Beranda blog Halaman 1216

Seorang Pimpinan ISIS di Afghanistan Tewas

KABUL,Tribun Riau- Pemimpin milisi ISIS di Afghanistan, Abu Saad Erhabi tewas dalam serangan di tempat persembunyian kelompok militan ISIS di provinsi Nangarhar pada Sabtu (25/8) yang dilaporkan media setempat pada Ahad (26/8) waktu setempat. Sebanyak 10 anggota ISIS liannya turut tewas dalam serangan tersebut.

Direktorat Keamanan Nasional di Kabul mengatakan, militer Afghanistan dibantu asing, Amerika Serikat (AS) mengencangkan operasi gabungan darat dan udara di tempat persembunyian Abu Saad Erhabi. Dalam serangan itu, militer Afghanistan tidak hanya menewaskan pemimpin ISIS dan 10 anggotanya, mereka juga mengamankan sejumlah besar senjata berat dan ringan serta amunisi yang kemudian dihancurkan.

Seperti dikutip Reuters, Juru bicara pasukan AS di Afghanistan Letnan Kolonel Martin O’Donnel mengatakan, AS benar melakukan serangan di Afghanistan pada Sabtu terhadap seseorang yang dituju yakni pemimpinnya.

Sementara kantor berita ISIS, Amaq belum memberikan keterangan maupun komentar mengenai tewasnya pemimpin ISIS tersebut. NATO selaku pihak yang melatih dan memberikan saran kepada pasukan Afghanistan juga belum berkomentar terkait kejadian ini.

Erhabi merupakan pemimpin negara Islam ke-empat di Afghanistan yang dibunuh sejak kepemimpinan ISIS Juli 2017. Kelompok ISIS ini membangung benteng pertahanan di Nangarhar di perbatasan timur Afghanistan yang bersebelahan dengan Pakistan.

ISIS merupakan kelompok militan paling berbahaya di negara itu. Afiliasi lokal ISIS sering dikenal dengan Negara Islam Khorasan (ISIS-K) setelah nama lama itu dipakai dengan cakupan Afghanistan yang aktif pada 2015 berperang dengan Taliban dan pasukan Afganistan dan AS.

Mantan pemimpin ISIS-K Abu Sayed telah tewas dalam serangan di provinsi timur Nangarhar. Dia juga tewas dalam operasi gabungan Afganistan dan AS.

Seperti dilansir Reuters, jumlah pasti para militan ISIS di Afghanistan sulit dihitung, sebab militannya kerap mengganti arus milisi. Namun, militer AS memeperkirakan militan ISIS berjumlah sekitar 2000.

Lebih dari 150 militan ISIS menyerah kepada pasukan keamanan Afghanistan pada bulan Agustus di provinsi barat laut Jawzjan. Saat mereka sebelumnya berupaya untuk menguasai rute penyeludupan ke negara tetangganya, Turmenistan. (rci/red)

“Aksi Penghadangan #2019GantiPresiden Rugikan Jokowi”

Mobil penjemput Neno Warisman di Pekanbaru dihadang sejumlah massa di Gerbang Bandara.
Mobil penjemput Neno Warisman di Pekanbaru dihadang sejumlah massa di Gerbang Bandara.

JAKARTA,Tribun Riau- Ketua Dewan Pembina (Wanbin) Partai Golkar Aburizal Bakrie menolak tindakan represif terhadap gerakan #2019GantiPresiden. Menurutnya aksi penghadangan terhadap gerakan 2019 ganti presiden justru akan merugikan Joko Widodo yang maju sebagai calon presiden bersama KH Ma’ruf Amin.

“Meski Partai Golkar adalah yang paling pertama dan terdepan mendukung Jokowi untuk melanjutkan kepemimpinannya selama dua periode akan tetapi kami menolak dengan keras cara-cara represif dan premanisme terhadap gerakan #2019GantiPresiden tersebut,” tulis pria yang akrab disapa Ical itu di akun Twitter resminya, Senin (27/8).

Sebab, Ical mengatakan kebebasan menyatakan pendapat dijamin dan diatur oleh undang-undang. Maka dengan demikian, pelarangan aktivis gerakan 2019 ganti presiden, Neno Warisman untuk menghadiri acara deklarasi di Pekanbaru.

Kemudian pengepungan terhadap Ahmad Dani di Surabaya, yang dilakukan dengan cara represif dan membiarkan tindakan premanisme, adalah tidak sejalan dengan iklim demokrasi yang sedang dibangun. Serta tidak menunjukkan netralitas aparat dalam mengayomi masyarakat.

“Cara-cara seperti ini justru merugikan Pak Jokowi dan tidak menggambarkan cara mendukung yang baik dab benar. Seyogyanya meskipun berbeda pilihan tetapi harus saling menghargai dan menghormati kebebasan berpendapat,” keluhnya

Oleh karena itu, ARB menghimbau kepada aktivis #2019GantiPresiden untuk tetap bergerak dalam koridor peraturan perundangan dengan cara-cara santun, bermartabat dan kepatuhan terhadap hukum. Tidak pelu mengeluarkan ucapan atau tindakan-tindakan provokatif, yang akan memperkeruh suasana. Kemudian aparat juga hendaknya memberikan pembelajaran demokrasi kepada masyarakat dengan tidak memihak, dan dapat memfasilitasi serta mengatur masing-masing unjuk pendapat, sehingga terhindar dari konflik di lapangan.

“Saya yakin tahun 2019 nanti merupakan pesta demokrasi yang dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat Indonesia dan jangan sampai cara-cara represif dan provokatif menodai ajang pesta demokrasi tersebut,” tutup ARB.

