Beranda blog Halaman 1231

Polres Kampar Gelar Upacara Kenaikan Pangkat

KAMPAR,Tribun Riau- Kepala Kepolisan Resort Kampar, AKBP Andri Ananta Yudhistira SiK MH bertindak langsung sebagai Inspektur Upacara Korp Raport Kenaikan Pangkat Pengabdian Periode 01 Agustus 2018 yang dilaksanakan di halaman lapangan upacara Mapolres Kampar, Rabu (01/8/2018) Pukul 08.00 WIB.

Upacara ini, turut dihadiri oleh Wakil Kepala Polres Kampar Kompol Basa Emden Banjarnahor, SIK MH, Pejabat Utama Polres Kampar, Para Kapolsek Sejajaran Polres Kampar Serta di ikuti oleh Personil Polres Kampar.

Dalam upacara Penghargaan Kenaikan Pangkat Pengabdian Periode 01 Agustus 2018 ini juga diberikan kepada Personil Aiptu Rosman Lubis dinaikkan pangkatnya setingkat lebih tinggi dari Aiptu ke Ipda TMT 01-08-2018.

Kepala Polres Kampar menyampaikan dalam amanat Upacara Kenaikan Pangkat Personil yang digelar ini adalah Merupakan Kenaikan Pangkat Pengabdian Personil Polri Periode 1 Agustus 2018.

“Personil yang telah mendapat Anugerah Kenaikan Pangkat Pengabdian yakninya seorang Personil Polri atas nama Rosman Lubis, dari Ajun Inspektur Polisi Satu dinaikkan Pangkatnya menjadi Inspektur Polisi Dua.” ucap Kapolres.

Kenaikan Pangkat Pengabdian Merupakan suatu bentuk penghargaan yang diberikan Organisasi kepada Anggota Polri yang telah menorehkan prestasi dan dedikasi dalam bekerja serta pengabdian kepada institusi Polri dengan Dinas sekurang kurangnya 32 Tahun, Memiliki Bintang Narariya.

“Kepercayaan yang telah diberikan oleh Pimpinan Polri ini hendaknya dapat diamanahkan dengan lebih meningkatkan Kinerja sebagai Anggota Polri yang Profesional, Pengayom, Pelindung dan Pelayan Masyarakat.” pungkas Andri Ananta.

Ditambah Kapolres Kampar, “Kenaikan Pangkat ini hendaknya dijadikan motivasi kinerja bagi setiap Personil Polri untuk lebih meningkatkan pelaksanaan tugas mengabdikan diri kepada Masyarakat, Bangsa dan Negara, serta meningkatkan kinerja dalam menghadapi perkembangan Kamtibmas.” himbaunya.

Mengakhiri amanatnya, Kapolres Kampar menyampaikan ucapan terimakasih kepada personel yang telah mendapat kenaikan pangkat dan hendaknya dapat dijadikan pendorong dan motivasi untuk selalu memberikan kontribusi yang maksimal terhadap Organisasi Polri sehingga Polri mampu melaksanakan tugas secara Profesional, Modern dan Terpercaya di mata masyarakat.

Reporter: Hasbi Ashshiddiqi
Editor: Iskandar Zulkarnain

Ini Dia Juara Ajang Motor cross Kejurda di Rohul

ROKAN HULU,Tribun Riau- Ajang Motor cross Kejuaraan daerah (Kejurda) dan Grasstrack serie IV Karya Nyata (KN) Koodinator Wilayah (Korwil) Ikatan Motor Indonesia (IMI) Rokan Hulu (Rohul) putaran IV, berakhir Minggu (29/7/2019) petang lalu.

Dari kelas yang dipertandingkan sejak Sabtu 28 hingga Minggu 29 Juli 2018, di kelas kategori Senior juara I diraih Wisnu CR dari team Radit Tigos 57 team 8 Batam Jaya dari Kabupaten Kampar, disusul Joko Pramono dari team Lawyer Andi GP7-Seven Brave Kabupaten Kuantan Singinggi.

Kemudian untuk kelas kategori Junior yang diikuti peserta dari anak-anak, mendapat perhatian dari penonton. Karena, disesi pertandingan ini pesertanya bocah-bocah cilik, baik pembalap pria bahkan ada diantaranya pembalap wanita, yang membuat penonton bersoral, dan mereka mengikuti kelas sepesial Engine 65 cc pro, Spesial Engine 60 cc, special Engine 85 cc.

