Politik Soal Pengentasan Kemiskinan, Begini Adu Visi Misi Sandi dan Ma’ruf

Soal Pengentasan Kemiskinan, Begini Adu Visi Misi Sandi dan Ma’ruf

BERBAGI

JAKARTA, Tribunriau – Kali ini giliran para calon wakil presiden (cawapres) yang pentas di atas panggung perdebatan jilid III. Keduanya pun saling melemparkan program yang nantinya akan dijalankan jika terpilih sebagai pemimpin roda pemerintahan periode 2019-2024.

Cawapres Nomor Urut 01 Ma’ruf Amin dan Cawapres Nomor Urut 02 Sandiaga Uno sama-sama memiliki program mengentaskan kemiskinan.

Ma’ruf Amin memiliki Kartu Pra-Kerja, yang merupakan satu paket dengan dua kartu sakti lainnya. Sedangkan Sandiaga Uno akan memanfaatkan Oke Oce sebagai wadah pengentasan kemiskinan.

Ma’ruf Amin memamerkan program tiga kartu sakti untuk kesejahteraan masyarakat. Tiga kartu tersebut adalah kartu untuk kuliah, kartu sembako murah, dan kartu pra-kerja.

“Kami akan keluarkan tiga kartu. Kartu kuliah, kartu sembako murah, kartu pra-kerja, ini kartu yang akan kami keluarkan,” ungkap Ma’ruf dalam debat Cawapres di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/3/2019).

Tiga kartu tersebut menurutnya dapat digunakan untuk berkuliah, berbelanja kebutuhan dengan murah dan modal untuk mendapatkan pekerjaan.

Menurutnya pemerintahannya pun akan menyiapkan tempat latihan kerja yang khusus dan gratis. Serta dapat membangun akhlak yang mulia.

“Karena pemerintah telah menyiapkan tempat latihan secara khusus dan gratis, dan harus dibangun akhlak mulia juga,” sebut Ma’ruf.

Ma’ruf Amin mengklaim angka pengangguran yang telah rendah di bawah kepemimpinan Joko Widodo. Bahkan mencapai titik terendah dalam 20 tahun.

“Mari kita bersyukur tingkat pengangguran kita sangat rendah, antara 5,70-5,13 terendah selama 20 tahun,” ungkap Ma’ruf, dalam debat Cawapres di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/3/2019).

Untuk itu, dia ingin terus menjadikan tenaga kerja Indonesia menjadi lebih maju. Salah satunya adalah membuat tenaga kerja Indonesia menguasai teknologi.

Lebih jauh pihaknya akan memberikan beragam balai latihan kerja dan menggenjot pendidikan vokasi.

“Untuk meningkatkan kualitas tenaga kerja kita mulai dari pendidikan kita akan revitalisasi SMK, Politeknik, akademi-akademi. KIta akan kerja samakan dengan kelompok dunia usaha dan dunia industri,” ungkap Ma’ruf.

Mengawali debat, Sandiaga Uno menyampaikan program kerjanya. Salah satu yang dijanjikan adalah penciptaan lapangan pekerjaan.

Sandiaga mengatakan, jika dia dan Prabowo terpilih akan berupaya membuka lapangan pekerjaan. Dia yakin bisa menyediakan hingga 2 juta lapangan kerja.

“Melalui OK OCE, kami akan memberikan akses lapangan kerja, kami akan buka 2 juta lapangan kerja baru,” dalam debat Cawapres di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/3/2019).

Dengan upaya tersebut, Sandi yakin jumlah pengangguran akan berkurang. Janjinya itu akan dilakukan melalui program OK OCE.

Sandiaga Uno bercerita pengalamannya membuka ribuan lapangan kerja. Mulanya, Sandiaga mengaku pernah menjadi pengangguran.

Selanjutnya, dia menuturkan, yang dibutuhkan anak muda untuk sukses ialahnya kesempatan. Sebab itu, dia mengatakan, untuk memberikan kesempatan itu dirinya membuat program rumah kerja.

Program ini digabungkan dengan OK OCE sehingga bisa membuka 20 ribu lapangan kerja.

“Saya pernah jadi pengangguran, yang dibutuhkan masa depan anak-anak muda kita adalah kesempatan, rumah kerja adalah pelayan terpadu satu pintu, diarahkan jadi wirausaha, bisa gabung OK OCE,” katanya dalam acara Debat Cawapres di Hotel Sultan Jakarta, Minggu (17/3/2019).

“Rumah siap kerja, buka peluang, pengangguran bukan belas kasihan, tapi peluang. Saya alhamdulillah bisa diberi kesempatan dari usaha kecil bisa buka lapangan kerja 30 ribu se-Indonesia,” tutupnya. (detik/red)