Sebelumnya beberapa aktivis gerakan ganti presiden dihadang dan ditolak saat akan menghadiri deklrasi gerakan 2019 ganti presiden. Kemudian gerakan itu juga sempat dilarang oleh kepolisian. Di Surabaya, Jawa Timur sejumlah oknum turun ke jalanan untuk menolak gerakan tersebut. (rci/red)

Diduga Bandar Narkoba, Petani di Pekan Tebih Ini Diciduk Polisi

ROKAN HULU,Tribun Riau- Seorang petani di Simpang Kanteh RT 003/ RW 003 Desa Pekan Tebih, Kecamatan Kepenuhan Hulu, berinisial NA (43 tahun), diciduk personil Satuan Reserse Narkoba Polres Rokan Hulu (Rohul).

NA diciduk polisi Kamis (23/8/2018) sekitar pukul 17.30 Wib, dengan tuduhan sebagai pelaku tindak pidana penyalahgunaan narkotika jenis shabu di rumahnya di Simpang Kanteh Desa Pekan Tebih, Kecamatan Kepenuhan Hulu.

Jelas Kapolres Rohul AKBP M. Hasyim Risahondua melalui Paur Humas Polres Rohul Ipda Nanang Pujiono, NA ditangkap berawal informasi masyarakat diterima Satuan Resnarkoba pada Rabu‎ 22 Agustus 2018, bahwa di Simpang Kanteh Desa Pekan Tebih marak transaksi narkotika jenis sabu.

Atas informasi tersebut, kemudian ditindaklanjuti Kasat Resnarkoba Polres Rohul AKP Masjang Effendi. Dirinya memerintahkan Kanit Idik II Satuan Resnarkoba Polres Rohul Bripka Hendri Rikardo dan 5 anggota melakukan penyelidikan, dan mengecek kebenaran informasi masyarakat.

Kemudian Kamis 23 Agustus 2018 sekitar pukul 17.30 Wib,‎ Sat Narkoba Polres Rohul menggerebek dan menangkap seorang laki-laki inisial NA yang sedang duduk di belakang rumahnya di Simpang Kanteh Desa Pekan Tebih.

Hasil penggeledahan badan atau tempat terbuka lain. Hasil penggeledahan polisi menemukan barang bukti 18 paket diduga narkotika jenis sabu dibungkus plastik klip warna putih bening.

Kemudian, polisi juga menyita 5 plastik klip warna putih bening pembungkus narkotika jenis shabu, 1 kotak rokok merk LA Bold warna hitam, 1 handphone Nokia warna hitam, dan ditumpukan sampah ditemukan barang bukti narkotika jenis shabu di dalam kotak rokok.

“Hasil introgasi terhadap NA, narkotika diduga sabu diperoleh dari saudara HA yang tinggal di Provinsi Sumatera Utara. Barang haram ini diantar oleh saudara HA dengan menumpangi bus Barumum jurusan Kepenuhan,” kata Ipda Nanang, Sabtu (25/8/2018).

“Terlapor dan berikut barang bukti kemudian dibawa ke Mapolres Rohul guna dilakukan pengembangan penyelidikan lebih lanjut,” kata Ipda Nanang Pujiono.

Kaki Tangan Bandar Narkoba di Lubuk Soting Ditangkap

Selain itu, diduga kaki tangan bandar Narkoba di Lubuk Soting Desa Tambusai Timur, Kecamatan Tambusai, juga berhahasil diringkus anggota Satuan Reserse Narkoba Polres Rokan Hulu (Rohul), namun sang bandar berhasil kabur.

Pengungkapan di Lubuk Soting Desa Tambusai Timur, Selasa 21 Agustus 2018, sekitar pukul 23.00 Wib. Saat itu anggota Satresnarkoba Polres Rohul‎ menangkap lelaki berinisial AWL (28 tahun), warga Dusun Wonosri Timur, Desa Koto Tinggi, Kecamatan Rambah.

AWL ditangkap Senin 20 Agustus 2018, saat itu anggota Satuan Resnarkoba Polres Rohul mendapat informasi dari masyarakat bahwa di daerah Lubuk Soting Desa Tambusai Timur marak peredaran Narkoba dengan modus bermain judi kartu, sambil menggunakan Narkoba di sebuah gubuk di tengah areal kebun sawit masyarakat.

Informasi kemudian ditindaklanjuti Kanit Idik 2 Satuan Resnarkoba Polres Rohul Bripka Hendri Rikardo dan anggotanya, lalau dilakukan penyelidikan. Ketika dicek, di gubuk areal kebun sawit masyarakat ditemukan banyak kartu song dan bong atau alat hisap sabu dari botol plastik minuman mineral.

Sesampainya polisi di lokasi, gubuk sedang sepi dan tidak ada aktivitas perjudian. Dengan menggunakan jasa informen, lalu dilakukan pemancingan dengan memesan paket shabu kepada bandar berinisial RA, dan disepakati tempat transaksi.

Kemudian, pada Selasa 21 Agustus 2018 sekitar pukul 20.00 Wib, atas jasa informen disepakati tempat transaksi di lokasi oleh pelaku RA di gubuk areal kebun kelapa sawit masyarakat.

Saat itu, Kasat Reserse Narkoba Polres Rohul AKP Masjang Effendi bersama Kanit Idik 2 Bripka Hendri Rikardo, serta 5 anggota Satuan Resnarkoba langsung ke TKP.

Selasa sekitar pukul 23.00 Wib, polisi gerebek gubuk kosong di kebun sawit masyarakat. Saat di TKP, polisi berpapasan dengan target RA dan polisi langsung gerebek gubuk serta berhasil tangkap seorang lelaki yang mengaku berinisial AWL yang diduga kaki tangan bandar Narkoba.

“AWL berhasil diamankan, sementara RA kabur,” ungkap Kapolres Rohul AKBP M. Hasyim Risahondua, melalui Paur Humas Polres Rohul Ipda Nanang Pujiono, Sabtu (25/8/2018) malam.

AWL yang menyandang tas kulit warna hitam digeledah, dari dalam tasnya polisi menemukan barang bukti berupa‎ 1 kotak dibalut lakban hitam, 1 kaca pirex terdapat sisa diduga narkotika jenis sabu‎.

