Beranda blog Halaman 1229

Bangun Infrastruktur Jalan, Ini Kekompakan Satgas TMMD Bersama Masyarakat

Pembangunan jalan yang hampir selesai oleh satga TMMD bersama masyarakat
Pembangunan jalan yang hampir selesai oleh satga TMMD bersama masyarakat

MAGELANG,Tribun Riau- Dalam program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD), tampak kekompakan Satgas dari TNI dengan warga yang bersemangat dalam melakukan pembangunan jalan di Desa Gandusari kecamatan Bandongan kabupaten Magelang, pasalnya, penyelesaian pembangunan jalan tersebut tinggal selangkah lagi.

Sungguh tidak terasa waktu yang berjalan kurang lebih satu bulan ini rasanya semua bisa terlewati walau dengan suka duka TMMD, demikian rilis yang diterima Tribunriau.com, Sabtu (4/8).

Dalam rilis tersebut, dijelaskan bahwa kegiatan TMMD tersebut bertepatan dengan kondisi cuaca yang dingin, sehingga pada malam hari udara di daerah Bandongan ini betul-betul terasa dingin sekali. Suasana tersebut jelas dirasakan oleh anggota TNI yang saat ini menginap di rumah warga. Jum’at (03/8)

Lain halnya dengan suasa di siang hari, udara sangat panas. TNI dan warga tetap harus bekerja untuk menyelesaikan pengecoran jalan. betapa panas dan letih, namun mereka tetap semangat bekerja gotong royong,

Banyak suka duka yang dirasakan pada program TMMD saat ini. Di saat malam hari harus bisa melawan hawa dingin, sedangkan pada siang hari, mereka tetap harus berpanasan untuk membangun jalan.

Warga sangat terinspirasi terhadap TNI, begitu juga sebaliknya. TNI juga sangat terinspirasi oleh warga, karena warga begitu semangat, ikhlas dan selalu mendukung program TMMD ini.

Keterlibatan warga saat ini sangat mendukung program TMMD, karena tanpa bantuan dari warga, pengecoran jalan tidak mungkin bisa berjalan. Pada program TMMD kali ini, kurang lebih satu bulan TNI hidup berdampingan secara langsung dengan warga, semua ini menjadi kesan tersendiri bagi anggota TNI.

Sekarang, pengecoran sudah hampir selesai. Kurang lebih sudah hampir 200 meter pengecoran berjalan. Warga dan TNI merasa bersyukur karena sebentar lagi tugas perbaikan jalan akan selesai.

Hampir Selesai

Hari ini, Sabtu (4/7), anggota Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke 102 bersama masyarakat masih melanjutkan pengecoran jalan gandusari.

Setelah hampir memasuki 1 bulan mengerjakan pembangunan infrastruktur jalan penghubung desa Gandusari, akhirnya memasuki tahap penyelesaian, walaupun peralatan yang digunakan tergolong sederhana, tetapi itu tidak menjadi penghalang bagi para pekerja anggota satgas TMMD maupun masyarakat.

Pengecoran jalan penghubung di desa Gandusari Bandongan ini sudah hampir selesai, hal ini bisa membuat masyarakat tersenyum, mereka merasa sangat senang dan puas karena ikut turut serta dalam kegiatan program TMMD Reguler ke 102 yang digelar oleh Kodim 0705 Magelang ini.

Masyarakat desa Gandusari ingin segera menyelesaikan pengecoran jalan ini, agar jalan bisa segera dilalui, salah satu anggota satgas TMMD. Serda Jasim merasa ikut senang melihat masyarakat Gandusari bersemangat dalam menyelesaikan pengecoran jalan. “Pengecoran hanya kurang beberapa meter lagi, diharapkan masyarakat tambah semangat agar pekerjaan cepat tuntas,” katanya
dalam rilis.

Pembangunan infrastruktur jalan ini membuat semua warga Gandusari Bandongan menjadi gembira, pasalnya dulu jalan ini sangat jelek dab berlobang, namun sekarang sudah menjadi bagus itu, semua berkat usaha masyarakat dan anggota TNI sehingga program TMMD bisa terwujud. (rilis)

Polres Rohul Segera Miliki Gedung Baru

Kapolda Riau, Bupati Rohul, Kapolres Rohul, disaksikan pekjabat di jajaran Pemkab Rohul, Forkompindam dan petinggi Mapolda Riau, laksanakan prosesi peletakan batu pertama pembangunan Mapolres Rohul di Km 4 Desa Suka Maju Kecamatan Rambah, Kabupaten Rohul.
Kapolda Riau, Bupati Rohul, Kapolres Rohul, disaksikan pekjabat di jajaran Pemkab Rohul, Forkompindam dan petinggi Mapolda Riau, laksanakan prosesi peletakan batu pertama pembangunan Mapolres Rohul di Km 4 Desa Suka Maju Kecamatan Rambah, Kabupaten Rohul.

ROKAN HULU,Tribun Riau- Kapolda Riau Irjen Pol Drs. Nandang MH bersama Bupati Rohul H Sukiman meletakan batu pertama pembangunan Markas Kepolisian Resort Rokan Hulu (Mapolres Rohul) yang lebih representatif, di Jalan Lingkar KM 4 Pasir Pangaraian, Desa Sukamaju Kecamatan Rambah, Jumat (3/8/2018).

