Beranda blog Halaman 1217

Pengurus KONI Rohul Periode 2018-2022 Resmi Dilantik

Ketua Umum KONI Rohul Emrizal Pakis, mengukukan dan melantik Ketua Umum dan pemngurus KONI Rohul yang baru
Ketua Umum KONI Rohul Emrizal Pakis, mengukukan dan melantik Ketua Umum dan pemngurus KONI Rohul yang baru

ROKAN HULU,Tribun Riau- Pasca dilantik serta dikukuhkan Khairul Fahmi MT sebagai Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (Ketum KONI) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) periode 2018-2022, Kamis (23/8/2018) pagi, dirinya akan lakukan pembenahan di tubuh KONI.

Sebut Khairul, dimana pertama yang akan dilakukan pengurus yakni lakukan invetarisir aset KONI Rohul, baik aset fisik dan aset non fisik. Termasuk aset fisik beberapa peralatan diakuinya hingga kini masih dikuasai‎ oleh pribadi.

“Semuanya akan kita data‎, dan akan kita kembalikan sesuai fungsinya,” janji Khairul.

Selain inventarisir aset non fisik, kemudian seperti kemampuan atlet, pelatih, dan lainnya Khairul menyatakan, pihaknya akan mendata base KONI Rohul yang belum lengkap atau terdata dengan baik.

“Sehingga, program tersebut nantinya ditangani Bidang Pembinaan Prestasi. Hal itu jadi program utama kita, sehingga dengan kita mempunyai data itu semua, baru kita mengetahui mau berbuat apa ke depannya,” tegasnya.

Khairul juga menegaskan, KONI Rohul di bawah kepemimpinannya juga akan ikuti event-event berskala provinsi, regional dan nasional, sehingga ada peningkatan prestasi atlet di setiap event. Apalagi Rohul berada di urutan 11 diajang Porprov Riau 2017 dari 12 kabupaten/ kota yang ada di Riau.

“Tentunya ini sangat miris, sehingga berharap ini jadi PR KONI Rohul ke depan‎nya, KONI Rohul harus mampu tingkatkan level tersebut,” sebut Khairul optimis, dan menurutnya pembinaan‎ atlet tidak bisa hanya ngomong saja, tetapi membutuhkan latihan atlet, infrastruktur dan lain sebagainya.

“Kemudian, kita sudah berkomunikasi dengan Bupati Rohul H Sukiman, beliau sudah merespon dengan baik. Termasuk, menjembatani‎ kita dengan pihak ketiga atau pihak perusahaan dan lain sebagainya yang nantinya andil dalam membantu kegiatan olahraga di bawah naungan KONI,” katanya.

Bupati Rohul Sukiman H Sukiman dalam sambutannya mengakui, Pemkab Rohul akan mendukung penuh program KONI Rohul, termasuk dalam penyediaan infrastruktur.

Bupati juga berharap, agar KONI Rohul dapat meningkatkan prestasi atlet, dan membawa angin segar untuk Kabupaten Rohul, baik di tingkat provinsi, nasional hingga internasional.

“Kita yakin, dengan kepengurusan baru maka KONI Rohul dapat mendongkrak prestasi atlet,” harap Bupati Rohul Sukiman di sambutannya.

Pada pelantikan Ketum KONI Rohul Khairul Fahmi yang juga Wakil Rektor II Universitas Pasir Pengaraian (UPP)‎ Rohul, kepengurusan KONI Rohul resmi dikukuhkan Ketua Umum KONI Riau Emrizal Pakis‎, disaksikan Bupati Rohul H. Sukiman, pejabat Forkompinda, Pj Sekda Rohul H. Abdul Haris S.Sos, M.Si, serta para pejabat di lingkungan Pemkab Rohul lainnya.

Sebelum pelaksanaan pelantikan pengurus KONI Rohul di Sekretariat KONI Rohul, juga dimeriahkan jalan santai berhadiah turut dihadiri Rektor UPP Dr. Adolf Bastian M.Pd, Kakan Kemenag Rohul Drs. H. Syahrudin M.Sy, Kalapas Pasir Pangaraian M. Lukman, Waka Polres Rohul Kompol Willy, dan ratusan pelajar.

