Beranda blog Halaman 1235

Bupati Rohul Lepas 65 JCH Anggota Korpri

Bupati Sukiman memberikan bingkisan pada perwakilan JCH Anggota Korpri.
Bupati Sukiman memberikan bingkisan pada perwakilan JCH Anggota Korpri.

ROKAN HULU,Tribun Riau- Sebanyak 65 Anggota Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) di lingkungan Pemkab Rokan Hulu (Rohul) dilepas keberangkatannya oleh Bupati Rohul, H Sukiman di Convention Hall Masjid Agung Islamic Center Rohul, Selasa (24/7/2018).

Pada acara pelepasan tersebut, ke 65 JCH dari anggota Korpri Rohul menjalani‎ prosesi tepung tawar yang dilakukan Bupati Sukiman, jajaran pejabat Forkompinda Rohul, serta para pejabat di lingkungan Pemkab Rohul yang hadir.

Dalam kesempatan itu, Bupati Sukiman, juga menyerahkan cinderamata dan surat izin‎ cuti kepada dua perwakilan Anggota Korpri Rohul, yakni pegawai Bappeda Rohul Indra Juni Putra SP, M.Si dan pegawai Dinas Kesehatan Rohul Ns Dewi Suryani S. Kep.

Turut hadir, Kalapas Kelas II B Pasir Pangaraian M. Lukman, perwakilan Kapolres Rohul, serta para Kepala Dinas dan Badan di lingkungan Pemkab Rohul.

‎Bupati Rohul Sukiman bersyukur karena semakin banyaknya masyarakat di daerahnya yang berniat menunaikan ibadah haji.

Dikatakan Bupati, pada musim haji tahun 2018 ini, ada 399 JCH Rohul yang akan diberangkatkan ke tanah suci Mekkah, dan 65 diantaranya merupakan dari PNS di lingkungan Pemkab Rohul.

“Kita berharap, ke depannya semakin hari semakin banyak masyarakat Rohul yang mendapatkan kesempatkan menunaikan ibadah haji,” harap Bupati Sukiman.

Kepada 65 ASN Pemkab Rohul yang menunaikan ibadah haji tahun ini, Bupati Sukiman berpesan, agar para ASN ini dapat melaksanakan ibadah dengan baik, serta tetap menjaga kesehatan.

“Manfaatkan hampir sebulan lebih untuk ibadah di tanah suci, karena di tanah suci banyak tempat belanja atau mall dan segala macam. Namun gunakan untuk beribadah sehingga nantinya menjadi haji yang mambrus,” pesan Bupati.

Juga diharapkan kepada seluruh JCH, agar berangkat dan pulang dengan selamat sampai ke tanah air. Diharapkan‎ lagi, para JCH menjadi panutan, contoh dan tauladan bagi masyarakat di lingkungannya di kehidupan sehari-hari sepulang menunaikan ibadah haji nantinya.

Kemudian, Bupati Sukiman juga berharap, seluruh JCH Rohul ikut mendoakan masyarakat Rohul agar selalu diberikan kesejahteraan, kedamaian dan kebersamaan, sehingga menjadi Baldatun Toyibatun Warobun Ghofur (negeri yang subur dan makmur, adil dan aman‎).

Kemudian, Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Rohul, Muhammad Zaki mengatakan,‎ ada sejumlah pejabat eselon III dan eselon IV Pemkab Rohul yang berangkat menunaikan ibadah haji tahun ini.

Muhammad Zaki‎ menerangkan, anggota Korpri Rohul yang menunaikan ibadah haji diberikan izin cuti. Dan untuk jabatan eselon III dan eselon yang kosong akan ditunjuk pelaksana harian, untuk melaksanakan tugas-tugas yang ditinggalkan. (mad)

Peringati HBA ke-58, Momentum Jaksa Konsolidasi dan Tingkatkan Dedikasi

Kajari Rohul menyerahkan penghargaan kepada Purna Jaksa.
Kajari Rohul menyerahkan penghargaan kepada Purna Jaksa.