Selain itu, Kapolda Riau yang didampingi Bupati Rohul juga menandatangani prasasti, selain didampingi Bupati, Kapolda juga didampingi Kapolres Rohul AKBP Muhammad Hasyim Risahondua SIK, M.Si. dan para pejabat dan perwira tinggi di jajaran Polda Riau. Turut hadir Pj Sekda Rohul Abdul Haris, para kepala dinas, badan serta pejabat Forkompinda Rohul.

Mapolres yang berada di kawasan seluas sekitar 6 hektar itu, juga sudah dibangun rumah susun (Rusun) 3 lantai oleh Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, rusun tersebut untuk anggota Polres Rohul.

Kapolres Rohul AKBP M. Hasyim Risahondua dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Rohul, sehingga pembangunan Mako Polres Rohul dapat terlaksana di awal Agustus 2018.

“Semoga apa yang jadi harapan dari masyarakat ke Polri, sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat dapat terwujud dengan baik,” sebut Kapolres Rohul.

AKBP M. Hasyim juga menjelaskan, Mako Polres Rohul dibangun‎ di atas lahan 6 hektar, hibah tanah dari Pemkab Rohul dan sudah diurus sertifikatnya atasnama CQ Polri, sebagai pengganti hibah tanah sebelumnya di KM 8 Pesagang Desa Sukamaju, Kecamatan Rambah yang kini menjadi kantor Dinas Perhubungan Rohul.

Kapolres juga menyatakan, pembangunan Mako Polres Rohul di Jalan Lingkar KM 4 Desa Sukamaju dibantu dari dana APBN (DIPA RKA-KL Polres Rohul tahun anggaran 2018), dengan nilai anggaran Rp13.478.280.000, dengan luas bangunan Type 2.400.

Selain dibangun 2 lantai, Mako Polres Rohul yang baru akan dilengkapi fasilitas umum, termasuk sarana olahraga, rumah dinas mulai dari pejabat utama sampai anggota, lapangan tembak, serta Masjid.

Kemudian, bangunan Mako Polres ini akan dibangun oleh PT. Cahaya Panam Perkasa, selaku rekanan pemenang lelang dengan masa kerja 180 hari kalender, terhitung 2 Juli 2018 sampai 28 Desember 2018, dengan konsultan perencana CV. Citratama Arsitek dan Konsultan Pengawas CV. Indrawati Arsitektur.

“Kita mengharapkan doa restunya, semoga dalam pembangunan Mako Polres Rohul ini dapat berjalan lancar tanpa ada kendala apapun, sesuai dengan rencana yang dijadwalkan,” harap Kapolres Rohul AKBP M. Hasyim.

Kemudian, ‎Bupati Rohul H. Sukiman dalam sambutannya menjelaskan asal muasal kabupaten Rohul, dikatakannya Rohul merupakan kabupaten pemekaran dari Kabupaten Kampar, sesuai Undang-Undang Nomor 53 tahun 1999.

Semula, Rohul terdiri dari lima kecamatan dengan jumlah penduduk sekira 310.000 jiwa, yaitu Kecamatan Rambah, Kepenuhan, Tambusai, Rokan IV Koto, dan Kecamatan Kunto Darussalam.

Bupati Sukiman juga mengucapkan terima kasih yang tidak terhingga, karena secara resmi nantinya Kabupaten Rohul memiliki Mapolres yang representatif.

Sukiman mengharapkan, agar‎ masyarakat yang punya tanah di depan bangunan Mapolres Rohul yang baru bersedia diganti rugi, sehingga wajah bangunan Mapolres tampak gagah dari Jalan Lingkar.

“Kita berterima kasih tidak terhingga kepada bapak Kapolres dan segenap anggotanya, yang telah bekerja keras untuk mengamankan Rohul, sehingga dari awal sebelum Pemilu dan Pilgubri dan seterusnya Rohul berjalan aman tertib dan lancar,” ujar Bupati Rohul Sukiman.

Kapolda Riau Irjen Pol Drs. Nandang mengatakan, bahwa pembangunan Mapolres Rohul yang baru ini upaya Polri dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“‎Karena untuk bisa melayani dengan baik perlu sarana dan prasarana yang memadai, disamping kemampuan dan pengetahuan yang dimiliki oleh petugas. Jadi ini adalah wujud komitmen untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan bukti negara hadir di tengah-tengah masyarakat,” jelas Irjen Pol Nandang.

Kapolda Riau menyatakan, sudah ada 10 Mapolres di Riau yang sudah representatif, dan pada tahun ini ada dua Mapolres dibangun dibantu dana APBN 2018, yakni Mapolres Rohul‎ dan Mapolres Kepulauan Meranti.

Walaupun sudah punya Mapolres yang representatif, Irjen Pol Nandang berpesan ke mas‎yarakat Rohul untuk ikut membantu dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Diakuinya, TNI dan Polri tidak akan mampu menjaga‎ Kamtibmas sendiri, namun harus dibantu oleh seluruh elemen masyarakat.

Di sela kunjungan kerja dan peletakan batu pertama Mapolres Rohul, Kapolda Riau juga serahkan mesin pompa air Robin kepada para Kapolsek jajaran Polres Rohul, Danramil Kunto Darussalam, Danramil Rokan IV Koto, dan perwakilan Satgas Karlahut Satria Krisna Kecamatan Bonai Darussalam.