Selain itu, juga dilantik Wakil Ketua I KONI Rohul Syamsir Jasid SH, Wakil Ketua II Hidayat SE, MM, Sekretaris Umum Muhibban ST, Wakil Sekretaris I Donni Ahyu SH, Wakil Sekretaris II Sutanto S.Sos.I, Bendahara Umum Alhafiz Tambusai, Wakil Bendahara I Muhammad Azhar M.Si, dan Wakil Bendahara II Martinus SE.

Ketua KONI Rohul 2018-2022, Khairul Fahmi juga mengatakan, ada 23 cabang olahraga (Cabor) di bawah naungan KONI Rohul.

“Bila kita terlalu berharap sepenuhnya ke APBD Rohul, maka itu tidak mungkin untuk sekarang ini‎,” tambah Khairul.

Terkait sarana, Khairul mengaku mayoritas Cabor yang ada juga belum memiliki sarana, seperti Cabor PSSI belum punya stadion level nasional, untuk bisa maju di Liga dua atau Liga satu.

Ketua Umum KONI Riau, Emrizal Pakis mengaku, usai melantik pengurus KONI Rohul, dalam waktu dekat juga akan dilantik pengurus KONI Bengkalis dan pengurus KONI Rokan Hilir.

Dengan terbentuknya seluruh pengurus KONI di 12 kabupaten/ kota, maka KONI Riau akan berbenah dalam memperbaiki prestasi olahraga di seluruh Cabor, mengulang sukses seperti juara umum di event Sumatera di Bangka Belitung tahun 2015, rangking ke-7 di PON 2016 dari 34 provinsi di Indonesia, dan lainnya.

Emrizal mengakui, khusus di Kabupaten Rohul sendiri ada beberapa Cabor yang berpotensi prestasi dan perlu pembinaan, seperti Cabor pencak silat, angkat berat, angkat besi, PASI‎, terbang layang, dan lainnya.

‎Emrizal mengharapkan, dunia usaha yang ada di Rohul ikut mendukung atau mem-backup dunia olahraga, baik mendukung dana atau menjadi bapak angkat untuk Cabor. (mad)

Idrus Marham Jadi Tersangka, Ini Jumlah Harta Kekayaannya

JAKARTA,Tribun Riau – Salah seorang menteri yang ditunjuk oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap PLTU Riau-1.

Sebelum ditetapkan sebagai tersangka, Idrus Marham yang menjabat sebagai Menteri Sosial itu telah mengundurkan diri.

Namun, penetapan tersangka tersebut belum diumumkan secara resmi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Berapa harta kekayaan yang dimiliki Idrus Marham?

Dilihat dari aplikasi Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Jumat (24/8/2018), KPK mengesahkan LHKPN Idrus itu pada 13 Agustus 2018 dengan jabatan sebagai Menteri Sosial. Idrus disebut memiliki total harta kekayaan Rp 26.138.619.067 tetapi dengan utang Rp 388.338.852 sehingga jumlahnya Rp 25.750.280.215.

Untuk rinciannya, Idrus memiliki tanah dan bangunan, alat transportasi, hingga kas atau setara kas. Namun aset paling banyak yang dimiliki Idrus yaitu tanah dan bangunan.

Total ada 60 tanah dan bangunan yang dimiliki Idrus dengan nilai Rp 22.486.820.400. Tanah dan bangunan itu mayoritas berada di Bogor, sisanya berada di wilayah Jakarta.

Selain itu, Idrus melaporkan memiliki 3 unit mobil yaitu Nissan Infinity, Mitsubishi Pajero, dan Toyota Alphard. Ketiga mobil itu tercatat senilai Rp 2.040.000.000. (dtc/red)

Pawai Takbir Malam Idul Adha, Masjid Al Mukhlisin Sebotih Baru Juara I

Suasana pawai takbiran Idul Adha di Kabupaten Rohul
Suasana pawai takbiran Idul Adha di Kabupaten Rohul

ROKAN HULU,Tribun Riau- Pawai takbir Hari Raya Idul Adha 1439 H, Selasa (21/8) malam tingkat Kabupaten Rokan Hulu di Purna Astaka MTQ Riau Pasir Pangaraian depan Masjid Agung Islamic Center (Maic) Rohul berjalan meriah.

