Pendidikan Voting Biaya Tambahan UN dan USBN, Rapat Sosialisai di MTSN Dumai ‘Ricuh’

Voting Biaya Tambahan UN dan USBN, Rapat Sosialisai di MTSN Dumai ‘Ricuh’

BERBAGI

DUMAI, Tribun Riau-
Rapat Sosialisasi Ujian Nasional (UN) dan USBN MTSN Dumai yang bertempat di aula MTsN Jalan Raya Bukit Datuk Lama sempat memanas dan nyaris Ricuh antara sesama orang tua murid dengan orang tua murid yang berlagak kecukupan.

Pantauan Tribun Riau, Keributan dalam rapat ini terjadi karena ulah yang kurang tepat oleh pimpinan sidang yang melakukan voting suara untuk mengambil keputusan rapat, padahal saat itu rapat sosialisasi tersebut sedang memanas terkait pengutipan anggaran UN dan USBN yang diminta sekolah kepada sejumlah orang tua wali murid yang hadir sebanyak 260 orang dengan totalnya 856 000 atau dibulatkan sebesar Rp 900.000.  Namun, dalam rapat itu terkesan adanya dugaan terkondisikan oleh pimpinan rapat atau pimpinan rapat lainnya dan akhirnya dua orang tua wali murid yang berpendapat setuju dengan keputusan sekolah.

Dan dari arah berbeda di lokasi rapat itu, terdengar suara lantang yang tidak setuju dengan keputusan rapat tersebut dan meminta kepada sekolah untuk meninjau kembali atau melakukan ‘tarik ulur’ pengurangan anggaran.

“Saya tidak setuju dengan keputusan ini, pasalnya mulai dari SD dan SMP/MTS sesuai aturan mendikbud tidak boleh dilakukan pungutan biaya lagi, karena semua biayanya telah ditanggung oleh dana yang ada dalam alokasi anggaran dana BOS dan dana bantuan lainnya,” terang Rendy, salah seorang wali murid dalam rapat sosialisasi itu.

Dengan langkah yang bijak dan wibawa, kericuhan rapat pagi menjelang siang itu, akhirnya dapat diredahkan setelah kepala sekolah MTSN Dumai Edy,SPd memimpin rapat dan mengatakan bahwa anggaran ini meminta bantuan kepada orang tua wali karena sekolah saat ini sedang kekurangan dana tambahan untuk membantu suksesnya kegiatan UN dan USBN tahun 2017.

“Dalam rapat ini kita bertujuan mencari formulasi berapa besaran anggaran tambahan untuk UN dan USBN nanti, tapi melihat adanya gejolak anggaran dari sejumlah orang tua murid. keputusan kita ambil untuk melakukan evaluasi lagi rincian anggaran tersebut untuk ditinjau kembali,” terang kepsek MTSN Dumai, Edy Spd dihadapan sejumlah orang tua.

Masih kata 0, Edy SPD bahwa rincian anggaran itu tetap kita akan sesuaikan dengan permmintaan orang tua murid, mana yang perlu kita kurangi atau tambahkan dalam rincian anggaran tersebut. “ Sekolah tidak memaksakan anggaran ini untuk disetujui, namun kita akan evaluasi mana yang perlu ditambah atau kurangi agar pas dan sesuai,” imbuh Kepala sekolah MTSN Dumai, Edy Spd dan keputusan ini mendapat aplus dari sejumlah orang tua murid peserta rapat Sosialisasi UN dan USBN MTSN Dumai. (edy/DJV)