Semesta Riau Tim Pemekaran Rokan Tengah Serahkan Berkas DOB

Tim Pemekaran Rokan Tengah Serahkan Berkas DOB

5
BERBAGI

ROHIL, Tribunriau- Tim pemekaran Kabupaten Rokan Tengah (Roteng) yang diketuai Suhami Hamzal turut didampingi langsung Wakil Ketua DPRD Rohil Drs Syarifudin MM, Anggota DPRD Rohil Afrizal menyerahkan berkas naskah akademik Daerah Otonomi Baru (DOB) ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Jakarta.

Dokumen naskah akademik DOB Kabupaten Rokan Tengah (Roteng) yang diserahkan merupakan pemekaran dari Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) diterima Kasubdit Penataan wilayah I Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Nyak Mausalena,di Jakarta.

Dokumen DOB Kabupaten Roteng diserahkan tersebut sebelumnya mendapat rekomendasi dari ketua DPRD beserta jajaran anggota DPRD Rohil.

“Penyerahan berkas naskah akademik kabupaten rokan tegah ke Direktorat Penataan Daerah Otonomi Khusus dewan pertimbangan daerah di kementerian dalam negeri di Jakarta,” kata anggota DPRD Rohil Afrizal kepada wartawan, Selasa (25/7/2017).

Dilanjutkan Afrizal, sudah ada 294 kabupaten-kota se Indonesia yang mengajukan pemekaran daerah, Roteng sendiri di nomor 294.

Dijelaskan pria yang akrab disapa Efi Sintong ini, berkas yang diajukan ke Mendagri sudah diregistrasi dengan nomor 294. Berkas itu berisi buku kajian naskah akademik pemekaran dan dukungan masyarakat dari 5 kecamatan, 64 penghulu dalam enam kecamatan yang sudah ditandatangani.

Dalam pertemuan itu, lanjutnya, pihaknya menyampaikan kepada pejabat Kemendagri bahwa pemekaran tersebut sudah lama disiapkan dan pihaknya sudah mendapat dukungan dari berbagai elemen masyarakat di enam kecamatan yaitu Rantau kopar, Tanjung Medan, Tanah Putih, Tanah Putih Tanjung Melawan dan Pujud.

“Terkait target jadinya pemekaran ini,ucap Efi,ya tergantung kepada Dewan kajian, bisa lambat maupun bisa cepat. Kita sandari pemekaran roteng ini tidak semudah membalik telapak tangan,dan banyak tahapan yang harus di lakukan sperti uji kelayakan di daerah tersebut,” bebernya.

Adapun tujuan dilakukan pemekaran ini, untuk memperpendek rentang kendali dan mmepercepat berurusan. “Bayangkan, dari Sintong itu menuju ibu kota Bagansiapiapi, itu bisa menelan waktu lima jam, kalau seadainya terwujud kabupaten Roteng, ini sangat membantu masyarakat,” ujarnya.

“Kalau secara aturan kita menungu dukungan dari kepala daerah, kalau yang kurang bisa menyusul. Bayangkan rutin aja Rp. 1,3 T, kalau dibandingkan dengan kabupaten lain uang rutin yang sedikit bisa menjalankan roda pemerintahan,” pungkasnya.

Ketua pengurus Rokan Tengah Anirzam saat dikomfirmasi via telepon mengatakan, ia berharap kepada Bupati Rokan Hilir, kerjasama yang baik dan dukungan penuh terhadap pemekaran tersebut, karena dengan terbentuknya Rokan Tengah akan banyaknya perkembangan pembangunan, banyaknya fasilitas-fasilitas yang dibangun, serta akan banyak menyerap tenaga kerja. (TO)