Pilgubri2018 Ikut Bertarung Menggunakan Perahu Lain, Syamsuar Dikeluarkan dari Golkar

Ikut Bertarung Menggunakan Perahu Lain, Syamsuar Dikeluarkan dari Golkar

BERBAGI

SIAK, Tribunriau – Bupati Non Aktif Kabupaten Siak, Syamsuar yang saat ini bertarung di ajang Pemilihan Gubernur Riau (Pilgubri) 2018 resmi dikeluarkan dari Partai Golkar. Ia dikeluarkan karena tidak lagi sejalan dengan kepentingan partai berlambang pohon beringin tersebut.

Syamsuar maju dalam pemilihan Gubernur Riau menggunakan perahu lain, yakni Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai NasDem. Sementara Partai Golkar sendiri mengusung calon petahana Arsyadjuliandi Rachman yang juga merupakan Ketua DPD I Partai Golkar Riau.

“Pada hari kamis (1/3/2018) lalu, DPD partai Golkar Siak telah melakukan rapat pleno, pleno tersebut dipimpin langsung Plt ketua Golkar Siak Juni Rachman. Hasil rapat tersebut yakni mengeluarkan Syamsuar dari pengurus partai, karena dianggap melawan keputusan partai,” kata Wakil Ketua Fraksi Golkar Siak H Azmi.

Dilanjutkannya, Partai Golkar telah mengusung Andi Rachman sebagai calon gubernur Riau 2018-2023, dengan begitu kader Golkar wajib memenangkan beliau.

“Kita juga menekankan kepada pengurus tingkat kabupaten, PAC sampai ke tingkat ranting agar memenangkan pasangan Andi Rachman-Suyatno di Pilgubri kali ini,” ujar anggota DPRD Siak itu.

Selain itu, bagi pengurus Partai Golkar yang tidak mengindahkan instruksi maka akan dijatuhkan sanksi berupa teguran, bahkan bisa berupa pemecatan.

Kata Azmi, surat pemberhentian Syamsuar dari pengurus partai tertuang dalam Nomor Surat KEP-35/DPD/Golkar-R/I/2018 yang dikeluarkan tanggal 29 Januari 2018 dan ditandatangani Ketua DPD I Golkar Riau Arsyadjuliandi Rachman dan Sekretaris H Rizaldy A.M Abrus. (red)