ROKAN HULU,Tribun Riau- Bersempena peringatan Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) ke-58 dan Hari Ulang Tahun (HUT) Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) ke-18 tahun 2018, Kejaksaan Negeri Rokan Hulu ( Kejari Rohul) menggelar Upacara.

Upacara tersebut, Kajari Rohul Freddy Daniel Simandjuntak SH M.Hum bertindak sebagai inspektur upacara, yang digelar di halaman Kantor Kejari Rohul, Senin (23/7/2018) lalu.

Turut hadir Ketua IAD Rohul Ny Freddy D Simandjuntak, Kasi Intel Kejari Rohul Ade Maulana SH, Kasi Pidum Sri Mulyani Anom, Kasi Pidsus Herlambang, Kasi Datun Roni Saputra, Kasi / Kasubagbin Kejari Rokan Hulu, para Jaksa, TU dan tenaga honorer.

Kajari Rohul Freddy Daniel Simanjuntak SH M.Hum, saat membacakan amanat Jaksa Agung RI HM Prasetyo mengatakan, HBA ke-58 mengusung tema ”Berkarya dan Berbakti Sepenuh Hati Menjaga Negeri” dan Sub Tema Memulihkan Kepercayaan Masyarakat Melalui Konsolidasi, Evaluasi dan Introspeksi Diri, Optimalisasi dan Peningkatan Dedikasi.

Kejaksaan diamanatkan, menjaga keutuhan dan membangun bangsa yang sering dihadapkan pada berbagai masalah dan persoalan sekitar keberagaman, kebinekaan dan kebangsaan yang berpotensi mengganggu persatuan kesatuan bangsa dan dapat mengancam keutuhan NKRI.

“Saya relevan dengan upaya upaya dan harus kita lakukan bersama, untuk tetap menjaga keutuhan dan upaya dalam membangun bangsa yang masih sering di hadapkan pada berbagai masalah dan persoalan yang dapat mengganggu persatuan dan kesatuan bangsa,“ kata Freddy.

Kemudian, lanjut Freddy, para Jaksa diharapkan untuk tetap menjaga kewaspadaan, memelihara kepekaan diri menajamkan tiga hal yakni komitmen menjaga konsistensi dalam meningkatakan kinerja, mengoptimalisasi pelaksaan tugas, tanggung jawab untuk mewujudkan praktek penegakan hukum yang obyektif, professional dan proporsional.

“Sehingga nantinya Jaksa mampu menghadirkan terbangunnya nilai-nilai keadilan, kebenaran dan kepastian, serta memupuk tekad dan semangat dalam meningkatkan dedikasi dan loyalitas, menghindarkan disparitas perlakuan dan pelayanan kepada semua pihak tanpa membuat perbedaan dalam pelaksanaan penegakan hukum,” harapnya

Amanat Kejagung RI yang dibacakan Kajari Rohul, juga mengajak semua agar meningkatkan sensitifitas dan intensifitas kepekaan dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawab penegakan hukum dengan cerdas, lugas, dan berintegritas. Kemudian tetap menjaga serta menjunjung tinggi harkat dan kehormatan profesi selaku insan Adhyaksa.

“Adhyaksa agar menjaga diri sebagai pendamping, akselerator, pengawal dan pengaman jalannya pemerintahan dan pembangunan, yang dapat di percaya dan di andalkan, bekerja dan berkarya tanpa pamrih,” jelasnya.

“Kemudian yang paling penting, tetap menjaga kebersamaan dalam bekerja dalam bingkai hubungan yang solid dan sinergitas, demi upaya merawat keberagaman dan kebhinekaan, bagi kebesaran bangsa dan keutuhan NKRI yang harmonis,” tambahnya.

Usai upacara HBA ke 58, Kajari Rohul Freddy Daniel Simandjuntak SH M.Hum atas nama Kejaksaan Negeri Rohul, menyerahkan tanda penghargaan kepada 4 Purna Jaksa yang pernah bertugas di Kejaksaan Negeri Rohul.

