Nasional Soal Polemik Cak Budi, Mensos: Tolong Jaga Kepecayaan Donatur!

Soal Polemik Cak Budi, Mensos: Tolong Jaga Kepecayaan Donatur!

BERBAGI
JAKARTA, Tribunriau – Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa angkat bicara soal polemik Cak Budi yang diduga menyalahgunakan donasi masyarakat yang terkumpul lewat rekening pribadinya. Khofifah menegaskan kepercayaan yang diberikan para donatur harus dijaga dengan baik.
Dari sejumlah dana yang terhimpun, Cak Budi membelanjakan ratusan juta rupiah, di antaranya, untuk membeli mobil Toyota Fortuner dan smartphone Apple iPhone 7. Cak Budi mengklaim penggunaan donasi tersebut guna menunjang keperluan penyaluran bantuan.

Menurut Khofifah, apa yang dilakukan Cak Budi tersebut mengundang kontroversi di tengah masyarakat. Mengingat para donatur telah memasrahkan uang tersebut untuk diberikan kepada orang yang membutuhkan, bukan untuk disalahgunakan. 

“Apa pun alasannya, karena yang menyumbang tidak mengetahui jika uang yang disumbangkannya digunakan untuk membeli selain yang diniatkan di awal,” kata Khofifah dalam keterangan tertulis yang diterima detikcom, Selasa (2/5/2017).

Khofifah mengatakan, jika memang apa yang disangkakan kepada Cak Budi itu benar, dalam hal ini yang dirugikan adalah para donatur. Meski demikian, Khofifah tetap meminta masyarakat tetap berpikir positif jika ada penggalangan dana atas nama pribadi, selama tujuan donasi jelas dan pemanfaatan dana tersebut transparan serta akuntabel. 

Kepada pengelola dana, Khofifah meminta berhati-hati dan tidak sembarang dalam menggunakan dan menyalurkannya. Terlebih jika dimaksudkan untuk memenuhi kepentingan pribadi. 

“Tolong jaga kepercayaan para donatur, jangan sampai aksi kepedulian sosial ini dinodai oleh nafsu-nafsu pribadi. Ini amanah,” ujarnya.

Sebelumnya, CMO Kitabisa, Vikra Ijas, menegaskan uang yang dipakai untuk membeli mobil dan telepon genggam itu tidak berasal dari donasi yang ada di Kitabisa, melainkan yang digalang melalui rekening pribadi Cak Budi.

“Kitabisa tidak memiliki akses untuk memonitor donasi yang masuk rekening pribadi Cak Budi dan istri serta bagaimana dana tersebut disalurkan,” kata Vikra dalam keterangan tertulis yang diterima, Selasa (2/5).

Lebih jauh, Kitabisa juga telah menutup halaman Kitabisa.com/cakbudi. Kitabisa ingin memastikan setiap rupiah yang terkumpul disalurkan kepada kaum duafa dan para donatur akan mendapatkan update segera.

“Saat ini Kitabisa.com juga telah menutup halaman penggalangan dana Kitabisa.com/cakbudi dan tengah berkoordinasi dengan Cak Budi perihal penyaluran dana melalui Aksi Cepat Tanggap, lembaga kemanusiaan global yang disepakati oleh Cak Budi,” tutur Vikra.

Penggalangan dana Cak Budi di laman Kitabisa, lanjut Vikra, diawali saat Cak Budi dan CEO Kitabisa menjadi narasumber di sebuah stasiun TV nasional.

“Melihat nilai tambah yang diberikan Kitabisa.com untuk menjaga transparansi kegiatannya, Cak Budi pun membuat halaman penggalangan dana di Kitabisa.com/cakbudi. Sesuai prosedur menggalang dana di Kitabisa.com, Cak Budi juga telah diverifikasi identitasnya oleh tim Kitabisa,” ucap Vikra. (DTC)