Bahkan seperti pembalap anak wanita kelas sepesial engine 65 cc Najwa Qiting dari team 164 serta Abel dari team RM Mbak Wiwit Indragiri Hulu (Inhu) menampilkan atraksi memukau walaupun usianya diantara 6 hingga 10 tahun, bahkan keduanya berlomba saling mengejar dengan pembalap anak pria lainnya.

Di Spesial Engine 85 cc juga, menampilkan pembalap dari Pekanbaru, Siak, Pelawan, Rohul, juga jadi atraksi memukau penonton. Karena, para pembalap yang tampil merupakan pembalap professional walaupun usia mereka usia muda.

“Di pertandingan ini, juara I diraih Zikri Andrian dari team 259 Squad AJM Pelalawan, menyusul M.Rizwan Team 8 Racing Academy Pekanbaru,” jelas Koordinator Lapangan (Korlap) Kejurda Grasstrack Karya Nyata Korwil IMI Rohul Didin Daulay, usai pertandingan, di sirkuit Permanen jalan lingkar KM 4 Pasir Pangaraian, Desa suka maju , kecamatan Rambah, Rohul.

Dari hasil pertandingan lainnya katagori Senior, juara I diraih Dico Bocil dari team Chard Reed-22 Dumai-GP7 SPM Junior Kabupaten Pelalawan, disusul juara kedua Riky Pradana dari team Nafeza MX Team 8 Kabupaten Rokan Hilir.

Di kelas katagori Pemula juara I diraih Ardi Siregar team Regar Junior dari Rohul, disusul Galih JR team SMA Muhammadaiyah I Pekanbaru dan Andika Tambusai team UD Andika MX Rohul. Kemudian, M.Andiki team Aira K Silaban ABK 286 SKS Pelalawan, Roby Anta team AMS Hasil Tani Rohul, Herry Warwer team Kaka Oscar MX Team Rohul, Vieri NS team Restu Mama MX Rohul dan Ihsan Harviansyah team Vistra King Motor 111 Adam Speedshop Kampar.

“Kita berterima kasih kepada Camat Rambah M.Pranovandi.SSTP.M.Si, Kapolsek Rambah AKP Hermawan, Danramil 02/Rambah Kapten Inf P. Barus, juga IMI Rohul, Karya Nyata serta semua pihak, yang sudah ikut mensukseskan Kejurda dan Grasstrack serie IV KN Korwil IMI Rohul,”

“Berharap, kedepannya kegiatan yang lebih akbar bisa dilaksanakan di Rohul ini guna mencari bibit bibit baru,” harap Didin.

Ketua Korwil IMI Rohul, Novliwanda Ade Putra,ST juga menyatakan, bahwa kegiatan tujuannya positif. Pihaknya akan mencari bibit bibit Motos Cross yang bisa mewakili Rohul diajang perhelatan kejurda pemprov Riau, yang dalam waktu dekat akan digelar.

“Dari Kejurda Grasstrack KN Korwil IMI Rohul serie IV, kita berharap adanya croses handal dari Negeri Seribu Suluk. Kegiatan ini, didukug IMI, Pemkab Rohul juga KN,” katanya

Ketua panitia Kejurda Grasstrack KN Korwil IMI Rohul serie IV Surahmat.SH, berterima kasih karena kegiatan berjalan lancar tanpa adanya kendala. Hal itu, berkat dukungan semua pihak sehingga pelaksanaan bisa dilaksanakan dengan baik. Para Croser yang ikut bertanding di sirkuit permanen di km 4 Pasir Pangaraian juga sudah menampilkan atraksi yang baik, juga sangat menjunjung tinggi sportifitas sesama croeser.

Reporter: Sumadi Hasibuan
Editor: Iskandar Zulkarnain

Harga Minyak Dunia Anjlok, Pertamina Ikut Turunkan Harga?

Ilustrasi harga minyak dunia
Ilustrasi harga minyak dunia

JAKARTA,Tribun Riau- Dalam kurun dua tahun terakhir ini, harga minyak dunia mengalami penurunan terbesar pada Selasa (31/7/2018) atau Rabu (1/8) pagi.

Penurunan harga minyak dipicu kekhawatiran pasokan setelah produksi OPEC mencapai angka tertinggi pada Juli 2018. Anjloknya harga juga dibayangi laporan bahwa Amerika Serikat dan Cina mungkin membuka kembali pembicaraan perdagangan yang dapat meningkatkan permintaan.