Bupati Rohul Sukiman juga ikut menyerahkan secara simbolis, bibit tanaman buah-buahan kepada Waka Polres Rohul Kompol Willy. Bibit tanaman‎ ini nantinya, akan ditanam di kawasan Mapolres Rohul yang baru, sebagai tanaman penghijauan.

Pada peletakan batu pertama Mapolres Rohul, dihadiri sejumlah pejabat tinggi Polda Riau, seperti Irwasda Polda Riau, Karo Rena Polda Riau, Karo Sarpras Polda Riau, Dir Lantas Polda Riau, Kasat Brimobda Riau, dan Kabid Humas Polda Riau‎.

Turut hadir juga ‎Dandim 0313/KPR diwakili Pabung Kodim 0313/KPR Kapten Inf Raflis Jon, Kalapas Kelas II pasir pengaraian M.Lukman ,Ketua LAM Rohul H. Zulyadaini, pimpinan bank di Rohul,‎ dan lainnya. (mad)

Ketua DPRD Rohul Minta Pemkab Inventarisir Perkebunan Rokan Blok

Ketua DPRD Rohul
Ketua DPRD Rohul

ROKAN HULU,Tribun Riau- Ketua DPRD Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) Kelmi Amri SH, minta Pemerintah Kabupaten Rohul mendata serta inventarisir luas lahan perkebunan Rokan Blok berlokasi di Desa Teluk Aur, Kecamatan Rambah Samo.

‎Dijelaskan Kelmi, terkait perkebunan Rokan Blok yang ramai dibicarakan keberadaan, baik telah berbadan hukum atau milik pribadi, harus didata dan diinvetarisir‎ oleh Pemkab Rohul sehingga diketahui izin dan luas lahan dikelola.

“Bila memang tidak ada izin‎nya, dan luas lahan di luar ketentuan Undang-Undang, maka kita minta Pemerintah Daerah Rohul lakukan tindakan,” terang Kelmi Amri‎, Kamis (2/8/2018).

Kemudian jelas Kelmi lagi, bila terindikasi dalam kawasan hutan, tentu itu sangat tidak diperbolehkan‎. Kepada pemerintah daerah tentunya DPRD berharap, itu bisa dilakukan pendataan, dan melakukan inventarisir luas lahan. Bila memang terdapat dugaan-dugaan pelanggaran pemerintah harus melakukan tindak tegas.

Ketika ditanya apakah DPRD Rohul akan bentuk tim khusus, Kelmi mengakui di DPRD Rohul ada Pansus HGU Perkebunan. Terkait Rokan Blok diharapkan Kelmi menjadi bahan masukan bagi Pansus HGU Perkebunan‎ tentang kondisi perkebunan di Kabupaten Rohul.

“Ini bisa menjadi salah satu bahan masukan bagi Pansus‎ tentang HGU Perkebunan yang sedang berjalan. Paling tidak ini jadi salah satu sumber informasi ataupun data-data baru terkait kondisi perkebunan-perkebunan di Rohul yang salah satunya selalu dibicarakan yakni Rokan Blok,” ujarnya.

Ditanya apakah DPRD Rohul akan memanggil manajemen Rokan Blok, Kelmi menyerahkan masalah perkebunan tersebut ke Pansus HGU atau komisi.

“Pansus dalam bekerja akan melakukan hal itu, dan kita harapkan tidak harus menunggu dari DPRD, karena pemerintah daerah punya kuasa dan kewenangan memperoses permalasahan perkebunan,” ucap Kelmi lagi.

Sebelumnya,‎ Ketua Komisi I DPRD Rohul Mazril mengakui, bahwa pemilik perkebunan kelapa sawit yang disebut-sebut masyarakat perusahaan Rokan Blok berlokasi di Desa Teluk Aur, Kecamatan Rambah Samo.

Mazril mengakui, secepatnya Komisi I DPRD Rohul akan memanggil pemilik perkebunan kelapa sawit Rokan Blok, sehingga diketahui apakah sudah mengantongi izin atau belum.

Saat itu, Mazril juga meminta Dinas Perikanan dan Perkabunan Kabupaten Rohul bertindak tegas kepada setiap pemilik perkebunan yang tidak taat peraturan undang-undang. (Mad)

Upaya Re-Instegrasi Sosial di Lapas Klas II B Pasir Pangaraian

Kalapas Klas II B Pasir Pangaraian, pegawai lapas, Camat Rambah, dan napi binaan lakukan kegiatan perbaikan fasilitas MC di Panti Asuhan Budi Mulya
Kalapas Klas II B Pasir Pangaraian, pegawai lapas, Camat Rambah, dan napi binaan lakukan kegiatan perbaikan fasilitas MC di Panti Asuhan Budi Mulya

ROKAN HULU,Tribun Riau- Upaya melakukan proses pembauran ke masyarakat (re integrasi sosial) menjelang Narapidana (Napi) bebas, 10 napi warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kalas II B Pasir Pangaraian, lakukan pembangunan fasilitas Mandi Cuci Kakus (MCK) di Panti Asuhan Budi Mulya, Langgopan, Kelurahan Pasir Pangaraian, Kecamatan Rambah.

Di bawah binaan Kalapas Klas II B Pasir Pangaraian, M. Lukman AMd IP.SH.M.Si Bersama pejabat struktural Lapas Klas II B lainnya, ke 10 napi yang sudah dikukuhkan Bhakti Merah Putih, melakukan pembangunan dan perbaikan fasilitas MCK di Panti Asuhan tersebut.

