Beranda blog Halaman 1205

Diduga Terlibat Sindikat Curanmor, Siswi SMA di Rohul Ini Diciduk

Sisswi salah satu SMA di Ujung Batu, diringkus polisi bersama rekannya karena diduga terlibat aksi curanmor
Sisswi salah satu SMA di Ujung Batu, diringkus polisi bersama rekannya karena diduga terlibat aksi curanmor

ROKAN HULU,Tribun Riau- Seseorang siswi salah satu SMA di Kecamatan Ujung Batu, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), berinisial AR serta 3 lelaki, diciduk personil Polsek Ujung Batu.

Mereka diduga terlibat perkara pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

Siswa SMA yang masih berusia 17 tahun warga‎ Desa Ngaso Kecamatan Ujung Batu, ditangkap Unit Reskrim Polsek Ujung Batu bersama 2 lelaki yang juga rekannya di Kelurahan Ujung Batu, yakni RDP (24 tahun), dan DS (24 tahun), Selasa (4/9/2018) sekitar pukul 03.30 dinihari.

Selain menangkap para sindikat curanmor, polisi juga menciduk seorang petani di Bencah Kusuma,‎ Kecamatan Kabun inisial BA alias IB (23 tahun), karena diduga sebagai penadah ranmor hasil curian, merk Honda Beat warna magenta hitam, TKP di parkiran Masjid Raya Al-Iksan Ujung Batu, Kelurahan Ujung Batu.

Dari Laporan Polisi Nomor: LP/ 59/ K/ IX/ 2018/ Riau/ Res Rohul/Sek. U.Batu, tertanggal 2 September 2018, saat sepeda motor Honda Beat milik pelapor Rospita Yuliana Purba (49) hilang di parkiran Masjid Raya Al-Ikhsan Sabtu 1 September 2018 sekitar pukul 18.30 Wib.

‎Kapolres Rohul AKBP M. Hasyim Risahondua melalui Paur Humas Polres Rohul Ipda Nanang Pujiono, selain menciduk 4 terduga pelaku personil Polsek Ujung Batu juga berhasil menyita 1 Honda Beat, 1 kunci kontak, serta foto copy STNK dan BPKB sepeda motor.

Honda Beat milik pelapor Rospita, saat hilang ketika dirinya tengah melaksanakan Shalat Maghrib di Masjid Raya Al-Ikhsan Ujung Batu. Melihat motornya raib, pelapor‎ sempat mencarinya, namun tidak ditemukan sehingga kejadian dilaporkan ke Polsek Ujung Batu.

“Bahkan korban sempat berusaha mencari keberadaan motornya di sekitar masjid namun tidak ditemukan,” ucap Ipda Nanang, Kamis (6/9/2018).

Usai menerima laporan pelapor, pada Senin (3/9/2018)‎ sekitar pukul 21.30 Wib, Unit Reskrim Polsek Ujung Batu mendapat informasi dari anak korban, Honda Beat milik ibunya dibawa seorang wanita muda berinisial AR dengan pacarnya berinisial RDP di Lapangan Syuhada Ujung Batu.

Lalu, Unit Reskrim Polsek Ujung Batu yang dipimpin Panit 1 Reskrim dan 3 anggotanya, langsung mencari keberadaan AR dan pacarnya, namun yang bersangkutan sudah tidak ada lagi di lokasi.

Lalu, pada Senin sekitar pukul 23.30 Wib, Unit Reskrim Polsek Ujung Batu mendapat informasi RDP selaku pacar AR tengah berada di depan Rumah Sakit Doa Bunda Ujung Batu.‎

Lantas, Unit Reskrim langsung datangi lokasi, dan melihat RDP tengah duduk. Melihat itu, polisi langsung menciduk RDP. Ketika ditanya, RDP mengakui bahwa Honda Beat dibawanya milik pacarnya berinisial AR.

Saat itu, Polisi langsung membawa RDP untuk menunjukan rumah AR. Diperjalanan, RDP mengakui sepeda motor tidak ada dengan pacaranya lagi, namun sudah dijual ke seorang petani di Desa Bencah Kusuma, Kecamatan Kabun inisial‎ ‎BA alias IB, melalui temannya berinisial DS.

Unit Reskrim Polsek Ujung Batu, kembali menanyakan siapa yang mengambil sepeda motor, RDP mengakui bahwa sepeda motor diambil oleh pacarnya AR.‎

Setelah berhasil menangkap RDP dan AR di rumahnya masing-masing, polisi membawa kedua terlapor ke Mapolsek Ujung Batu, dan diminta‎ menunjukkan rumah DS. Malam itu juga DS ditangkap di rumahnya di Kelurahan Ujung Batu.

Ketika diintrogasi, DS mengakui bahwa Honda Beat hasil curian tersebut dijual ke temannya inisial BA di Desa Bencah Kusuma, Kecamatan Kabun.‎ BA juga berhasil diciduk di rumahnya.

Dari rumah BA, polisi juga juga menyita Honda Beat milik pelapor Rospita yang hilang di parkiran Masjid Raya Al-Ikhsan Ujung Batu.

