Beranda blog Halaman 1097

Begini Penjelasan Dubes Pakistan Soal Kashmir

Pengamanan di Kashmir

Tribunriau- Berbagai masalah isu di wilayah Jammu dan Kashmir, juga turunnya Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB), dijelaskan oleh Duta Besar (Dubes) Pakistan untuk Indonesia, Abdul Salik Khan.

Dilansir Republika, Abdul Salik Khan mengatakan bahwa permasalahan di wilayah itu bukanlah persoalan bilateral antara Pakistan dengan India.

“Ini bukanlah urusan bilateral. Ada institusi pada tingkatan Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) yang turun tangan di Kashmir,” kata Salik Khan dalam wawancara khusus dengan Antara di Jakarta, Kamis (3/10).

Hal itu disampaikan berdasarkan pertemuan tertutup yang digelar oleh DK PBB pada 16 Agustus lalu untuk membahas isu Kashmir setelah Pemerintah Pakistan melakukan pendekatan. Selain itu, dalam Sidang Majelis Umum PBB ke 74 di New York pada Jumat (27/9), Perdana Menteri (PM) Pakistan Imran Khan juga mengangkat isu Kashmir di hadapan pada pemimpin negara.

Salik Khan mengklaim usai India secara sepihak mencabut status otonomi khusus atas Kashmir pada 5 Agustus, kondisi di wilayah itu menjadi tidak kondusif. Masyarakat terkurung di rumah sendiri, juga secara telekomunikasi serta mengalami represi.

Menurut ia, saat ini ada sekitar 600 ribu tentara India yang bersiaga di kawasan yang dihuni oleh delapan juta masyarakat Muslim Kashmir. “Hari ini adalah hari ke 58 orang-orang Jammu dan Kashmir berada di bawah peraturan jam malam,” kata Salik Khan.

Atas kondisi tersebut, Pakistan mengaku ingin menyelesaikan konflik yang terjadi sebagaimana PM Imran Khan menyebut negaranya mendukung perjuangan orang-orang Kashmir dan hak untuk mempertahankan kebulatan tekad mereka. “Kami mendukung mereka secara moral, diplomatis, serta politis,” ujar Salik Khan. (red)

Terkait Karhutla, Ini Jumlah Tersangka yang Ditetapkan Polri

Para petugas berjibaku memadamkan kebakaran hutan dan lahan agar tidak meluas
Para petugas berjibaku memadamkan kebakaran hutan dan lahan agar tidak meluas

PEKANBARU, Tribunriau- Musibah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang telah menyebabkan kabut asap di beberapa daerah di Indonesia beberapa hari yang lalu, Polri akhirnya menetapkan sejumlah tersangka individu dan korporasi di sejumlah Polda.

Hal tersebut dikatakan Kepala Bagian Penerangan Umum Polri Kombes Pol Asep Adi Saputra, Kamis (3/10) dilansir Republika,

Dikatakannya, Polri telah menetapkan sedikitnya 325 tersangka perorangan. Selain tersangka individu, polisi juga telah menetapkan 11 tersangka korporasi di sejumlah Polda.

“Direktorat Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri telah merangkum terdapat 325 tersangka perorangan yang sudah dilakukan penanganan,” kata Asep,

Selain itu terdapat 95 korporasi yang ditangani Direktorat Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri dengan rincian, 84 korporasi dalam tahap penyelidikan dan 11 korporasi dalam proses penyidikan.

“Dari 11 korporasi yang dalam penyidikan, di Riau ada 2 (perusahaan), di Sumatera Selatan 1, di Jambi ada 2, Kalsel 2, Kalteng 2, Kalbar 2,” katanya.