Ribuan masyarakat dari berbagai dearah di Rohul, ikut menyaksikan dan meramaikan iring-iringan barisan peserta pawai takbir malam hari Raya Idul Adha.

Walaupun hanya 12 masjid di Kecamatan Rambah yang mendaftar sebagai perserta pawai takbir Hari Raya Idul Adha, hanya tujuh masjid yang tampil.

Peserta pawai takbir malam Idul Adha, dilepas secara Bupati Rohul H Sukiman, ditandai dengan pengangkatan bendera star sekaligus menabuh Bedug secara bersama-sama dengan Forkopimda, Kakan Kemenag Rohul Drs H Syahrudin MSy, Anggota DPRD Riau Dapil Rohul T Rusli Ahmad, Penjabat Sekda Rohul H Abdul Haris SSos MSi.

Hasil pelaksanaan pawai takbir malam Hari Raya Idul Adha 1439 H, Rabu (22/8/2018) pagi, sebelum pelaksanaan Shalat Idul Adha 1439 H di Maic Rohul, Panitia mengumumkan Masjid Al Mukhlisin Sebotih Baru Kecamatan Rambah sebagai juara I dan berhak dapatkan hadiah uang sebesar Rp15 juta.

Disusul Masjid Al Hikmah Pasir Putih raih juara II sedangkan Masjid Silaturrahim raih Juara III. Disusul Masjid Jamiatu raih juara Harapan II dan Masjid Al Hilal meraih Juara Harapan I.

Hadiah ke masjid yang ditetapkan sebagai juara pawai takbir Idul Adha, diserahkan Bupati Rohul H Sukiman didampingi Forkopimda, disaksikan warga dan jemaah shalat Idul Adha di MAIC.

Bupati Rohul H Sukiman atas nama pribadi, keluarga dan Pemkab Rohul, ucapkan selamat Hari Raya Idul Adha kepada umat Islam di Rohul. Dirinya mengajak seluruh masyarakat Rohul, agar senantiasa perkokoh persatuan dan kesatuan dalam mengisi pembangunan di Negeri Seribu suluk.

“Saya bangga melihat antusias masyarakat saksikan pawai takbir malam Hari Raya Idul Adha 1439 H. Kemudian, pesertanya juga menunjukan kemeriahan manyambut Idul Adha tahun ini. Ini menunjukan bahwa Syiar Islam di Rohul berjalan dengan baik, apalagi Rohul memiliki kultur masyarakat yang rukun dan damai serta berjulukan “Negeri Seribu Suluk” Negeri yang agamis,” Kata Bupati Sukiman. (mad)

Pegawai dan Honorer Disparbud Rohul Qurban 3 Ekor Sapi

Pegawai Disparbud Rohul, makan bersama setelah mereka potong hewan kurban di kantor mereka
Pegawai Disparbud Rohul, makan bersama setelah mereka potong hewan kurban di kantor mereka

ROKAN HULU,Tribun Riau- Sungguh luar biasa dan patut diacungi jempol. Bertepatan Hari Raya Idul Adha 1439 Hijriyah/ 2018 Masehi, pegawai dan tenaga honor di Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Rokan Hulu (Rohul), berkurban 3 ekor sapi.

Diakui Kepala Disparbud Rohul, Drs. Yusmar M.Si, dari 3 ekor sapi, 2 ekor diantaranya diserahkan serta dipotong di Masjid Agung Islamic Center Rohul, sementara seekor sapi lainnya disembelih di kantor Disparbud Rohul Pada Idul Adha hari kedua, Kamis (23/8/2018).

Sebut Yusmar mengatakan, sapi kurban yang disembelih di kantor Disparbud Rohul, dilakukan setiap Hari Raya Idul Adha oleh 21 pegawai serta 50 tenaga honor, termasuk honorer yang bertugas di objek wisata.

“Dengan dilaksanakannya pemotongan hewan kurban di kantor kita, bertujuan‎ pererat tali silaturrahim juga untuk membangun kebersamaan. Pegawai dan tenaga honor Disparbud Rohul masak bersama dan diakhiri makan bersama,”

“Saya berharap, dengan makan bersama lebih memperat tali silaturahmi dan kebersamaan para pegawai dan tenaga honor, di‎ Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Rohul,” kata Yusmar.