‎”Kini keempatnya sudah dibawa dan diamankan di Mapolsek Ujung Batu untuk diproses lebih lanjut,” tegas Paur Humas Polres Rohul Ipda Nanang Pujiono. (mad)

Kemeriahan Malam Resepsi HUT ke-73 RI di Desa Karya Indah

Pemerintahan Desa Karya Indah Kecamatan Tapung Kabupaten Kampar menggelar malam resepsi kenegaraan HUT ke-73 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia
Pemerintahan Desa Karya Indah Kecamatan Tapung Kabupaten Kampar menggelar malam resepsi kenegaraan HUT ke-73 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia

KAMPAR,Tribun Riau- Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia Ke 73 Tahun, Pemerintahan Desa Karya Indah Kecamatan Tapung Kabupaten Kampar menggelar malam resepsi kenegaraan HUT ke-73 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Bola kaki, Km 6 Desa Karya Indah, Rabu (5/9/2018) malam.

Acara tersebut dihadiri kepala Desa Karya Indah M.Ali SPd.I didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Desa Karya Indah Sri Sundari, Babinsa Karya Indah Pelda Erizal Tj, Bhabinkamtibmas Desa Karya Indah Brigadir Wilyan Fantri, Ketua BPD Desa Karya Indah Dahlimi didampingi Istri, Ketua LPM Desa Karya Indah Suradi, Perangkat dan Staf Pemerintahan Desa Karya Indah, Karang Taruna Dan Pemuda-pemudi Desa Karya Indah, OKP dan Ormas di Desa Karya Indah, Anggota PKK Desa, Anggota BPD dan LPM Desa, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Adat dan Budaya Desa, Lembaga-lembaga Pendidikan se-Desa Karya Indah, beserta Tamu Undangan dan Masyarakat Desa Karya Indah diperkirakan lebih kurang 3 ribuan warga hadir dalam kegiatan yang dilaksanakan dari Rabu pagi hingga malam puncak kemeriahan acara tersebut.

Acara ini diselenggara dan dilaksanakan oleh Panitia Pelaksana HUT Kemerdekaan RI ke 73 Desa Karya Indah yang ditunjuk berdasarkan musyawarah desa sebulan lebih yang lalu sebelum kegiatan pada malam resepsi. Demikian disampaikan Muhammad Nazri SPd.I selaku Koordinator Bidang Acara didampingi M.Hasbi sebagai Sekretaris.

Rangkaian kegiatan malam acara puncak resepsi HUT Kemerdekaan RI ke 73 di Desa Karya Indah ini, dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Quranul Kariim, dibacakan oleh Qori’ah Puji Lestari dan Pembacaan Do’a yang dipimpin oleh H Adnan serta dilanjutkan menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya secara seksama dengan tamu undangan dan masyarakat yang dipandu oleh Helma.

Dalam sambutan panitia melalui Koordinator Bidang Acara Muhammad Nazri menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh Tiga Pilar Desa yakninya Kepala Desa, Babinsa Karya Indah dan Bhabinkamtibmas Desa Karya Indah yang mensupport dan mendukung penuh atas tahapan kegiatan demi tahapan terlaksana dengan lancar, juga hal ini tentunya tak terlepas dari peran aktif seluruh masyarakat Desa Karya Indah yang turut mensukseskan kemeriahan acara hingga saat ini,

“Kemudian, kepada Sekolah-sekolah beserta para dermawan, donatur dan partisipan yang turut bersumbangsih dalam mendukung acara yang terselenggara ini selangkah demi selangkah hingga berada pada malam puncak resepsi ini,” ungkap Nazri.

Ditambahnya, pihaknya juga meminta maaf jika terdapat kekurangan dalam acara tersebut.

“Kami selaku panitia pelaksana memohon maaf jika dimana ada kekurangan dan kesalahan kami dalam pelaksanaan acara memperingati HUT Proklamasi Kemerdekaan RI ke 73 di Desa Karya Indah ini. Karena semuanya atas dukungan dan kerjasama kita yang ada di Desa Karya Indah dalam suksesnya kegiatan tahunan Desa Karya Indah dengan memperingati Hari Besar Nasional Republik Indonesia,” ujar Koordinator Bidang Acara mewakili Panitia Pelaksana HUT Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia Ke 73 Tahun 2018.

Senada dengan itu, Kepala Desa Karya Indah, Muhammad Ali dalam arahan dan sambutannya juga mengatakan ucapan terima kasih kepada seluruh komponen di Pemerintahan Desa, TNI melalui Babinsa Desa, Polri melalui Bhabinkamtibmas Desa, Lembaga dan OKP Ormas se-Desa Karya Indah yang turut bekerjasama dengan Panitia Pelaksana HUT Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia Ke 73 Tahun 2018, hingga rangkaian kegiatan tahunan desa dalam memperingati hari besar nasional ketika para pahlawan dulunya berjuang dan berkorbankan nyawa, harta, dan keluarga demi kemerdekaan yang kita nikmati saat ini.