“Ini wujud nyata, penerapan pembinaan ke 10 napi yang sudah dikukuhkan Bhakti Merah Putih selama mereka menjalani hukuman di Lapas melalui program keterampilan pertukangan yang diberikan. Kegiatan ini, sebagai bentuk pembinaan bagi warga binaan kita menjelang napi tersebut bebas,” terang Kalapas Klas II B Pasir Pangaraian, M. Lukman, Camat Rambah Muhamad Franovandi,S.STP.M.Si, disela-sela peletakan batu pertama pembangunan MCK di Panti Asuhan Budi Mulya, Rabu (1/8/2018) siang kemarin.

Turut hadir Lurah Pasir Pengaraian Mukhlis SE,Serta RT/RW,dan pengurus Panti Asuhan Budi Mulya.

“Kegiatan renovasi fasilitas MCK yang kita laksanakan di panti asuhan Budi Mulya, dananya berasal dari sumbangan petugas Lapas Pasir Pangaraian serta dari Koperasi Pengayoman di Lapas Klas II B,”

“Ini menjadi amal jairiyah bagi petugas sebagai bentuk wujud rasa syukur, dan peduli terhadap mereka yang membutuhkan perhatian,” sebut Kalapas.

Camat Rambah Muhamad Franovandi juga memberikan apresiasi, atas kegiatan yang diprakarsasi Kalapas Klas II B Pasir Pangaraian, bersama pegawai lainnya dan 10 napi binaan. Apalagi program tersebut peduli terhadap warga khusunya panti asuhan, dan dirinya mendukung upaya Lapas dalam perogram pembinaan re integrasi sosial masyarakat terhadap warga binaannya di dalam Lapas.

“Ini harus dicontoh, karena kegiatan ini langsung menyentuh ke masyarakat. Program yang dilaksanakan Lapas cukup bagus, dan pemerintah kecamatan sangat mendukung sekali,” kata Camat Rambah.

Pada kegiatan itu, dilakukan perbaikan fasilitas MCK Panti Asuhan Budi Mulya, dilakukan perbaikan plafon yang bocor, pengecatan dan perbaikan pintu serta pengecatan gedung serta bangunan. (Mad)

Wabup Rohil Hadiri Penyerahan Bantuan Baznas

ROHIL, Tribunriau- Wakil Bupati Kabupaten Rokan Hilir Drs.H. Jamiludin, Kamis (2/8/18) menghadiri penyerahan dan pendistribusian Zakat produktif Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) kepada mustahig Rokan Hilir.

Program bantuan ini kerja sama antara Baznas provinsi Riau dengan Baznas kabupaten Rokan Hilir. acara dilaksanakan di kantor Baznas di jalan Pahlawan Bagansiapiapi, yang juga di hadiri Bidang 1 ketua pengumpulan Baznas provinsi Riau H.Asuar Aziz, Ketua Baznas Rohil Baharudin, serta pejabat Pemkab Rohil.

Ini adalah pertama sekalinya bantuan dari Baznas provinsi Riau untuk disalurkan bantuan kepada mustahig Zakat di kabupaten Rokan Hilir, sebesar 100 juta Rupiah, diantaranya yaitu : Budidaya ikan sebesar 10 juta Rupiah, pengembangan makanan khas Rokan Hilir sebesar 46 juta Rupiah, peralatan sanggar sebesar 44 juta Rupiah, bantuan dibagikan berupa kelompok dan langsung diserahkan masing – masing ketua kelompok.

Pada kesempatan itu wakil Bupati Rokan Hilir Drs. H. Jamiludin mengatakan, kedepan pemerintah Daerah akan membantu Baznas dengan menyalurkan Zakat, terutama kepada Aparatur sipil Negara (ASN) Kabupaten Rokan Hilir.

“Saya yakin Baznas Rokan Hilir akan menjadi agen yang berbeda terutama dalam mengayumi Mustahig zakat di kabupaten Rokan Hilir, ” ujar jamiludin.

Sementara itu Bidang 1 ketua pengumpulan Baznas provinsi Riau H. Asuar Aziz menyampaikan, zakat yang di himpunan di provinsi Riau sebesar 3 Milyar dan segera dibagikan ke Daerah, terutama mustahig zakat Rohil dengan bantuan sebesar 100 Juta Rupiah, di tiga sasaran, yakni : sanggar, kolam ikan lele, dan kuliner makanan khas Rohil bagi ibu.

Lanjutnya, jika program tersebut berkembang, Ia berjanji akan membantu lagi, ” janji Asuar Aziz.

Ketua Baznas Rohil Baharudin mengharapkan kepada pejabat untuk dapat meninstruksikan ASN Rohil khususnya untuk bisa menyalurkan Zakat Ke Baznas Rokan Hilir. (hen)

Bupati dan Mantan Bupati Rohul Hadiri Wisuda Mahasiswa UPP 6 Fakultas dan DIII

Bupati Sukiman, mantan Bupati Rohul Achmad, dan rektor, hadiri wisuda 355 mahasiswa UPP Rohul di Convention Hall Masjid Agung Islamic Centre Rohul.
Bupati Sukiman, mantan Bupati Rohul Achmad, dan rektor, hadiri wisuda 355 mahasiswa UPP Rohul di Convention Hall Masjid Agung Islamic Centre Rohul.