Di akhir acara, seluruh para pegawai dan tenaga honorer gelar doa bersama, sehingga seluruh objek wisata yang ada di Kabupaten Rohul maju serta lebih dikenal oleh wisatawan lokal dan mancanegara. (mad)

Apel Gabungan Pemkab Kampar, Hadirkan Aditya Sang Paskibraka Nasional

Aditya Sang Paskibraka Nasional
Aditya Sang Paskibraka Nasional

KAMPAR,Tribun Riau- Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, Santoso bersama stafnya menyambut kedatangan Paskibraka Nasional, Aditya Firdika Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Nasional di Kediamannya Jalan Anggit, Dusun Koto Menanti, Desa Salo Timur. Kamis (23/8)

Pemerintah Kabupaten Kampar sangat mengapresiasi prestasi yang telah diukir Aditya yang terpilih menjadi Komandan Pleton Purna Paskibraka Nasional di Istana Negara. Aditya merupakan pelajar yang berasal dari SMAN I Bangkinang Kota dan saat ini duduk di kelas XII IPS, merupakan salah satu Putra terbaik Kampar yang lahir pada tanggal 23 Agustus tahun 2001 putra pasangan dari Firdaus dan Ika Suryani yang berasal dari Salo Timur kecamatan Salo tersebut telah tampil dihadapan tamu Negara dan memberikan yang terbaik.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Santoso saat menyambut kepulangan Aditya sangat mmengaplus dan berharap kedepannya bisa menjadi contoh pemuda di Kabupaten Kampar.

“Semoga menjadi contoh bagi pemuda se-kabupaten kampar, bahwa anak kampar bisa dan mampu berprestasi di tingkat Nasional. Kita harapkan Aditya bisa menjadi cambuk bagi teman-temannya untuk terus berprestasi sesuai kemampuan yang di miliki,” ungkap Santoso.

Sementara itu, sebagai bentuk penghargaan lainnya Disdikpora akan menghadirkan Aditya pada upacara gabungan hari Senin mendatang agar lebih dikenal masyarakat luas.

“Tanpa mengurangi rasa bangga terhadap Aditya, tencananya hari senin depan kita akan bawa apel bersama dengan para kepala OPD dan ASN di kantor Bupati Kampar sebagai sambutan sukacita dan bangga kepada Aditya,” ujar Santoso.

Adapun upaya keras yang dilakukan pemerintah dalam meloloskan Aditya hingga ketingkat Nasional tak lepas dari tekad dan kemauan si anak sendiri, berbagai bentuk pembinaan dan pendidikan telah diberikan sebaik mungkin hingga ke tahap ini. (hbi)

Diduga Belum Kantongi Izin, PT CDN Dinilai Kangkangi Aturan

KAMPAR,Tribun Riau— Diduga belum mengantongi surat izin, Proyek Pembangunan Pergudangan dan Sirkuit oleh PT Capella Dinamik Nusantara Maindealer Sepeda Motor pabrikan Honda yang terletak di Jalan Garuda Sakti KM 10 Wilayah Pemerintahan Desa Karya Indah Kecamatan Tapung Kabupaten Kampar, dinilai mengangkangi aturan.

Pantauan di lapangan, Jumat (23/8/2018), Lokasi sirkuit tersebut sudah dalam proses pengerjaan pembangunan yang kini memasuki tahap pembangunan jalan masuk ke area pergudangan dan sirkuit dari pihak PT CDN.

Selain dugaan tak mengantongi izin, juga tidak terlihat papan proyek dari pihak perusahaan maupun dari pemerintahan yang terpasang disaat pembangunan pergudangan dan sirkuit dari PT Capella Dinamik Nusantara (CDN).

Kepala Desa Karya Indah Muhammad Ali SPd.I ketika dikonfirmasi melalui ponselnya, menjelaskan bahwa Pihak PT CDN kemungkinan sedang dalam proses pengurusan perizinan terkait guna pembangunan pergudangan dan sirkuitnya serta perizinan mereka sudah lanjut ke pihak pemerintah selanjutnya.