“Seluruh BB diakui miliknya dan sabu diperoleh dari laki-laki inisial MAR,”‎ucap Ipda Nanang.

Kemudian, terlapor beserta BB dibawa dan diamankan ke Mapolres Rohul untuk dilakukan pengembangan penyelidikan lebih lanjut,” sebut Ipda Nanang Pujiono. (mad)

Asian Games 2018, Ini Peluang Jonathan dan Ginting

JAKARTA,Tribun Riau- Jonatan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting berpeluang menciptakan All Indonesian Final di nomor tunggal putra Asian Games 2018. Dua bintang masa depan Indonesia itu secara mengejutkan mengalahkan para unggulan di babak perdelapan dan perempat final.

Jonatan mengalahkan wakil dari Hong Kong, Wong Wing Ki Vincent dengan 21-11 dan 21-18, pada Ahad (26/8). Sebelumnya, pada babak 32 besar, Jumat (24/8), Jonatan lebih dulu menyingkirkan unggulan pertama asal Cina, Shi Yuqi. Dalam pertarungan alot selama 68 menit, jagoan Tanah Air melaju melalui rubber gim, 21-19, 19-21, 21-17.

Adapun, Ginting membungkam jagoan Cina yang juga peraih emas Olimpiade 2016, Chen Long. Ginting menang secara meyakinkan lewat dua gim laga, 21-19 dan 21-11.

“Bangga bisa melewati pertandingan hari ini. Di gim pertama, awal mulai masih ketinggalan beberapa poin. Coba lagi kayak kemarin dan bisa balikin lagi dan berhasil. Gim dua, dia menang angin dan pukulannya lebih nanggung dan mati sendiri,” kata Ginting usai pertandingan.

Untuk pertandingan di babak semifinal, Ginting mengaku akan tetap mewaspadai lawan dan fokus pada diri sendiri. “Lebih fokus dengan diri sendiri. Karena di lapangan bisa berubah. Lawan juga bisa grogi. Saat poin kritis, kaget,” kata Ginting

Di semifinal hari ini, Ginting akan melawan pemain asal Cina Taipei, Chou Tien Chen. Sementa Jojo, sapaa akrab Jonathan, akan melawan wakil Jepang, Kenta Nishimoto.

Saat ditanya apakah ia siap menciptakan All Indonesian Final dengan Jonatan di tunggal putra, Ginting mengatakan tidak mau memikirkannya. “Saya enggak mau muluk-muluk dulu. Besok (hari ini) lawan pun berat,” ujar Ginting.

Peluang final sesama Indonesia juga tercipta di sektor ganda putra. Dua pasangan Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo dan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto berhasil mengalahkan lawan-lawan mereka pada babak perempat final.

Melawan wakil satu-satunya Malaysia yang tersisa, Goh V Shem/Tan Wee Kiong di perempat final, Ahad (26/8), Marcus/Kevin harus melalui laga ketat dengan permainan bola-bola kecil di depan net. Perolehan angka pun berlangsung ketat tidak pernah lebih dari jarak dua angka. Setelah Marcus/Kevin unggul 10-8, Goh/Tan mencuri tiga angka dan memimpin 10-11 di paruh gim.

Usai jeda, pertandingan ketat masih berlanjut. Kedudukan angka pun selalu sama dari 13-13, 15-15, 17-17. Kemudian Marcus/Kevin kembali unggul dengan 19-17 dan 20-18. Ketegangan kembali saat Goh/Tan mampu memaksakan deuce dengan 20-20. Pertarungan bola-bola kecil kembali terjadi tapi dimenangkan Marcus/Kevin untuk memenangkan gim pertama dengan 22-20.

Pada gim kedua, perolehan angka Marcus/Kevin sempat unggul dengan 7-5, 9-7 dan 11-8 di paruh gim. Marcus/Kevin juga unggul jauh dengan 14-8 dan 15-10. Namun, Goh/Tan berupaya terus mengejar ketertinggalan angka.

Saat kedudukan 16-13, terjadi rally terpanjang antar kedua pasangan yang diakhiri dengan bola Marcus yang ke luar lapangan. Kedudukan menjadi 16-14. Goh/Tan berhasil menyamakan kedudukan dengan 17-17.

Marcus/Kevin kembali unggul dua angka dengan 19-17. Lagi-lagi Goh/Tan kembali menyamakan kedudukan, 19-19. Dalam kedudukan angka-angka kritis ini, Marcus/Kevin mampu memaksakan serangan dan mencuri dua angka beruntun dan menang dengan 21-19. Penonton di Istora Senayan, Jakarta pun langsung bergemuruh.

“Rame banget, kita lebih siap. Musuhnya juga bagus kan, mereka bola satu-satu bagus. Mereka cepat banget, harus siap di speed,” kata Marcus usai pertandingan.

Untuk pertandingan di babak semifinal melawan pasangan Cina Taipei Lee Jhe Juei/Lee Yang, Kevin mengatakan ia dan Marcus akan lebih siap lagi. “Mereka tidak mudah juga. Apalagi mereka sudah bisa mengalahkan pasangan Cina Zhang Nan/Cheng Liu. Jadi kita harus siap,” jelas Kevin.

Sebelumnya, Indonesia juga lebih dulu mengirimkan pasangan ganda putra lainnya, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto yang mengalahkan pasangan Malaysia lainnya, Ong Yew Sin/Teo Ee Yi dengan 21-17 dan 21-13. Sehingga mereka berpeluang menciptakan All Indonesian Final jika menang di babak semifinal.

Pada babak semifinal, Fajar/Rian akan menghadapi unggulan dua asal Cina, Li Jun Hui/Liu Yu. Mengenai lawan yang akan dihadapi di semifinal, Fajar menyatakan siap tampil maksimal.

“Mereka memiliki postur yang tinggi. Sehingga power mereka lebih dari kita. Kita mewaspadai atau mengantisipasi bola datar mereka” lanjut Fajar.