Bila terbukti bersalah, para pelaku karhutla akan dijerat dengan UU No 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan, UU No 39 Tahun 2014 tentang Perkebunan, UU No 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, serta Pasal 187 dan 188 KUHP, dengan ancaman hukuman tiga tahun sampai 15 tahun penjara dengan denda Rp 2 miliar hingga Rp 15 miliar. (red)

Polsek Tapung Ungkap Komplotan Pelaku Curanmor, 2 Pelaku Ditangkap dan 2 Masih Buron

TAPUNG -(TRIBUNRIAU.COM) Unit Reskrim Polsek Tapung berhasil mengungkap komplotan pelaku pencurian sepeda motor (Curanmor) yang sering beroperasi di wilayah Kecamatan Tapung dan Tapung Hilir

Dua dari pelaku yang telah ditangkap ini adalah AY (28) dan SU (24), keduanya merupakan Karyawan swasta yang beralamat di Perumahan Divisi I Kebun Naga Sakti Desa Sei Kijang Kec. Tapung Hilir.

AY diketahui melakukan pencurian motor di Parkiran Mesjid Nurul Muhajirin Jalan Poros Alamanda Desa Indra Sakti Kec.Tapung pada tanggal (20/9) dan ditangkap Senin sore (30/9).

Sementara SU diketahui dua kali melakukan pencurian sepeda motor di wilayah Desa Petapahan, yaitu pada tanggal (13/9) dan tanggal (16/9) dan SU ditangkap dirumahnya pada Senin sore (30/9).

Selain mengamankan pelaku, petugas juga mengamankan barang bukti berupa 1 Unit Sepeda Motor Honda CRF Nopol BK-6477-XBB warna hitam, motor ini sempat dijual kepada seseorang di Wilayah Kandis Kabupaten Siak oleh rekan pelaku yang saat ini masih buron.

Pengungkapan kasus ini berawal pada Senin (30/9) sekira pukul 16.00 Wib, saat itu korban sdr. Wahanianto Warga Desa Indra Sakti melapor ke Polsek Tapung sambil menyerahkan rekaman video CCTV yang terpasang di Mesjid Nurul Muhajirin Desa Indra Sakti.

Dari hasil analisa CCTV oleh Unit Reskrim Polsek Tapung dan juga hasil penyelidikan, disimpulkan bahwa yang melakukan pencurian sepeda motor di halaman Mesjid tersebut adalah AY.

Sekira pukul 17.30 Wib, anggota Unit Reskrim Polsek Tapung mendapat informasi bahwa AY berada dirumahnya di Perumahan PT. Naga Sakti Desa Sei Kijang Kec. Tapung Hilir.

Diketahui juga bahwa seorang komplotan pelaku curanmor lainnya yaitu SU adalah tetangga AY, petugas langsung mencari kedua pelaku dan berhasil menangkapnya.

Setelah ditangkap, AY mengaku telah melakukan pencurian sepeda motor merk Yamaha Jupiter yang diparkir dihalaman Mesjid Nurul Muhajirin Desa Indra Sakti bersama rekannya MN (DPO), sepeda motor curian itu diakuinya telah dijual di Daerah Ujung Batu Kabupaten Rohul.

Kapolres Kampar AKBP Asep Darmawan SH, SIK melalui Kapolsek Tapung Kompol Sumarno didampingi Panit Reskrim Ipda Aulia Rahman saat dikonfirmasi membenarkan penangkapan pelaku curanmor ini.

Disampaikan Kapolsek bahwa tersangka dan barang bukti telah diamankan di Polsek Tapung untuk menjalani proses hukum lebih lanjut, petugas juga masih melakukan pencarian terhadap rekan pelaku yang masih buron, ungkapnya.(shm)

Golden eZone Diduga Gunakan Izin Yang Berbeda

ilustrasi gelanggang permainan

DUMAI, Tribunriau- Gelanggang Permainan yang bakal dibuka di Jalan Sultan Hasanuddin tepatnya di sebelah kantor BRI dengan besar dua (2) pintu diduga menggunakan izin yang berbeda.

Demikian yang disampaikan salah seorang narasumber yang dapat dipercaya, Rabu (2/9/2019).

