Semesta Riau Suyatno Pimpin Upacara Hut Rohil ke – 20

Suyatno Pimpin Upacara Hut Rohil ke – 20

BERBAGI

ROHIL, Tribunriau – Bupati H. Suyatno. Amp menjadi Inspektur upacara dalam rangka Hari jadi kabupaten Rokan Hilir (Rohil) ke -20 Tahun 2019 di Taman Budaya Batu enam Bagansiapiapi, jumat (4/10/19).

Pada upacara tersebut Bertindak selaku pembaca teks visi dan misi kabupaten Rokan Hilir oleh ketua DPRD Rohil Maston,, bertindak sebagai perwira upacara kepala Dinas lingkungan hidup Suwandi. S. Sos, bertindak sebagai komandan upacara kepala Dinas perhubungan Rohil Rahmatul Zamri.

Hadir dalam peringatan Hari jadi Rokan Hilir, Gubernur Riau diwakili sekdaprov Ahmad syah Harofie, mantan Gubri / Bupati Rohil Wan Tamrin ,anggota DPRD riau Dapil Rohil, DPRD Rohil, Forkapimda Rohil, pejabat tinggi pratama dilingkungan pemkab Rohil, para tokoh pendiri, mantan pejabat Rohil, masyarakat dan pelajar.

Bupati Rokan Hilir H. Suyatno dalam sambutanya mwngatakan, Rokan hilir yang sudah mencapai usia 20 tahun maka hari jadi ini membawa kita menang kembali untuk melihat wajah masa lalu, masa kini dalam memproyeksikan ke masa depan agar kita tidak salah haluan dan tujuan , termasuk menjaga keseimbangan alam dan lingkungan yang menjadi isu strategis dunia internasional dewasa ini seperti perubahan iklim global , pembangunan berwawasan lingkungan dan lain lain sebagainya.berkaca pada sejarah masa lalu serta berbagai potensi yang kita miliki saya yakin negeri ini akan menjadi lokomotif perekonomian untuk wilayah bagian pesisir.

” hari ini merupakan momen untuk memupuk semangat kebersamaan , persatuan dan mengukir kemajuan dan prestasi yang kita raih , namun demikian masih banyak pekerjaan rumah yang belum diselesaikan dengan berpedoman pada misi visi kabupaten rokan hilir dua 2016 – 2021 terwujudnya rokan hilir sebagai kawasan industri guna menuju masyarakat madani dan mandiri yang sejahtera,” ujarnya.

kekayaan lokal kabupaten rokan hilir telah buktikan dengan meningkat nya kunjungan wisatawan dalam kurun waktu dua tahun terakhir ini , berbagai ujian telah kita hadapi bersama baik pengurangan dana transfer pemerintah pusat maupun pendapatan asli daerah yang belum maksimal, namun pemerintah kabupaten rokan hilir masih dapat melaksanakan pembangunan yang langsung menyentuh kepentingan masyarakat kabupaten rokan hilir .

suksesnya pelaksanaan pemilihan presiden dan wakil presiden dan legislatif secara serentak pada tahun ini telah mencerminkan budaya demokrasi yang cukup tinggi, pesta demokrasi telah usai dan marilah kita merajuk kembali ke akraban dengan kebersamaan dalam langkah lebih baik ke hari yang akan datang .

Selanjutnya suyatno berpantun, ” memasang atap satu persatu , rotan di laut menjadi tali bila masyarakat tidak bersatu alamat berat membangun negeri .

upaya pembangunan secara konflik setelah kita mulai bersama dengan isu isu strategis program percepatan pembangunan sebagai tekad untuk membangun basis basis ekonomi kerakyatan guna mengentaskan kemiskinan dan pembangunan pendidikan untuk memberantas kebodohan, layani kesehatan masyarakat serta meupayakan pekerjaan infrastruktur yang layak dengan mendukung kontipitas pengunaan jalan Nasional ,yaitu : ujung tanjung – Bagansiapiapi, jalan provinsi – Bagansiapiapi – kubu maupun peningkatan jalan kabupaten Lintas pesisir .

Untuk itulah, kita harus bepadu dan menjaga kekompakan dan strategi bersama dalam Visi pembangunan secara berkelanjutan , sebagaimanan yang diungkapkan sebagai pepatah melayu, adat hidup sekampung , aakit senang sama ditampung ,laba rugi sama dihitung, beban dan hutang sama ditanggung .

Atau didalam pantun lama disebutkan bahwa, ketuku batang ketakau ,ketiganya keladi miang , sekutunya kita seasal nenek kita semoyang ,ungkapan adat dan pantun lama tersebut secara tegas meminta untuk saling bahu membahu atau bergotong royong dalam pembangunan kabupaten Rokan Hilir yang kita cintai ini.