Patokan global, minyak mentah Brent untuk pengiriman Oktober turun 1,34 dolar AS menjadi menetap di 74,21 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange. Kontrak September yang berakhir pada Selasa (31/7) ditutup pada 74,25 dolar AS.

Sementara itu, minyak mentah AS, West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman September, merosot 1,37 dolar AS menjadi menetap di 68,76 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange.

Brent kehilangan lebih dari enam persen pada Juli, sementara minyak mentah AS merosot sekitar tujuh persen, penurunan bulanan terbesar untuk kedua acuan tersebut sejak Juli 2016.

Harga minyak memperpanjang kerugiannya dalam perdagangan pasca-penyelesaian, dengan minyak mentah AS pada 68,32 dolar AS per barel, setelah data dari American Petroleum Institute (API) menunjukkan persediaan minyak mentah domestik naik 5,6 juta barel pekan lalu.

Sebuah jajak pendapat Reuters memperkirakan stok turun 2,8 juta barel. Data Badan Informasi Energi AS (EIA) akan dirilis pada Rabu waktu setempat.

Mungkinkah Pertamina Ikut Turunkan Harga?

Pada awal Juli lalu, dilansir dari Tribunnews, Pertamina menaikkan harga BBM non subsidi untuk jenis Pertamax Series dan Dex Series hingga Rp 600.

Alasannya, bahan baku BBM berasal dari minyak mentah. Dikatakannya, jika harga minyak mentah dunia naik, maka akan diikuti dengan kenaikan harga BBM.

“Bahan baku BBM adalah minyak mentah, tentunya ketika harga minyak dunia naik akan diikuti dengan kenakan harga BBM,” ungkap Adiatma melalui keterangan resminya, Senin (2/7/2018).

Namun, sepertinya tidak berlaku sebaliknya, hingga kini, pihak Pertamina belum mengeluarkan pengumuman resmi harga BBM terkait adanya penurunan minyak dunia yang sangat anjlok kurun 2 tahun belakangan ini.

Editor: Iskandar Zulkarnain
Sumber : Antara/Reuters/Tribunnews

Kurangi Penggunaan Pupuk Kimia, Ini Yang Dilakukan Dinas TPH Rohul

Bupati Rohul, H.Sukiman, buka pelatihan pembuatan pupuk kompos kepada tim penggerak PKK se- Kabupaten Rohul tahun 2018, di Hotel Gelora Bhakti, Pasir Pangaraian,dihadiri Ketua TP PKK Rohul, Hj. Peni Herawati, dan Kadis TPH, Mubrizal, Kadis Perikanan dan Ketahanan Pangan.
Bupati Rohul, H.Sukiman, buka pelatihan pembuatan pupuk kompos kepada tim penggerak PKK se- Kabupaten Rohul tahun 2018, di Hotel Gelora Bhakti, Pasir Pangaraian,dihadiri Ketua TP PKK Rohul, Hj. Peni Herawati, dan Kadis TPH, Mubrizal, Kadis Perikanan dan Ketahanan Pangan.

ROKAN HULU,Tribun Riau- Untuk mengurangi penggunaan pupuk kimia terhadap usaha tani di Rokan Hulu (Rohul), Dinas Tanaman Pangan dan Holtikura (TPH) menggelar pelatihan pembuatan pupuk pompos di Hotel Gelora Bhakti, Pasir Pangaraian, Senin (30/7/2018) kemarin.

Pelatihan tersebut secara resmi dibuka oleh Bupati Rokan Hulu (Rohul), H.Sukiman. Turut hadir juga Ketua TP PKK Rohul, Hj. Peni Herawati, dan Kepala Dinas TPH, Mubrizal, Kepala Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan, Ir H Sri Hardono MM, serta undangan lainnya.

Kadis TPH Rohul yang juga ketua panitia kegiatan, Mubrizal menyatakan, bahwa ‎peserta pelatihan pembuatan pupuk kompos melibatkan 56 perawakilan tim penggerak PKK se- kabupaten Rohul.

Dijelaskan Mubrizal, tujuan dalam pelatihan tersebut bertujuan kurangi pemakaian pupuk kimia dalam usaha tani, sehingga termanfaatkanya limbah rumah tangga, kotoran hewan dan bahan-bahan baku yang bisa dijadikan bahan pembuat pupuk kompos.