Didampingi Kasi Intelijen Ade Maulana SH, Senin (23/7/2018), Kajari mengatakan, sebagai bagian dari bangsa Indonesia yang Bhineka Tunggal Ika, pihak Kejaksaan Negeri Rohul, harus waspada dan turut bertindak, setidaknya dapat meredam konflik serta isu-isu menjelang pelaksanaan Pilkada, Pileg, dan Pilpres.

“Nuansa Hari Ulang Tahun Adhyaksa ini, Kejsri Rohul dalam setahun terakhir telah menangani 4 kasus korupsi, dan sejumlah kasus pidana umum, seperti yang dominan kasus narkotika, susila anak, dan pencurian,” jelas Freddy terkait beberapa kasus yang masuk ke kejaksaan.

“Saya berharap agar tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama dan lembaga lain sebagainya agar bersinergi untuk mendukung program Pemerintah Daerah dan program penegak hukum di kabupaten Rohul. Kemudian, kejaksaan diseluruh indonesia juga dihimbau untuk mewaspadai terjadinya konflik ditengah keberagaman masyarakat, terutama dalam menghadapi pileg dan pilpres tahun 2019 mendatang,” harapnya. (mad)

Sanksi Curi Start Kampanye, Ini Peringatan untuk Bacaleg

Ketua Bawaslu Riau, Rusidi Rusdan
Ketua Bawaslu Riau, Rusidi Rusdan

PEKANBARU,Tribun Riau – Bawaslu Riau mengingatkan bakal calon legislatif (Bacaleg) 2019 terkait sanksi mencuri start kampanye yang waktunya telah ditentukan oleh KPU.

Bacaleg yang mencuri start bisa disanksi pidana penjara 1 tahun dan denda Rp.12 Juta sesuai UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu.

Demikian disampaikan Ketua Bawaslu Riau, Rusidi Rusdan, Minggu, (22/7/2018) dilansir GoRiau. Dikatakannya aturan tersebut sesuai dengan Surat Edaran Bawaslu RI, tanggal 28 Februari 2018 perihal pengawasan pelaksanaan kampanye Pemilu kepada Parpol peserta Pemilu. Rusidi juga menegaskan, pihaknya selalu aktif mengawasi masa dan pra kampanye telah memperingatkan kepada seluruh calon dan parpol, melalui surat himbauan.

Oleh karena itu, kepada seluruh Bacaleg dan Parpol yang tidak ingin ‘berurusan’ dengan Sentra Gakkumdu, sebaiknya segera menurunkan Alat Peraga Sosialisasi (APS) liar yang telah terpasang dalam bentuk apapun (baliho, spanduk, stiker, dll, red), termasuk iklan di media sosial massa.

“Kemarin kita sudah beri peringatan melalui surat himbauan kepada Bacaleg dan Parpol, agar tidak melakukan kampanye, karena saat ini masih masa tenang. Sedari awal ini sudah kita peringatkan, untuk pencegahan pelanggaran, agar tidak ada yang perlu dipidana sesuai Undang – Undang Nomor 7 Tahun 2017,” ujarnya.

“Maka itu, kepada teman – teman kita Bacaleg, agar menertibkan APSnya, jika ada yang sudah terlanjur dinaikkan, baik dimedia sosial, maupun di media baliho, spanduk dan sebagainya,” tegasnya.

Rusidi menerangkan lebih lanjut, waktu awal memulai kampanye Bacaleg adalah tiga hari setelah penetapan Daftar Caleg Tetap (DPT), yakni pada 20 September 2018, maka start kampanye seharusnya dimulai sejak tanggal 23 September 2018, sampai dengan 3 hari sebelum pemungutan suara, pada 13 April 2019.

Sementara itu, sebelum tanggal 23 September tersebut, Bacaleg DCS (Daftar Calon Sementara, red) tidak dibenarkan melakukan kegiatan apapun yang bersifat mengkampanyekan atau mempromosikan dirinya sebagai Bacaleg. Akan tetapi, untuk Partai Politik (Parpol, red) diperkenankan melakukan kegiatan yang bersifat konsolidasi hanya dalam 2 kategori, yaitu pemasangan bendera, dan konsolidasi internal.