“Semoga kedepannya kegiatan kegiatan kita didesa ini mendapat kerjasama dan dukungan penuh seluruh komponen bersama seluruh unsur kemasyarakatan di desa ini. Karena kegiatan kegiatan desa dilaksanakan untuk memperarat silaturahmi masyarakat desa menjadi lebih baik bersama Tiga Pilar Desa dan Jajarannya,” harap Kepala Desa Karya Indah sambil meneriakkan Merdeka dan disambut gegap gempita oleh hadirin.

Selanjutnya, rangkaian acara malam resepsi ini mengumumkan dan sekaligus menyerahkan Piala dan Hadiah Saguhati kepada para pemenang Pawai Karnaval Desa Karya Indah yang dilaksanakan usai Upacara HUT Kemerdekaan Republik Indonesia Ke 73 beberapa waktu lalu. Karnaval ini di ikuti oleh kontingen karnaval dari tingkat PAUD/TK, tingkat Sekolah Dasar hingga tingkat SMA, tingkat Masyarakat Remaja dan Dewasa se-Desa Karya Indah dengan tema Mewujudkan Indonesia Berkarya Dalam Membudayakan Rasa Nasionalis.

Acara Puncak Malam Resepsi HUT Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia Ke 73 Tahun 2018 di Desa Karya Indah ini, Rabu siang (05/09) turut juga dimeriahkan oleh perlombaan panjat pohon pinang dengan beraneka ragam hadiah beserta uang tunai yang berada dipuncak pohon pinang dengan kibaran sang Merah Putih diatas puncak pohon pinang dengan dua kategori tingkat dewasa dan anak-anak tersebut.

Pantauan di lapangan, Acara ini juga disponsori oleh Honda PT.Capelala Dinamik Nusantara Cabang Pekanbaru dengan mentaja Service Gratis Sepeda Motor semua jenis mesin HONDA, minimal Tahun 2012. Dan juga dengan membuka Stand Marketing Sepeda Motor HONDA berbagai merek.

Tak luput juga, acara ini dimeriahkan oleh Mie Sedaap dengan menyediakan Makan Mie Sedaap secara Gratis. Menurut laporan kedua belah pihak sponsor acara HUT Proklamasi Kemerdekaan RI Ke 73 Desa Karya Indah ini kepada Panitia Pelaksana, pihaknya masing-masing mendapatkan pencapaian target kerja dalam kegiatan mensponsori acara di Desa Karya Indah, (05/09).

Hiburan dalam acara puncak resepsi yang dilaksanakan ini, dari Rabu pagi hingga malam (05/09) turut dihibur penuh oleh Hiburan Keyboard Wirda Music yang dipimpin oleh Bung Roni beserta anggotanya hingga usai pada Pukul 23.00 WIB

Demikian dirangkum awak media kepada M.Hasbi selaku Sekretaris Panitia Pelaksana ketika mendampingi Koordinator Bidang Acara HUT Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia Ke 73 Tahun 2018 di Desa Karya Indah Kec.Tapung Kab.Kampar, Muhammad Nazri.

Menutup sambutan, Babinsa Karya Indah dan Bhabinkamtibmas Desa Karya Indah menegaskan hal yang sama akan pelaksanaan rangkaian kegiatan acara tersebut dan tak lupa juga menyampaikan pesan-pesan keamanan, ketertiban masyarakat disegala aspek masyarakat, dan tak kalah pentingnya terkait antisipasi kebakaran hutan dan lahan.

Orang Tua sekaligus Tokoh Masyarakat Desa Karya Indah, H Hasanuddin dalam hal ini dalam pesannya menyampaikan, “Acara HUT Kemerdekaan RI ini setiap tahun kita laksanakan di Desa Karya Indah, jadi marilah apa-apa yang disampaikan oleh Kepala Desa Karya Indah dan Babinsa/Bhabinkamtibmas Desa Karya Indah dalam sambutannya kita jalankan. intinya, Marilah kita semuanya berperan aktif dalam membangun desa melalui program-program yang sesuai aturannya dan menempatkan pada fungsinya. Inilah harapan kami selaku mewakili orang tua maupun tokoh masyarakat desa di Karya Indah ini.” ucap Hasanuddin yang akrab disapa Pak Haji Hasan. (hbi)

Anggaran ‘tak masuk akal’ Pemprov DKI Dinilai Bukan dari Anies

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta M Taufik
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta M Taufik

JAKARTA,Tribun Riau- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta mengancam akan menolak sejumlah perubahan anggaran yang diajukan Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan beserta jajarannya. Sejumlah anggaran yang diajukan dianggap ‘tidak masuk akal’.

Salah satu anggaran yang akan ditolak yaitu pembentukan Tim Pertimbangan Monumen Nasional (Monas). Pembentukan tim tersebut tertuang dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 276 Tahun 2018 tentang Tim Pertimbangan Penyelenggaraan Kegiatan atau Acara di Kawasan Monumen Nasional.

Tim ini terdiri atas 40 orang yang terdiri dari para ahli dan budayawan. Mereka akan bekerja selama delapan bulan. Anggaran yang dikeluarkan mencapai Rp 461 juta.