Ditambahkannya, melalui pelatihan tersebut juga bertujuan meningkatkan perekonomian masyarakat. Pasalnya pupuk kompos bisa dijadikan usaha ekonomi berskala rumah tangga.

“Yang terpenting, dengan adanya pelatihan pengelolaan pupuk kompos ini, tentunya masyarakat dapat menjaga kelestarian lingkungan, serta memenuhi penggunaan pupuk bagi ibu-ibu PKK,” ucapnya.

Sedangkan menurut Ketua TP PKK Rohul, Hj. Peni Herawati dalam sambutannya menjelaskan, pelatihan yang digelar sangat berguna bagi TP PKK setiap kecamatan di Rohul.

Karena, dengan adanya pelatihan maka para TP PKK akan mengerti bagaimana cara mengola tanah secara baik dengan cara menggunakan pupuk kompos.

“Apalagi saat ini harga pupuk buatan atau kimia mahal, dan mempengaruhi biaya produksi petani. Sehingga, pupuk kompos diharapkan dapat kurangi biaya produksi pertanian,” ucapnya.

Peni Herawati juga berharap, agar seluruh kader PKK bisa ikut mensosialisasikan dalam penggunaan pupuk kompos ke masyarakat terutama untuk tanaman di pekarangan rumah, karena sangat baik untuk tanah dan meningkatkan produksi pertanian.

“Cara pembuatannya sangat sederhana dan mudah, sehingga kaum ibu-ibu PKK yang memiliki lahan pertanian harus gunakan pupuk kompos tidak lagi menggunakan pupuk kimia,” harapnya.

Bupati Rohul H Sukiman kepada wartawan usai membuka kegiatan juga mengaku, dirinya sangat mendukung pelatihan pembuatan pupuk kompos bagi TP PKK dan penyuluh pertanian.

Menurutnya, saat ini biaya produksi pertanian ‎dengan menggunakan pupuk kimia terbilang mahal. Sehingga dengan adanya pelatihan pembuatan pupuk kompos, tentunya bisa menghemat biaya produksi pertanian.

“Ini jadi tugas ibu-ibu PKK dan penyuluh pertanian, agar bisa mensosialisasikan atau mentrasfer ilmunya ke masyarakat Rohul, sehingga masyarakat mau membuat pupuk kompos,” terangnya.

Menurutnya, dengan adanya kemauan masyarakat untuk membuat pupuk kompos, bisa dipastikan limbah-limbah rumah tangga, kotoran hewan dan sampah-sampah bisa dikelola dengan baik, tanpa mencemari ‎lingkungan sekitar.

“Ibu-ibu PKK menjadi ujung tombak dalam mensosialisasikan pelatihan ini, makan saya sangat berharap, PPK bisa aktif dalam memberikan pemahaman ke masyarakat sekitar,” harapnya.

Reporter: Sumadi Hasibuan
Editor: Iskandar Zulkarnain

Tak Miliki Visa Haji, 116 WNI Terjaring Razia di Makkah

JAKARTA,Tribun Riau- Bermodalkan visa kerja, umrah dan ziarah, 116 Warga Negara Indonesia (WNI) terjaring razia oleh pihak keamanan Arab Saudi di sebuah penampungan yang terletak di kawasan Misfalah, Makkah.

Ratusan WNI tersebut diketahui akan melaksanakan ibadah haji secara ilegal.

Keterangan pers dari Konsulat Jenderal RI (KJRI) Jeddah yang dikirim ke Jakarta, Rabu (1/8) dinihari menyebutkan, hasil pemeriksaan berita acara (BAP) oleh Tim Petugas KJRI Jeddah di Tarhil (Pusat Detensi Imigrasi) menyebutkan 116 WNI yang terjaring ini sebagian besar memegang visa kerja, sisanya masuk ke Arab Saudi dengan visa umrah dan visa ziarah.

Disebutkan staf informasi dan kebudayaan KJRI Jeddah, Fauzy Chusny, penggerebekan tersebut berlangsung pada Jumat (27/7) tengah malam. Sebagian besar para WNI yang terjaring razia ini berdomisili di Makkah, sebagian lagi berasal dari luar Mekkah namun menyeberang melalui perbatasan masuk ke Kota Makkah untuk melaksanakan ibadah haji.

