Pilgubri2018 Banyak Pejabat Tersandung Korupsi, Syamsuar: Kami Tidak Mau Ikut Jejak Kawan Itu

Banyak Pejabat Tersandung Korupsi, Syamsuar: Kami Tidak Mau Ikut Jejak Kawan Itu

BERBAGI

PEKANBARU, Tribunriau – Kasus tindak pidana korupsi yang belakangan ini rentan dilakukan oleh beberapa kepada daerah di Indonesia termasuk di Riau, ternyata menjadi cambuk bagi Syamsuar yang saat ini sedang menjalani tahapan pencalonan Gubernur Riau 2018 dan meninggalkan sejenak jabatanya sebagai Bupati Kabupaten Siak.

Bahkan, jika dipercayai oleh masyarakat untuk memimpin Riau 2019-2024 mendatang, Syamsuar bertekad akan memberantas tindak korupsi agar tidak terjadi lagi di Provinsi Riau.

“Tentunya ini jadi pelajaran buat kami sebagai kepala daerah, kami tidak mau mengikuti jejak-jejak kawan yang seperti itu,” ungkap Syamsuar.

Yang terpenting menurut Syamsuar, bagaimana pemerintah bisa memberikan pelayanan publik, bersih transparan yang maksimal kepada masyarakat dan tentunya menghindari bagaimana celah tindak korupsi yang jelas-jelas melanggar hukum tersebut diminimalisir sedini mungkin.

“Contohnya di Siak, pelayanan publik kita termasuk pelayanan publik yang telah ditinjau oleh KPK hal-hal itu juga akan kita buatkan di Riau ini sehingga dapat mengatasi masalah-masalah yang seperti itu (korupsi),” bebernya.

Untuk diketahui, beberapa kali kepala daerah di Riau mendapat catatan hitam dari KPK, bahkan yang terbaru saat ini, dimana sedikitnya ada 3 pegawai negeri sipil (PNS) yang telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Penyidik Kejaksaan Tinggi Riau dalam kasus dugaan korupsi dana anggaran perjalanan dinas di Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Riau.

“Mudah-mudahan kasus seperti itu tidak terjadi lagi, bagaimanapun sistem yang perlu diperbaiki, barang kali memang ada yang belum baik, dan ini juga menyangkut dengan integritas yang harus menjadi perhatian,” katanya. (hrc)