Hukrim Tiga Anggota Dipecat, Wakapolres Rohil: Melanggar, Apalagi Pakai Narkoba Kita Sikat Habis

Tiga Anggota Dipecat, Wakapolres Rohil: Melanggar, Apalagi Pakai Narkoba Kita Sikat Habis

BERBAGI

ROHIL,Tribunriau- Tidak tebang pilih, Kepolisian Republik Indonesia untuk memberantas Narkoba tidak main-main. Polres Rohil kembali memecat atau melakukan Pemberhentian dengan tidak hormat (PTDH) terhadap Tiga (3) anggotanya pada sidang Propam KKEP IV yang telah melanggar kode etik dan displiner, Senin (5/3/18) di Ruang Aula Gedung Panaluan Mapolres Rohil.

Demikian dikatakan Kapolres Rohil AKBP Sigit Adiwuryanto R.sik SH MH melalui Waka Polres Rohil Kompol dr Wawan SH MH melalui Whaat Shap (Wa), Selasa (5/3) kepada Media.

“Ya Semalam kita kembali memecat 3 anggota kita yang melanggar kode etik disipliner dan positif menggunakan narkoba, 2 anggota sudah divonis penjara oleh Pengadilan Negeri Rohil,” ujarnya.

Ketiga anggota tersebut, katanya lagi, pertama Brigadir FES Nrp 87050771Jabatan Ba Sat Sabhara Polres Rohil, Brigadir NG Nrp 84041101 Jabatan Ba Polsek Bangko, Bribda MR NRP 92100569 anggota Shabara Polres Rohil.

Sementara pelanggaran yang dilakukan ketiga anggota tersebut tidak masuk dinas atau tidak melaksanakan apel pada hari kerja secara berturut-turut melanggar Pasal 14 ayat (1) huruf a PPRI Nomor 1 Tahun 2003.

“Hal-hal yang memberatkan selain pelanggaran disiplin, mereka positif mengunakan narkoba setelah dilakukan test urine ditambah pelanggaran yang memalukan institusi Polri, pertama Brigadir FES telah melakukan pelanggaran dengan larinya Dua (2) orang tahanan di sel/rutan Polsek Bangko Pusako Polres Rohil, kedua Bripda MR melakukan pelanggaran kekerasan persetubuhan terhadap anak di bawah umur yang sudah divonis 5 tahun penjara,” tambahnya.

Sedangkan Brigadir NG telah divonis 4 tahun penjara dan telah mempunyai kekuatan hukum tetap keputusan Pengadilan Negeri Rohil dalam kasus narkoba.

Berdasarkan hasil notulen rapat staf Perwira Polres Rohil 20 Februari 2018 yang berjumlah 22 orang memberikan pendapat/saran bahwa ketiga anggota tersebut tidak layak dipertahankan untuk tetap berada dalam dinas Polri, “Mereka bertiga telah meninggalkan dinas dalam keadaan sadar serta tidak mendukung program pemerintah dalam pemberantasan narkoba, disamping itu perilaku pelanggar dinyatakan sebagai perbuatan tercela dan direkomendasikan untuk diberhentikan tidak dengan hormat (PTDH) sebagai anggota Polri,” paparnya.

Lebih lanjut dijelaskannya, Pemecatan tersebut akan memberikan dampak bagi kinerja polri kedepannya. “Kita ingin tidak ada lagi anggota Polri di Polres Rohil yang bermasalah, baik displin maupun mengunakan narkoba, sekali lagi saya tekankan jangan coba-coba melanggar aturan yang sudah dibuat, apalagi memakai narkoba, kita sikat habis dan tidak ada ampun,” pungkasnya.(to)