Mendekati 3 Tahun, Janji Walikota Dumai Dipertanyakan

DUMAI, Tribun Riau- Setelah hampir tiga tahun (lebih kurang 2 setengah tahun) menjabat sebagai Walikota Dumai, kini, warga mempertanyakan komitmen atau janji Zul AS- Eko pada saat kampanye pilkada 2 setengah tahun lalu.

Beberapa janji kampanye Zul AS-Eko diantaranya penuntasan pengadaan air bersih, pinjaman tanpa bunga untuk usaha ekonomi menengah ke bawah, serta kebijakan 100 persen tenaga kerja lokal untuk perusahaan yang berada di Kota Dumai.

“Tak usah yang aneh-anehlah, kita lebih butuh air bersih, ini yang menjadi poin penting bagi masyarakat kota Dumai,” ujar Ivan (22) salah seorang warga Rimba Sekampung, Kota Dumai, Senin (23/7/2018).

Menurutnya, air bersih sangat dibutuhkan oleh masyarakat dan termasuk kebutuhan pokok dalam keluarga. “Sekarang udah termasuk kebutuhan pokok, untuk mandi, cuci pakaian dan peralatan rumah tangga, kalau air sumur, tau sama tau lah bagaimana keadaannya untuk wilayah Dumai Kota ni,” tambah Ivan.

Baca juga: Program Air Bersih di Dumai, Wako: Kami Sedang Bekerja

Sebelumnya, Walikota Dumai juga pernah menyampaikan bahwa pihaknya tengah bekerja keras untuk mewujudkan program air bersih di kota Industri ini.

“Kita sedang bekerja untuk mewujudkan air bersih di kota ini,” ujar Walikota Dumai, Zulkifli AS pada acara Halal bi Halal dan Coffe Morning bersama insan pers di Gedung Pendopo, Selasa (26/6/2018) lalu.

Dilanjutkan Walikota, beberapa proses dalam mewujudkan air bersih sudah dilakukan, namun kemungkinan teralirnya air bersih ke rumah warga diprediksi pada akhir 2019 atau awal 2020.

“Kemungkinannya akan selesai pada akhir 2019 atau awal 2020,” tambah pria yang akrab disapa Zul AS ini. (red)