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta M Taufik menyatakan, akan menolak pengajuan anggaran untuk tim ini. Ia menganggap tim itu hanya membuang-buang anggaran dan tidak diperlukan.

“Justru menurut Saya, Saya sih akan tolak itu. Saya akan tolak. Untuk apa gitu loh. Kegedean (anggarannya),” tegas Wakil Ketua DPRD DKI Muhammad Taufik, Jakarta, Rabu (5/8).

Politikus Gerindra itu curiga Pergub Tim Pertimbangan Monas tak langsung dibuat oleh Anies. Ia menduga ada oknum yang mencoba memanfaatkan momentum. Ia merasa kecewa Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta meloloskan penerbitan Pergub itu.

“Dinas Pariwisatanya saja yang gendeng (gila). Belum tentu perintah Pak Gubernur. Ada orang cari-cari muka kan bisa saja,” ujar dia.

Taufik juga mempertanyakan mekanisme anggaran untuk tim tersebut. Pasalnya, pengajuan penggunaan Monas tidak bisa diprediksi. Artinya, tidak setiap hari ada yang mengajukan untuk pemakaian Monas dalam kegiatan. Tidak sampai di situ, penghitungan honor juga dirasa tidak adil jika berdasarkan surat pengajuan.

Taufik memastikan akan ada dana lain yang ditolak, yaitu penyertaan modal daerah (PMD) sebesar Rp 11 triliun yang diajukan delapan badan usaha milik daerah (BUMD) DKI Jakarta. Ia menilai besaran anggaran yang diajukan terlalu fantastis.

“Yang benar saja. Apa bedanya sama yang lalu kalau begitu? Emang enggak bisa bikin program untuk yang langsung, belanja langsung untuk rakyat? Kapan dia mau melaksanakan? Ini udah bulan, semester berapa? Jangan-jangan nanti duit dari penempatan lagi di bank,” ujar dia.

Pengajuan PMD juga dinilai bertentangan dengan komitmen Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan dan Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno yang sebelumnya memutuskan menyetop pengajuan PMD BUMD. Keduanya ingin agar BUMD bisa melakukan inovasi dan kreasi untuk mendatangkan modal dari luar.

“Sudah itu BUMD-BUMD jangan netek terus. Mandirilah, katanya mandiri,” ujar dia.

Menurut Taufik, ketimbang untuk menyuntik BUMD, dana Rp 11 triliun akan lebih bermanfaat jika disalurkan ke berbagai kegiatan belanja langsung yang bersentuhan dengan warga DKI. Ia mencontohkan, dana itu bisa dipakai untuk memutihkan tunggakan rumah susun bagi warga tidak mampu. Uang itu juga bisa dipakai untuk memberikan layanan air bersih PDAM untuk penggunaan di bawah 10 kubik.

Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta mengajukan tambahan Anggaran dan Pendapatan Belanja Daerah (APBD) sebesar Rp 6,1 triliun pada APBD-Perubahan 2018. Dari nilai awal Rp 77,1 triliun, APBD-P yang diajukan kini mencapai Rp 83,2 triliun.

Hal ini dinyatakan Sekretaris Daerah DKI Jakarta, Saefullah dalam Rapat Rancangan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUPA-PPAS) untuk Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (RAPBD-P) DKI 2018. Penambahan ini disebabkan adanya beberapa dana tambahan yang diajukan, terutama permintaan PMD dari beberapa BUMD.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Perencanan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI Jakarta Subagiyo mengatakan ada delapan BUMD yang mengajukan PMD. BUMD tersebut antara lain PT Mass Rapid Transit (MRT), PT Jakarta Propertindo (Jakpro), PD PAL Jaya, PD Dharma Jaya, PT Food Station Tjipinang Jaya, PT Pembangunan Sarana Jaya, PD PAM Jaya, dan PD Pasar Jaya. Total PMD yang diajukan mencapai hampir Rp 11 triliun.

“Untuk BUMD, PMD yang diajukan mencapai Rp 10,997 triliun,” ujar Subagiyo dalam rapat Badan Anggaran di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Selasa (28/8)

Dalam rapat itu juga dilaporkan 10 kegiatan belanja langsung dengan pengurangan dan penambahan dana terbesar dalam usulan APBD-P 2018. Pengurangan terbesar dilakukan dengan memotong anggaran pembangunan rumah susun (rusun) di sepuluh lokasi senilai Rp 1,3 triliun.

Pemangkasan anggaran juga dilakukan untuk program peningkatan layanan umum daerah di 15 BLUD senilai Rp 114,5 miliar, pembangunan prasarana sungai di Sistem Aliran Timur sebesar Rp 87,2 miliar, pembangunan saluran penghubung dan kelengkapannya di Kota Administrasi Jakarta Utara sebesar Rp 64,6 miliar, pemeliharaan saluran tepi jalan, saluran penghubung dan kelengkapannya di wilayah Jakarta Barat senilai Rp 57,7 miliar.