“Dari desa, untuk rekomendasi pengurusan izin-nya sudah lanjut ke pihak kecamatan, dan juga disampaikan bahwa rekomendasi perizinan mereka sudah ditandatangani pihak kecamatan,” jelas Kades

Disamping itul, Pihak PT CDN melalui David Tambunan ketika dihubungi wartawan mengatakan, bahwa perizinan untuk pembangunan sirkuit dan pergudangan tersebut sudah berjalan ke tahap selanjutnya dan guna menindaklanjuti ini, pihaknya akan menelusuri sampai dimana pengurusan tersebut.

“Rekom perizinannya sudah berlanjut sesuai proses, dengan melalui RT kemudian Pemerintahan Kelurahannya (desa) dan saya mendapat info dari utusan pihak kami yang mengurus tentang perizinan kabarnya sudah berada di tingkat kabupaten prosesnya,” ujar David.

Di lain pihak, Ketua Komisi I DPRD Kampar, Repol SAg menegaskan, perusahaan tidak boleh melakukan kegiatan sebelum mengantongi izin, meskipun dalam status pengurusan.

“Untuk instansi pemerintah yang terkait mengenai perizinan ini jangan hanya tutup mata saja jika ada hal yang seperti ini. Karena ini menyangkut pendapatan daerah. Camat juga jangan hanya duduk saja di kantor. Turun lihat daerahnya,” kata Repol dilansir dari Media Online KoranMX.

Repol juga menduga, ada pihak-pihak yang membackingi perusahaan tersebut. Sehingga berani membangun sirkuit tanpa izin. “Karena tidak akan diberikan tindakan,“ jelasnya. (hbi)

Parade Tari Nusantara TMII 2018, Rohul Raih 2 Penghargaan

Rohul Duta Riau, raih penghargaan seni budaya di TMII
Rohul Duta Riau, raih penghargaan seni budaya di TMII

ROKAN HULU,Tribun Riau- Parade Tari Nusantara ‎2018 digelar di Gedung Lageng Sasono Budoyo Taman Mini Indonesia Indah (TMII), diikuti 28 provinsi dan telah berakhir, Senin (20/8/2018) malam.

Di Parade Tari Nusantara 2018 yang digelar dua hari 18 hingga 19 Agustus 2018, perwakilan Provinsi Kalimantan Tengah keluar sebagai juara umum. Sedangkan Provinsi Riau diwakili Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), berhasil meraih penghargaan dua kategori yakni, Penyaji Unggulan, dan Provinsi Pemenang Yel-yel dari 28 provinsi yang menjadi peserta.

Dimana sebelumnya, koordinator TMII Mariano yang mewakili Direktur Utama TMII Tanribali Lamo mengaku, kesertaan provinsi di Parade Tari Nusantara 2018 meningkat dari tahun sebelumnya. Pada 2017, event budaya ini diikuti 24 provinsi, sementara di 2018 meningkat menjadi 28 peserta.

Mariano juga mengaku, di parade Tari Nusantara sudah berlangsung untuk ke-37 kalinya, dengan tujuan dalam rangka mengapresiasi insan seni, khususnya di bidang tari. Para ini biasa disebut sebagai pestanya para penari.

Dirinya berharap, parade Tari Nusantara bisa dimanfaatkan baik oleh para insan seni di tanah air. Mariano mengaku event budaya tahunan ini tetap mendapat dukungan pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten/ kota.

Diacara yang ditutup resmi Direktur Utama (Dirut) TMII Jakarta‎, Drs. Tanribali Lamo SH, diumumkan penghargaan kategori Yel-yel terbaik saat pembukaan Parade Tari Nusantara diterima‎ 3 provinsi, yaitu Provinsi Riau, Provinsi Kepulauan Riau, dan Provinsi Kalimantan tengah.

Selain itu, juga ikut diumumkan beberapa kategori, seperti Koreografi, Penata Musik dan Penata Busana. Untuk kategori Penyaji Unggulan terpilih 13 provinsi, yaitu DKI Jakarta, Nusa Tenggara Timur, Jambi, Kepulauan Riau, Aceh, Jawa Timur, Kalimantan Timur, Jawa Tengah, Sulawesi Tengah, Kalimantan Barat, Papua Barat dan Provinsi Riau.

