ROHIL, tribunriau – Siswa / siswi SMA dan SMK se kabupaten Rokan Hilir (Rohil) mengelar deklarasi menolak Pelajar ikut – ikutan melakukan aksi unjuk rasa, senin (1/10/19) di halaman kantor BPKAD jalan merdeka, Bagansiaiapi, usai upacara hari kesaktian pancasila.
Deklarasi pelajar dihadapan Kodim 0321 / Rohil Letkol. Arh Agung Rachman wahyudi, kejari Rohil Gaos wicaksono, ketua DPRD Rohil Maston, kapolsek Bangko Sasli Rais. SH, sekda Rohil Drs. Surya Arfan.MSi ,kadisdik Rohil H. M. Rusli syarif dan undangan lainya.
Deklarasi pelajar dibacakan oleh salah seorang yang mewakili siswa / siswi yang diikuti seluruh pelajar yang hadir.
Kami siswa / siswi SMA, SMK se kabupaten Rokan Hilir dengan ini :
” kami menolak pelajar ikut serta melakukan aksi demo / unjuk rasa, kami pelajar anti Keributan dan kami cinta damai , kami pelajar mendukung upaya polri dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif, pancasila dan NKRI harga mati.
Merdeka Yes… Yes… Yes…. ,” ucap para pelajar serentak .
Usai membacakan Deklarasi Kadisduk Rohil M. Rusli syarif berharap pelajar tidak ikut seperti yang dilakukan oleh pelajar SMA, SMK di negeri lain , negeri ini sudah aman, jadi jangan ada lagi anak – anak kita terpengaruh dengan Hoax di medsos .
Maka pihak polri mengambil inisiatif untuk menghindarkan hal tersebut , supaya mereka jangan ikut – ikutan tawuran ataupun Demo yang tidak tentu apa yang di orasikan, karena pelajar SMP, SMA, tugasnya hanya belajar dan terus belajar,” ujar Rusli syarif.
Selanjutnya Kapolsek Bangko Sasli Rais.SH, mengharapkan kepada para pelajar SMP dan SMU dan SMK untuk tidak terpengaruh mengunakan Medsos yang tidak dapat dipertangung jawabkan , karenabkita melihat di medsos ini banyak provokasi – provokasi yang diberikan kepada masyarakat .
Tambah sali Rais, Apalagi sudah sampai ke pelajar, tentunya ini tidak mendidik, kita mengharapkan pelajar untuk menghindari Hoax.
” Kita yakin khususnya sampai saat ini belum mendapatkan informasi, adanya pelajar yang terpengaruh ataupun ikut – ikutan melakukan aksi unjuk rasa ataupun aksi anarkis ,insya Allah untuk kabupaten Rokan Hilir masih aman, ” kata sasli Rais.
Ditempat yang sama Setda Rohil Drs. Surya Arfan. MSi mengatakan, bahwa kita menyaksikan diseluruh indonesia ataupun di ibu kota di hebohkan dengan Demo yang sepertinya tidak kondusif, artinya yang tidak jelas kemana arahnya, ini akan berpotensi akan terjadinya perpecahan terhadap bangsa kita yang akan diandu Domba nannti antara pelajar dan aparat, ini yang dikawatirkan.
Untuk merebut suatu kemerdekaan itu harus bersatu , oleh karena itu ada yang ingin memecah belah Bangsa ini, itu yang perlu dihindari. Sudah beredar juga di Medsos mengajak para pelajar untuk demo bersama, hal seperti ini tidak baik,” ujar surya arfan.
Pelajar harus fokus belajar, jangan mau diadu Domba berpolitik, untuk Rokan Hilir terhindar dari itu semua.
” Kepada seluruh sekolah SMP, SMA, SMK di Rokan Hilir, mari kita bersama-sama fokus untuk belajar, jangan mau terikut dengan ajakan-ajakan yang tidak baik dan tidak benar, kita harus bersatu membangun kabupaten Rokan Hilir ini, ” kata surya arfan . (hen)