Walau sudah memastikan dapat medali, namun pasangan kedua terbaik Indonesia ini ingin medali terbaik . “Kita ingin dapat yang tertinggi di Asian Games kali ini,” ujar keduanya. (rci/red)

Bupati Suyatno Lepas Pawai Ta’aruf MTQ XV Rohil Tahun 2018

ROKAN HILIR,Tribun Riau- Bupati Rokan Hilir H. Suyatno. Amp secara resmi melepaskan pawai Ta’aruf Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke XIV tingkat kabupaten Rokan Hilir Tahun 2018, minggu (26/8/18) di halaman Kantor BPKAD Bagansiapiapi.

Pelepasan pawai Ta’aruf ditandai dengan pelepasan balon oleh ketua PKK wan Mardiana suyatno serta pelepasan burung merpati oleh Bupati Suyatno bersama Wakil Bupati Jamiludin. Hadir juga Sekda Surya Arfan, Kasi Intel Kejari Rohil Farkhan Junaedi, Wakil Ketua DPRD Abdul Kosim serta perwakilan Polsek Bangko.

Peserta yang ikut Pawai taaruf sebanyak 5.000 peserta yang terdiri dari 18 Kecamatan serta 27 Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan berbagai sekolah dan intansi lainnya.

Adapun kriteria penilaian antara lain meliputi barisan miniatur, kerapian barisan, kerapian pakaian, keserasian tema dengan tampilan.

Bupati Rohil H. Suyatno menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh panitia yang telah mengemas kegiatan dengan begitu menarik.

Setiap Tahun acara pawai yang rutin dilaksanakan dalam menyambut pelaksanaan MTQ tingkat Kabupaten selalu mengalami peningkatan, itu yang kita harapkan, “ujar suyatno.

Ia juga mengingatkan seluruh peserta pawai agar dapat mengikuti seluruh aturan serta melewati jalur-jalur yang telah di tentukan oleh panitia “Semoga pelaksanaan pawai ta’aruf dapat berjalan dengan baik serta sesuai dengan apa yang diinginkan ” katanya (hen)

Tak Beri Izin Deklarasi #2019GantiPresiden, Ini UU Yang Dipakai Polisi

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto

JAKARTA,Tribun Riau- Aksi dan deklarasi gerakan #2019GantiPresiden di Pekanbaru dan Surabaya tidak mendapatkan izin dari pihak kepolisian. Pihak kepolisian daerah masing-masing pun merasa berhak membubarkan mereka dengan alasan mengganggu ketertiban umum

“Polri menyatakan tegas tidak menerima surat tanda pemberitahuan penyampaian aksi tersebut dan akan dibubarkan karena dapat berpotensi terjadi gangguan terhadap ketertiban umum dan mengancam persatuan dan kesatuan bangsa,” kata Kadiv Humas Polri Inspektur Jenderal Polisi Setyo Wasisto, Ahad (26/8).

Setyo menjelaskan, berdasarkan UU nomor 9 tahun 1998 tentang Penyampaian Pendapat Di Muka Umum, terdapat empat pengecualian. Pengecualian itu yakni mengganggu hak asasi orang lain, mengganggu ketertiban umum, tidak mengindahkan ètika dan moral serta dapat mengancam persatuan dan kesatuan bangsa.

“Sebagian besar masyarakat menolak karena belum masuk masa kampanye,” ujar Setyo.

Menurut Setyo, masyarakat setempat meminta Pilpres 2019 harus diisi dengan kampanye adu cerdas program. “Bukan membuat tagar yg bisa menyinggung yang lain dan potensi konflik. Banyak gelombang penolakan deklarasi tersebut yang dapat mengakibatkan konflik yang merupakan gangguan terhadap ketertiban umum dan memecah persatuan kesatuan bangsa,” jelasnya.

Deklarasi #2019GantiPresiden di Pekanbaru, Riau, sedianya digelar pada Ahad (26/8). Salah satu tokoh gerakan, Neno Warisman mengaku sudah tiba di Pekanbaru sejak Sabtu sore pukul 15.00 WIB. Namun, ia tertahan persis di depan gerbang keluar Bandara Pekanbaru.

Pada Sabtu siang hingga sore ada massa melakukan aksi pengadangan untuk menolak kedatangan Neno. Massa tersebut membentangkan beberapa spanduk bertuliskan “Tolak Deklarasi Ganti Presiden” pada ruas jalan pintu keluar bandara.

Pada tempat itu juga terlihat aparat TNI dan Polri menutup akses massa masuk bandara. Pada saat aksi berjalan sekitar pukul 17.00 WIB, terjadi keributan antara massa dan pihak keamanan. Massa tersebut kemudian tak terlihat lagi pada sore.

Kemudian muncul massa lainnya mendesak aparat kepolisian untuk membiarkan Neno keluar dari bandara. Aksi massa kedua itu berlangsung hingga kira-kira pukul 19.00 WIB dan massa pergi dari bandara, sementara pihak keamanan masih berjaga.

Kemudian massa kembali lagi menjelang pukul 22.00 WIB dan meminta Neno diberikan akses keluar bandara. Hingga akhirnya, diketahui Neno sudah dipulangkan, sebagian massa sudah ada yang bubar dan pihak kepolisian masih tetap berjaga.

Neno akhirnya dipulangkan dari Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru. “Akhirnya memang dilakukan pemulangan, saya sudah menuju pesawat,” katanya dalam video kirimannya, Sabtu malam.

Kabid Humas Polda Riau, AKBP Sunarto mengaku bukannya melarang aksi #2019GantiPresiden dilakukan di Riau. Menurut Sunarto, panitia sendiri yang membatalkan rencana aksi tersebut.

“Mereka membatalkan aksinya, mereka menarik surat itu, artinya itu urusan mereka,” kata Sunarto saya dihubungi, Sabtu (25/8).

