Freddy Daniel Simanjuntak, Waka Polres Rohul Kompol Willy, para Kabag dan Kasat‎ di jajaran Polres Rohul, Kades Babussalam Basron.

Open turnamen Futsal Kapolres Rohul Cup I Tahun 2018, diprakarsai Satuan Intel Polres Rohul, Kapolres Rohul AKBP M. Hasyim Risahondua berpesan ke seluruh tim futsal yang menjadi peserta untuk bermain sportif selama bertanding.‎

Kapolres AKBP M. Hasyim berharap, agar seluruh pemain menjaga komunikasi yang baik, sekaligus mempererat tali silaturrahmi di ajang olahraga, serta menjaga kesehatan dan fisik.

Kasat Intel Polres Rohul AKP Aditya Reza Syahputra mengaku, bahwa kegiatan Open Turnamen Futsal Kapolres Rohul Cup I Tahun 2018‎ diikuti 60 tim futsal se-Kabupaten Rohul, baik dari instansi pemerintahan, organisasi, serta dari umum.‎

Kasat Intelkam menerangkan, awalnya panitia hanya membuka untuk 35 tim saja, namun ada 60 tim futsal yang mendaftar. Karena keterbatasan waktu dan banyaknya tim, maka sistem pertandingan sendiri dibagi dua group, menerapkan sistem gugur.‎

“Dengan banyaknya tim yang mendaftar, diperkirakan sekitar satu minggu baru selesai turnamen nantinya digelar,” kata Kasat Intel Polres Rohul.

Di pertandingan perdana malam pembukaan,‎ Kapolres Rohul bersama Kepala Kejari Rohul, Waka Polres, serta para Kabag dan Kasat melawan para Kapolsek. Pertandingan ini cukup menghibur undangan dan masyarakat yang hadir. (mad)

Satreskrim Polres Rohil Gelar Press Release Pengungkapan Upal

Polres Rohil gelar press release pengungkapan Upal
Polres Rohil gelar press release pengungkapan Upal

ROHIL, Tribun Riau- Satuan Reskrim Polres Rokan Hilir menggelar press release pengungkapan kasus tindak pidana uang palsu (upal) yang terjadi di Jalan Lintas Riau-Sumut Km 08 Paket B, Kepenghuluan Bahtera Makmur, Kecamatan Bagan Sinembah Kabupaten Rokan Hilir, Selasa (03/07/2018), Pukul 10.00 Wib.

Kasatreskrim Polres Rokan Hilir Akp M.Faisal Ramzani SH SIK dalam press releasenya memgatakan, nilai uang palsu (upal) yang sudah di buat oleh Mr sebanyak Rp.7000.000, uang palsu yang di edarkan oleh pelaku ke tengah-tengah masyarakat sudah Tiga (3) hingga Empat (4) kali.

Lanjut Kasatreskrim, pelaku tindak pidana uang palsu (upal) ini merupakan warga Kepenghuluan Bahtera Makmur, Mr (24), yang beralamat di Jalan Bambu Kuning Km 03 Kepenghuluan Bahtera Makmur, Kecamatan Bagan Sinembah, Kabupaten Rokan Hilir.

Kronologis kejadian pengungkapan tindak pidana uang palsu (upal) tersebut terjadi pada hari Minggu 01/07/2018, sekira Pukul 11.00 Wib, telah didapat informasi telah terjadi peredaran uang palsu di daerah Bagan Batu Km 12 Kencana, Kecamatan Bagan Sinembah.

Yang mana uang palsu tersebut digunakan oleh Andi untuk membayar hutang kepada Wanda sebanyak Rp.500.000.Pengakuan Andi yang tersebut didapat dari Randi, kemudian tim opsnal melakukan pengembangan dan melakukan penangkapan terhadap Randi, dan ditemukan barang bukti (bb) tersebut.

Kasatreskrim Polres Rokan Hilir Akp M.Faizal Ramzani SH SIK menghimbau kepada seluruh masyarakat agar selalu berhati-hati terhadap tindak pidana uang palsu (upal), terutama kepada ibu-ibu yang sering berbelanja dipasar, apabila berbelanja kepasar harap dengan menerap Tiga (3) D yaitu, di raba, di ihat dan di terawang terlebih dahulu uang yang mau dibelanjakan,”harapnya.

Adapun barang bukti (bb) yang ditemukan di tempat kejadian perkara (tkp) yaitu, Satu (1) unit printer merk HD Desk2 warna putih, Dua (2) buah gunting warna putih dan hijau, 1/2 rim kertas Hps F4 warna putih, pecahan mata uang (100.000) sebanyak (32) lembar, pecahan mata uang (50.000) sebanyak (29) lembar.

Pelaku tindak pidana uang palsu (upal) Mr telah terbukti bersalah telah melakukan tindak pidana melanggar pasal 36 Ayat 1,2 dan ayat 3, Undang-Undang RI Nomor 7 Tahun 2011 tentang mata uang jo pasal 244 jo pasal 245 KUHAPidana dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.(to)

Ini Dia Masjid Kebanggaan Moskow

Jutaan jamaah memadati Masjid Moskow hingga meluber ke lapangan masjid
Jutaan jamaah memadati Masjid Moskow hingga meluber ke lapangan masjid

MOSKOW,Tribun Riau- Jutaan pasang mata saat ini sedang tertuju pada Rusia, tuan rumah Piala Dunia 2018. Sebagaimana tuan rumah yang baik, pemerintah setempat telah menyiapkan berbagai fasilitas pendukung untuk menyukseskan ajang internasional empat tahunan itu.