Dikatakannya, izin yang digunakan Golden eZone diduga menggunakan izin gelanggang permainan Tarzan Zone yang berada di Bagan Besar, Dumai.

“Ada kabar bahwa mereka menggunakan izin Tarzan Zone, dan itu seharusnya melanggar aturan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah,” ujarnya kepada Tribunriau.com.

Seharusnya, lanjut Pria ini yang tak ingin namanya disebutkan ini, Golden eZone harus memiliki izin tersendiri, bukan menggunakan izin usaha yang lokasinya di Bagan Besar.

Selain itu, beberapa masyarakat tempatan ketika dimintai keterangan mengatakan bahwasanya tempat yang bakal didirikan sama seperti halnya dengan hiburan e-Zone yang berada di Ramayana. Namun ketika diberitahu bahwa yang bakal dibuka itu adalah gelanggang permainan, ia terkejut seakan tak percaya.

“Wah, bukan seperti yang di Ramayana yah tempatnya? besar juga kalau 2 pintu untuk gelper,” ujar Riky (34).

Kepala Bidang Perizinan DPMPTSP, Said Effendi hingga berita ini diterbitkan belum berhasil dihubungi untuk dimintai keterangannya soal izin yang digunakan Golden e-Zone tersebut. (red)

Bang Lius Ambil Formulir di PAN dan PKS Dumai

Ahmad Martitulius mengisi lembaran daftar yang disediakan oleh pengurus di Kantor DPD PAN Kota Dumai
Ahmad Martitulius mengisi lembaran daftar yang disediakan oleh pengurus di Kantor DPD PAN Kota Dumai

DUMAI, Tribunriau- Bakal Calon Walikota Dumai 2021-2026, Ahmad Maritulius, SE yang akrab disapa Bang Lius mengambil formulir pendaftaran bakal calon walikota Dumai 2021-2026 di DPD PAN Kota Dumai dan PKS, Selasa (1/10/2019).

Sebelum ke PKS, Bang Lius mengambil formulir di kantor DPD PAN Kota Dumai yang berlokasi di Jalan Dock Yard. Pengambilan formulir disambut langsung oleh Ketua Tim Penjaringan Bacawako Dumai disertai beberapa pengurus DPD PAN Kota Dumai.

Di dalam sambutannya, Ketua Tim Penjaringan PAN Kota Dumai, Syafizal Nurdin mengatakan bahwasanya PAN Dumai pada dasarnya akan mengikuti suara masyarakat, dalam artian sesuai hasil survey lembaga independen.

“Selain figur, kita juga akan melihat hasil survey lembaga independen,” ujarnya kepada rombongan Ahmad Maritulius.

Dalam kesempatan itu, Ahmad Maritulius juga sempat menjelaskan gambaran secara ringkas visi misinya untuk lima (5) tahun kedepan.

“Kita ingin semua masyarakat dapat menikmati harga sembako yang stabil, khususnya bagi masyarakat yang tidak mampu akan mendapatkan harga sembako yang lebih murah, pendidikan gratis untuk Mahasiswa, serta lapangan kerja yang akan kita siapkan untuk anak-anak kita yang sudah menamatkan pendidikannya,” jelas bang Lius di depan Tim Penjaringan serta Pengurus DPD PAN Kota Dumai lainnya.

Setelah mengisi lembaran daftar tamu dan pengambilan formulir di Kantor DPD PAN Kota Dumai, Bang Lius melanjutkan perjalanan ke kantor PKS Kota Dumai yang berlokasi di Jalan Sultan Hasanuddin.

Ahmad Maritulius saat menerima berkas formulir yang diserahkan ketua Tim Penjaringan Bacawako Dumai, Jon Eka di Kantor PKS Dumai
Ahmad Maritulius saat menerima berkas formulir yang diserahkan ketua Tim Penjaringan Bacawako Dumai, Jon Eka di Kantor PKS Dumai

Rombongan Bang Lius juga disambut langsung oleh Ketua Tim Penjaringan Bacawako Dumai, Jon Eka serta beberapa pengurus PKS Dumai lainnya.