Kapolres Kota Pekanbaru Kombes Susanto menambahkan, pertimbangan Neno tidak bisa melanjutkan perjalanan adalah potensi besar massa pro dan kontra. Oleh sebab itu, pihaknya berkoordinasi dengan pihak bandara agar Neno bisa kembali ke Jakarta.

“Ketika polisi melaksanakan pengamanan, lalu ada massa pro dan kontra, tugas kepolisian adalah menjaga keselamatan seluruhnya, termasuk Ibu Neno. Pertimbangan Ibu Neno tidak bisa melanjutkan perjalanan karena massa pro dan kontra punya potensi yang besar terhadap keselamatannya,” ujarnya.

Di Surabaya, pada Ahad, Polda Jawa Timur (Jatim) juga membubarkan massa #2019GantiPresiden yang berkumpul di Tugu Pahlawan. Polisi membubarkan aksi tersebut dengan alasan mengganggu ketertiban umum.

Kabid Humas Polda Jawa Timur (Jatim) Komisaris Besar Polisi Frans Barung Mangera menyatakan, pihaknya tidak pernah mengeluarkan izin untuk digelarnya aksi deklarasi #2019GantiPresiden. Barung beralasan, banyak keluhan yang masuk dari masyarakat agar aksi tersebut tidak digelar.

“Polda Jatim telah menerima keluhan yang cukup banyak dari masyarakat antara lain kegiatan publik car free day mengalami hambatan, mobilisasi ke tempat tempat publik juga terganggu, masyarakat yang menunaikan ibadah ke gereja terhambat. Kami menilai ini (#2019GantiPresiden)lebih banyak mudaratnya dan kegunaanya sama sekali tidak ada,” kata Barung lewat pesan singkatnya, Ahad (26/8).

Barung mengungkapkan, polisi juga mengamankan orang-orang yang dianggap mempunyai pengaruh dengan tetap diselenggarakannya deklarasi #2019GantiPresiden meski tidak memiliki izin. “Sementara dua yang kami amankan,” kata Barung.

Setelah dibubarkan polisi, massa aksi deklarasi #2019GantiPresiden pun bergerak ke Jalan Indrapura, tepatnya di depan Gedunh DPRD Jatim. Di sana massa masih berkerumun dan melaksanakan aksinya. Namun, tidak lama juga muncul sekelompok massa yang menolak deklarasi #2019GantiPresiden tersebut yang sebelumnya melakukan aksi di Jalan Tunjungan.

Massa penolak aksi deklarasi ini sebagian besar terdiri dari Pemuda Pancasila dan Banser. Massa penolak deklarasi #2019GantiPresiden pun terus meneriakkan agar masa aksi deklarasi #2019GantiPresiden dibubarkan dan jalanan kembali lancar.

Akibatnya bentrok pun tidak terhindarkan. Kedua massa ini sempat saling adu argumen dan dorong mendorong. Tidak ingin mengambil risiko, aparat kepolisian yang dipimpin Kapolrestabes Surabaya Komisaris Besar Polisi Rudi Setiawan langsung berusaha membubarkan, dan memasang barikade pasukan di antara kedua massa aksi.

Namun, kedua kelompok massa aksi tidak kunjung mau membubarkan diri. Setelah diberi penjelasan oleh Rudi, kedua massa aksi pun mau meninggalkan lokasi.

Demi menghindari bentrokan saat bubaran, massa aksi deklarasi #2019GantiPresiden sementara dievakuasi ke Masjid Kemayoran yang tak jauh dari lokasi. Sementara massa penolak aksi deklarasi #2019GantiPresiden diminta untuk balik kanan.

Tidak lama berselang, sekelompok Banser merangsak masuk ke Masjid Kemayoran yang dipenuhi massa aksi deklarasi #2019GantiPresiden. Akibatnya bentrokan pun kembali terjadi. Beruntung aparat kepolisian masih berjaga dan bentrokan pun bisa segera direda.

Bentrokan yang terjadi pun memancing pengurus masjid untuk mengambil tindakan. Penguris Masjid Kemayoran meminta kedua massa untuk tidak berada di area masjid. Pengurus tidak ingin bentrokan serupa terjadi.

Peringatan dari Bawaslu

Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Fritz Edward Siregar, mengingatkan masa kampanye Pemilu 2019 belum dimulai. Terkait ricuh yang terjadi saat deklarasi #2019GantiPresiden di Surabaya hari ini (26/8), Bawaslu meminta masing-masing pihak koalisi pendukung bakal capres-cawapres tetap menjaga keamanan.

“Kalau ada rusuh, polisi harus segera bertindak. Bawaslu hanya menghimbau agar masing-masing pihak tetap menjaga keamanan,” ujar Fritz dilansir Republika, Ahad sore.

Dia mengingatkan saat ini pasangan capres-cawapres Pemilu 2019 belum secara resmi ditetapkan oleh KPU. Capres-cawapres baru akan ditetapkan pada 20 September 2018.

Selain itu, saat ini juga belum masuk masa kampanye. Masa kampanye sendiri dimulai pada 23 September 2018 dan berakhir pada 13 April 2019. “Kampanye belum dimulai dan pasangan capres-cawapres belum ditetapkan oleh KPU,” tegasnya.

Humas Relawan #2019GantiPresiden, Tjetjep M Yasien menanggapi tindakan aparat kepolisian yang membubarkan aksi deklarasi #2019GantiPresiden di Tugu Pahlawan pada Ahad (26/8). Tjetjep menilai, tindakan aparat kepolisian yang membubarkan aksi tersebut sangat sewenang-wenang.

“Kita melihat perbuatan polisi yang menurut saya sangat sewenang-wenang,” kata Tjetjep kepada awak media di sela aksi.