“Hanya Parpol yang bisa melakukan kegiatan konsolidasi internal partai, yakni pemasangan bendera dan konsolidasi internal, tetapi tidak untuk Bacaleg. Dalam UU Nomor 7 Tahun 2017, pasal 1, tentang defenisi kampanye, juga menyangkut menampilkan citra diri, seperti pembuatan baliho, spanduk, meme, atau postingan yang memuat tanda, gambar dan simbol, atau nomor urut partai,” terang Rusidi. (red)

Soal Tapal Batas Desa di Rohul, Ini Kecamatan yang Rampung

Kepala Bidang (Kabid) Adwil Rohul, El Bizri, S.STP.Msi
Kepala Bidang (Kabid) Adwil Rohul, El Bizri, S.STP.Msi

ROKAN HULU,Tribun Riau- Guna memastikan batas desa dan penegasan batas desa di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Dinas Administrasi Kewilayahan (Adwil) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), menggelar sosialisasi fasilitas dan pelatihan tata cara penegasan batas desa.

Dari 16 kecamatan se-Kabupaten Rohul, baru kecamatan Tambusai yang sudah rampung tentang penetapan batas desa.

Dijelaskan Kepala Bidang (Kabid) Adwil Rohul, El Bizri, S.STP.Msi, Selasa (24/7/2018) mengatakan, bahwa sampai saat kini baru kecamatan Tambusai yang sudah tuntas tentang penetapan tapal batas masing-masing desa dan menyusul kecamatan Rambah yang kini masih dalam proses oleh pemerintah mulai dari kecamatan, desa, dan tokoh masyarakat serta didampingi oleh kementrian pedesaan.

Kemudian, untuk kecamatan Tambusai Utara Kabun, baru sebatas sosialisasi. Setelah memasuki sosialisasi nantinya akan dilanjutkan dengan penetapan tapal batas dalam sosialisasi ini kita menghadirkan nara sumber dari Kementrian Pedesaan.

“Lalu, untuk kegiatan sosialisasi tentang tapal batas desa dan penegasan batas desa kita pusatkan di Hotel Glora Bhakti Pasir Pangaraian,” terang Bizri.

“Dalam menentukan tapal batas desa, harus menggunakan peta skala 1 : 5000 atau disebut, peta citra rerolusi tinggi,” tambahnya. (Mad)

Bupati Rohul Buka Lomba Cipta Menu B2SA Tingkat Kabupaten Rohul 2018

ROKAN HULU,Tribun Riau- Bupati Rokan Hulu (Rohul), H. Sukiman, buka lomba cipta menu beragam, bergizi seimbang dan aman, (B2SA), berbasis sumber daya lokal tingkat kabupaten Rohul tahun 2018.

Lomba cipta menu dihadiri Ketua TP PKK Rohul, Hj. Peni Herawati, Kepala DKPP Sri Hardono, Kadis TPH, Mubrizal, Kakan Kemenag, Syahruddin, dan Camat se- Rohul.

Dalam arahannya, Bupati Sukiman meminta ke seluruh peserta lomba cipta menu B2SA tidak hanya sekedar seremonial, namun harus benar-benar diterapkan di tengah-tengah masyarakat.

“Bila cuma seremonial saja, acara ini tentunya tidak ada manfaatnya bagi masyarakat, jadi saya berharap perlombaan ini benar-benar diterapkan ditengah masyarakat agar tidak selalu menjadikan beras atau nasi sebagi bahan dasar pangan,” katanya, Senin (23/7/2018) di Gedung Darma Wanita, Pasir Pangaraian.

Bupati juga meminta ke kaum ibu PKK yang menjadi peserta lomba cipta menu, agar bisa mempromosikan dan mendorong masyarakat untuk mengonsumsi makanan-makanan lokal yang non beras dan non tepung terigu.

‎”Mari bersama kita memberikan pemahaman ke masyarakat, bahwa yang makan ubi, jagung, dan talas bukanlah orang miskin, namun memang makanan sebagau pengganti nasi yang sangat baik untuk tubuh kita,” terangnya.