Menurut Koordinator Pelayanan dan Perlindungan Warga (KPW), Safaat Ghofur, para WNI yang digerebek tersebut sebagian besar berasal dari Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB). Saat dilakukan BAP, mereka mengaku berniat ingin melaksanakan ibadah haji.

Kepada pihak penampung, menurut Safaat, mereka membayar sewa kamar dengan biaya bervariasi, dari 150 hingga 400 riyal per kepala. Mereka menyewa beberapa syuggah (rumah) dalam satu imarah (gedung) melalui orang Bangladesh yang berlaku sebagai calo, di mana rumah-rumah tersebut dihuni 10 sampai 23 orang, bercampur antara laki-laki dan perempuan.

Salah seorang yang ditangkap mengaku berangkat dengan visa umrah dan masuk ke Arab Saudi sebelum bulan Ramadhan dan ada juga yang datang pada saat Ramadhan. WNI tersebut mengaku juga berniat melaksanakan haji dan usai haji, akan langsung pulang ke Indonesia melalui Tarhil.

Sayangnya, sebelum mewujudkan niatnya, ia terlanjur terjaring razia, padahal jamaah tersebut telah membayar ke travel Rp 50 juta hingga Rp 60 juta. Sesampainya di Makkah mereka juga harus membayar uang tambahan sebesar 500 riyal untuk menebus paspor ke pemandunya.

“Setelah di Makkah, mereka bebas mau ke mana saja dan tidak ada urusan lagi dengan travel,” tutur Tolabul Amal, Staf KJRI yang bertugas di Tarhil.

Tolab juga menyayangkan karena mereka mengaku tidak ingat nama biro tavel yang memberangkatkan. Namun demikian, KJRI menyayangkan, jamaah yang memiliki dokumen resmi juga ikut diamankan petugas karena tinggal dengan WNI lainnya yang ilegal.

Cerita lainnya menyebut, adanya seorang yang berangkat dengan visa kunjungan pribadi (ziarah syakhshiah) yang visanya diurus oleh anaknya dengan membayar hingga Rp90 juta, karena berharap visanya bisa diperpanjang hingga bulan haji.

Sebagian dari pengguna visa ziarah ini enggan dimintai keterangan oleh Tim Petugas dari KJRI saat melakukan BAP. Mereka berdalih telah melakukan perpanjangan visa dan ada pihak yang sedang berupaya membebaskan mereka.

Dua tahun lalu KJRI mengurus sedikitnya 52 orang yang tertahan kepulangannya hingga 50 hari, karena berhaji dengan visa bisnis, kunjungan dan jenis visa lainnya. “Dari mereka ada juga dari kalangan media. Mereka harus membayar 15 ribu riyal per orang, baru bisa pulang,” ujar Konsul Jenderal (Konjen) RI Jeddah, Mohamad Hery Saripudin.

Karena itu, Konjen Hery mengimbau masyarakat agar menunaikan ibadah haji sesuai prosedur yang telah diatur Pemerintah Arab Saudi. “Tidak baik juga beribadah tapi dengan melanggar hukum negara setempat,” kata Konjen.

Editor: Iskandar Zulkarnain
Sumber: Republika

Kodim Kampar 0313/kpr Gelar Komsos Kreatif

Foto bersama kegiatan Komsos kreatif Kodim 0313 Kampar
Foto bersama kegiatan Komsos kreatif Kodim 0313 Kampar

KAMPAR,Tribun Riau- Dalam rangka mensinergitaskan TNI dengan masyarakat, Kodim 0313/Kpr menggelar Komunikasi Sosial (Komsos) Kreatif Tahun 2018 dengan mengadakan lomba melukis dan karikatur tingkat SMA sederajat di wilayah Kodim 0313/Kpr, diantaranya kabupaten Kampar, Kabupaten Pelalawan dan Kabupaten Rohul, Selasa, (31/7/2018).

Kegiatan lomba melukis dan lomba karikatur ini dilaksanakan di Aula Makodim 0313/Kpr, bertempat di jalan Jendral Soedirman No 37 Bangkinang Kota, Kabupaten Kampar dan dibuka langsung oleh Komandan Kodim 0313/Kpr, Letkol Inf Beny Setiyanto yang diwakili Oleh Danramil 01/Bangkinang Mayor Inf Andri Suardi, S.Sos.

