Ekonomi M Nabil Pertanyakan Dasar BP Batam Naikkan Tarif WTO

M Nabil Pertanyakan Dasar BP Batam Naikkan Tarif WTO

7
BERBAGI

BATAM, Tribunriau- Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Dapil Kepulauan Riau (Kepri), Ir M Nabil mempertanyakan dasar BP Batam dalam menaikkan tarif WTO (uang wajib tahunan).

Hal tersebut dikarenakan banyaknya keluhan dan pertanyaan masyarakat di Kavling KSB Sagulung saat dirinya menggelar reses di halaman masjid Hidayatul Ulum, Selasa (7/11/2017).

“Saya akan surati dan menanyakan pemerintah pusat, apa dasarnya penetapan kenaikan WTO, masyarakat juga boleh menyurati BP Batam,” ujar Nabil menjawab pertanyaan warga tentang kenaikan tarif WTO.

Dijelaskannya, mengingat kondisi Batam yang pertumbuhan ekonominya hanya 2 persen, serta ekonomi masyarakatnya juga sangat prihatin, ada baiknya pimpinan BP Batam yang baru meninjau ulang perka-perka yang sudah dikeluarkan sebelumnya.

“Karena ini sangat memberatkan kepada masyarakat, keluhan masyarakat ini akan saya tuntaskan,” janjinya kepada warga yang menghadiri reses.

Pembekuan tarif WTO tahun 2016, lanjut Nabil, dirinya juga akan menanyakan tindak lanjut hal tersebut kepada BP Batam. “Kalau ada yang baru, bagaimana sosialisasinya kepada masyarakat,” tambah Nabil.

Sebelumnya, pihak BP Batam, kata Nabil, akan berjanji menemui DPRD dan Walikota Batam untuk masalah tarif WTO, hingga saat ini pihak DPRD pun belum mengetahui tindak lanjut seperti apa yang dilakukan BP Batam

“Nah, sekarang yang dikeluhkan masyarakat apa tarif lama atau tariff baru yang diberlakukan, Kalau itu tarif baru, harus ada sosialisasi dan perundingan dengan unsur Muspida Batam, kemudian dulu kita protes ke Menko, Pak Darmin Nasution, kalau naik lagi begini, kita juga protes kepada beliau lagi,” ujar Nabil yang berjanji akan memperjuangkan aspirasi masyarakat Kavling KSB. (pilian)