Bupati Sukiman juga mengaku, makanan yang disajikan para peserta baik dari penampilan maupun rasa semuanya enak, dan dirinya sangat berharap makanan-makanan non beras dan non tepung terigu ini bisa disajikan setiap harinya.

“Jelasnya, makanan harus simbang agar generasi kita bisa tumbuh sehat dan maksimal. Saya yakin bila masyarakat Rohul menerapkan makanan seperti ini (Non beras dan Terigu) pasti gerasi muda dan masyarakat akan sehat dan kuat,” katanya.

Sementara itu, menurut Ketua PKK Rohul, Hj. Peni Herawati, perlombaan Cipta menu ini bertujuan untuk mempromosikan dan mengembangkan makanan-makanan lokal yang B2SA.

Dijelaskannya lagi, perlombaan tersebut juga bertujuan mengurangi ketergantungan terhadap beras sebagai bahan pokok dan mendorong penggunaan pangan lokal. Juga dirinya berharap, melalui kegiatan tersebut makanan pokok lokal yang belium terangkat dapat dikenal sekaligus dikembangkan dimasyarakat khususnya makanan karbohidrat berbahan dasar non beras.

“Di perlombaan ini, kita harapkan ibu-ibu bisa lebih kreatif lagi untuk menyajikan menu-menu makanan yang berbeda terbuat dari bahan non beras,” harapnya.

Diakhir Acara, Bupati Sukiman bersama ‎Hj Peni Herawati mencoba makanan-makanan lokal yang berbahan baku non beras dan Non Terigu, dari setiap kecamatan. (mad)

DPRD Rohul Terima LPj Bupati Sukiman 2017

Penyerahan salinan LPj diserahkan Bupati ke pimpinan DPRD Rohul, Ketua DPRD Kelmi Amri dan didampingi ketiga wakil ketua DPRD ,yakni, Zulkarnain SSos, Hardi Chandra dan Abdul Muas.
Penyerahan salinan LPj diserahkan Bupati ke pimpinan DPRD Rohul, Ketua DPRD Kelmi Amri dan didampingi ketiga wakil ketua DPRD ,yakni, Zulkarnain SSos, Hardi Chandra dan Abdul Muas.

ROKAN HULU,Tribun Riau- DPRD Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), gelar Rapat Paripurna terkait laporan pertanggung jawaban (LPj) penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2017 oleh Pemerintah Kabupaten Rohul, Senin (23/7/2018) siang.

Dipusatkan di gedung rapat paripurna DPRD Rohul, sidang paripurna itu dipimpin Ketua DPRD Kelmi Amri SH didampingi 3 Wakil Ketua yakni, Zulkarnain SSos, Hardi Chandra dan Abdul Muas, serta 27 anggota DPRD. Turut hadir juga Bupati Rohul H Sukiman, segenap Kepala Dinas, Badan dan Kantor Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Rohul.

Di hadapan pimpinan dan anggota DPRD, Bupati Rohul H Sukiman menjabarkan secara rinci, terkait kegunaan, juga serapan APBD tahun 2017. Bupati menyatakan, bahwa LPj penggunaan APBD tahun 2017 sudah melalui pemeriksaan BPK-RI cabang Riau.

“Sesuai dengan amanat Undang-undang (UU) nomor 17 tahun 2003, tentang keuangan Negara,” jelas Bupati Sukiman`.

Bupati Sukiman juga menambahkan, APBD tahun 2017 direalisasikan untuk komponen belanja yang disesuaikan dengan serapan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Tetapi, sebelum penyerahan salinan LPj diserahkan Bupati ke pimpinan DPRD Rohul, Ketua DPRD Kelmi Amri secara tegas meminta ke Pemkab Rohul agar membuat surat pengakuan hutang ke pihak ketiga.

Karena, pada akhir 2017 lalu, Ketua politisi Partai Demokrat itu menyatakan, bahwa masih ada hutang pemerintah yang belum dibayarkan ke pihak ketiga. Hutang itu semestinya sudah bisa dibayarkan, bila saja pemerintah menyampaikannya ke DPRD.

