Lingkungan Siti Asnah Tewas Terseret Air Di Lobang Trotoar

Siti Asnah Tewas Terseret Air Di Lobang Trotoar

BERBAGI

Bangkinang Kota, TRIBUNRIAU.COM, Malang yang tidak dapat ditolak, Siti Asnah (50) warga Kelurahan Bangkinang
Tewas setelah terseret arus air di lobang trotoar sejauh 60 m, tepatnya di persimpangan jalan Sudirman dan jalan Dt Tabano Pasar Impres Bangkinang Kota, Jum’at 18/10/2019, sekira pukul 21.30 wib.

Imformasi yang dihimpun Tribunriau.com dari salah seorang warga Bangkinang Sied (39) tahun menyampaikan “awal dari kejadian ini korban bersama Suaminya dan seorang anaknya mengendari sepeda motor dari pasar Bangkinang mau pulang kerumahnya di salah satu kebun di belakang Universitas Pahlawan Bangkinang.”

“Ketika melintasi perempatan jalan Sudirman dan Dt Tabano, kondisi jalan sedang dalam keadaan banjir, diperkirakan ketinggian air setinggi paha orang dewasa, sehingga jalan dan trotoar tidak kelihatan jelas dipandang mata, karena Trotoarpun hilang oleh genangan air, ketika itu air cukup deras”

“Sepeda motor yang korban tumpangi terinjak lobang, sehingga korban yang duduk di belakang hilang keseimbangan, sehingga korban terjatuh dan dibawa arus air yang deras kedalam lobang trotoar yang berjarak 2 m dari tempat koraban terjatuh, sehingga korban terseret sejauh 60 m dalam got trotoar.”

“Melihat kejadian itu wargapun berhamburan untuk memberikan pertolongan, karena kondisi lapangan yang sulit, sebab korban terseret arus air yang deras dalam got yang ditutupi trotoar,”

“Beraselang 30 menit terlihatlah kaki korban keluar di lobang trotoar. kamipun langsung mengangkat korban keluar got dengan kondisi tidak bernyawa lagi, untuk memastikan korban sudah meninggal, korban dibawa ke klinik Norfa Husada dijalan Ali Rasyid yang tidak jauh dari tempat kejadian, setelah dipastikan korban sudah meninggal dunia, korban dubawa langsung ke kediamannya,

Terpantau oleh Tribunriau.com, Sekda Kampar Drs Yusri meninjau langsung kejadian ini, saat korban masih berada di klinik Norfa Husada, serta Kapolsek Bangkinang Kota AKP Era Maifo dan jajarannya langasung turun melihat kejadian ini.(shm)