Politik “Bupati Bengkalis Bukan Milik Masyarakat”

“Bupati Bengkalis Bukan Milik Masyarakat”

BERBAGI

BENGKALIS, Tribunriau- Setelah Amril Mukminin terpilih sebagai Bupati Bengkalis, hingga sampai saat ini hampir 2 tahun, belum ada tanda-tanda Rencana Pekerjaan Jangka Menengah (RPJM) yang menjadi visi-misinya akan segera dilaksanakan. Ini yang membuat Bupati tersebut dikatakan bukan milik masyarakat.

Demikian dikatakan Pengamat Pembangunan dan Politik di Bengkalis, Yhovizar.

“Selain itu, saat ini saya menilai, Bupati Amril Mukminin bukan milik masyarakat Bengkalis, diduga ia dimonopoli team penguasa salah satu partai,” ungkap Yhovi kepada wartawan, Jumat (05/05/17).

Alasannya, jelas pria yang berprofesi sebagai Pengacara ini, di sekitar Bupati itu (Amril,red) hanya kader-kader salah satu partai saja, yang dinilai tanpa memikirkan kepentingan umum secara menyeluruh.

“Itu artinya, yang menggerakkan Bupati itu, kita menduga dimonopoli oleh partai tersebut, bukan dari inisiatif Amril Mukminin sebagai orang nomor 1 di Bengkalis, sehingga semua yang dilakukan Bupati hanya untuk kepentingan partai tersebut,” jelas Yhovi lagi.

Ketika ditanya, Partai apa yang menguasai penuh Bupati tersebut, Yhovi tidak menyebutkannya, hanya saja dia menyarankan Bupati untuk segera sadar, sebelum kepentingan masyarakat Bengkalis semakin terlupakan.

“Kalau soal partai yang saya maksud, lihat saja sendiri, dan saya kira masyarakat Bengkalis juga sudah tahu, partai apa yang mengendalikan Bupati Bengkalis tersebut,” pungkasnya. (fri)