Di antaranya, berkaitan dengan tempat ibadah, khususnya bagi orang Islam. Salah satu bangunan yang menjadi andalannya adalah Masjid Raya Moskow yang terletak di ibu kota negara tersebut.

Tentunya, Masjid Raya Moskow tidak semata-mata dibangun demi gelaran Piala Dunia. Lebih tepatnya, kompleks tersebut dibina sebagai pengakuan pemerintah setempat atas jasa-jasa kaum Muslim serta meneguhkan keberagaman di Rusia.

Seperti dilansir dari Reuters (23/9), peresmian masjid tersebut dilakukan oleh Presiden Rusia Vladimir Putin dan dihadiri, antara lain, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan serta Presiden Palestina Mahmoud Abbas.

Dengan kehadiran masjid itu, sampai kini sudah ada empat unit masjid di seluruh Moskow. Tiga masjid lainnya di sana adalah Masjid Sejarah Moskow yang dibangun pada 1828 di 28 Jalan Bolshaya Tatarskaya Strett; Masjid Yardem yang berdiri sejak 1997 di Otradnoye; dan Masjid Memorial Moskow yang juga berdiri sejak 1997 di Poklonnaya Hill.

Masjid Raya Moskow terletak di jantung pusat kota, berdekatan dengan Stadion Olimpiysky. Bangunan yang juga kerap di sebut sebagai Masjid Tatar ini sebenarnya sudah ada sejak 1904. Inisiatif pendiriannya berasal dari komunitas Tatar yang mayoritasnya beragama Islam. Masjid tersebut mengalami pelbagai tantangan sepanjang tegaknya Uni Soviet yang berhaluan komunis.

Pada 1991 Uni Soviet runtuh. Sejak saat itu, pemerintah Rusia tidak lagi mengampanyekan ideologi komunis, setidaknya secara terbuka. Memasuki abad ke-21, Masjid Tatar diakui sebagai bangunan cagar budaya nasional.

Status ini lepas pada 2008, sehingga tidak lagi menjadi tanggungan negara. Imbasnya, pada 11 September 2011 masjid tersebut dirobohkan, meskipun dengan alasan yang sarat kontroversi.

Ketika Rusia dipimpin presiden Dmitry Medvedev, muncul rencana untuk membangun kembali Masjid Tatar, tetapi kali ini lebih berskala masif. Pada 2009 majelis mufti setempat dilibatkan dalam proyek tersebut.

Dengan pelbagai pertimbangan, rencana ini dimatangkan kembali dengan tidak memakai desain dari arsitek Ilyas Tazhiyev. Sejumlah mufti berpendapat, sisa-sisa bangunan Masjid Tatar dari masa 1900-an tidak cukup kuat, sehingga perlu desain yang sama sekali baru.

Berikutnya, arsitek baru yang bernama Nikolay Zhukov didatangkan untuk merancang bangunan sebuah masjid raya Moskow di atas lahan bekas Masjid Tatar yang telah dirobohkan. Luas lahan tersebut mencapai 15 ribu meter persegi. Proyek besar ini menelan dana tidak kurang dari 170 juta dolar AS.

Ukuran masjid ini diperbesar hingga dapat menampung jumlah jamaah di Rusia, khususnya Moskow, yang semakin banyak. Alhasil, menurut laporan Reuters, masjid ini berkapasitas hingga 10 ribu orang. Bandingkan dengan Masjid Tatar lama yang maksimal dapat menampung 1.500 orang.

Pada September 2015 Masjid Raya Moskow pun dibuka untuk umum. Masjid ini terdiri atas tiga lantai. Kubah utama yang menaunginya berdiameter 27 meter dengan tinggi sekitar 40 meter. Kubah ini diketahui juga berlapiskan emas dengan massa 12 kilogram. Dua buah menara di kanan dan kirinya masing-masing setinggi 75 meter.

Setiap kubah di sana dilapisi dengan campuran tembaga dan seng titanium, sehingga menampakkan kesan yang elegan. Permukaan dinding dan lantainya pun dilapisi pualam dan granit berkualitas tinggi.Dengan nuansa yang modern, unsur budaya Tatar tetap bertahan pada masjid yang menjadi kebanggaan masyarakat Muslim Rusia tersebut.

Pembangunan Masjid Raya Moskow menelan dana tidak kurang dari 170 juta dolar AS. Dewan mufti setempat menuturkan kepada Reuters, donasi untuk membangun masjid ini datang dari banyak pihak, termasuk para pengusaha dan pemerintah di Kazakhstan dan Turki.

Bahkan, Presiden Mahmoud Abbas juga turut menyumbang uang sebesar 26 ribu dolar AS atas nama rakyat Palestina. Adapun mayoritas donasi diketahui berasal dari seorang pebisnis Rusia, Suleyman Kerimov.

Bagi umat Islam Rusia, kehadiran Masjid Raya Moskow tentunya mengobati luka batin setelah perobohan Masjid Tatar di lokasi yang sama. Pendirian masjid ini juga menandakan signifikansi kaum Muslim sebagai salah satu unsur pendukung persatuan bangsa dan negara Rusia. (rci/red)

Terbaru

Populer