” Kami menyadari, bahwa kesediaan alokasi anggaran ,tentu tidak lah memadai untuk dapat menyelesaikan permasalahan pembangunan kabupaten Rokan Hilir, oleh karena itu pada kesempatan ini ,kami menyampaikan ucapan terima kasih kepada pemerintah pusat dan provinsi Riau, atas komitmen terhadap percepatan penyelesaian proyek – proyek prioritas nasional di kabupaten Rokan Hilir,” ungkap suyatno.

Tahun 2019 ini kabupaten Rokan Hilir telah meraih beberapa prestasi antara lain :

1.dalam pengelolaan keuangan daerah kabupaten Rokan Hilir telah mencapai opini WTP oleh BPK RI perwakilan provinsi Riau pada tanggal 27 mei 2019.

2.peringkat pertama se-Riau dalam penyelesaian tindak tanduk penyelesaian hasil pemeriksaan temuan BPK pada semester pertama Tahun 2019.

3.Laporan ELHKPN bagi pejabat Rokan Hilir telah melaporkan 100 persen sebelum tanggal 31 maret 2019 maturitas spp dan kapagilitas Ap kabupaten Rokan Hilir sedang menunggu hasil penilaian dari BPK RI pusat untuk lepel 3 .

4.berikut penghargaan lingkungan hidup sebagai kampung pembina program kampung iklim dijakarta pada tanggal 24 oktober 2018.

5.sistim akuntabilitas kinerja instansi pemerintah atau sakit pada tahun 2018 mendapat nilai B dari Menpan RB, dan untuk tahun 2019, insya Allah mendapat Nilai BB.

6.peningkatan rumah sakit umum Dr. Pratoma Bagansiapiapi telah mendapatkan sertifikat akreditasi tingkat madya

7.penghargaan Gubernur Riau kepada kecamatan Bagan sinembah yang mewakili kabupaten Rokan Hilir atas perestasi kecamatan terbaik dalam evaluasi kinerja kecamatan tingkat provinsi Riau Tahun 2018.

8.kabupaten Rokan hilir terbaik 2 tingkat provinsi Riau dalam pengelolaan jaringan dokumentasi dan informasi Hukum tahun 2019 .

Disamping itu juga kami juga pengembangan destinasi wisata dan pengelolaan wakaf dan zakat yang telah di perdakan .

” Kami menghimbau seluruh penghulu, lurah, segenap tokoh lapisan masyarakat agar dapat berperan aktif dan bersungguh – sungguh memberikan masukan dan saran – saran sehingga prokres pembangunan kabupaten Rokan Hilir dapat berjalan dengan baik serta menghasilkan pembangunan yang berkualitas dalam rangka penyampaian Visi kabupaten Rokan Hilir ,” kata suyatno.

Musim kemarau suatu proses alam yang terjadi setiap tahunya , tangan manusia telah memperkeruh alam dengan membakar lahan dan hutan untuk membuka kebun, sehingga udara diselimuti asap tebal berkepanjangan, anak -anak tidak dapat bersekolah ,masyarakat terkena ispa dan aktifitas lainya terganggu ,bulan terakhir menunjukan sampai 97 titik api dalam sehari yang twesebar pada 12 kecamatan dalam kabupaten Rokan Hilir.

Pemerintah berupaya melakukan penangulangan jangka pendek ,agar semua pihak terkait TNI, polri, dan masyarakat, mulai tingkat kecamatan sampai tingkat kepenghuluan untuk melakukan penanganan titik api dan penanganan untuk dini ,apabila ada gejala warga dicueki akan membakar lahan dilingkunganya ,pelayanan kesehatan bagi warga yang berdampak asap dan terhadap pelanggaran hukum karena pembakaran hutan dan lahan proses hukumnya berkelanjutan .

Terima kasih kepada TNI, polri, seluruh masyarakat yang telah bekerja aktif dalam menangani persoalan kebakaran hutan di kabupaten Rokan Hilir .

” Kami ingin mengaris bawahi, agar dapat saling bahu membahu dan bersungguh – sungguh dalam melaksanakan pembangunan kabupaten Rokan Hilir demi peningkatan kesejahteraan masyarakat di masa yang akan datang ,tanpa ada kebersamaan seluruh elemen masyarakat dengan tokoh masyarakat ,para tokoh pemuda ,tokoh adat, agama, cerdik pandai ,tokoh ulama, pimpinam paguyuban ,kelompok profesional, dunia usaha, tokoh perempuan, generasi muda dan termasuk insan pers, upaya-upaya yang kita jalankan tidaklah berhasil dan bermanfaat secara maksimal sebagaimana kata arif orang Tua -tua kita, apabila hendak mencapai tujuan bekerja samalah sepadu setujuan ,apabila meraih kejayaan bersatu padu memikul beban,” kata suyatno mengakhiri. (hen)