“Bila saja pemerintah cepat menyampaikannya ke DPRD, maka tinggal dirubah lembaran APBD. Sehingga hutang ke pihak ketiga itu tidak dibiarkan berlarut, kasihan mereka masih menunggu pembayaran dari pemerintah,” tegas Kelmi.

Kelmi juga menyebutkan, bilapun tidak langsung dibayarkan sebelum pembahasan APBD-P tahun 2018, hutang kepada pihak ketiga itu akan dituangkan melalui APBD-P. “Kita minta surat dari pemerintah, agar di pembahasan APBD perubahan kita sudah mengetahui berapa nilai hutang pemerintah ke pihak ketiga,” sebut Kelmi.

Tekait LPj penggunaan APBD 2017 yang sudah disampaikan Bupati H Sukiman, Kelmi menyatakan bahwa LPj Bupati akan dilakukan pembahasan sesuai tahapan yakni, pembahasan mendengarkan pandangan umum fraksi, setelah itu mendengar jawaban pemerintah terhadap pandangan umum fraksi tersebut.

“LPj penggunaan APBD tahun 2017 oleh Bupati sudah mencantumkan secara rinci seberapa realisasi belanja daerah termasuk serapan APBD itu sendiri,” terang Kelmi.(mad)

Agar Fokus Kegiatan, Ini Permintaan Sekda Terhadap OPD di Rohul

Sekda Rohul saat memimpin apel
Sekda Rohul saat memimpin apel

ROKAN HULU,Tribun Riau- Pejabat Sekretaris daerah (Sekda) kabupaten Rokan hulu (Rohul), Abdul Haris, meminta ke seluruh Organisasi perangkat daerah (OPD) yang ada di Rohul, untuk membuat satu kegiatan unggulan.

Demikian disampaikan Pj Sekda Rohul, H Abdul Haris, saat menjadi inspektur upacara apel Senin gabungan dengan seluruh pegawai, di lapangan Kantor Bupati Rohul, Senin (23/7/2018).

Ditambahkan Pj Sekda lagi, kegiatan unggulan di masing-masing OPD dimaksudkan agar OPD memiliki titik fokus dalam menjalankan kegiatan yang benar-benar dibutuhkan oleh masyarakat.

“Dari sekian banyak kegiatan yang ada di OPD, tentunya ada satu kegiatan unggulan yang jadi titik fokus, sehingga kegiatan ini benar-benar dirasakan masyarakat luas,” imbaunya

Dikatakan Abdul Haris lagi, kegiatan unggulan di OPD tersebut nantinya akan dilakukan ekspos oleh Bupati Rohul, H. Sukiman, terkait pembangunan Rohul di 2018. Tentunya kegiatan unggulan diharapkan benar-benar langsung dirasakan masyarakat Rohul.

Ditegaskan Abdul Haris, terkait sanksi bagi OPD jika tidak memiliki kegiatan unggulan, menurutnya hal itu tidak ada. Namun nantinya setiap kegiatan unggulan akan di ekpos, tentunya bagi OPD yang tidak memiliki kegiatan unggulan akan diketahui.

“OPD harus ada kegiatan unggulan, karena itu sangat diharapkan masyarakat, agar kepercayaan masyarakat ke pemerintah daerah ‎bisa semakin meningkat,” imbuhnya.

Dijelaskan Pj Sekda Rohul lagi, satu kegiatan unggulan tidaklah dirasa memberatkan, karena itu sangat diperlukan masyarakat, ia berharap kegiatan unggulan yang nantinya dilaksanakan OPD, maka benar beda dan dapat dirasakan masyarakat.

“Sekarang kan ada internet dimana-mana, jadi seperti Dinas Perpustakan bisa membuat kegiatan Perpustakaan Digital disetiap desa, yang langsung dapat dirasakan oleh masyarakat,” contohnya.

Bukan hanya harus memiliki kegitan Unggulan, Haris juga meminta ke setiap OPD untuk melakukan inovasi, pembaharuan, serta penyesuaian, sangan samapi monoton.

Diakuinya, dizaman era teknologi seperti saat ini, trobosan sangat perlu dilakukan agar kegiatan dan program yang dilaksanakan oleh OPD benar-benar dibutuhkan oleh masyarakat zaman kini.