Pemprov DKI Jakarta juga memotong anggaran pembangunan lanjutan Gedung Perpustakaan Cikini Blok B senilai Rp 40,8 miliar, pembangunan waduk dan kelengkapannya di Sistem Aliran Timur senilai Rp 34,8 miliar, pembangunan jembatan di Provinsi DKI Jakarta senilai Rp 32,8 miliar, dan pengadaan lahan kantor lurah Jembatan Besi senilai Rp 25 miliar.

Adapun 10 kegiatan belanja langsung yang menuntut penambahan anggaran paling banyak antara lain, pembayaran utang daerah pada 10 SKPD/UKPD senilai Rp 786,9 miliar, pengadaan tanah perumahan rakyat dan kawasan permukiman senilai Rp 300 miliar, dan penanganan kebersihan dengan pekerjaan kontrak perorangan pada SKPD/UKPD lingkungan hidup Rp 201,4 miliar.

Ada pula pengadaan alat-alat sumber daya air beserta kelengkapannya pada dinas Sumber Daya Air senilai Rp 67,3 miliar, pemeliharaan jalan senilai 50 miliar, pengadaan kendaraan dinas operasional pada UKPD pusat penyimpanan barang daerah senilai Rp 38,9 miliar, juga bantuan penyelenggaraan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat di tingkat kelurahan pada Satpol PP Rp 36,5 miliar.

Pemprov DKI Jakarta juga mengajukan penambahan anggaran untuk penghargaan atlet dan pelatih asal DKI yang berprestasi pada Asian Games dan Asian Paragames 2018 di Dinas Pemuda dan Olahraga senilai Rp 21,4 miliar. Ada pula dana dukungan pelaksanaan Asian Games 2018 sebesar Rp12,8 miliar. Dana lain yang ditambahkan berasal dari pos anggaran sekretariat DPRD, yakni untuk mendanai pembahasan badan pembentukan peraturan daerah DPRD DKI senilai Rp 15,6 miliar. (rci/red)

Sudah Tepatkah Membersihkan Luka dengan Alkohol?

Tribun Riau- Alkohol biasanya jadi andalan untuk membersihkan luka sebelum ditangani lebih lanjut, diplester atau diberi obat. Sudah tepatkah memakai alkohol untuk membersihkan luka?

Membersihkan luka sebelum ditangani lebih lanjut memang harus dilakukan, kata dokter spesialis luka bersertifikasi pertama di Indonesia, Adisaputra Ramadhinara. Sebab, benda-benda asing dan kotoran yang masih menempel di luka justru berisiko menimbulkan infeksi.

“Kalau terjadi luka, peluang muncul bakteri besar. Tahap pertama, bersihkan dengan baik. Disarankan pakai cairan pembersih luka dengan kandungan antiseptik aman untuk kulit,” ujar Adi di Jakarta, Rabu (5/9).

Meski biasa dipakai sebagai disinfektan untuk membersihkan peralatan medis agar steril, namun menurut dia alkohol tidak direkomendasikan untuk membersihkan luka. Pembersih luka yang ia rekomendasikan adalah obat yang mengandung Polyhexanide (PHMB), zat antiseptik yang efektif dalam mengatasi infeksi dan tidak perih sehingga aman bagi kulit.

“Kandungan PHMB secara alami tidak mengiritasi, tidak ada sensasi perih,” ujarnya.

Zat antiseptik tersebut memang lazim dipakai di dunia medis untuk mengobati pasien. Obat pembersih luka yang mengandung PHMB tidak berbau atau meninggalkan noda sehingga memudahkannya dalam menangani pasien karena keadaan luka sebenarnya tidak tertutupi bekas cairan pembersih.

Bila seseorang terluka saat sedang di rumah di mana tak ada peralatan medis yang lengkap, lebih baik bersihkan dengan air ketimbang alkohol.

“Paling optimal dengan pembersih khusus, tapi minimal cuci dengan air, setidaknya untuk membuang kotoran dan benda asing,” ujar dia. (ant/red)

Bacaleg Mundur dan Terjerat Dugaan Korupsi, DPC PDIP Malang Siapkan Pengganti

Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPD PDI-P, Sri Untari
Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPD PDI-P, Sri Untari

MALANG,Tribun Riau- Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) telah menyiapkan sejumlah nama untuk mengganti enam bakal calon legislatif (bacaleg) Kota Malang. Pergantian ini perlu dilakukan mengingat terdapat beberapa di antaranya mengundurkan diri karena sakit dan terjerat kasus dugaan korupsi APBD-P Kota Malang TA 2015.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPD PDI-P, Sri Untari mengetahui hanya bacaleg perempuan yang dapat diganti dengan kader lainnya. Sementara bacaleg pria tidak dapat diganti dengan calon lainnya jika melihat dari aturan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

“Kita hormati keputusan KPU. Tapi kami berharap ada diskresi dari KPU, dalam beberapa hal mungkin dari PKPU,” ujar Untari saat ditemui wartawan di Kantor DPC PDI-P Kota Malang, Rabu (5/9).

Di DPC PDI-P, kata Untari, telah memiliki banyak nama yang siap mengisi daftar bacaleg Pileg 2019. Untuk Pileg kali ini, PDIP setidaknya mempunyai kuota 120 persen dari ketentuan yang telah ditetapkan. Bahkan, pihaknya sudah memegang seluruh berkas para bacaleg tersebut.

