Beranda blog Halaman 1192

BPJS-TK Rohul Sosialisasi, Wartawan di Foswar Jadi Peserta Langsung Dapat Sertifikat dan Kartu

Saat Kepala BPJS Ketenagakerjaan Sawir Achmadi sosialisasi dan penyerahan Sertifikat dan Kartu Peserta diterima Ketua Foswar Yusrizal Thamrin.
Saat Kepala BPJS Ketenagakerjaan Sawir Achmadi sosialisasi dan penyerahan Sertifikat dan Kartu Peserta diterima Ketua Foswar Yusrizal Thamrin.

ROKAN HULU,Tribun Riau- Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) Sawir Achmadi menggelar sosialisasi pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan kepada para wartawan dari berbagai media massa yang tergabung dalam Forum Solidaritas Wartawan Rohul, Selasa (18/9/2018) siang.

Sosialisasi dilaksanakan di Kantor Sekeretariat Foswar Rohul di Jalan Tuanku Tambusai Pasirpengaraian, Desa Pematang Berangan, Kecamatan Rambah, karena profesi wartawan merupakan profesi yang penuh risiko dengan tingkat mobilitas kerja yang tinggi setiap saat dan di manapun dalam tugas peliputan berita.

Terpantau kedatangan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Rohul Sawir Achmadi disambut hangat oleh Ketua Foswar Yusrizal Thamrin, bersama pengurus dan anggota Foswar.

“Menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan ini sangat penting kepada kita wartawan khususnya di Foswar karena sebagai perlindungan dalam menjalankan tugas peliputan berita serta BPJS Ketenagakerjaan program Pemerintah yang diperkuat pada Peraturan Bupati Rohul nomor 24 tahun 2017 untuk meningkatkan kesejahteraan seluruh masyarakat pekerja khususnya di Rokan Hulu,” kata Ketua Foswar.

“Seluruh wartawan yang tergabung di Foswar sudah kita daftarkan menjadi peserta, mudah-mudahan masyarakat Rohul yang belum terdaftar kita himbau untuk mendaftarkan dirinya, sehingga Foswar mengawalinya,” tambah Yusrizal Thamrin.

“Kami mengucapkan terimakasih kepada Kepala BPJSTK Rohul yang terus melakukan sosialisasi pentingnya BPJSTK ini di seluruh masyarakat termasuk kepada wartawan di Foswar,” harap Ysrizal.

Sosialisasi itu diselenggarakan BPJS KT Cabang Rohul juga dirangkaikan penyerahan sertifikat kepersetaan dari BPJS KT pusat ditandatangani Direktur Utama Agus Susanto dan kartu kepada Wartawan di Foswar.

Sementara dalam sambutannya Kepala BPJSTk Rohul Sawir Achmadi menjelaskan pentingnya perlindungan jaminan kerja menjadi salah satu pilihan utama kalangan pers, sebagai langkah antisipasi jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan saat bertugas dilapangan.

Kecelakaan kerja, ujarnya, sebagai salah satu jenis risiko yang dihadapi wartawan dalam melaksanakan tugas.

“Sangat mungkin terjadi di manapun dan kapanpun,” katanya.

Ia menguraikan ,akibat kecelakaan kerja bisa bermacam-macam, antara lain luka ringan, parah, cacat sebagian anatomis, cacat sebagian fungsi, cacat total tetap dan bahkan meninggal dunia.

Sawir Achmadi mengharapkan, teman-teman wartawan menyebarluaskan program-program jaminan sosial dari BPJS Ketenagakerjaan kepada masyarakat melalui pemberitaan masing-masing media.

Adapun program BPJS Ketenagakerjaan antara lain Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Kematian, Jaminan Hari Tua dan Jaminan Pensiun.

Tambahnya Achmadi ,yang bisa mendapatkan jaminan sosial dari BPJS Ketenagakerjaan, selain pekerja penerima upah juga pekerja bukan penerima upah atau pekerja mandiri, seperti penambang pasir, pedagang pasar, petani, tukang ojek, pedagang kaki lima, pembantu rumah tangga, dan wartawan.

“Hanya dengan Rp16.800 per orang per bulan, para pekerja BPU bisa terlindungi dari risiko kecelakaan kerja dan kematian,” ujarnya.

