Pendidikan Hadapi UN Dan USBN, MTsN Dumai ‘Ngutip’ Iuaran Rp856.000

Hadapi UN Dan USBN, MTsN Dumai ‘Ngutip’ Iuaran Rp856.000

4
BERBAGI

DUMAI, Tribun Riau-
Memasuki tahun pembelajaran 2017 untuk kalangan siswa kelas 9 atau 3, Madrasyah Tsanawiyah Negeri Dumai(MTSN) yang berlokasi di kawasan Jalan Raya Bukit Datuk lama mengutip iuran tambahan untuk pelaksanaan UN dan USBN kepada sejumlah orang tua wali murid kelas 9 MTSN yang berjumlah 260 siswa.

Masing-masing pengutipan iuran kepada orang tua wali murid sebesar Rp 856000. Anggaran ini diperuntukan buat tambahan dana menjelang UN dan USBN tahun 2017 serta untuk anggaran kebutuhan jelang UN dan USBN tersebut.

“Anggaran Rp 856.000 ini dikhususkan untuk membantu dana UN dan USBN yang masih terdapat banyak kekurangan dan tidak mencukupi anggaran dari alokasi Dipa Kemennag Dumai, Jadi diharapkan amnggaran itu nantinya akan diperuntukan untuk membantu kekurangannya,” terang Waka Kurikulum MTSN Dumai, Mulyadi kepada sejumlah orang tua kelas 9 dalam rapat sosialisasi UN dan USBN, Selasa (7/2) bertempat dilokasi aula MTSN jalan Raya Bukit Datuk lama.

Selain itu, masih kata Mulyadi anggaran sebesar ini dialokasi untuk sejumlah kegiatan menjelang hari UN dan USBN nantinya. Diantaranya, lanjut Mulyadi, rincian anggaran itu mulai dari sejumlah kegiatan proses Pengayaan, terobosan, try out sebanyak 5 kali, beli buku khusus UN yang disediakan, lalu  bimbingan khusus jelang UN dan USBN yang dilakukan oleh widyasuara atau Bimbingan konseling (BK ), serta anggaran perpisahan dan anggran ain –lain dengan total Rp 856.000 per orang tua.

Dan anggaran ini, masih kata Mulyadi selaku pimpinan rapat hari ini yang dibantu penjelasan oleh Kepsek MTSN Dumai, Edy SPD mengatakan anggaran ini dibebabnkan kepada wali murib karena anggaran Dipa Kemennag Dumai tidak mencukupi serta alokasi dana BOS juga terbatas.

Jadi MTSN, kata kepsek meminta bantu kepada orang tua siswa, Namun anggaran sebesar ini dibayarkan tidak harus secara langsung dan sutuhnya.

“Anggaran itu dapat dibayarkan secara bertahap dan tidak harus langsung semuanya. mulai Februari hingga April,” imbuh Kepsek MTSN Dumai, Edy Spd dihadapan sejumlah orang tua siswa.

Sementara itu, Wakil Kurikulum MTSN, Mulyadi dalam kesempatan itu, meminta kepada orang tua peserta rapat untuk memberikan saran dan pendapatnya mengenai anggaran tersebut.

“Agar rapat ini disetujui oleh semua orang tua wali murid, kita harapkan saran dan pendapat dari peserta yang ikut rapat hari ini,” sebut Mulyadi.

Patauan Tribun Riau dilapangan terlihat antusias sejumlah orang tua yang memberikan saran dan pendapatnya terhadap kemajuan siswa yang akan mengikuti UN dan USBN. Namun, disisi lain terlihat sejumlah orang tua murid menyikapi pro dan kontra terhadap alokasi anggaran yang akan diminta oleh sekolah kepada otang tua murid.

Dan terjadilah perselisihan pendapat antara sekolah dan orang tua murid, lalu Wakil Kurikulum MTSN Dumai Mulyadi, mengadakan voting suara antara yang setuju dan tidak setuju pada rapat tersebut. Karena pimpinan rapat membuata acara voting suara kepada peserta rapat makan terjadilah Debat kusir sejumlah orang tua dengan orang tua dan sekolah.

Debat kusir, anata setuju dan tiodak setuju pemaksaan anggran itu,  karena ulah pimpinan rapat akhirnya dapat diredah oleh kepada sekolah MTSN, Edy SPD dan mengatakan rapat pertemuan ini adalah mencari persamaan dan perbedaan pendapat untuk disatukan agar keputusan rapat dapat diputuskan hasilnya.

“Terima kasih pendapat kepada salah seorang orang tua murid yang tidak setuju dan kita akan carikan solusinya agar persepsi ini dapat sama dan keputusannya dapat sama,” ujar edy Spd dalam rapat tersebut

Akhirnya rapat ditutup dengan keputusan bahwa rincian anggaran ini nantinya akan kita serahkan kepada sejumlah orang tua wali murid kepada murid bersangkutan agar dievaluasi lagi terhadap rancangan tersebut.

“Alokasi anggaran ini akan kita evaluasi balik dan akan dibagikan kembali kepada sejumlah orang tua terhadap rincian anggaran ini, mana diantara yang point satu yang ada dan seterusnya untuk dikurangi, lalu disesuiakan balik,” tegas Kepela sekolah MTSN Dumai, Edy SPD dana sekaligus menutup rapat sosialisasi tersebut.(edy/djv)