Tjetjep menjelaskan, dalam Undang-Undang yang ada, tidak diamanatkan aparat kepolisian untuk untuk menolak dilaksanakannya aksi penyampaian pendapat oleh kelompok mana pun. Menurutnya, aparat kepolisian hanya bertugas menjaga kamtibmas, dan melindungi siapapun yang melakukan aksi.

Tjejep juga menjelaskan, Relawan #2019GantiPresiden bukan relawan baru, tetapi sudah dibentuk sejak jauh-jauh hari sebelum pendaftaran Capres-Cawapres. Bahkan menurutnya, umur Relawan #2019GantiPresiden saat ini sudah satu tahun.

“Kita itu lahir sebelum adanya pendaftaran capres-cawapres. Jauh sebelum pendaftaran kita sudah ada. Lebih kurang satu tahun,” kata Tjetjep.

Tjetjep juga mengaku, Relawan #2019GantiPresiden akan terus menjalankan aksinya meski mendapat penentangan dari polisi. “Ini kita lakukan sampai Pilpres,” ujar Tjetjep. (rci/red)

Dewan Hakim dan Majelis Hakim MTQ XV 2018 Rohil Dikukuhkan

Wabup Rohil Drs. Jamiludin kukuhkan Dewan Hakim dan Majelis Hakim MTQ XV tingkat kabupaten Rokan Hilir tahun 2018.
Wabup Rohil Drs. Jamiludin kukuhkan Dewan Hakim dan Majelis Hakim MTQ XV tingkat kabupaten Rokan Hilir tahun 2018.

ROHIL,Tribunriau- Wakil Bupati Drs.H.Jamiludin mengukuhkan Dewan Hakim dan majelis Hakim Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) XV Tingkat Kabupaten Rokan Hilir, dan pelantikan Ikatan Persaudaraan Qori Qoriah dan Hafiz Gafizah Ifqoh Rohil sekaligus peresmian pembukaan Rumah Tahfis Darul Muqomah Sabtu (25/8/18) malam, pada acara malam Ta’aruf di Mess Pemda Rohil Jalan Perwira, Bagansiapiapi.

Turut hadir Gubernur Riau diwakili Asisiten Bidang pemerintah dan kesejahteraan Rakyat yang juga ketua LPTQ Provinsi Riau Ahmad syah Harofie, DPRD Rohil, forkapimda, sekda surya Arfan, ketua ikatan persaudaraan Qori Qoriah dan Hafiz Hafizah ifqoh provinsi Riau, para pimpinan tinggi pratama jabatan administrator pemkab Rohil,kepala kantor kementerian agama Rohil, dewan majelis hakim yang akan dilantik,camat se-Rohil, Tokoh adat, pembuka agama, Tokoh masyarakat.

Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Alquran oleh mardiana,dan dilanjutkan dengan pembacaan surat keputusan Bupati (SK) Bupati Rokan Hilir Nomor :436 Tahun 2018 menetapkan susunan Dewan Hakim dan Majelis Hakim MTQ ke XV tingkat kabupaten Rokan Hilir tahun 2018. Ditetapkan sebagai ketua Dewah Hakim ketua Drs.H.Fery farya, wakil ketua H.Agustiar.Sag, Wakil ketua Syafrudin.Amp, sekretaris Zakifli.SHi, wakil sekretaris H.Asrullah.Sag.

Gubernur Riau melalui Asisiten Bidang pemerintatahan dan kesejahteraan Rakyat Ahmad syah Harofie menyampaikan pidatonya sebagai ketua umum LPTQ provinsi Riau mengatakan, kita berharap kepada yang sudah dikukuhkan kepada Qori Qoriah nantinya hilangkan rasa tak suka,rasa berpihak,karena hakim yang memutuskan siapa yang berhak dan siapa yang belum berhak siapapun diantara yang terpilih nanti dalam memberikan penilaian itulah anak kampung kita yang terbaik untuk terpilih dan mewakili kabupaten Rokan Hilir ditingkat provinsi yang akan datang,

“Saya yakin dan percaya sebagaimana program kita sejak 2016, 2017 kita menyelesaikan ‘cuci piring’ yang selama ini bertahun-tahun kita berhadapan dengan transper Qori Qoriah dan hafiz hafizah mendatangkan qori dari luar provinsi lain untuk kepentingan kita, Alhamdullilah dengan cara-cara yang agak ‘kasar’ di tahun 2016 dan Tahun 2017 sudah mulai bagus, dan tahun 2018 diharapkan lebih bagus lagi pada MTQ provinsi yang akan dilaksanakan pada tanggal 24/25 November sampai dengan 30 Nopember Tahun 2018 di Pekanbaru,” ujarnya.

Tahun 2018, tambah Ahmad Syah Harofie, provinsi Riau akan membuat embrio Quran Center yang akan melatih anak-anak kita dari setiap kabupaten kota, diundang ke provinsi, sebanyak 11 angkatan tahun 2017 dan tahun 2018 ini bahwa kita mempunyai keseriusan dan program ini juga menjadi program utama Gubernur terpilih akan membangun secara permanen Quran dan Islamic Center tingkat provinsi Riau. “Tentu ini kita sambut positif dan didukung bersama-sama,” jelasnya.

Wakil Bupati Rokan Hilir Drs,Jamiludin berharap setelah dilantiknya dewan hakim dan majelis hakim MTQ XV tingkat kabupaten Rokan Hilir untuk berbuat yang terbaik di negeri yang dicintai ini. “Karena negeri kita haus lantunan-lantunan Alquran, Rohil adalah tempat atau wadah yang perlu kita bina dan perlu bersenergi antara pemerintah kabupaten Rokan Hilir dengan dengan warga yang ada disekitar kita,” ujar Bupati.

Pada Tahun 2018 ini kabupaten Rokan Hilir menurunkan 8 peserta yang dikirimkan dari 54 orang pada tingkat nasional yang akan dilaksanakan di medan dengan beberapa peserta lainya.jadi kita tidak adalagi menghandalkan Qori dari luar.

