Dipergoki Warga, Maling di Desa Karya Indah Ini Tinggalkan Mobil Pickup

Sejumlah kayu yang sudah dilansir ke mobil pickup, namun ditinggal pelaku karena dipergoki warga
Sejumlah kayu yang sudah dilansir ke mobil pickup, namun ditinggal pelaku karena dipergoki warga

KAMPAR,Tribun Riau – Warga Desa Karya Indah Kecamatan Tapung Kabupaten Kampar memergoki aksi orang tak bertanggung jawab yang masuk ke salah satu bekas area persuhaan yang sudah lama tutup dan tidak beroperasi lagi, Senin (23/7/2018) sore sekira pukul 17.00 WIB.

Pantauan wartawan (23/7) di lokasi kejadian, dari keterangan salah seorang warga mengatakan bahwa warga melihat kendaraan jenis Mobil Pick Up merek Grand Max memasuki salah satu belas perusahaan pengolahan kayu yang sudah tutup sejak lama (sekira tahunan lalu) dan kini area tersebut sudah ditumbuhi semak ilalang.

“Perusahaan ini sudah lama tutup bang, mungkin sudah 10 tahunan lebih. Namun, alat-alat dan sisa produksi kayunya masih ada di dalam bangunan perusahaan ini,” terang salah seorang warga yang berada di lokasi saat itu.

“Dan saya dititip pesan oleh bang pijer untuk melihat dan mengawasi area bekas perusahaan ini. Karena diduga kuat ada orang yang sering masuk ke area tersebut,” tambahnya.

Diketahui, warga yang bernama Pijer ini adalah orang kepercayaan dari pihak perusahaan yang sudah lama tutup dan tidak beroperasi lagi. Ketika warga setempat area bekas perusahaan tersebut melihat adanya satu unit mobil masuk ke dalam area belas perusahaan tersebut, salah seorang warga lain yang enggan menyebutkan namanya memberitahukan kepada orang kepercayaan dari pihak bekas perusahaan tersebut (Pijer, red) sambil memanggil warga lainnya untuk melihat kepentingan mobil pick up tersebut di dalam area perusahaan tersebut.

“Ketika dipergoki warga, malah mereka 2 orang (pengendara pick up) menghadang kami warga dengan parang dan kayu sambil memburu kami dengan mengendarai sepeda motor jenis vixion berwarna samar karena kami sudah panik diserang dengan parang, sedangkan kami tangan kosong.” cerita warga kepada wartawan.

Ditambahkan warga lagi, diduga kuat mereka ingin mengambil kayu sisa produksi.

“Mereka diduga kuat ingin mengambil kayu sisa produksi dari bekas perusahaan ini. Dan meninggalkan begitu saja mobil pickup yang rencana digunakan untuk mengangkut hasil jarahan mereka dari tempat ini,” pungkas warga sembari mebubarkan diri untuk melihat sekitar lokasi kejadian.

Hal senada dikatakan oleh Kepala Desa Karya Indah Muhammad Ali ketika dikonfirmasi pada saat di TKP dengan membenarkan adanya kejadian tersebut berdasarkan laporan dari warganya.

“Benar, ada dugaan mobil pickup yang diduga kuat ingin mengangkut sisa hasil produksi dari bekas perusahaan ini, namun keburu dipergoki warga. Dan saya sudah memberitahukan hal ini kepada pihak kepolisian setempat untuk dapat diproses selanjutnya,” tutur Ali. (hbi)