Hukrim Diduga Kasir Cv.Sikma Jaya Gelapkan Uang Kas

Diduga Kasir Cv.Sikma Jaya Gelapkan Uang Kas

21
BERBAGI

ROHIL, Tribunriau- Pengadilan Negeri Rokan Hilir (PN Rohil) kembali menggelar sidang dengan agenda pemeriksaan saksi terkait kasus penggelapan uang kas perusahaan yang dilakukan oleh terdakwa Evi Ronauli (32), yang terjadi di Kecamatan Pujud, Kabupaten Rohil, Selasa (6/3/2017) Pukul 18.15 Wib.

Menurut keterangan saksi, Atur Sihombing (31), dirinya bekerja di Cv.Sikma Jaya sejak tahun 2013 Bulan Juli, saat ini dirinya menjabat sebagai Wakil Direktur di Cv.Sikma Jaya mulai awal tahun 2015.

“Cv.Hkbs bekerjasama dengan Cv.Sikma Jaya, karna Cv.Hkbs merupakan perusahaan pembeli bahan baku, sedangkan Cv.Sikma Jaya sebagai suplier,”terang saksi Atur Sihombing.

Ditambahkannya, terdakwa Evi Ronali menjabat di Cv.Sikma Jaya sebagai Kasir di Unit Hkbs Pujud. Pada awal Desember 2016 sampai Bulan Februari 2017, Analisa Arus Pengeluaran Keuangan tidak lancar sehingga membuat Atur Sihombing curiga, karena pada saat itu tahun 2017 dana yang tersedia di Kas atau saldo Rp.400.000.000, rupiah.

“Semua panjar Tbs atau uang muka pemberian dari setiap agen wajib dilaporkan ke meja saya,karna setiap kerjasama dengan setiap agen sudah ditentukan setiap Satu (1) tenol atau Satu (1) setengah tahun,dan setiap pemberian panjar tersebut harus melalui hasil survey juga,”ucap Atur Sihombing.

Dijelaskan Atur Sihombing, pada Bulan Juni 2016, uang yang ditransfer ke rekening Parulian Sinaga sebanyak Rp.270.000.000, namun yang dibukukan ke kasir Rp.70.000.000. Sebulan setelah transakasi.

“Saya tidak menerima laporan dari kasir maupun laporan dari keuangan, dan setiap laporan dari kas dan keuangan, serta laporan dari Akunting sering terlambat,” terang Atur Sihombing.

Saat terdakwa Evi Ronali ditanya oleh Majelis Hakim atas keterangan saksi Atur Sihombing, Evi membantah apa yang telah dikatakan oleh saksi. “Saya tidak mengetahui SOP baru yang dibuat oleh wakil Direktur dan saya tidak mengetahui perubahan arus kas pada saat itu, serta tim Audit internal tidak memeriksa saya pada saat itu,” bantah Evi Ronauli.

Suasana sidang mulai memanas, karna proses sidang dimulai sejak Pukul 18.15 Wib hingga Pukul 22.20 Wib, hampir Lima (5) jam, akhirnya sidang ditunda dan dilanjut minggu depan. Untuk diketahui, majelis hakim dipimpin oleh Rudi Ananta Wijaya SH MH li, hakim anggota Lukman Nulhakim SH MH dan Rina Yose SH, serta panitra pengganti Riecha Simbolon SH dan Jaksa Penuntut Umum Maruli Tua Sitanggang SH serta penasehat hukum terdakwa Jekson Nababan, SH. (to)