ROKAN HULU,Tribun Riau- Terdata 355 mahasiswa dan mahasiswi Universitas Pasir Pengaraian (UPP) Rokan Hulu (Rohul), ikuti prosesi wisuda di Convention Hall Masjid Agung Islamic Center, Pasir Pangaraian, Kamis (2/8/2018) pagi.

Ke 355 wisudawan dan wisudawati, diwisuda melalui Sidang Terbuka Senat UPP Wisuda XII Program Sarjana dan Diploma III yang dihadiri Bupati Rohul H. Sukiman, Koordinator Kopertis X, Ketua Dewan Pembina Yayasan Pembangunan Rokan Hulu (YPRH) Drs. H. Achmad M.Si yang juga mantan Bupati Rohul, Ketua YPRH Ir. H. Hafith Syukri MM,‎ Sekretaris YPRH Nasrul Hadi ST, MT.

Juga hadir Rektor UPP Dr. Adolf Bastian M.Pd, Forkompinda Rohul, para Kepala Dinas dan Badan di lingkungan Pemkab Rohul, Ketua LAM Rohul H. Zulyadaini, para pendiri UPP, Ketua PKK Rohul Hj. Peni Herawati, pimpinan Bank Riau Kepri Pasir Pangaraian diwakili M. Fajri, Civitas Akademika UPP, serta undangan lain.

Dikatakan ‎Ketua Panitia, Ria Karno M.Si mengatakan, ke 355 mahasiswa dan mahasiswi UPP yang diwisuda merupakan dari 15 program studi (Prodi) dari 6 Fakultas dan dari DIII Kebidanan.

Ungkap Karno lagi, yang di wisuda kali ini, atasnama Fitriani‎ dari Prodi Akutansi asal Kumu Desa Rambah Kecamatan Rambah Hilir merupakan anak pasangan dari Supri Edi dan Rostina‎‎ sebagai pemuncak atau cumlaude dengan IPK 3,97.

Kemudian selain Fitriani sebut Karno, ada 16 ‎Pemuncak atau cumlaude dari masing-masing Prodi wisuda XII UPP‎ tahun 2018.

Rektor UPP Adolf Bastian dalam sambutannya mengatakan, memeriahkan Dies Natalis UPP ke-9 tahun 2018, UPP juga menggelar banyak kegiatan. Kegiatan dimulai seminar Nasional, UPP Award diberikan ke 6 aktivis perempuan, jalan sehat dan pengobatan gratis, dan puncaknya wisuda 355 wisudawan dan wisudawati.

Jelas Adolf lagi, UPP Rohul saat ini juga sudah sejajar dengan perguruan‎ tinggi lain. Dari 357 universitas negeri dan swasta di Indonesia, UPP kini naik 74 peringkat di tahun 2018 dan berada di peringkat 292.

“Hal ini sebuah kerja keras, kami akan terus memperbaiki kualitas pembelajaran di kampus, melengkapi sarana dan prasarana‎ dalam memperkuat tri darma itu sendiri,” sebut Adolf.

Adolf juga mengaku, ada tiga dosen UPP juga sudah menyelesaikan program Doktor, dua diantarnya di Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Selain itu, ada 34 dosen UPP yang tengah menyelesaikan study S3 di dalam dan luar negeri.

“Tentunya yang masih S2 baru pendidikan magister tahun-tahun mendatang kami dorong untuk melanjutkan ke jenjang tinggu. Standar kami, di 2035 seluruh dosen UPP sudah menyandang gelar Doktor‎, tentunya hal itu bisa melanjutkan profesinya sebagai guru besar,” harap Adolf.

Adolf yang juga putra asli dari Kecamatan Tambusai‎ mengakui, bahwa Kampus UPP‎ terus berbenah diri dalam menuju visi sebagai Kampus Technopreneur tahun 2045. Sehingga, dirinya mengharapkan ke para wisudawan dan wisudawati tidak hanya berharap bekerja setamat ini, namun harus bisa menyediakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat.

Selain itu, Rektor UPP juga mendoakan wisudawan dan wisudawati mendapatkan jodoh yang baik setelah tamat kuliah.

Sedangkan diakui Ketua Dewan Pembina YPRH, Achmad, dirinya berterima kasih ke Bupati Rohul Sukiman, karena meski APBD Rohul kecil namun Pemkab masih membantu peningkatkan sarana dan prasarana di kampus UPP.

Achmad juga salut kepada Rekrot UPP Adolf Bastian, karena peringkat kampus UPP Rohul terus naik, dan di 2018 naik menjadi 292. Dirinya berharap, karir Adolf bukan hanya‎ berakhir sebagai Rektor UPP saja, namun bisa menjadi menteri.

Jelas mantan Bupati Rohul dua periode, dirinya yakin kampus UPP di bawah pimpinan Rektor Adolf Bastian dan civitas akademika, akan bisa mengangkat UPP menjadi perguruan tinggi terbaik, minimal di tingkat Sumatera.

‎Kemudian, Achmad juga berterima kasih kepada masyarakat Rohul yang sudah mempercayakan UPP sebagai perguruan tinggi di Kabupaten Rohul untuk pendidikan tinggi anaknya.‎ Apalagi terus berupaya dalam meningkatkan akreditasi, UPP juga terus meningkatkan mutu dosen.

“Suatu saat nantinya kita harapkan UPP menjadi pilihan,” harap Achmad.