Adapun nama-nama yang ditarik dari daftar KPU, yakni Erni Farida (Dapil Blimbing), Diana Yanti (Dapil Sukun) dan Hadi Susanto (Dapil Sukun). Kemudian Tutuk Haryani (Dapil Sukun) dilaporkan tengah dalam kondisi sakit, Teguh (Dapil Klojen) dan Arif Hermanto (Dapil Kedungkandang).

Seperti diketahui, KPK telah menetapkan mantan Ketua DPRD Kota Malang Arief Wicaksono dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Pengawasan Bangunan Pemkot Malang Tahun 2015 Jarot Edy Sulistiyono sebagai tersangka pada tahap pertama. Tahap kedua, KPK menetapkan 19 orang tersangka, dengan rincian Wali Kota Malang nonaktif Moch Anton dan 18 anggota DPRD Kota Malang periode 2014-2019. Kemudian 22 anggota DPRD Kota Malang lainnya yang baru saja ditetapkan sebagai tersangka baru pada Senin (3/8).

Saat ini DPRD Kota Malang hanya memiliki lima anggota aktif. Kelima anggota tersebut, yakni Tutuk Haryani (PDIP), Priyatmoko (PDIP), Subur Triono (PAN), Abdurrahman (PKB) dan Nirma Cris (Hanura).

Nirma Cris sendiri menjadi pengganti dari Yaqub Ananda Gudban yang telah ditetapkan menjadi tersangka KPK. Pengunduran Yaqub Ananda Gudban karena mencalonkan diri sebagai Wali Kota Malang pada Pilwali 2018, sebelum akhirnya ditangkap KPK.

Politikus PKB, Abdurochman juga hasil PAW karena menggantikan Rasmuji yang meninggal dunia. Sementara Priyatmoko Oetomo merupakan Politikus PDI-Perjuangan yang juga mantan Ketua DPRD Kota Malang sebelumnya.

Selain itu, adapula Tutuk Haryani (PDI-P) dan Subur Triono yang telah dipecat oleh PAN karena satu kasus. Subur Triono saat ini berstatus sebagai anggota DPRD tanpa partai politik (parpol). (rci/red)

Faktor Makanan Ini Dapat Ganggu Kesehatan Gigi Anda

Tribun Riau- Kelebihan gula dalam tubuh tidak hanya menimbulkan masalah obesitas dan diabetes saja, tetapi juga kesehatan gigi. Mengonsumsi lebih banyak gula dapat mengganggu kesehatan gigi meskipun masih sering terabaikan.

Gula ternyata memiliki peran yang penting dalam membuat gigi berlubang. Gula yang dikonsumsi diubah oleh 20 miliar mikroorganisme dalam mulut sebagai asam yang mengubah kondisi PH mulut.

“Inilah di mana proses pembentukan karies pun terjadi,” ujar Ratu Mirah Afifah, Divisi on Head for Health & Wellbeing and Professional Institutions Yayasan Unilever Indonesia, kemarin.

Proses karies ini memang tidak terjadi dalam waktu singkat. Butuh waktu sekira enam bulan untuk pembentukannya.

“Itulah kenapa dianjurkan untuk melakukan periksaan gigi setiap enam bulan sekali,” ujar Mirah.

Meski demikian, karies dan gigi berlubang dapat dicegah. Salah satunya adalah dengan membatasi asupan gula sesuai kebutuhan tubuh, sikat gigi setelah sarapan dan sebelum tidur serta pemeriksaan kesehatan gigi secara rutin. (ant/red)

Pasukan Houthi Kembali Luncurkan Roket ke Saudi

Pasukan Houthi Yaman
Pasukan Houthi Yaman

RIYADH, Tribun Riau- Pasukan pertahanan udara Arab Saudi mencegat dan menghancurkan sebuah rudal balistik yang ditembakkan oleh Houthi di Kota Najran. Pertahanan sipil Saudi pada Rabu (5/9) mengatakan peristiwa ini melukai 26 orang akibat terkena pecahan peluru.

Diantara korban luka ternasuk dua anak. Sebelas korban dibawa ke rumah sakit untuk perawatan.

Televisi al-Masirah yang dikelola Houthi mengatakan di Twitter kelompok itu telah menyerang kamp Pengawal Nasional Saudi di kota perbatasan. Koalisi pimpinan Saudi yang memerangi Houthi mengatakan, rudal yang diluncurkan dari provinsi Saada telah terdeteksi pada pukul delapan malam waktu setempat.

Houthi, yang mengontrol Yaman Sanaa dan sebagian besar wilayah barat negara itu, secara teratur menembakkan rudal ke selatan Arab Saudi dan terkadang mencoba membidik ibu kota Riyadh atau fasilitas perusahaan minyak negara Aramco.

Menurut koalisi, sebagian besar rudal telah dihadang oleh militer Saudi. Setidaknya 112 warga sipil telah tewas dalam serangan seperti itu sejak 2015.