“Mari kita bersama-sama untuk membina anak-anak kita yang ada di kabupaten Rokan Hilir, bisa membaca dan menghapal Alquran, insya Allah pasentren yang ada di kabupaten Rokan Hilir sudah menyiapkan fasilitas untuk itu,” ajak jamiludin (hen)

Bupati Rohul Hadiri Haul Syekh Tambusai Ke-57

Foto bersama saat Bupati menghadiri Haul Syekh Tambusai
Foto bersama saat Bupati menghadiri Haul Syekh Tambusai

ROKAN HULU,Tribun Riau- Bupati Rokan Hulu (Rohul) H. Sukiman menghadiri Haul Allah Yarham Syekh Ma’sum Tambusai Ke 57. Momentum kegiatan tahunan ini diharapkan masyarakat dan generasi muda meneladani ajaran Tuan Guru Syekh Ma’sum Tambusai dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan itu dipusatkan di Surau Suluk Syekh Ma’sum didusun Kuala Tambusai Desa Sungai Kumango, Kecamatan Tambusai, Rohul, Kamis (23/8/2018).

Dalam acara itu turut juga dihadiri Pimpinan Yayasan Syekh Abdul Wahab Rokan Tuan Guru Syekh H Ismail Royan, Ketua Pembina Suluk Rohul Drs H. Achmad M.Si, Ketua Tareqat Naqsabandiyah Rohul Ade Hudayana, Rektor UPP Dr Adolf Bastian M.Pd, Direktur CV Azis Perkasa yang juga Tokoh Pemuda Tambusai Nirwanto SPd.i, Anggota DPRD Rohul Syahril Topan, Wahyuni, Camat dan Kapolsek Tambusai, Kepala Desa Sungai Kumango Ali Usin Hasibuan, Tokoh Masyarakat Tambusai dan ribuan jamaah Naqsabandiyah perwakilan dari 16 kecamatan se-Rokan Hulu.

Pada kesempatan itu, Ketua Panitia yang juga Kepala Desa Sungai Kumango Ali Husin Hasibuan mengatakan peringatan Haul Allah Yarham Syekh Ma’sum Tambusai Ke 57 ini merupakan kegiatan yang digelar setiap tahunnya sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan kepada Tuan Guru Syekh Ma’sum dalam menyebar dan mengembangkan suluk di Kuala Tambusai.

“Peringatan Haul Allah Yarham Syekh Ma’sum Tambusai Ke 57 ini adalah sebagai Do’a yang kita panjatkan kepada Allah SWT, agar kita sebagai generasi penerus perjuangannya selalu istiqomah dalam melaksanakan perintah_Nya,” kata Ali Husin

Sementara itu, Pembina Surau Suluk Kabupaten Rokan Hulu Drs H. Ahmad M.Si dalam sambutannya menyampaikan Haul Allah Yarham Syekh Ma’sum Tambusai Ke 57 ini merupakan peringatan bagi para pejuang Agama yang berguna untuk generasi muda, agar senantiasa mengenag dan mengamalkan amalan-amalan Tuan Guru Syekh Ma’sum.

“Peringatan Haul Allah Yarham Syekh Ma’sum Tambusai Ke 57 ini sebagai mengenang amalan beliau. Kita juga berterima kasih kepada Bapak Bupati Rokan Hulu yang telah mengembalikan nama Negeri ini dengan julukan Negeri Seribu Suluk,” kata Mantan Bupati Rohul 2 Periode itu.

Kemudian, Pimpinan Yayasan Syekh Abdul Wahab Rokan yang juga perwakilan Surau Suluk Basilam Langkat Tuan Guru Syekh H Ismail Royan mengajak masyarakat untuk memperkenalkan anaknya dengan Tareqat Naqsabandiyah.

“Sebagaimana mengutip pesan Syekh Abdul Wahab Rokan, jika anak kita sudah Aqil Baligh perkenalkan Dia dengan Tariqat Naqsabandiyah agar anak ingat dengan tujuan hidupnya,” pesan Ismail Royan singkat

Sementara itu, Bupati Rokan Hulu H. Sukiman dalam sambutannya mengatakan kegiatan Haul ini merupakan sebagai peringatan untuk mengenang jasa-jasa Syekh Ma’sum Tambusai yang telah meninggal dan membacakan doa untuknya. Dirinya berharap generasi muda sebagai sebagai penerusnya agar dapat mengamalkan ajarannya untuk mendekatkan kepada sang khalik.

“Peringatan Haul Allah Yarham Syekh Ma’sum Tambusai Ke 57 ini merupakan sebagai bentuk kecintaan, penghormatan kita kepada sang Tuan Guru, kegiatan ini perlu kita pertahankan sebagai upaya untuk meneladani Syekh Ma’sum dalam praktik kehidupan dengan selalu berdzikir kepadanya dan menjadikan Allah SWT sebagai tujuan dan sandaran dalam melakukan segala bentuk aktifitas kehidupan, agar dapat dicontoh dan ditiru oleh generasi muda kita, ” harap Sukiman

Mantan Dandim Inhil ini mengatakan tujuan Peringatan Haul Allah Yarham Syekh Ma’sum Tambusai Ke 57 ini adalah mengambil pelajaran dan meneladani kehidupan dan ajaran Tuan Guru Syekh Ma’sum.

Karena, lanjut Sukiman, kegiatan yang mulia ini merupakan sebuah amal yang baik yang bernilai pahala. Pasalnya, amalan-amalan sunnah seperti membaca Al Qur’an, bersholawat dan ceramah agama yang isinya adalah mengajak umat Islam lebih mendekatkan diri kepada Allah dan menjahui larangan Allah dengan meneladani tingkah laku Tuan Guru Syekh Ma’sum.