Achmad juga mengharapkan, kepada wisudawan dan wisudawati UPP yang punya ekonomi mampu untuk melanjutkan pendidikannya di program pasca sarjana. Kemudian, bagi yang tidak melanjutkan pendidikan, Achmad berharap alumni UPP tidak hanya berharap menjadi seorang ASN atau PNS.

Menurutnya, dengan ide ekonomi kreatif seperti sekarang, mereka bisa sukses. Terpenting mereka melek informasi teknologi atau IT, dan bisa berusaha tanpa modal.

“Diharapkan mindset anak-anak kita tidak hanya punya mental menjadi pegawai negeri‎,‎ tapi menjadi pelaku ekonomi kreatif yang unggul di Rokan Hulu, itu harapan kita,” harap Achmad.

Bupati Rohul Sukiman yang membuka kegiatan wisuda menyatakan, Pemkab Rohul akan tetap komitmen dalam meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) melalui tingkat sekolah dasar sampai perguruan tinggi.

Bahkan dalam upaya meningkatkan SDM janji Sukiman, Pemkab Rohul meluncurkan program “Satu Keluarga Satu Sarjana”.‎ Melalui program tersebut diharapkan dapat mencetak SDM lebih baik dan berakhlak.

Bupati Sukiman mengimbau ke seluruh Camat, Lurah dan Kapala Desa, agar mendata anak-anak Rohul di usia pendidikan tinggi, sehingga mereka bisa melanjutkan pendidikannya ke tingkat yang lebih tinggi.

Menurut Sukiman, Pemkab Rohul akan mencari cara, bagaimana anak dari keluarga kurang mampu bisa mengenyam pendidikan tinggi di perguruan tinggi, sehingga program “Satu Keluarga Satu Sarjana” tercapai.‎

“Melalui Program Satu keluarga Satu Sarjana itu adalah ikhtiar kita, dalam upaya meningkatkan kualitas dan kuantitas dalam meningkatkan sumber daya manusia, sebagai upaya memajukan pembangunan Kabupaten Rohul ke depannya,” tegas Bupati Rohul Sukiman. (mad)

Soal Pilkadus, Ini Kata Kades Karya Indah Kampar

Kepala Desa Karya Indah Kabupaten Kampar
Kepala Desa Karya Indah Kabupaten Kampar

KAMPAR,Tribun Riau- Pemerintahan Desa Karya Indah segera melaksanakan pemilihan kepala dusun yang telah habis masa jabatannya, yakni kepala dusun 1 (satu) dan 3 (tiga). Dengan telah turun tim penjaringan kepala dusun Desa Karya Indah yang diketuai oleh Muhammad Nur SEI, disaringlah aspirasi-aspirasi dari masyarakat di setiap kedusunan tersebut.

Dalam hal itu, disampaikan Kepala Desa Karya Indah M.Ali bahwa masyarakat dusun di masing-masing kedusunan yang telah habis masa jabatan kepala dusunnya, menginginkan dilaksanakannya Pemilihan Kepala Dusun secara Demokrasi langsung oleh Masyarakat dengan catatan kriteria serta syarat calon harus mengikuti peraturan yang ditetapkan oleh Pemdes Karya Indah berdasarkan peraturan dan perundang-undangan yang ada di Pemerintahan dan Negara ini.

“masyarakat kita inginnya dipilih langsung oleh mereka secara demokrasi. Silahkan dipilih, karena pilihan masyarakat itu bentuk cerminan kebersamaan dan kekompakan masyarakat.” Pungkas Ali.

Ditambahnya, “seyogyanya Kepala Dusun itu adalah termasuk kriterias dari Kaur Desa. Dan itu bisa ditunjuk dan ditetapkan oleh Kepala Desa. Namun, karena saya berasal dari masyarakat, ya kita kembalikan kepada masyarakat untuk tahapan pemilihannya secara demokrasi. Bentuklah kepanitiaannya segera, dan laksanakan secepatnya. Agar roda pemerintahan berjalan sempurna.” beber Kades.

Hal ini disampaikan Kepala Desa Karya Indah disela sambutannya saat pelaksanaan musyawarah rapat koordinasi yang bertempat di Aula Desa Karya Indah, (02/8). Disini ia menegaskan himbauan terhadap segenap perangkat desa karya indah, “selektiflah dalam tugas dan fungsinya dalam menjabat. Terutama tentang legalitas lahan yang ada dilingkungan masing-masing, jangan asal ukur dan terbitkan surat pengukuran lahan. Resiko dan Tanggung Jawab terletak dipundak masing-masing, terutama untuk Ketua RT, berhati-hatilah mengemban tugas.”

“Mari bersatu dan bergandeng untuk membangun desa karya indah ini lebih maju. Nawaitukan dari lubuk hati yang paling dalam bahwa kita adalah amanah masyarakat. Yoo,dukung program-program desa.” ucap Ali.

Kemudian, Kades menayampaikan bahwa Desa Karya Indah telah menerima sebidang tanah waqaf yang berada di Dusun 3 km 14, diperuntukkan yang insyaallah akan di bangun sekolah tingkat dasar, dan untuk legalitas lahan waqaf tersebut sudah kita uruskan dan di terima dari pewaqafnya secara langsung.

Disini, Kepala Desa Karya Indah juga menyelipkan himbauan terhadap dunia pendidikan yang berkedudukan di desa karya indah, marilah kita bermitra dan bersinergi untuk pembangunan mutu pendidikan generasi karya indah khususnya yang cerdas dan berkualitas.