Arab Saudi memimpin aliansi yang didukung Barat untuk mengembalikan pemerintah yang diakui secara internasional Presiden Yaman Abd-Rabbu Mansour Hadi. Hadi gulingkan dari ibukota Sanaa oleh Houthi pada 2015.

Utusan PBB Martin Griffiths mengatakan kepada wartawan di Jenewa bahwa putaran perdamaian pertama dalam perang yang terjadi selama tiga tahun di Yamanbertujuan untuk membangun kepercayaan di antara pihak-pihak yang bertikai. (rci/red)

#2019GantiPresiden Dikatakan Makar, Mahfud MD Angkat Bicara

Mahfud MD
Mahfud MD

SLEMAN,Tribun Riau- Mahfud MD menilai, tidak ada yang salah dari tagar #2019GantiPresiden, terlebih jika dikait-kaitkan dengan makar. Meski begitu, Mahfud tidak mau bergabung dalam gerakan #2019GantiPresiden.

Ia mengungkapkan, sampai hari ini masih memiliki permintaan dari kelompok yang membuat tagar 2019 Ganti Presiden yang pernah memintanya bergabung. Kala itu, Mahfud diminta memberi semacam penjelasan kalau 2019 harus ganti presiden.

Mengaku tidak setuju, Mahfud menolak permintaan tersebut. Jika ingin direkam apalagi diviralkan, ia lebih ingin untuk membuat semacam pernyataan pendek dengan bunyi “2019 Pemilihan Presiden”.

Mahfud merasa, pergantian memang boleh saja karena dalam pemilihan itu bisa mengganti atau meneruskan kepemimpinan presiden. Walau menolak ikut, ia tidak merasa ada yang salah dari tagar tersebut.

“Secara hukum tidak ada yang salah, yang penting tidak melanggar hukum. Kalau memang salah, sudah ditangkap lama,” kata Mahfud saat menjadi pembicara dalam Dialog Kebangsaan Universitas Islam Indonesia (UII), Rabu (5/9).

Untuk memahami dari sudut pandang hukum, Mahfud mengingatkan kalau makar itu tertuang di Pasal 104-129 KUHP. Terjemahnya, pertama makar itu merampas kemerdekaan presiden dan wakil presiden.

Kedua, makar itu merencanakan untuk merampas kemerdekaan presiden dan wakil presiden sehingga pemerintahan lumpuh. Ketiga, makar itu gerakan mengganti ideologi Pancasila.

“Tagar itu tidak ada makarnya, istilah makar itu diucapkan orang-orang yang bukan ahli hukum, sebab (tagar) itu aspirasi saja, sama saja dengan 2019 Tetap Presiden atau apa,” ujar Mahfud.

Jika dari segi bahasa, Mahfud berpendapat, makar memang berarti suatu siasat politik. Artinya, kalau ada dua kubu, semisal 2019 Ganti Presiden dan 2019 Tetap Presiden, dua-duanya sama-sama bersiasat.

Terkait aksi-aksi 2019 Ganti Presiden, ia merasa memang tidak perlu izin, tapi pemberitahuan seperti layaknya demo-demo biasa. Jika dalam aksi-aksi itu ada fintah, tentu berbeda karena masuk ke penistaan terhadap pejabat publik.

“Kalau yang melakukan persekusi, itulah yang harusnya ditangkap karena melakukan pelanggaran hukum,” kata Mahfud.

Untuk itu, ia mengimbau penegakan hukum memang harus netral, apalagi di beberapa kasus terasa ada penegakan hukum yang tidak netral. Ia merasa, negara akan kacau jika penegakan hukum tidak netral.

Mahfud menambahkan, nasionalisme saat ini tidak perlu diungkapkan dengan membeli peralatan-peralatan perang yang canggih. Tapi, nasionalisme dapat dilakukan dengan mewujudkan penegakan hukum dan keadilan.

“Sebenarnya kalau jadi wapres kemarin itu yang saya tekankan, tapi ndak jadi ya sudah,” ujar Mahfud diiringi tawa, yang turut disambut tawa dan tepuk tangan riuh hadirin Dialog Kebangsaan. (rci/red)

Beberapa Alasan GP Ansor Tolak UAS

JAKARTA,Tribun Riau- Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor, Yaqut Choli Qoumas, mengungkapkan sejumlah alasan terkait permohonan pertimbangan kegiatan ceramah Ustaz Abdul Somad (UAS) yang dilayangkan kepada kepolisian. GP Ansor menilai, dalam beberapa ceramah yang disampaikan UAS terdapat ajakan-ajakan untuk menegakkan khilafah.

Selain itu, menurut Yaqut, terdapat ceramah UAS yang justru mencibir salah satu tokoh syuriah PBNU. Di samping itu, Yaqut menilai, terdapat ceramah UAS yang terkesan mengajak warga NU untuk melawan kepengurusan PBNU yang sah dengan mengikuti tokoh-tokoh NU tertentu.