Dalam amanat yang dibacakan oleh Danramil 01/Bangkinang Mayor Inf Andri Suardi, S. Sos, Komandan Kodim 0313/Kpr menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh peserta dan undangan komsos kreatif yang berpartisipasi dan bersinergi dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.

Kemudian, komandan kodim 0313/Kpr diwakili Danramil 01/Bangkinang juga mengatakan bahwa lomba melukis dan karikatur ini dilaksanakan guna terwujudnya ruang, alat dan kondisi juang yang tangguh guna mempertahanankan NKRI dan bertujuan untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air, hal ini tercermin dalam tema yang di usung pada kegiatan saat ini yaitu “Kemanunggalan TNI-Rakyat Kita Cegah Tangkal Radikalisme”.

Diketahui, kegiatan lomba melukis dan karikatur ini dilaksanakan selama satu hari yang dikuti sebanyak 15 orang untuk peserta melukis dan 14 orang untuk peserta karikatur.

“Kegiatan Komsos Kreatif mempunyai sasaran penting, Agar terpeliharanya hubungan antara prajurit TNI-AD dikalangan pelajar dan komponen masyarakat, serta tercapainya pemahaman kebijakan pimpinan TNI-AD dan terwujudnya jalinan kerjasama yang baik dengan seniman/seniwati,” ujar Danramil 01/Bangkinang, Mayor Inf Andri Suardi, S. Sos

Ditambahkannya, pemenang lomba tersebut akan dibawa untuk perlombaan tingkat selanjutnya, yaitu Korem dan Kodam.

Reporter: Hasbi Ashshiddiqi
Editor: Iskandar Zulkarnain

Diduga Lakukan Curanmor di 5 Lokasi, Pria Ini Dibekuk Polisi

Tersangka curanmor di lima lokasi di Pasir Pangaraian diciud polisi Rohul
Tersangka curanmor di lima lokasi di Pasir Pangaraian diciud polisi Rohul

ROKAN HULU,Tribun Riau- Seorang pria MH (40 tahun) yang diduga melakukan tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) di lima lokasi di Pasir Pangaraian akhirnya diciduk anggota Polres Rokan Hulu (Rohul).

MH Ditangkap pada Rabu (25/7/2018) sekitar pukul 02.00 dinihari.

Dikatakan Kapolres Rohul AKBP M. Hasyim Risahondua S.Ik, M.Si, melalui Paur Humas Polres Rohul Ipda Nanang Pujiono SH, tersangka MH diciduk karena lima laporan polisi tindak pidana Curanmor pada lokasi yang berbeda.

Lima sepeda motor yang dicuri tersangka MH dari lima TKP di Pasir Pangaraian dan sekitarnya,‎ yakni TKP pertama dicuri Honda BeaT putih Nopol BM 5163 UY milik Hairul Basyar dicuri pelaku di parkiran samping Toko Master Print Pasir Putih, Desa Pematang Berangan.

Kemudian TKP kedua, dekat gudang kayu jembatan Luba Hulu Desa Koto Tinggi, Kecamayan Rambah, tersangka MH berhasil bawa kabur sepeda motor Honda Supra X 125 warna silver biru Nopol BM 6161 UC milik korban Ramdan Lubis.

Lalu TKP ketiga di Jalan Rintis No. 12 RT 01 RW 02 Kelurahan Pasir Pangaraian, sepeda motor Honda Beat merah putih Nopol BM 4477 UP milik korban Ade Seprial juga dibawa kabur tersangka MH.

Tersangka MH juga membawa kabur Honda Beat hitam tanpa Nopol dari depan Pasar Modern‎ Desa Rambah Tengah Utara, dan Honda Beat putih tanpa Nopol dari parkiran depan SMP Negeri 2 Rambah di Kelurahan Pasir Pangaraian.

‎Selain berhasil meringkus MH, kata Ipda Nanang, polisi juga menyita 1 sepeda motor Honda Beat putih Nopol‎ BM 5163 UY, 1 STNK Honda Beat atasnama Maita Purnamasari, 1 helm warna merah merk GM, 1 helai baju warna dongker, dan 1 celana warna putih.

erungkapnya kejahatan tersangka MH, pada Jumat 13 Juli 2018 usai mencuri Honda Beat Nopol BM 5163 UY milik Hairul di samping Toko Master Print Pasir Putih, Desa Pematang Berangan.