Kemudian, untuk juara umum diraih oleh Kalimantan Tengah. Dan Kabupaten Rohul sebagai perwakilan Provinsi Riau harus puas menerima dua penghargaan.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Rohul Drs. Yusmar M.Si, mewakil Bupati Rohul H. Sukiman dan Pejabat Sekda Rohul H. Abdul Haris Lubis S.Sos, M.Si, berterimaksih atas perjuangan pelaku seni asal di tingkat nasional.

Kata Yusmar, dirinya bangga meski mereka tidak meraih juara umum, sebab masih bisa membawa tanda mata ke Provinsi Riau, dan Kabupaten Rohul pada khususnya, yaitu Piala Penyaji Unggulan dan Yel-yel terbaik.

“Kebanggaan ini cukup beralasan, karena dari 28 provinsi yang mengikuti, hanya 13 provinsi yang bisa membawa pulang piala ke daerahnya masing-masing. Sementara 15 provinsi lainnya tidak membawa apa-apa, seperti beberapa provinsi dari wilayah sumatera,” jelas Yusmar, Selasa malam.

Dikatakan Yusmar, dirinya berterima kasih atas semangat dan dorongan, serta motivasi dari bapak Gubernur Riau, melalui Bapak Kadis Pariwisata Provinsi Riau, Bupati Rohul H. Sukiman, Pejabat Sekda Rohul Abdul Haris Lubis, seluruh elemen Pemkab Rohul, serta masyarakat baik langsung maupun tidak langsung yang telah membantu Disparbud Rohul, sehingga mereka bisa berangkat mewakili Provinsi Riau.

“Jelas nama Rohul yang newakili Provinsi Riau telah bergema di Parade Tari Nusantara 2018.”

“Kita harapkan, ke depannya Kabupaten Rohul tetap berbicara dan tetap memberi andil di segala bidang untuk kemajuan Kabupaten Rohul, tidak saja di tingkat provinsi saja, melaink‎an di tingkat nasional, bahkan tingkat internasional,” sebut Yusmar. (mad)

Periksa Hewan Qurban, Disnakbun Rohul Kerahkan 32 Petugas

ROKAN HULU,Tribun Riau- Dinas Peternakan dan Perkebunan (Disnakbun) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), kerahkan 32 petugas untuk memeriksa hewan kurban yang akan disembelih di hari raya Idul Adha 1439 Hijriyah, Rabu esok.

Bupati Rohul, H Sukiman, juga mengintruksikan agar seluruh petugas kesehatan hewan khususnya hewan yang akan dikurbankan, untuk mengecek dengan teliti hewan yang akan dikurban. Bukan hanya kelayakanan sapi yang akan dikurbankan, namun yang lebih penting apakah hewan kurban tersebut sudah terbebas dari penyakit hewan.

“Jangan sampai, ada hewan yang terjangkit penyakit namun dikurbankan. Diharapkan petugas yang dikerahkan Disnakbun benar-benar teliti, sehingga hewan kurban yang nantinya dikonsumi masyarakat bisa benar-benar sehat dan layak,” ujar Bupati.

Kemudian, lanjut Bupati, panitia kurban juga diharapkan bisa membagikan hewan kurban ke masyarakat, sehingga nantinya seluruh umat muslim di Rohul bisa menikmati hewan kurban yang disembelih.

Pihak Disnakbun Rohul menyatakan, di tahun 2017 lalu hewan kurban yang disembelih di Kabupaten Rohul, baik sapi, kerbau atau kambing yakni 2.350 ekor.‎ Tahun ini diperkirakan jumlah hewan kurban mengalami penurunan, salah satu faktor penyebabnya karena dampak melemahnya ekonomi masyarakat.

‎Diakui Kepala Disnakbun Rohul, Herdianto SSTp, melalui Staff Bidang Kesehatan Hewan (Keswan) dan Kesehatan Masyarakat Veterinir, Suwarto‎, mengakui ke 32 petugas Keswan akan memeriksa seluruh hewan kurban masyarakat yang akan disembelih, termasuk di masjid atau mushalla.