Ia mengatakan dengan adanya jaminan sosial, maka pekerja akan makin produktif dan efektif dalam bekerja.

Sementara itu bagi peserta, yang mengalami kecelakaan kerja, biaya perobatan ditanggung pihak BPJSTK sistem alimitit.

“Biaya tranprotasi dari tempat kecelakaan kerja sampai ke Rumah Sakit yang sudah bekerjasama pihak BPJSTk juga ditanggung sesuai aturan yang ada,” tuturnya. (mad)

Saat Kepala BPJS Ketenagakerjaan Sawir Achmadi sosialisasi dan penyerahan Sertifikat dan Kartu Peserta diterima Ketua Foswar Yusrizal Thamrin. (mad)

SMKN 2 Rambah Budidayakan Ikan Lele Sangkuriang di Kolam Sekolah

Siswa Jurusan Agribisnis SMKN 2 Rambah Beternak Ikan Lele Sangkuriang di kolam sekolah
Siswa Jurusan Agribisnis SMKN 2 Rambah Beternak Ikan Lele Sangkuriang di kolam sekolah

ROKAN HULU, Tribun Riau- Jurusan Agribisnis Perikanan SMKN 2 Rambah, saat ini budidayakan ternak ikan Lele Sangkuriang di kolam sekolah.

Budidaya ribuan ikan Lele Sangkuriang oleh Jurusan Agribisnis Perikanan, setelah beberapa waktu lalu Kepala Cabang (Kacab) Dinas Pendidikan Provinsi Riau Hamdan Nst, bersama Kepala Sekolah SMKN 2 Rambah Mukhtar S.Pd MM, lepas ribuan bibit ikan Lele Sangkuriang ke kolam pembesaran jurusan Agribisnis Perikanan di SMKN 2 Rambah tersebut.

Menurut Kepesek SMKN 2 Rambah Mukhtar S.Pd MM, Selasa (18/9/2018), melalui kegiatan wirausaha harus diperkenalkan di sekolahnya. Berharap, pelajar yang sudah tamat nantinya tidak melulu berpikir untuk bekerja sebagai pegawai atau karyawan saja.

“Lewat program budidaya ikan lele ini, sebagai bentuk implementasi dari pendidikan berkarakter. Karena di sekolah kita dibuat kolam ikan agar para peserta didik di sekolah mengenal apa itu wirausaha,” ujar Mukhtar.

“Selain itu yang paling terpenting, kita bisa memberi contoh bagaimana cara berwirausaha. Melalui ternak ikan lele ini salah satu yang kita ajarkan, yakni cara budidaya atau beternak ikan lele,” tambahnya.

Saat penebaran ribuan bibit ikan Lele Sangkuriang, selain dihadiri Kacab Disdik Provinsi Riau Hamdani Nst dan Kepsek SMKN 2 Rambah Mukhtar, juga hadir Waka Kurikulum Zulpahmi Ahmad M.Pd, Waka Humas dan Dudi Ir Usman,Waka kesiswaan ‎Iffiandi S.Si MM, Kepala jurusan Agribisnis perikanan, H.Syafrizal S.Pi,Guru Agribisnis Perikanan yakni Firdaus S.Pi, Desmelina S.Pi,Epi Apriani S.Pi.

Dengan program ternak ikan lele di SMKN 2 Rambah, mendapat sambutan antusias ‎oleh para peserta didik, serta tenaga pendidik. Kepsek SMKN 2 Rambah menyatakan, kedepannya pihak sekolah akan terus mengembangkan agribisnis lainnya ke peserta didik, sehingga diharapkan pelajaran yang diberikan bisa bermanfaat untuk kedepannya usai peserta didik tamat belajar di SMKN 2 Rambah. (mad)

Penyusunan Timses Prabowo-Sandi, Mustofa Nahra: Waspadai Hadirnya ‘Kuda Troya’

Tribun Riau- Penyusunan tim sukses (timses) capres-cawapres pasangan Prabowo-Sandi pada waktu yang kritis, Mustofa Nahrawardaya mengingatkan agar mewaspadai ‘Kuda Troya’ yang mengaku bekas aktifis petahana.

Hal itu diungkapkannya melalui akun Twiter @AkunTofa, Rabu (19/9/2018).