‎‎Karena rekaman CCTv di Toko Master Print Pasir Putih, korban Hairul melihat orang tidak dikenal, gunakan helm merah membawa Honda Beat miliknya.

“Korban mengalami kerugian sebesar Rp16 juta dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Rambah,” ucap Ipda Nanang, Minggu (29/7/2018).

Sekitar dua pekan kemudian, Selasa 24 Juli 2018 sekitar pukul 22.00 Wib, Tim Opsnal Polres Rohul dan Unit Reskrim Polsek Rambah mendapat informasi pelaku pencuri sepeda motor di parkiran samping Toko Master Print Pasir Putih berinisial MH dan rekannya GE (DPO).

Atas informasi itu, Kasat Reskrim Polres Rohul AKP Harry Avianto dan Kapolsek Rambah AKP Hermawan melakukan koordinasi. Atas perintah Kasat Reskrim Polres Rohul, tim bergerak mengecek kebenaran informasi.

Ketika itu, terduga pelaku diketahui tengah berada di rumahnya. Tidak mau menunggu lama, polisi menuju ke rumah pelaku dan berhasil menangkap pelaku tanpa perlawanan.

Dari interogasi terhadap pelaku MH, diketahui bahwa pelaku telah melakukan Curanmor di 5 TKP di Kecamatan Rambah.

“Pelaku kini sudah diamankan di Mapolres Rokan Hulu untuk dilakukan pengembangan,” papar Paur Humas Polres Rohul Ipda NanangPujiono.

Reporter: Sumadi Hasibuan
Editor: Iskandar Zulkarnain

Rekomendasi Ijtima Ulama, Prabowo Minta Masukan NU-Muhammadiyah

Konferensi Pers terkait hasil ijtima ulama yang merekomendasikan pasangan Capres-Cawapres untuk Pilpres 2019 mendatang
Konferensi Pers terkait hasil ijtima ulama yang merekomendasikan pasangan Capres-Cawapres untuk Pilpres 2019 mendatang

JAKARTA,Tribun Riau- Rekomendasi hasil Ijtima Ulama yang digagas oleh Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama tentang calon presiden dan calon wakil presiden (Capres-cawapres) rencananya akan dikonsultasikan dengan Muhammadiyah dan NU.

Demikian tanggapan Sekjen Partai Gerindra, Ahmad Muzani, Senin (30/7).

“Terhadap nama-nama yang diajukan ijtima ulama itu beliau minta waktu untuk pelajari sungguh-sungguh, nama-nama dan konsultasi kan nama-nama itu dengan ulama-ulama lainnya seperti NU dan Muhammadiyah serta kalangan lain yang perlu didengar pandangannya,” kata Muzani.

Ditambahkan Muzani, Prabowo mengaku berterima kasih atas kehormatan yang diberikan ulama kepada Prabowo.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon menyebut rekomendasi tersebut adalah masukan yang penting.

“Tentu ini akan menjadi bahan pembicaraan kita, masukan kita” kata Fadli, Ahad (29/7).

Fadli menambahkan, rekomendasi Ijtima Ulama tersebut juga akan dibicarakan dengan Partai Demokrat dalam pertemuan lanjutan yang digelar hari ini, Senin (30/7).

“Kita bicarakan lah. Semuanya harus kita bicarakan mana yang terbaik,” ujarnya.

Untuk diketahui, Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama mengadakan Ijtima Ulama dan Tokoh Nasional 2018. Pertemuan yang dihadiri 600 ulama tersebut digelar selama tiga hari sejak 27 – 29 Juli 2018. Selain Prabowo, ulama juga merekomendasikan pendakwah Ustaz Abdul Somad (UAS) dan Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al-Jufri.

Editor: Iskandar Zulkarnain
Sumber: Republika

Ronaldo ke Juve, Bermasalah dengan Perez?

MADRID,Tribun Riau- Hengkangnya Cristiano Ronaldo dari Madrid ke Juventus disinyalir ada permasalahan dengan Presiden Real Madrid Florentino Perez.

Hal tersebut diungkapkan mantan Direktur Real Madrid Predrag Mijatovic, salah seorang yang berperan mendatangkan pria yang namnya disingkat CR7 dari Manchester United.

Pria asal Serbia itu melihat ada satu masalah antara Ronaldo dan Perez yang terus berkelanjutan, sehingga pada akhirnya CR7 memilih pergi dari Santiago Bernabeu.