“Catatan-catatan ini yang menjadi dasar Ansor di Jepara menyampaikan permohonan ke kepolisian untuk mempertimbangkan kembali kehadiran UAS di sana. Artinya, jika pihak kepolisian tetap memperbolehkan, ya kita persilakan saja. Wong kami semua ngerti aturan, enggak mungkin bertindak sendiri,” tutur Yaqut dilansir Republika, Rabu (5/9).

Lebih dari itu, Yaqut pun mengatakan, GP Ansor keberatan terhadap manajemen UAS yang menggunakan simbol-simbol Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) sebagai organisasi yang telah dilarang di Indonesia. Kendati demikian, ia menegaskan, pihaknya tak pernah menolak adanya kegiatan ceramah UAS. Namun, hanya memberikan pertimbangan kepada kepolisian.

“Jepara itu salah satu basis NU di Jateng. Jika tim manajemen UAS mendatangkan petugas dengan menggunakan simbol-simbol HTI, apa ini bukan memancing namanya?” tuturnya.

Yaqut mengatakan, tindakan Ansor dengan melayangkan surat pertimbangan kepada kepolisian sebagai bentuk peringatan kepada pemerintah agar lebih peka terhadap upaya-upaya yang hendak merusak negeri. “Soal bagaimana UAS mengoreksi diri itu di luar kemampuan saya, belajar dari masa lalu silakan,” katanya.

UAS terpaksa membatalkan jadwal ceramahnya di sejumlah daerah, di antaranya di Jawa Tengah, Jawa Timur, dan DI Yogyakarta setelah mendapatkan ancaman dan intimidasi. UAS rencananya akan berceramah di beberapa kota pada September hingga Desember mendatang.

Pada bulan ini, UAS memiliki jadwal berceramah di Malang, Solo, Boyolali, Jombang, dan Kediri. Pada Oktober, UAS pun berencana akan berceramah di DI Yogyakarta. Sedang di akhir tahun, alumnus al-Azhar (Mesir) itu rencananya akan berdakwah dengan Ustaz Zulfikar di Jawa Timur. (rci/red)

Harga Minyak Dunia Kembali Turun

Ilustrasi harga minyak dunia
Ilustrasi harga minyak dunia

NEW YORK, Tribun Riau- Harga minyak turun lebih dari satu persen pada akhir perdagangan Rabu waktu AS atau Kamis (6/9) pagi WIB. Penurunan harga minyak dipicu setelah Badai Tropis Gordon melemah dan menjauh dari daerah-daerah penghasil minyak. Selain itu, harga minyak turun dipicu meningkatnya kekhawatiran bahwa perselisihan dagang global dan krisis mata uang Turki akan mengurangi permintaan.

Minyak mentah berjangka AS, West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Oktober turun 1,15 dolar AS atau 1,65 persen menjadi menetap di 68,72 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange. Sementara itu, minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman November turun 90 sen AS atau 1,15 persen menjadi ditutup pada 77,27 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange.

Patokan global telah naik di sesi sebelumnya menjadi 79,72 dolar AS per barel, tertinggi sejak Mei. Minyak mentah melonjak pada Selasa (4/9) karena perusahaan-perusahaan minyak menutup lusinan anjungan lepas pantai untuk mengantisipasi kerusakan akibat Badai Tropis Gordon.

Namun, pada Rabu (5/9) badai tropis itu telah melemah dan tidak menimbulkan kerusakan besar pada fasilitas produksi minyak lepas pantai dan perusahaan-perusahaan energi di sepanjang Pantai Teluk AS. Alhasil, produksi kembali normal.

“Harga kemarin (4/9) naik dalam antisipasi bahwa badai dapat menimbulkan kerusakan pada sektor produksi dan penyulingan, tetapi setelah semua dikatakan dan terjadi kami kehilangan sedikit produksi serta kilang-kilang di Mississippi dan Louisiana terus berjalan saat Gordon melakukan pendaratan,” kata Andrew Lipow, presiden Lipow Oil Associates.

Minyak juga melemah karena perselisihan perdagangan Amerika Serikat-Cina meningkatkan kekhawatiran permintaan. Sekretaris Jenderal OPEC Mohammad Barkindo mengatakan, sengketa perdagangan global dapat merugikan permintaan energi di waktu mendatang. Yang juga membebani minyak mentah berjangka adalah krisis mata uang di Turki. Lira telah jatuh lebih dari 40 persen tahun ini.

“Kekhawatiran krisis mata uang Turki menyebar ke pasar negara berkembang lainnya, yang telah mendorong kekhawatiran sisi permintaan,” kata Abhishek Kumar, analis energi senior di Interfax Energy.

Sanksi-sanksi AS yang menargetkan sektor minyak Iran mulai November sudah mengurangi ekspor dari produsen terbesar ketiga OPEC itu dan menetralkan dampak dari perjanjian oleh OPEC dan sekutu-sekutunya untuk memproduksi lebih banyak minyak.

“Dengan antisipasi hingga 1,5 juta barel per hari dari dampak sanksi-sanksi AS terhadap Iran, orang akan memperkirakan harga akan bergerak lebih tinggi pada minggu-minggu mendatang,” kata Stephen Innes, dari broker berjangka OANDA. (ant/red)

Terbaru

Populer