Dalam obrolan hangat itu, tampak beberapa pengurus PKS Dumai sepertinya baru pertama kali melihat secara langsung Pria yang juga ikut dalam memperjuangkan Dumai sebagai Kota Madya ini.

Selain itu, Jon Eka yang juga Bendahara Umum PKS Dumai sempat mengatakan bahwasanya Partai PKS juga menunggu kedatangan beliau.

“Kapanlah beliau ini datang ke PKS, dan ini momentum yang kita tunggu-tunggu,” ujarnya sembari gelak tawa pengurus lainnya yang juga menunggu kedatangan Bang Lius.

Sama halnya ketika di kantor DPD PAN Kota Dumai, Ahmad Maritulius dalam kesempatan itu juga memberikan gambaran ringkas apa yang menjadi visi misinya untuk lima (5) tahun kedepan. (red)

Pelajar Rokan Hilir Deklarasi Tolak Unjuk Rasa

ROHIL, tribunriau – Siswa / siswi SMA dan SMK se kabupaten Rokan Hilir (Rohil) mengelar deklarasi menolak Pelajar ikut – ikutan melakukan aksi unjuk rasa, senin (1/10/19) di halaman kantor BPKAD jalan merdeka, Bagansiaiapi, usai upacara hari kesaktian pancasila.

Deklarasi pelajar dihadapan Kodim 0321 / Rohil Letkol. Arh Agung Rachman wahyudi, kejari Rohil Gaos wicaksono, ketua DPRD Rohil Maston, kapolsek Bangko Sasli Rais. SH, sekda Rohil Drs. Surya Arfan.MSi ,kadisdik Rohil H. M. Rusli syarif dan undangan lainya.

Deklarasi pelajar dibacakan oleh salah seorang yang mewakili siswa / siswi yang diikuti seluruh pelajar yang hadir.

Kami siswa / siswi SMA, SMK se kabupaten Rokan Hilir dengan ini :

” kami menolak pelajar ikut serta melakukan aksi demo / unjuk rasa, kami pelajar anti Keributan dan kami cinta damai , kami pelajar mendukung upaya polri dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif, pancasila dan NKRI harga mati.

Merdeka Yes… Yes… Yes…. ,” ucap para pelajar serentak .

Usai membacakan Deklarasi Kadisduk Rohil M. Rusli syarif berharap pelajar tidak ikut seperti yang dilakukan oleh pelajar SMA, SMK di negeri lain , negeri ini sudah aman, jadi jangan ada lagi anak – anak kita terpengaruh dengan Hoax di medsos .

Maka pihak polri mengambil inisiatif untuk menghindarkan hal tersebut , supaya mereka jangan ikut – ikutan tawuran ataupun Demo yang tidak tentu apa yang di orasikan, karena pelajar SMP, SMA, tugasnya hanya belajar dan terus belajar,” ujar Rusli syarif.

Selanjutnya Kapolsek Bangko Sasli Rais.SH, mengharapkan kepada para pelajar SMP dan SMU dan SMK untuk tidak terpengaruh mengunakan Medsos yang tidak dapat dipertangung jawabkan , karenabkita melihat di medsos ini banyak provokasi – provokasi yang diberikan kepada masyarakat .

Tambah sali Rais, Apalagi sudah sampai ke pelajar, tentunya ini tidak mendidik, kita mengharapkan pelajar untuk menghindari Hoax.

” Kita yakin khususnya sampai saat ini belum mendapatkan informasi, adanya pelajar yang terpengaruh ataupun ikut – ikutan melakukan aksi unjuk rasa ataupun aksi anarkis ,insya Allah untuk kabupaten Rokan Hilir masih aman, ” kata sasli Rais.