Dijelaskannya dalam Tweet tersebut, cara penyusupan ‘kuda troya’ adalah teknik lawas, selain itu, baginya, tidaklah mudah bagi seseorang untuk beralih ideologi.

Hingga saat ini, pantauan Tribunriau.com, belum diketahui kelompok mana yang ‘ditembak’ oleh cuitan aktivis Muhammadiyah tersebut. (red)

https://twitter.com/AkunTofa/status/1042245813315919872

Pemkab, Polres dan Kejari Rohul Tandatangani APIP dan AH Sikapi Lapdu Masyarakat

Pj Sekda Rohul Abdul Haris, tandatangani APIP dan AH, dengan Polres dan Kejari Rohul terkait Lapdu Masyarakat
Pj Sekda Rohul Abdul Haris, tandatangani APIP dan AH, dengan Polres dan Kejari Rohul terkait Lapdu Masyarakat

ROKAN HULU,Tribun Riau- Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Pemkab Rohul), Polres serta Kejaksaan Negeri (Kejari) Rohul, menandatangani perjanjian kerjasama Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) dan Aparat Penegak Hukum (APH) dalam rangka penanganan laporan pengaduan (Lapdu) masyarakat Rohul.

Penandatanganan dilaksanakan dalam Rapat koordinasi (Rakor) Pengawasan Daerah tahun 2018, yang ditaja Pemprov Riau di Pekanbaru, Jumat (14/9/2018) di Kantor Gubernur Riau .

Penandatangan bersama antara Penjabat (Pj) Sekda Rohul H Abdul Haris SSos.MSi mewakili Bupati Rohul H Sukiman, dengan Kapolres Rohul AKBP M Hasyim Risahondua SIK Msi serta Kejari Rohul Freddy Daniel Simanjuntak.SH.Mhum, disaksikan Sekda Provinsi Riau H Ahmad Hijazi, Ketua DPRD Riau Dra H Septina Primawati Rusli dan Pejabat Provinsi Riau lainnya.

Menindaklanjuti perjanjian kerjasama APIP dan APH dalam rangka penanganan pengaduan masyarakat, Pj Sekda Rohul H Abdul HarisSelasa (18/9/2018) mengakui, Pemkab Rohul menyambut baik dengan dilaksanakannya penandatanganan perjanjian kerjasama APIP dan APH, dalam rangka penanganan laporan pengaduan (Lapdu) masyarakat terkait adanya dugaan terjadinya tindak pidana korupsi serta permasalahan administrasi lainnya.

“Dengan sudah adanya perjanjian kerjasama tersebut, APIP di bawah Inspektora Rohul dan APH yakni Polres serta Kejari Rohul memiliki peran penting dalam mencegah terjadinya tindak pidana korupsi,”

“Kita berhara, APIP di bawah koordinasi Inspektorat Rohul memiliki peran yang besar dalam menyikapi pengaduan masyarakat yang disampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Rohul, sebelum ada permasalahan hukum di dalamnya. Dengan menelusuri, menindaklanjuti setiap lapdu masyarakat dengan berkoordinasi bersama Polri dan Kejaksaan,” jelas Sekda.

Abdul Haris juga menjelaskan, bahwasetiap lapdu masyarakat yang disampaikan Pemkab Rohul menyangkut dugaan tindak pidana Korupsi, harus dilakukan investigasi dan diteliti serta kajian.

Tetapi, APIP tetap menjalin komunikasi dan koordinasi dengan Polri dan Kejaksaan. Dimana sebaliknya, jika ada lapdu masyarakat ke Polres, jika masih dalam dugaan maka nantinya Polri berkoordinasi dengan APIP untuk melakukan investigasi.

“Bila pengaduan itu ada dugaan tindak pidana korupsi atau hanya sebatas dugaan saja, maka untuk kesalahan administasi, Inspektorat akan melakukan tindakan, dengan hukuman sanksi administrasi. Bila laporan itu mengarah kepelanggaran hukum maka diserahkan permasalahannya ke APH Rohul yang berwenang,’’ ucapnya.