“Sesuai arahan pak Bupati Rohul, kita harus mengikuti zaman baik itu teknologi maupun kinerja, karena kalau kita tidak bisa mengikuti zaman maka kita akan tergilas. Jangan sampai ada pegawai yang tidak bisa menggunakan komputer,” imbaunya. (mad)

Dipergoki Warga, Maling di Desa Karya Indah Ini Tinggalkan Mobil Pickup

Sejumlah kayu yang sudah dilansir ke mobil pickup, namun ditinggal pelaku karena dipergoki warga
Sejumlah kayu yang sudah dilansir ke mobil pickup, namun ditinggal pelaku karena dipergoki warga

KAMPAR,Tribun Riau – Warga Desa Karya Indah Kecamatan Tapung Kabupaten Kampar memergoki aksi orang tak bertanggung jawab yang masuk ke salah satu bekas area persuhaan yang sudah lama tutup dan tidak beroperasi lagi, Senin (23/7/2018) sore sekira pukul 17.00 WIB.

Pantauan wartawan (23/7) di lokasi kejadian, dari keterangan salah seorang warga mengatakan bahwa warga melihat kendaraan jenis Mobil Pick Up merek Grand Max memasuki salah satu belas perusahaan pengolahan kayu yang sudah tutup sejak lama (sekira tahunan lalu) dan kini area tersebut sudah ditumbuhi semak ilalang.

“Perusahaan ini sudah lama tutup bang, mungkin sudah 10 tahunan lebih. Namun, alat-alat dan sisa produksi kayunya masih ada di dalam bangunan perusahaan ini,” terang salah seorang warga yang berada di lokasi saat itu.

“Dan saya dititip pesan oleh bang pijer untuk melihat dan mengawasi area bekas perusahaan ini. Karena diduga kuat ada orang yang sering masuk ke area tersebut,” tambahnya.

Diketahui, warga yang bernama Pijer ini adalah orang kepercayaan dari pihak perusahaan yang sudah lama tutup dan tidak beroperasi lagi. Ketika warga setempat area bekas perusahaan tersebut melihat adanya satu unit mobil masuk ke dalam area belas perusahaan tersebut, salah seorang warga lain yang enggan menyebutkan namanya memberitahukan kepada orang kepercayaan dari pihak bekas perusahaan tersebut (Pijer, red) sambil memanggil warga lainnya untuk melihat kepentingan mobil pick up tersebut di dalam area perusahaan tersebut.

“Ketika dipergoki warga, malah mereka 2 orang (pengendara pick up) menghadang kami warga dengan parang dan kayu sambil memburu kami dengan mengendarai sepeda motor jenis vixion berwarna samar karena kami sudah panik diserang dengan parang, sedangkan kami tangan kosong.” cerita warga kepada wartawan.

Ditambahkan warga lagi, diduga kuat mereka ingin mengambil kayu sisa produksi.

“Mereka diduga kuat ingin mengambil kayu sisa produksi dari bekas perusahaan ini. Dan meninggalkan begitu saja mobil pickup yang rencana digunakan untuk mengangkut hasil jarahan mereka dari tempat ini,” pungkas warga sembari mebubarkan diri untuk melihat sekitar lokasi kejadian.

Hal senada dikatakan oleh Kepala Desa Karya Indah Muhammad Ali ketika dikonfirmasi pada saat di TKP dengan membenarkan adanya kejadian tersebut berdasarkan laporan dari warganya.

“Benar, ada dugaan mobil pickup yang diduga kuat ingin mengangkut sisa hasil produksi dari bekas perusahaan ini, namun keburu dipergoki warga. Dan saya sudah memberitahukan hal ini kepada pihak kepolisian setempat untuk dapat diproses selanjutnya,” tutur Ali. (hbi)

Mendekati 3 Tahun, Janji Walikota Dumai Dipertanyakan

DUMAI, Tribun Riau- Setelah hampir tiga tahun (lebih kurang 2 setengah tahun) menjabat sebagai Walikota Dumai, kini, warga mempertanyakan komitmen atau janji Zul AS- Eko pada saat kampanye pilkada 2 setengah tahun lalu.