Ditempat yang sama Setda Rohil Drs. Surya Arfan. MSi mengatakan, bahwa kita menyaksikan diseluruh indonesia ataupun di ibu kota di hebohkan dengan Demo yang sepertinya tidak kondusif, artinya yang tidak jelas kemana arahnya, ini akan berpotensi akan terjadinya perpecahan terhadap bangsa kita yang akan diandu Domba nannti antara pelajar dan aparat, ini yang dikawatirkan.

Untuk merebut suatu kemerdekaan itu harus bersatu , oleh karena itu ada yang ingin memecah belah Bangsa ini, itu yang perlu dihindari. Sudah beredar juga di Medsos mengajak para pelajar untuk demo bersama, hal seperti ini tidak baik,” ujar surya arfan.

Pelajar harus fokus belajar, jangan mau diadu Domba berpolitik, untuk Rokan Hilir terhindar dari itu semua.

” Kepada seluruh sekolah SMP, SMA, SMK di Rokan Hilir, mari kita bersama-sama fokus untuk belajar, jangan mau terikut dengan ajakan-ajakan yang tidak baik dan tidak benar, kita harus bersatu membangun kabupaten Rokan Hilir ini, ” kata surya arfan . (hen)

PWI Riau Bakal Terbitkan Buku Putih, Anggota Diminta Kirimkan Biodata

PEKANBARU, Tribunriau – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Riau bakal menerbitkan buku putih yang berisikan nama dan foto serta biodata singkat. Anggota yang tergabung di dalamnya diharapkan dapat mengirimkan data yang diperlukan untuk penerbitan buku tersebut.

Formulir dapat diambil di Sekretariat PWI Riau Jalan Arifin Ahmad Pekanbaru, dan pengembaliannya paling lambat 30 November 2019.

“Teman-teman seluruh pengurus dan anggota PWI Riau, baik yang berdomisili di Pekanbaru maupun di 11 kabupaten/kota di Provinsi Riau, diminta segera mengisi biodatanya sebagai syarat dimuat di Buku Putih PWI Riau 2010. Formulir bisa diminta di sekretariat PWI Riau,” ujar Ketua PWI Riau, H Zulmansyah Sekedang, kepada wartawan, Senin (30/9/2019) pagi.

Selain biodata singkat anggota PWI, buku tersebut juga berisi PD/PRT PWI, Kode Etik Jurnalistik, UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Kehadiran Buku Putih untuk memberikan gambaran umum eksistensi wartawan dan organisasi, di samping upaya transparansi dan membuka diri terhadap kritikan dan masukan dari semua pihak. “Melalui Buku Putih PWI Riau 2020 ini, keberadaannya mengukuhkan eksistensi wartawan sebagai agen informasi dan demokrasi, yang mampu menghadirkan informasi jujur, akurat, dan obyektif serta pemikiran cerdas,” sebut Zulmansyah Sekedang.

Dalam kesempatan sama, Wakil Ketua Bidang Organisasi PWI Riau, H Novrizon Burman, mengimbau kepada anggota PWI Riau yang kartunya mati, segera diurus supaya aktif kembali. “Hanya anggota yang kartunya hidup, baik anggota biasa maupun muda, yang kami masukkan dalam Buku Putih PWI Riau 2020,” sebutnya.

Buku Putih PWI Riau 2020 direncanakan launching menjelang Hari Pers Nasional (HPN) 2020. ‘’Teman-teman anggota PWI Riau diminta segera mengisi biodata pribadi dan foto warna close up. Formulir bisa diminta di Sekretariat PWI Riau, dan ditunggu pengembaliannya paling lambat 30 November 2019, dengan mengirim file biodata (word) serta foto kartu biru PWI (jpg), foto kartu UKW (jpg), dan foto wajah (jpg) ke email bp.pwiriau2020@gmail.com, nama file sesuai nama masing-masing,” imbau Novrizon Burman.