“Ada hewan kurban baik di masjid, akan langsung diperiksa oleh petugas (Keswan),”‎ sebut Suwarto, Senin (20/8/2018).

Disebutkan Suwarto, petugas Keswan akan memeriksa kesehatan seluruh hewan kurban, baik sapi, kerbau atau kambing. Selain kesehatan, umur hewan, kondisi tubuh (tidak cacat), pemeriksaan bulu, perut hewan, dan lainnya akan menjadi besar bagi para petugas.

Sesuai ciri khas pada umumnya, ungkap Suwarto, hewan kurban terjangkit penyakit cacing hati akan terlihat ada benjolan seperti kelenjar atau pembengkakan di sekitar leher. Pembengkekan ini terkadang hilang sendiri.

Ciri khas sapi terserang virus jembrana,‎ air liur hewan akan keluar terus dan ada pembengkakan di sekitar leher. Sedangkan untuk ciri khas hewan terserang virus antraks, seperti hewan berkeringat darah dan lubang pelepasan selalu mengeluarkan darah, seperti dari mulut dan anus.

“Alhamdulillah di daerah kita belum ada laporan atau kasus antraks ditem‎ukan,” tegasnya.

Kemudian, selain itu menjelang hari raya Idul Adha, Suwarto mengimbau masyarakat Rohul agar tidak memakai plastik kresek atau asoy berwarna gelap atau hitam sebagai pembungkus daging hewan kurban.

“Sebaiknya gunakan plastik pembungkus berwarna terang, seperti warna putih,” imbaunya.‎‎

‎Masyarakat Rohul juga diimbau untuk tidak memotong sapi atau kerbau betina produktif di hari biasa atau hari raya Idul Adha tahun ini.

Suwarto mengakui, imbauan memotong sapi atau kerbau betina produktif sudah dilakukan Disnakbun Rohul sejak 2 tahun terakhir.

Katanya, memotong sapi atau kerbau‎ betina produktif melanggar Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2009 Jo UU Nomor 41 Tahun 2014. Bagi pelaku yang menyembelih sapi/ kerbau betina produktif bisa dipidana 1 sampai 3 tahun dan denda antara Rp 100 juta sampai Rp 300 juta.

Sosialisasi larangan memotong sapi/ kerbau betina produktif, diakui‎ Suwarto, juga sudah disampaikan kepada tukang potong agar tidak memotong sapi/ kerbau betina produktif.‎

Suwarto‎ mengatakan biasanya usia sapi atau kerbau diatas 7 tahun sudah tidak produktif lagi. Namun demikian ada yang masih produktif sampai 10 tahun, tergantung pakan diberikan. (mad)

Dukung Tugas Polri, 2 Kades di Tambusai Utara Dapat Reward dari Kapolres Rohul

ROKAN HULU,Tribun Riau- Dua Kepala Desa (Kades) di Kecamatan Tambusai Utara, Senin (20/8/2018) pagi, mendapat reward atau penghargaan dari Kapolres Rokan Hulu (Rohul) AKBP M.Hasym Risahondua SIK,M.Si.

“Masyarakat yang menerima reward tersebut, karena mereka sudah membantu tugas Kepolisian,” sebut Hasym di halaman Mapolres Rohul.

Warga yang mendapat penghargaan langsung dari Kapolres, yakni Yasrianto selaku Kepala Desa Bangun jaya serta Kepala Desa Tambusai Utara Ismar Antoni SE. Karena keduanya merupakan Kades dari Kecamatan Tambusai Utara, Kabupaten Rohul, Provinsi Riau, yang telah membantu tugas Kepolisian dalam mengungkap kasus narkoba di wilayah kerjanya baru-baru ini.

Kapolres Rohul usai memberikan reward kepada kedua Kades di Tambusai Utara mengatakan, dirinya sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada kedua warga tersebut yang sudah bekerjasama, membantu tugas Kepolisian dalam mengungkap perkara Narkoba di wilayah hukum Mapolres Rohul.

Kemudian, kepada kedua kepala desa penerima penghargaan,Kapolres Rohul berterima kasih,dan menjadikan hal itu sebagai motivasi dan dorongan untuk mampu memberikan pengabdian yang terbaik kepada masyarakat bangsa dan Negara.

