Tabrak Beruntun di SPBU PJR Rohil, Korban Harapkan Perbaikan Kendaraan

Tabrak Beruntun di SPBU PJR Rohil, Korban Harapkan Perbaikan Kendaraan
Kondisi kendaraan korban tabrak beruntun di SPBU PJR Rokan Hlir. (Foto:Istimewa)

ROHIL – Korban tabrak beruntun di SPBU PJR Rokan Hilir (Rohil) harapkan perbaikan kendaraan dari pelaku, Senin (26/10).

Peristiwa yang terjadi pada 18 Oktober 2026 lalu ini masih dalam proses mediasi antara pelaku dan korban.

Adapun pelaku yang membawa truk berlogokan Koperasi Desa Merah Putih itu hingga kini belum beritikad baik.

Demikian disampaikan korban, Anarki Rambe,SH kepada awak media ini, Minggu (25/10).

“Hingga kini mobil saya belum diperbaiki,” ujarnya.

Dijelaskan korban, saat kejadian, ia sedang mengantri untuk pengisian bahan bakar di SPBJ PJR Rohil.

Tiba-tiba mobil Kopdes Merah putih menabraknya, tabrakan itu juga merembet ke tiga mobil di depannya.

“Awalnya pelaku bilang rem mobil blong, namun alasan berubah karena ngantuk,” ujarnya.

Untuk perbaikan, jelas Korban, dirinya bahkan meminta pelaku untuk menunjuk bengkel sendiri.

Namun, setelah pelaku dan korban menyepakati lokasi bengkel, timbul masalah harga.

“Dia yang nunjuk bengkel, harga dari orang bengkel, masa dia nuduh saya mark up harga?,” katanya.

Selain itu, dirinya juga sudah dihubungi orang yang mengaku dari Pusat Kopdes, namun hingga kini urusannya dirasa bertele-tele.

“Urusannya makin bertele-tele dan berlarut begini, kita juga butuh kendaraan tersebut untuk kegiatan keluarga sehari-hari,” tambahnya.

Selain itu, dirinya juga bakal membawa kasus ini ke ranah hukum.

“Akan segera kita bawa ke ranah hukum, biar jelas dan terang benderang,” pungkasnya. (red)