Kata Pj Sekda lagi, sehingga perlunya sinergitas antara APIP dan APH Rohul dalam melaksanakan tugas serta komitmen bersama dalam mencegah terjadinya tindak pidana korupsi di lingkungan Pemkab Rohul. (mad)

Santri PP Sidogiri Klarifikasi Pernyataan Nusron Wahid

Nusron Wahid saat menjadi narasumber di ILC TvOne dengan tema Ijtima Ulama 2
Nusron Wahid saat menjadi narasumber di ILC TvOne dengan tema Ijtima Ulama 2

Tribun Riau- Seorang santi Pondok Pesantren (PP) Sidogiri mengklarifikasi pernyataan Nusron Wahid tentang dukungan pengasuh PP Sidogiri kepada capres-cawapres Jokowi-Ma’ruf.

Klarifikasi tersebut disampaikannya melalui akun Twitter @er_faruq, Selasa (18/9/2018).

Pantauan Tribunriau.com, cuitan tersebut keluar tak berselang lama setelah Nusron Wahid berbicara di acara ILC TvOne yang dipandu Karni Ilyas, Selasa (18/9/2018) malam.

“Assalamualaikum Pak @NusronWahid1 Saya hanya mau klarifikasi mengenai pencatutan Kiai saya, pengasuh PP. Sidogiri dalam acara @ILC_tvOnenews yang dipandu Bang @karniilyas barusan Kebetulan saya santri Sidogiri, sampai saat ini Kiai saya belum pernah dawuh dukungan Paslon trtntu,” tulis @er_faruq yang mengaku sebagai santri PP Sidogiri.

Sebelumnya, Nusron Wahid mengklaim bahwa pengasuh PP Sidogiri telah mendukung pasangan capres-cawapres Jokowi-Ma’ruf dalam acara ILC di TvOne. (red)

https://twitter.com/er_faruq/status/1042090022692839424

Bupati Terima 2 Permendagri, Sengketa Tapal Batas Rohul-Paluta Tuntas

Wagubri, serahkan dua Permendagri kepada Bupati Rohul. H Sukiman di Pekanbaru
Wagubri, serahkan dua Permendagri kepada Bupati Rohul. H Sukiman di Pekanbaru

ROKAN HULU,Tribun Riau- Setelah sekitar 20 tahun permasalahan tapal batas antara Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) Provinsi Riau dengan Kabupaten Padang Lawas (Palas), Padang Lawas Utara (Paluta) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) bersengketa, akhirnya tuntas.

Atas perjuangan maksimal dilakukan Pemkab Rohul yang difasilitasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), akhirnya tapal batas Rohul dengan kedua kabupaten tetangga telah final dan mengikat (binding).

Hal itu dibuktikan dengan diterimanya 2 Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) oleh Bupati Rohul, H Sukiman yang resmi diserahkan Wakil Gubernur Riau H Wan Thamrin Hasyim.

Penyerahan Permendagri Batas Daerah antara Provinsi Riau dengan Provinsi Sumut dan antar Kabupaten/kota dalam provinsi Riau, digelar di ruang rapat lantai II kantor Gubernur Riau, Senin (17/9/2018) siang kemarin.

Menyikapi dua Permendagri tentang tapal batas Rohul dengan Kabupaten Palas dan Paluta Provinsi Sumut, Bupati Rohul H Sukiman bersyukur dan terimakasih ke Pemerintah Provinsi Riau serta Mendagri, yang sudah memfasilitasi permasalahan tapal batas tersebut.

Diakui Bupati Sukiman, karena hampir 20 tahun permasalahan tapal batas Provinsi Riau yakni Kabupaten Rohul dengan Palas belum tuntas. Sehingga terjadi polemik sengketa lahan antara masyarakat Rohul dengan daerah perbatasan, bahkan sudah memakan korban jiwa.

“Dengan finalnya tapal batas daerah Rohul dengan Kabupaten Palas dan Paluta, maka kedepannya tidak ada lagi terjadi sengketa lahan serta bentrok fisik antara masyarakat maupun dengan perusahaan di daerah perbatasan,” ujar Bupati.

“Karena, secara resmi tapal batas daerah antara Kabupaten Rohul dengan Palas maupun Paluta Provinsi Sumut sudah final juga mengikat, dengan diterimanya dua Permendagri oleh Pemkab Rohul,” tambah H Sukiman, yang juga mantan Dandim Indragiri Hilir (Inhil).