Usai upacara Pemberian penghargaan kepada kedua kades, dilakukan foto bersama dengan Kapolres Rohul dan para Pejabat utama Polres Rohul lainnya di akhiri dengan bersalam salaman. (mad)

Imbauan Rais Aam NU Pilih Jokowi, Begini Respon Gus Sholah

JAKARTA,Tribun Riau- Pengasuh Pondok Pesantren Tebu Ireng yang juga adik kandung Gus Dur, KH. Sholahuddin Wahid setuju atas himbauan agar NU kembali ke Khittah 1926, tidak ditarik-tarik ke politik. Ini seperti imbauan putri kedua almarhum Gus Dur, Zannuba Ariffah Chafsoh Rahman Wahid (Yenny Wahid) agar NU secara organisasi tetap netral selama pilpres 2019.

“Saya sepakat, struktur NU perlu duduk bareng untuk menyamakan persepsi. Karena sekarang NU sudah menjadi alat politik khususnya PKB,” kata pria yang akrab disapa Gus Sholah ini dilansir Republika, Senin (20/8).

Secara kultural, diakui dia, memang tidak ada masalah NU dengan PPP dan PKB. Namun secara organisasi menurut dia, NU akan sangat rugi bila ditarik ke PPP atau ke PKB. Sebab, kader NU itu tersebar di berbagai partai politik, bukan hanya di PPP dan PKB.

“Seharusnya NU berada di atas semua partai politik. Jadi NU seharusnya menempatkan diri di atas semua politik praktis,” tegas Gus Sholah.

Terkait ada imbauan Rais Aam NU, bahwa kaum nahdliyin harus memilih Jokowi. Menurut Gus Sholah sebelum imbauan itu keluar harusnya penuh pertimbangan matang. Pertimbangannya adalah kepentingan rakyat harus nomor satu, dibandingkan kepentingan yang lain-lain, termasuk kepentingan NU.

“Kalau saya pribadi pegangan saya memilih kepentingan rakyat diutamakan, kedua kepentingan agama Islam. Baru kepentingan NU,” ujar Gus Sholah.

Diakui Gus Sholah cara berpolitik yang kurang elok dari partai politik, khususnya PPP dan PKB ditunjukkan kepada Mahfud MD. “Banyak warga NU yang saya ngobrol mereka kecewa, karena caranya,” katanya menambahkan.

Secara pribadi, Gus Sholah tetap menyambut baik ditunjuknya KH Ma’ruf Amin sebagai calon wakil presiden (cawapres) Jokowi. Namun ia melihat dijadikannya Ma’ruf Amin sebagai cawapres ini justru membebani diri Kiai Ma’ruf.

“Pak Ma’ruf baik. Cuma Kiai Ma’ruf sudah sepuh. Kita khawatir tugas ini membebani beliau. Walaupun dokter menyatakan sehat, tetapi orang dengan usia sudah 70 tentu berbeda dengan mereka yang berusia 50,” jelas Gus Sholah.

Sebelumnya Putri almarhum KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Yenny Wahid mengatakan bahwa NU seharusnya berjalan sesuai dengan Khittah NU 1926 yang digulirkan dalam Muktamar ke-27 NU tahun 1984 di Situbondo. Dalam Khittah NU 1926 tersebut ditegaskan secara organisasi NU tidak boleh berpolitik praktis meskipun yang maju dalam Pilpres merupakan Rais Aam PBNU.

“NU tidak boleh berpolitik praktis. Itu semua sudah menyadari. Dan Saya kira ini sudah menjadi pegangan sikap kita semua,” ujar Yenny saat ditemui dalam acara Istighasah Kubra di halaman Masjid Jami’ Nurul Islam Koja, Jalan Cipeucang II, Koja, Jakarta Utara, Ahad (19/8) malam.

Kendati demikian, menurut dia, secara individu warga NU boleh berpolitik dan boleh memilih siapapun calon pemimpinnya. Bahkan, kata dia, warga NU juga boleh menjadi tim sukses dari pasangan Jokowi-Kiai Ma’ruf Amin ataupun pasangan Prabowo-Sandiaga Uno. (rci/red)

Terbaru

Populer