Menutup arahannya ketika diwawancarai awak media mempertanyakan soal adanya aparatur perangkat desa yang tidak memiliki identitas kependudukan Desa Karya Indah, Kepala Desa mengatakan, “sekali lagi saya tekankan kepada aparatur desa, yang tidak beridentitas karya indah kampar, dan sudah beberapa kali saya himbau dan tegur, untuk dapat memindahkan identitas kependudukannya ke Desa Karya Indah. Jika tidak dapat mengindahkannya, tolong dengan berjiwa bijaksana agar menyerahkan surat keputusan jabatan aparaturnya ke kantor desa melalui kaur pemerintahan desa karya indah.” tegasnya.

“sebab kita butuh jajaran roda pemerintahan desa yang dapat mengayom, melayani dan membimbing masyarakatnya sesuai visi misi serta program desa dan daerah kabupaten.” tutup Kades. (hbi)

Tunggu Fatwa MUI, Kemenag Rohul Minta Tunda Pemberian Vaksin MR

Kepala Kementrian Agama (Kakan Kemenag) Rohul, Syahrudin M.Sy yang diwawancarai oleh Awak media.
Kepala Kementrian Agama (Kakan Kemenag) Rohul, Syahrudin M.Sy yang diwawancarai oleh Awak media.

ROKAN HULU, Tribun Riau- Pelaksanaan imunisasi vaksin Campak / Measles dan Rubella (MR) yang akan dilaksanakan Dinas Kesehatan (Diskes) bagi seluruh pelajar mulai Sekolah Dasar (SD), SLTP hingga SLTA pekan ini, akhirnya ditunda di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) menunggu hingga adanya fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI)

Kepala Kementrian Agama (Kakan Kemenag) Rohul, Syahrudin M.Sy ditegaskan, Rabu (1/8/2018), sikapi adanya Surat Edaran (SE) MUI Pusat, yang menyatakan vaksin Campak/ MR belum mendapatkan fatwa halal dari LP-POM MUI Pusat.

“Memang kita sudah minta ke Dinas terkait, agar menunda dulu pelaksanaan imunisasi vaksinasi Campak/ MR bagi pelajar di Rohul. Kita menunggu adanya kejelasan dari fatwa MUI apakah vaksin Campak/MR dibolehkan atau tidak nantinya,”

“Kita juga sudah berkoordinasi dengan Kepala Dinas Pendidikan dan Pemuda Olahraga (Disdikpora) Ibnu Ulya, agar menunda pelaksanaan imunisasi vaksin tersebut ke pelajar di Rohul,” tegas Kakan Kemenag Rohul, Syahruddin, disela-sela menghadiri pembukaan Pendidikan dan Latihan (Diklat) Paskibraka tahun 2018, tingkat Kabupaten Rohul, di Hotel Glora Bhakti, Pasir Pangaraian.

Juga diakui Kakan Kemenag Rohul, H Syahrudin, dirinya sudah melihat SE MUI Pusat, karena kepengurusan MUI Rohul yang baru belum dilantik. Kemudian, dirinya sudah menyampaikannya ke Bupati Rohul, H Sukiman termasuk Kadisdikpora Rohul Drs H.Ibnu Ulya.Msi.

“Kita sepakat pelaksanaan imunisasi Campak MR ditunda, sampai adanya fatwa MUI terkait boleh tidaknya vaksin tersebut digunakan ke pelajar di Rohul.

“Selain itu, kita juga sudah mengintruksikan seluruh Madrasyah di Rohul agar menunda pelaksanaan imunisasi Campak/ MR. Apalagi di SE MUI Pusat secara tegas dibunyikan, agar masyarakat muslim tidak ikut dalam proses penyuntikan imunisasi vaksinasi Campak/MR hingga adanya keputusan resmi dari LP-POM MUI Pusat. Juga MUI Pusat membantah, bahwa sudah menyetujui imunisasi Campak/MR. Sementara Kementrian Kesehatan RI belum daftarkan vaksin untuk diteliti oleh LP-POM MUI Pusat,” sebut Kakan Kemenag, Syahrudin.

Syahrudin juga menyatakan, Pemkab dan instansi terkait di Rohul sudah sepakat, menunda imunisasi vaksin Campak/ MR kepada para pelajar di Rohul hingga adanya keputusan MUI pusat.

“Dijanjikan oleh MUI pusat, pada 8 Agustus 2018 sudah dibuat fatwa nasional terkait boleh tidaknya imunisasi vaksin Campak/ MR. Namun, Bupati Rohul sudah mengetahuinya, termasuk Kepala Disdikpora, dan mereka menyatakan agar imunisasi vaksin Campak/ MR pelaksanannya ditunda,” kata Syahrudin.

Kemudian ditanya bagi sekolah yang sudah melaksanakan imunisasi seperti di Kecamatan Kepenuhan, Kakan Kemenag menyatakan tidak mengapa. Namun bagi sekolah yang belum melaksanakannya agar menundanya, sampai adanya putusan fatwa MUI. (mad)

Rumahku ‘Kejatuhan Bintang’

MAGELANG, Tribun Riau- Cuaca pagi hari yang cerah dan hangatnya cahaya matahari pagi disusun kreo desa Gandusari Bandongan serta ramai riuh warga sekitar karena adanya kunjungan Marsda TNI Agus Munandar, SE selaku ketua tim beserta rombongan dari Mabes TNI serta FORKOMPINDA Kabupaten Magelang mengunjungi rumah warga yang masuk dalam program RLTH kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa(TMMD) Reguler ke – 102 kodim 0705 Magelang.