Dijelaskan Bupati, dengan sudah diterimanya Permendagri tersebut, kedepannya tidak ada lagi gugatan dari pihak manamun, karena tapal batas daerah yang telah ditetapkan itu sudah final dan mengikat.

“Menindaklanjut dari penetapan tapal batas daerah tersebut, Kemendagri bersama Pemprov Riau dengan mengundang Pemkab Palas serta Paluta juga Rohul, akan turun ke lapangan untuk menetapkan titip koordinat sesuai dengan yang ada di peta,” terang Bupati Sukiman.

Bupati Sukiman, belum bisa memastikan kapan jadwal turun ke lapangan untuk menetapkan titik koordinat sesuai dengan Permendagri tersebut.

“Jadwal penetapan titik koordinat di lapangan sekaligus pemasangan patok atau pilar batas daerah Rohul dengan Sumut, kita masih menunggu informasi Pemprov Riau dan pihak Kemendagri lebih lanjut,” tegasnya. (mad)

BEM UPP Pertanyakan Kekosongan Wabup Rohul, Sukiman Terkesan Cuek

Akbar didampingi delegasi BEM UPP, Rahmat Solihin Bidang Kominfo dan Ariswansyah, Bidang Sospol saat konprensi pers di kantor Foswar dan dampinggi Ketua Umum Foswar Yusrizal Thamrin, Sekum Foswar Sarif Alamsyah, Ketua Harian Foswar Darmansyah serta beberapa wartawan Media Cetak, elekrronik dan Online.
Akbar didampingi delegasi BEM UPP, Rahmat Solihin Bidang Kominfo dan Ariswansyah, Bidang Sospol saat konprensi pers di kantor Foswar dan dampinggi Ketua Umum Foswar Yusrizal Thamrin, Sekum Foswar Sarif Alamsyah, Ketua Harian Foswar Darmansyah serta beberapa wartawan Media Cetak, elekrronik dan Online.

ROKAN HULU,Tribun Riau- Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Pasir Pengaraian (BEM UPP), mempertanyakan keseriusan Bupati Rokan Hulu (Rohul) H.Sukiman, terkait Pengisian kekosongan jabatan Wakil Bupati Rohul, Riau, sejak tujuh bulan lalu.

Menurut Sekretaris Jenderal BEM UPP, M. Akbar Hermawan, beberapa kali pihaknya mempertanyakan proses pengusulan calon wakil Bupati Rohul yang lowong sejak 14 Pebruari 2018 lalu, namun Sukiman terkesan cuek dan selalu mengalihkan pembicaraan.

“BEM UPP sudah dua kali menanyakan langsung ke Bupati tentang proses pengusulan Wabup Rohul ke DPRD untuk dipilih, beliau cuek dan terkesan mengalihkan pembicaraan,” kata Akbar didampingi delegasi BEM UPP, Rahmat Solihin Bidang Kominfo dan Ariswansyah, Bidang Sospol saat konprensi pers di kantor Foswar, Senin sore (17/9/2018).

Di Sekretariat Foswar, delegasi BEM UPP diterima langsung oleh Ketua Umum Foswar Yusrizal Thamrin, Sekum Foswar Sarif Alamsyah, Ketua Harian Foswar Darmansyah serta beberapa wartawan Media Cetak, elekrronik dan Online.

Disebutkan M Akbar, pihaknya juga sudah mempelajari dan mencermati aturan tentang pengisian wakil Bupati itu serta audiensi langsung dengan pimpinan DPRD Rohul, ternyata persoalannya saat ini berada di Bupati Rohul.

“Kalau dari DPRD Rohul sendiri malah sudah mendesak Bupati untuk segera mengusulkan 2 nama calon Wabup itu, diantaranya melalui Surat Ketua DPRD 23 Agustus 2018 lalu, ” kata Akbar.

Akbar sangat menyayangkan lemah dan lambannya Bupati Sukiman yang juga Ketua DPC Gerindra Rohul itu dalam. Mengambil keputusan, terutama dalam menyatukan persepsi di kelompok partai pengusung.

“Jika dalam beberapa hari ke depan, Bupati belum juga mengirimkan 2 nama calon Wabup untuk dipilih DPRD, maka masa BEM UPP akan melakukan aksi demo untuk mendesak Bupati,” ungkapnya.