Beberapa janji kampanye Zul AS-Eko diantaranya penuntasan pengadaan air bersih, pinjaman tanpa bunga untuk usaha ekonomi menengah ke bawah, serta kebijakan 100 persen tenaga kerja lokal untuk perusahaan yang berada di Kota Dumai.

“Tak usah yang aneh-anehlah, kita lebih butuh air bersih, ini yang menjadi poin penting bagi masyarakat kota Dumai,” ujar Ivan (22) salah seorang warga Rimba Sekampung, Kota Dumai, Senin (23/7/2018).

Menurutnya, air bersih sangat dibutuhkan oleh masyarakat dan termasuk kebutuhan pokok dalam keluarga. “Sekarang udah termasuk kebutuhan pokok, untuk mandi, cuci pakaian dan peralatan rumah tangga, kalau air sumur, tau sama tau lah bagaimana keadaannya untuk wilayah Dumai Kota ni,” tambah Ivan.

Baca juga: Program Air Bersih di Dumai, Wako: Kami Sedang Bekerja

Sebelumnya, Walikota Dumai juga pernah menyampaikan bahwa pihaknya tengah bekerja keras untuk mewujudkan program air bersih di kota Industri ini.

“Kita sedang bekerja untuk mewujudkan air bersih di kota ini,” ujar Walikota Dumai, Zulkifli AS pada acara Halal bi Halal dan Coffe Morning bersama insan pers di Gedung Pendopo, Selasa (26/6/2018) lalu.

Dilanjutkan Walikota, beberapa proses dalam mewujudkan air bersih sudah dilakukan, namun kemungkinan teralirnya air bersih ke rumah warga diprediksi pada akhir 2019 atau awal 2020.

“Kemungkinannya akan selesai pada akhir 2019 atau awal 2020,” tambah pria yang akrab disapa Zul AS ini. (red)

Ketatnya Perebutan Willian, Barca Naikkan Penawaran

Mesut Ozil dan Ilkay Gundogan bertemu dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan
Mesut Ozil dan Ilkay Gundogan bertemu dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan

BARCELONA, Tribun Riau- Raksasa La Liga Barcelona dikabarkan menaikkan penawaran mereka untuk gelandang Chelsea, Willian Willian Borges da Silva. Dilansir dari Football-Espana, Senin (23/7), Barcelona menaikan penawaran hingga mencapai 72 juta euro.

Langkah ini menyusul semakin ketatnya perebutan mendapatkan Willian dengan Manchester United. klub Liga Primer tersebut juga dirumorkan mengincar Willian.

Pelatih Manchester United Jose Mourinho ingin reuni dengan Willian. Mourinho memuji pemain asal Brasil tersebut, tapi ia tentu akan kesulitan bisa kembali bekerja sama dengan Willian mengingat harus memperebutkannya dengan Barcelona.

Barcelona dikabarkan sudah memberikan tiga penawaran ke Chelsea. Penawaran terakhir Barcelona mencapai 65 juta euro.

Sampai saat ini Willian belum bertemu dengan pelatih baru Chelsea Maurizio Sarri. Karena Willian masih liburan setelah menjalani Piala Dunia 2018 bersama Brasil.

Sementara Sarri dikabarkan ingin mempertahankan Willian di skuadnya.

Willian belum memberikan komentar terkait kabar ini karena ia tidak mau menjawab seputar bursa transfer selama Piala Dunia berlangsung.

United sendiri dikabarkan mempertimbangkan untuk mendatangkan bek Leicester Harry Maguire yang tampil cukup baik di Piala Dunia. Melihat performa Maguire di Rusia, United rumornya berani menawar Maguire sebesar 65 juta poundsterling.

Tapi United sendiri masih memiliki Marcus Rojo, Eric Bailly dan Chris Smailling. Sementara itu Leicester dikabarkan akan menaikan gaji Maguire menjadi 75 ribu poundsterling per pekan agar pemain berusia 25 tahun tersebut mau bertahan. (rci/red)

Terbaru

Populer