Buku Putih PWI Riau 2020 ini merupakan yang keempat kalinya diterbitkan dalam sejarah kepengurusan PWI Riau, pertama pada tahun 1996, kedua tahun 2003, dan ketiga tahun 2008. Dan, dari total 1.116 anggota PWI Riau tahun 2019, yang sudah lulus uji kompetensi wartawan (UKW) melalui jalur PWI ada 402 orang: Utama 91 orang, Madya 79 orang, dan Muda 232 orang. (rls)

Berikut contoh biodata yang dapat dikirimkan ke PWI Riau 2020 seperti rilis yang diterima Tribunriau.

BIODATA BUKU PUTIH PWI RIAU 2020

Nama Lengkap :
Tempat/Tanggal Lahir:
Media:
Agama:
Alamat:
Menjadi Wartawan Sejak:
Jabatan di Media:
Bergabung di PWI Sejak:
Nomor Anggota PWI:
Nomor Kartu UKW:
Pengalaman Jurnalistik :

Wabup Jamiludin Lantik Penghulu Labuhan Papan

ROHIL, Tribunriau – Wakil Bupati (Wabup) Rokan Hilir (Rohil) Drs.H.Jamiludin melantik pejabat Penghulu Labuhan Papan Kecamatan Tanah Putih Tanjung Melawan, senin (30/9/19) di Lapangan kantor Kepenghuluan Labuhan Papan.

Penghulu atau Kepala Desa yang dilantik bernama Ahmad Sunardi Amd.ak sebagai Penghulu antar waktu melanjutkan sisa jabatan penghulu sebelumnya.

Wakil Bupati Rokan Hilir Drs. H. Jamiludin didampingi Kasubag Humas Hasnul Yamin.SE dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi atas kehadiran masyarakat yang memperlihatkan kekompakan nya atas terselenggaranya kegiatan ini, serta berkeinginan menjadikan Desa tersebut sebagai binaan langsung wakil Bupati Rokan Hilir.

” Saya berharap kepada penghulu yang dilantik hari ini, agar bisa amanah dan bekerja degan baik. Penghulu adalah perpanjangan tangan pemerintah kabupaten Rokan Hilir, maka diharapkan komunikasi dan dialog dengan masyarakat berjalan lancar serta selalu menjaga Kebersamaan dengan tiap unsur yang ada,” kata jamiludin.

Hadir pada acara tersebut Ketua DPRD Rohil yang diwakili oleh anggota DPRD asal pemilihan Alfarindah partai Demokrat, Kepala PMD Rohil Drs. Jasrianto, Kasatpol PP Suryadi, Kadisduk capil Basarudin, para Kabag, Camat Tanah Putih tanjung melawan serta para Penghulu di lingkungan Kecamatan Tanah Putih Tanjung Melawan. (Rilis Hms)

HUT Rohil ke-20, Pemkab Gelar Lomba Pawai Rebana

ROHIL, tribunriau – Pemerintah kabupaten (Pemkab) Rokan Hilir (Rohil) melalui Dewan Kesenian Daerah (DKD) bekerjasama dengan Disparpora menggelar lomba pawai rebana se-Rohil, Sabtu (28/9/2019) di depan kantor BPKAD jalan Merdeka Bagansiapiapi.

Ketua DKD Rohil Dra. Hj. Suryati mengatakan, Kegiatan lomba pawai rebana ini dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Rohil ke -20 yang diikuti 40 peserta Rebana dari beberapa Kecamatan di Kabupaten Rokan Hilir.

” saya mengucapkan terimakasih karena telah diijinkan bekerjasama mendukung perkembangan seni musik islami melalui lomba rebana. Saya juga berharap momen HUT Rohil ke-20 dan peserta dapat memetik nilai-nilai kebaikan,” ujarnya.

Ia menjelaskan tidak hanya lomba rebana, DKD juga menggelar beberapa rangkaian kegiatan seperti lomba berzanji, Bersenandung 4, Himyne dan Mars Rohil, lagu Melayu dan Rebana.