Bupati Belum Balas Surat DPRD

Sementara itu Ketua DPRD Rohul, Kelmi Amri, SH membenarkan BEM UPP sudah melakukan konsultasi ke DPRD mempertanyakan proses pengisian kekosongan Wakil Bupati tersebut.

“Ya, tadi siang mereka (BEM UPP -Red) kesini ketemu kita, kita apresiasi saja Bang, ternyata mereka peduli dan fungsi kontrol mereka berjalan,” kata Kelmi, Senin (17/9/2018).

Disebutkan Kelmi, pihaknya sudah menjelaskan segala sesuatunya sesuai aturan, termasuk DPRD sudah mengirimkan surat kepada Bupati, 23 Agustus 2018 lalu, walaupun surat resmi DPRD itu sampai kini belum dibalas Bupati.

“Dan kita sarankan adik adik mahasiswa untuk menanyakan langsung hal itu ke Bupati, sementara surat kita yang belum dibalas Bupati, akan segera kita tindak lanjuti mengirim surat kedua, “tegas Kelmi. (mad)

Johan Budi Mundur dari TKN Jokowi-Ma’ruf, Ini Alasannya

Johan Budi, mantan jubir KPK
Johan Budi, mantan jubir KPK

JAKARTA, Tribun Riau- Mantan Jubir KPK, Johan Budi yang sudah masuk dalam daftar Jubir Tim Kampanye Nasional (TKN) akhirnya mengundurkan diri, apa alasannya?

Dikutip dari Republika, Senin (17/9/2018), Johan Budi mengaku ingin fokus terhadap pencalonan dirinya sebagai calon legislatif dari PDIP pada pemilu 2019 mendatang.

Ia mengaku sudah mengundurkan diri sejak 10 hari yang lalu. “Saya mundur dari Jubir Tim Kampanye Nasional sejak 10 hari yang lalu. Saya mau fokus ke pencalegan saya,” kata Johan saat dihubungi Republika.co.id, Senin (17/9) siang.

Selain fokus untuk pemilihan legislatif, Johan Budi juga masih memegang tanggung jawab sebagai Staf Khusus Kepresidenan. Jabatan tersebut, kata dia sangat membutuhkan waktu dan pikiran.

Ia tidak mengetahui siapa yang akan menggantikan posisi dirinya sebagai salah satu jubir kampanye. Sebab, penggantiannya merupakan kewenangan tim sepenuhnya. “Silakan tanya ke Pak Hasto Kristiyanto (Sekretaris TKN Jokowi-Ma’ruf),” kata dia.

Menurut Johan, menjadi juru bicara tim kampanye membutuhkan waktu sendiri di tengah dua tanggung jawab dirinya yang sudah besar. Menjadi juru bicara kampanye, lanjut dia, harus mengikuti kegiatan kampanye tim serta seluruh kegiatan yang dilakukan oleh TKN. “Tentu, itu membutuhkan waktu yang banyak,” kata dia.

Saat ditanya, Sekretaris TKN Hasto Kristiyanto mengatakan akan melakukan konfirmasi dulu baru bisa membuat penjelasan status Johan Budi. “Soal Johan Budi nanti kita konfirmasi,” kata dia. (rci/red)

LPG 3 Kg Langka, Sekdisperindag: Jatah Rohul Dikurangi Pertamina

Seketaris Disperindag Rohul, Firdaus S.Sos
Seketaris Disperindag Rohul, Firdaus S.Sos

ROKAN HULU,Tribun Riau- Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Rohul seminggu belakangan ini kerap menerima telepon dari masyarakat, telpon tersebut berupa ragam pertanyaan terkait kelangkaan gas Lpg 3 Kg.

Hal tersebut dibenarkan Seketaris Disperindag Rohul, Firdaus S.Sos.

“Dampak kelangkaan Lpg 3 Kg, saat ini kita kerap menerima telepon dari masyarakat yang mempertanyakan penyebab terjadinya kelangkaan Lpg di Rohul,” jelasnya, Senin (17/9/2018).

Firdaus juga mengaku, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan 2 pangkalan Lpg dan 7 agen di Rohul, bahwa penyebab terjadinya kelangkaan dipicu dari pengurangan jatah hingga 50 parsen dari pihak Pertamina.