Tim Wasev dari Mabes TNI melaksanakan kunjungan di dusun Kreo desa Bandongan, untuk meninjau pelaksanaan program TMMD ini, salah satu program yang ditinjau adalah program RTLH di rumah bapak Fauzan ( 40 tahun).

Sambutan yang sangat hangat dari masyarakat membuat tim bangga, bahwa ternyata TNI masih disukai dan dicintai rakyat, bukan hanya isapan jempol belaka.

Fauzan salah satu pemilik rumah yang dibangun oleh TNI dalam program TMMD ini sangat bersyukur karena keinginanya memiliki rumah yang layak dapat tercapai.

“Saya sangat bangga dan berterima kasih kepada TNI dan pemerintah yang membantu keinginan saya untuk memiliki rumah yang layak huni, apalagi rumah saya di masuki oleh bapak TNI yang berpangkat Jendral karena tidak semua rumah warga sini yang dimasuki oleh beliau,” ujarnya.

Ketua tim dari Wasev Mabes TNI, Marsda TNI Agus Munandar, SE mengatakan bahwa kunjungannya ini dalam rangka pengawasan serta evaluasi terkait pelaksanaan TMMD.

“Sebagai pemimpin kita harus dekat dengan anggota sehingga perlu mengadakan kunjungan ini dalam rangka pengawasan dan evaluasi terkait pelaksanaan program TMMD. Kita perlu meninjau secara langsung hasil pengerjaan program ini secara nyata di lapangan, bila nanti ditemukan kekurangan bisa kita ambil sebagai bahan evaluasi untuk kesuksesan program TMMD kedepannya”, kata Marsda TNI Agus Munandar. (rilis)

Kades Karya Indah Kabupaten Bentuk Panitia HUT RI ke-73

KAMPAR,Tribun Riau- Musyawarah dan Rapat koordinasi pemerintahan Desa Karya Indah sekaligus Pembentukan Panitia HUT Republik Indonesia yang ke-73 di Desa Karya Indah Kecamatan Tapung Kabupaten Kampar terlaksana pada Kamis (2/8/2018) Pukul 10.00 WIB hingga selesai Pukul 11.45 WIB. Rapat dipimpin langsung oleh Kepala Desa Karya Indah, Muhammad Ali bersama Ketua BPD Karya Indah, Dahlimi.

Dalam kegiatan ini, turut hadir Aparatur RT/RW/Dusun, Lembaga-lembaga dan OKP se-Desa Karya Indah, dan Tokoh Masyarakat beserta Undangan musyawarah lainnya.

Kepala Desa Karya Indah, Muhammad Ali memberikan arahan dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada segenap peserta musyawarah yang hadir mewakili masyarakat desa karya indah dan lembaga pendidikan yang ada. Selanjutnya, kegiatan musyawarah ini difokuskan untuk pelaksanaan rangkaian kegiatan yang bersempena dengan HUT Republik Indonesia ke-73 Tahun dan HUT Provinsi Riau ke-61 Tahun untuk Desa Karya Indah.

“memaksimalkan dalam waktu yang singkat ini, dalam musyawarah ini sesuai undangan yang disampaikan, kita bentuk panitia pelaksana memperingati hari Kemerdekaan RI ke-73 tahun dan hari jadi Provinsi Riau yang ke 61 Tahunnya.

Dibeberkan Ali, “untuk tahap berikutnya Pemdes akan duduk bermusyawarah kembali guna perancangan peraturan desa bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Karya Indah, dan itu tetap akan mengacu kepada Peraturan Daerah Kabupaten Kampar serta Peraturan Pemerintahnya.”

Ia berharap terhadap seluruh OKP dan Ormas, Lembaga-lembaga serta Masyarakat Desa Karya Indah agar dapat berjalan bersama mendukung program pemerintahan desa sehingga terjalin hubungan kemitraan yang bersinergi.

“Mulai hari ini, ayo kita bergandengan dan berpegang teguh serta bersatu untuk membangun desa karya indah ini lebih maju. Nawaitu kan dari lubuk hati yang paling dalam, dukung program-program desa. Bukan program indifidu kepala desanya.” tegas Kepala Desa Karya Indah.

Dari hasil musyawarah yang dipandu oleh pembawa acara, Agus Ulinuha sekaligus Kaur Kesejahteraan Sosial Rakyat membacakan hasil musyawarah pembentukan panitia pelaksana HUT RI ke-73 Tahun dengan diketuai oleh Suradi (Ketua LPM Desa Karya Indah). Petugas Paskibraka ditunjuk SMAN 5 Tapung dan Paduan Suara ditunjuk SMPN 10 Tapung, serta Seksi Upacara dalam pelaksanaan ditunjuk Muhammad Nazri SPdI selaku Guru SMAN 5 Tapung dan Tokoh Pendidikan Di Karya Indah bersama Pak Komar (Guru SMPN 10 Tapung), dengan dibimbing serta dibina langsung oleh Pembina Desa Karya Indah melalui Babinsa bersama Bhabinkamtibmas Desa Karya Indah. (hbi)

Terbaru

Populer