Selain Resmikan Penggunaan Jalan Kuala Tambusai, Pemkab Rohul Komit Akan Bangun Turap dan Gapura

Dalam rangka menghadiri Haul Allah Yarham Syekh Ma’sum Tambusai Ke 57, kedatangan Bupati Rokan Hulu H. Sukiman disambut antusias oleh masyarakat Sungai Kumango dan jama’ah Suluk Syekh Ma’sum Tambusai. Pantauan dilapangan, terlihat Tuan Guru Khalifah Khoirul Saleh langsung memasangkan Sorban Putih ke Bupati Sukiman.

Sebelum mengikuti rangkaian Haul Allah Yarham Syekh Ma’sum Tambusai Ke 57, Bupati Rokan Hulu H. Sukiman terlebih dahulu meresmikan penggunaan Jalan Kuala Tambusai ditandai dengan Pemotongan vita, di area Surau Suluk Syekh Ma’sum didusun Kuala Tambusai Desa Sungai Kumango, Kecamatan Tambusai, Rohul, Kamis (23/8/2018).

Dalam rangkaian Haul Allah Yarham Syekh Ma’sum Tambusai Ke 57, Kepala Desa Sungai Kumango Ali Husin Hasibuan berharap kepada Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu agar dapat membangun gapura surau suluk dan turap lebih kurang sepanjang 200 meter, yang berada di belakang Surau Suluk yang saat ini terancam longsor dan abrasi. Dengan Pembangunan turap ini untuk mempermudah Jamaah mandi dan berwudhu’.

Sebagai bentuk responsif dan pedulinya terhadapnya aspirasi masyarakat, Bupati Rokan Hulu H. Sukiman menjawab permohonan Kepala Desa Sungai Kumango Ali Usin. Bupati Sukiman berkomitmen akan segera membangun gapura dan membangun turap penahan tebing Surau Suluk Kuala Tambusai.

“Pemkab komitmen untuk membangun turap di surau suluk ini dan saya tambah dengan pembangunan Gapura masuk, pasalnya waktu rombongan masuk tidak terlihat jelas gapuranya,” kata Sukiman.

Usai Haul Allah Yarham Syekh Ma’sum Tambusai Ke 57, Direktur CV Aziz Perkasa Nirwanto SPd.i kepada wartawan, Kamis (23/8/2018) mengatakan pembangunan Jalan Kuala Tambusai yang menuju Surau Suluk Syekh Ma’sum Tambusai merupakan usulan Pemerintah Desa dan masyarakat Sungai Kumango. Sebagai Pelaksana Kegiatan, lanjut Nirwanto, CV Aziz Perkasa telah melaksanakan pembangunan jalan yang bersumber dari APBD itu tepat waktu dengan sesuai bestek.

“Alhamdulillah pembangunan jalan Kuala Tambusai ini sudah selesai dibangun tepat waktu dan sudah diresmikan penggunaannya oleh pak Bupati Sukiman. Jalan ini merupakan usulan masyarakat dan ini adalah salah satu dampak pisitif terhadap karomah dengan keberadaan Surau Suluk Syekh Ma’sum Tambusai ini. Yakinlah bahawasnya memperjuangkan agama Allah itu khususnya Tareqat Naqsabandiyah, kita tidak akan pernah rugi, malah nikmat itu akan ditambah Allah SWT,” kata Nirwanto

Lanjut Nirwanto, Jalan yang dibangun sepanjang 1,6 KM tidak hanya menghubungkan Desa Sungai Kumango dan Surau Suluk, jalan Kuala Tambusai yang dinilai vital itu juga memperlancar akses perekonomian masyarakat, pasalnya jalan menuju Surau Suluk Syekh Ma’sum itu terdapat perkebunan dan pemukiman masyarakat.(mad)

Mensos Mundur Setelah Jadi Tersangka KPK, Sekda Dumai?

DUMAI, Tribun Riau- Mundurnya menteri sosial Idrus Marham ditenggarai karena statusnya sudah menjadi tersangka dalam kasus dugaan suap PLTU Riau I.

Menariknya, salah seorang pimpinan redaksi media online di Kota Dumai, Megi Alfajrin mengaitkan hal tersebut dengan status tersangka yang disandang oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Dumai dalam kasus dugaan suap peningkatan jalan di Kabupaten Bengkalis ketika dirinya menjabat sebagai Kepala Dinas PU Kabupaten Bengkalis tahun 2013 – 2015.

“Idrus Marham jadi Tersangka KPK mundur dari Mentri, Sekda Dumai kok Nggak???,” postingnya di media sosial, Jumat (24/8/2018).

Pihak KPK hingga kini belum melakukan penahanan terhadap M Natsir yang sudah ditetapkan sebagai tersangka pada tahun lalu.

Belum diketahui apa yang menjadi pertimbangan KPK untuk tidak melakukan penahanan terhadap tersangka yang kini menjabat posisi strategis di Kota Dumai.

Jubir KPK, Febri Diansyah hingga kini belum dapat dikonfirmasi, baik melalui telpon seluler, ataupun via WhatsUp. (isk)

Raih 9 Emas, Ini Posisi Indonesia di Asian Games 2018

JAKARTA,Tribun Riau- Hingga saat ini, Jumat (24/8/2018) siang, Indonesia berhasil meraih 9 emas pada perhelatan bergengsi Asian Games 2018.

Selain menyabet 9 emas, Indonesia juga berhasil mengumpulkan 7 perak dan 11 Perunggu.

Dengan raihan tersebut, sebagaimana dilansir dari situs resmi Asian Games, Indonesia menempati posisi ke 5 setelah Iran yang menempati posisi ke 4 dengan perolehan 10 medali emas.

Pada posisi pertama, ditempati oleh China dengan perolehan emas sebanyak 60, disusul dengan Jepang 26 emas, kemudian Korea Selatan 19 Emas.

Untuk Diketahui, Asian Games 2018 ini diikuti oleh 45 Negara Asia, terdapat 40 cabang olahraga yang dipertandingkan, terdiri dari 32 cabang olahraga olimpiade dan 8 cabang olahraga non-olimpiade. (red)

Terbaru

Populer