“Biasanya jatah Rohul capai 4000 tabung, namun karena adanya pengurangan, kini Rohul hanya memperoleh jatah sekitar 2000 tabung dalam dua kali seminggu,” ucap Firdaus.

Dijelaskannya, kelangkaan tersebut bukan karena ada penimbunan atau permainan pemilik pangkalan dan agen. Melainkan kuota Lpg Rohul yang dikurangi, maka terjadi kelangkaan dan masyarakat kita sangat sulit untuk mendapatkannya.

“Guna memastikan terjadinya kelangkaan Lpg 3 Kg, kita akan datangi dua pemilik pangkalan dan 7 agen sehingga masyarakat tidak lagi menyalahkan kita akibat terjadinya kelangkaan Lpg 3 Kg tersebut,” sebut Firdaus.

Salah seorang warga Rohul, Ida warga Kaiti Desa Rambah Tengah Barat, Kecamatan Rambah, dirinya membenarkan terjadinya kelangkaan Lpg 3 Kg. Walaupun ada, harga gas Lpg 3 Kg kini sudah mencapai Rp35 ribu per tabungnya.

Eka warga lainnya juga menyatakan, dirinya sudah mencari Lpg 3 Kg kemana – mana tetapi tidak ada orang yang menjual. Karena langka Lpg 3 Kg, terpaksa saya harus membeli Lpg 12 Kg dengan harga Rp 170 ribu per tabung dan diantar ke rumah.

“Biasanya bila beli di SPBU hanya Rp 155 ribu per tabung, namun karena tidak ada tabung 3 Kg maka terpaksa beli yang 12 Kg,” jelasnya. (mad)

400 JH dan Petugas Tiba di Rohul, Enam Menggunakan Kursi Roda

Pj Sekda Abdul Haris, bersama Asisten III dan perjabat Forkimpinda, membesuk JH yang sakit di embarkasi Batam, sekaligus sambur JH setibanya di Batam
Pj Sekda Abdul Haris, bersama Asisten III dan perjabat Forkimpinda, membesuk JH yang sakit di embarkasi Batam, sekaligus sambur JH setibanya di Batam

ROKAN HULU,Tribun Riau- Ke 400 Jemaah Haji (JH) dan Tim Petugas Haji Daerah (TPHD) asal Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), diinapkan semalam di Asrama Haji Batam Setibanya di Debarkasi Batam, Minggu (16/9/2018) malam kemarin.

Para JH dan petugas haji Rohul tergabung di Kelompok Terbang (Kloter) 18 Batam diterbangkan ke Kota Pekanbaru Senin (17/9/2018), dengan dua kali penerbangan dari Bandara Hang Nadim Batam ke Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru, pada pukul 10.00 dan pukul 12.00 Wib.

Dikatakan Kepala Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Rohul Drs. H. Syahrudin M.Sy, setibanya para JH Rohul di Bandara SSK II Pekanbaru,‎ para JH langsung diangkut dengan bus carteran yang disediakan panitia haji daerah, dan langsung dipulangkan ke Kabupaten Rohul.

“Pemulangan JH Rohul tidak ada acara penyambutan, para JH langsung dipulangkan ke kecamatan masing-masing,” kata Syahrudin, yang dikonfirmasi via telepon selularnya.

Pada saat pemulangan JH Rohul, ada 6 JH yang sakit, sehingga mereka harus menggunakan kursi roda saat proses pemulangan ke tanah air melalui Bandara Hang Nadim Batam.

Diakui Kakan Kemenag Rohul, ke 6‎ JH yang menggunakan kursi roda merupakan jemaah yang sempat dirawat di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) di Jeddah, Arab Saudi, saat proses pelaksanaan ibadah haji di tanah suci. Sesampainya di Batam, ke 6 JH tersebut mendapatkan perawatan dari petugas kesehatan di klinik kesehatan Debarkasi Batam.

Pejabat Sekretaris Daerah (Sekda) Rohul H. Abdul Haris Lubis S.Sos, M.Si, bersama para Pejabat Forkompinda Rohul dan sejumlah pejabat teras di lingkungan Pemkab Rohul, juga sempat menjenguk para JH yang mendapatkan perawatan.

‎‎Pj Sekda Rohul berharap, ke 6 JH asal Rohul agar tetap sehat walafiat sampai ke kampung halaman masing-masing. (mad)

Terbaru

Populer