Hukrim Selingkuh Bulan Lalu, Oknum PNS Bappeda Bengkalis Belum Dikenakan Sanksi

Selingkuh Bulan Lalu, Oknum PNS Bappeda Bengkalis Belum Dikenakan Sanksi

12
BERBAGI
Barang Bukti (BB)  milik selingkuhan RA saat diamakan di rumah RT.

BENGKALIS, Tribunriau- Perselingkuhan Oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) BAPPEDA Kabupaten Bengkalis yang digerebek suaminya RI (35) dalam rumah kontrakkan bersama selingkuhannya SL (37) warga Pemetang Duku Kecamatan Bengkalis, Selasa sore (4/4/17) bulan lalu, hingga sekarang belum ada sanksi yang diberikan.

Kejadian berawal saat pasangan yang tidak halal itu menyewa sebuah rumah kontrakan di Gang Sidomulyo, Kecamatan Bengkalis. Kedua pasangan tersebut SL berhasil kabur, namun sepada motor nopol BM 2242 EF ketinggalan saat digerebek suaminya.

Informasi dihimpun beberapa awak media dari warga setempat, Alim (35) menyatakan salah satu dari pasangan tersebut berstatus PNS. “Salah satunya adalah warga Sungai Alam Kecamatan Bengkalis, oknum PNS di kantor BAPPEDA Bengkalis,” jelasnya singkat.

Sementara itu, Kepala BAPPEDA Kabupaten Bengkalis melalui Edi, Kasubag Sekretariat atasan RA, ketika dikonfirmasi Rabu, (3/5/17) kemarin mengatakan, informasi tersebut sudah didapatkannya. Ketika ditanyakan perihal sanksi, Edi tak dapat menjawab dan berkilah.

“Besoklah saya panggil lagi RA,” kilahnya.

Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabid Pembinaan dan Penindakan Pegawai Kabupaten Bengkalis, Nukamarzaman ketika dikonfirmasi mengatakan belum mengetahui masalah tersebut.

“Jika memang benar ada PNS Bappeda tertangkap berselingkuh, ini jelas telah melanggar PP 53 tentang kedisplinan pegawai, kita akan dambil tindakan tegas,” ujarnya kepada Tribunriau, Kamis, (4/5/17).

Namun, lanjutnya, dirinya belum mendapatkan laporan resmi dari dinas tempat RA bekerja. “Sampai saat ini saya belum dapat laporan dari Dinas tempat RA bekerja, bila nantinya waktu dekat ini belum juga ada Dinas terkait (BAPPEDA, red) melaporkan permasalahan ini, kita akan memanggil RA untuk dimintai keterangan terkait masalah tersebut, intinya kalau memang benar kejadian seperti itu kita akan tindak tegas, tidak pandang bulu,” tegasnya. (fri)