“Saya melihat memang ada masalah di antara dua orang tersebut (Ronaldo-Perez). Saya tidak tahu persis masalahnya apa. Yang pasti keputusan Ronaldo pergi ke klub lain (Juventus) bukanlah keputusan sesaat,” kata Mijatovic, dikutip dari Marca, Senin (30/7).

Ronaldo pindah ke Juventus mulai musim ini. Ia meninggalkan Madrid yang masih dalam euforia memenangkan Liga Champions tiga tahun beruntun sejak 2016.

Ronaldo hengkang ke Juve dengan mahar 112 juta euro. Madrid mendapatkan uang penjualan 100 juta euro. 12 juta euro sisanya untuk dua mantan klub Ronaldo yang lain yakni Sporting Lisbon dan MU.

“Sejak dulu Ronaldo dan Perez memiliki hubungan yang sulit,” ujar Mijatovic.

Madrid bisa dibilang kehilangan besar dengan hengkangnya Ronaldo. Pemain 33 tahun itu adalah senjata utama Madrid untuk menyaingi Barcelona dan Lionel Messi. Ronaldo konsisten mencetak 50 gol setiap musim buat Los Blancos.

Tak bisa ditampikkan kalau Ronaldo sudah sangat layak masuk ke dalam jajaran legenda Madrid. Selain empat gelar Liga Champions, Ronaldo memecahkan sejumlah rekor di Madrid dan La Liga.

Editor: Iskandar Zulkarnain
Sumber: Republika

Mendag Batasi Harga Beli Gula Lokal, “Kasihan Petani Kita”

Kebijakan Mendag yang membatasi harga beli gula lokal dinilai menambah kesengsaraan para petani
Kebijakan Mendag yang membatasi harga beli gula lokal dinilai menambah kesengsaraan para petani

JAKARTA,Tribun Riau- Langkah pemerintah membatasi harga beli gula dari petani di bawah Rp 10 ribu per kilogram (kg) dinilai oleh Komisi VI DPR telah membuat petani tebu menderita.

“Saya mempertanyakan kenapa pemerintah ketika petani tebu sedang panen, tapi mematok harga beli gula dalam negeri dengan harga rendah. Ini kan tidak tepat. Kasihan nasib petani tebu kita, yang seharusnya untung di musim panen malah merugi,” kata anggota Komisi VI DPR Linda Megawati, dalam siaran persnya kepada Republika, Senin (30/7).

Menurutnya, langkah Mendag membatasi harga pembelian gula petani lokal oleh Bulog sebesar Rp 9.700 per kg saat ini sangat merugikan petani. Sebab, biaya yang mesti dikeluarkan petani untuk memproduksi gula saja kabarnya sudah di atas Rp 10 ribu per kg.

Ia juga mempertanyakan langkah pemerintah yang hanya menugaskan Bulog untuk membeli gula dari petani lokal. Padahal, bisa saja ada pihak swasta atau industri yang hendak membeli gula dari petani dengan harga lebih tinggi dari harga pembelian Bulog. Harga pembelian Bulog yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp 9.700 per kg.

“Kalau harga beli dari pemerintah Mendag ke petani rendah, kenapa Bulog saja yang ditugasi untuk membeli gula petani lokal? Lebih baik diserahkan saja kepada petani dan industri dalam menentukan harga,” kata dia.

Pembebasan petani bernegosiasi mencari pembeli selain Bulog diakui Linda sebagai upaya menghindari kerugian saat musim panen. Ia menambahkan, saat ini nasib petani tebu yang memproduksi gula lokal dalam skala kecil juga semakin sulit karena pemerintah terus memberi izin kepada industri gula besar nasional untuk mengimpor raw sugar dengan harga lebih rendah dari gula lokal.

“Pemerintah seharusnya mengatur gula impor saat musim panen, agar gula petani lokal bisa diserap industri. Sudah gitu jangan yang suruh membeli gula petani lokal cuma Bulog. Jadi yang susah sekarang bukan cuma petani lokal, tapi juga Bulog,” ujar politisi dari Partai Demokrat itu.

Linda mengatakan, seharusnya pemerintah membantu petani agar bisa menjual hasil produksi gula dengan harga bagus kepada industri.

Editor: Iskandar Zulkarnain
Sumber: Republika

Terbaru

Populer