Untuk kegiatan lainnya sudah kita laksanakan di gedung Misran Rais, dengan di hadiri Sekda Rohil, dan jari ini kita laksanakan pula kegiatan lomba pawai rebana. Kegiatan ini merupakan HUT Rohil ke-20,” sebut mantan dewan ini.

Lanjut Suryati yang akrap di sapa Hj Tati ini menyatakan untuk lomba lagu melayu nanti kita akan mengundang dari Kabupaten yang ada di Provinsi Riau hingga Provinsi tetangga seperti Sumatra Utara.

Tujuan dari kegiatan ini tambahnya, adalah selain melestarikan kesenian yang bernafaskan Islami juga untuk membangkitkan seni dan budaya di Kabupaten Rohil melalui kreasi dan inovasi yang diharapkan terwujud dan terbentuknya karakter dan jatidiri sebagai bangsa Indonesia yang berjiwa patriotisme.

Nilai-nilai yang terkandung dalam seni budaya seperti rebana ini sangat relevan untuk dikembangkan menjadi bagian dari pembangunan karakter bangsa,” kata suryati mengakhiri. (hen)

Sekretaris LiRa Kampar Desak Partai Koalisi Azis-Catur Segara Usulkan Wakil Bupati Kampar

Bangkinang Kota,(TRIBUNRIAU.COM), lebih kurang sembilan bulan Azis Zainal di panggil yang kuasa, Bupati Catur berjalan sendiri menjalankan roda pemerintahan, belum ada wakil Bupati Kampar yang mendampinginya sampai hari ini.

Berlarut-larut nya persoalan wakil Bupati Kampar yang tidak ada kejelasanya sampai saat ini menjadi pembicaraan serius ditengah-tengah masyarakat Kampar. Karena posisi wakil Bupati Kampar yang kosong tentunya sangat merugikan masyarakat .

Sehingga masyarakat mengharapkan anggota DPRD Kampar yang telah dilantik dan diambil sumpah jabatannya 27 Agustus 2019 silam diharapkan segara pembentukan panitia penjaringan wakil Bupati Kampar, dimana masa jabatan DPRD yang lalu juga sudah dibentuk Panitia penjaringan, namun kandas di tengah jalan.

Menurut Sekretaris lembaga swadaya masyarakat Lira Kampar Putra Budiman, saat ditemui Trubunriau.com, Sabtu 27/9/2019 disalah satu Cafe dalam kota Bangkinang menyampaikan,” seharusnya persoalan kekosongan Wakil Bupati Kampar ini sudah terisi kalau semua nya berfikir untuk kepentingan masyarakat Kampar, jadi kita minta kepada kawan kawan kita ketua partai politik pengusung Azis-Catur pada saat pilkada 2017 lalu harus segera melakukan pertemuan guna mengusulkan 2 orang calon wakil Bupati Kampar untuk dipilih melalui paripurna DPRD Kampar nantinya.”

“Karena kami menilai wakil Bupati Kampar ini sangat penting, Bupati Catur sangat doyan ke luar daerah, jarang ada di Kampar, kalau seandainya Bupati Catur masih doyan ke luar daerah kan sudah ada wakil Bupati yang memikirkan Kampar ini”

Lebih lanjut Pria yang akrab dipanggil Putra ini meminta “kapada Ketua-ketua partai koalisi Azis-catur ini untuk menghilangkan ego masing-masing, jangan terlalu memaksakan kehendak masing-masing, kalau memang tidak ada sosok yang akan diusulkan dari kalangan kader partai-partai pengusung, apa salahnya mengusulkan nama-nama dari luar partai koalisi Azis-catur, banyak tokoh kampar ini yang mampu kok !!, asalkan dapat rekomendasi partai koalisi Azis-catur , dan yang terpenting siapapun mereka yang diusulkan itu adalah sosok yang betul-betul bisa dan mampu utk bekerjasama dengan Bupati Kampar serta bisa merangkul semua elemen masyarakat Kampar”(shm)

Terbaru

Populer