ROHIL, Tribunriau – Sekretaris Dewan perwakilan Daerah (DPD) partai golongan karya (Golkar) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) Risben Nduwari TS. SE menanggapi isu Mengenai laporan atas dugaan pemalsuan dokumen dan tidak membayarkan honorarium yang ditujukan kepada partai Golongan Karya (Golkar) kabupaten Rokan Hilir .
” Persoalan yang dituduhkan kepada Partai Golkar kabupaten Rokan Hilir oleh saudara Ibnu Irhas yang kita lihat sekarang ini isu berkembang, tentang pernyataanya, honorarium selama 1 tahun tidak dibayarkan dan pemalsuan dokumen yang dilakukan Oleh Golkar kabupaten Rokan Hilir, itu tidak benar, ” Kata Resben di kantor DPD Golkar Rohil Batu 4 Bagansiapiapi, selasa (27/9/22).
Hal ini dapat kami sampaikan Sanggahan di dasarkan kepadanya , tentunya penyusunan laporan pertanggung jawaban anggaran Tahun 2021 dilaksanakan dan di buat oleh saudara Ibnu sebagai tenaga Administrasi sekretariat berdasarkan surat perintah tugas nomor 009 DPD Golkar Rohil / VII Tahun 2021 Tanggal 1 Juli 2021 yang ditanda tangani oleh saudara ihzan Sebagai plt. Ketua partai Golkar dan Darwis syam sebagai plt. Sekretaris Golkar kabupaten Rokan Hilir pada saat itu.
Selanjutnya, dalam rencana anggaran belanja Tahun 2021, salah satu Mata anggaran termasuk honorarium tenaga Administrasi wakil sekretaris Pertangungjawabanya sebesar Rp. 2.000.000 Setiap bulannya, jadi anggaran untuk beliau ni sebesar 2.000.000 setiap bulanya, untuk gaji beliau sudah di Terima Sebesar Rp. 24.000.000 pada tanggal 13 Desember 2021,” Ungkap Risben.
Jadi, tambah Risben, SK beliau dari bulan Januari , disini saya bacakan surat perintah tugas Dewan pimpinan Golkar kabupaten Rokan Hilir memberikan tugas kepada Ibnu Irhas jabatan sebagai wakil Sekretaris Untuk melaksanakan tugas keuangan dan administrasi kesekretariatan dan tugas – tugas lainya disekretariat DPD II Partai Golkar Kabupaten Rokan Hilir, terhitung dari bulan januari sampai dengan Desember Tahun 2021, SK ditanda tangani oleh ketua plt. Ihzan dan plt. Sekretaris Darwis syam.
” Dia (ibnu -red) membuat laporan disini yang kita tanggap “pemalsuan”, jadi beliau yang menyusun administrasi dan laporan, kalau beliau yang menyusun kenapa bisa mengatakan beliau ini dipalsukan, tentunya hal ini perlu kita pertanyakan dengan beliau, kenapa?, karena beliau yang menyusun keuangan partai pada saat itu, ” Ujar Risben
Untuk berikutnya tentu juga harus di fahami , disini juga kami beritahukan bahwa SK kepengurusan yang baru pada saat itu masih pengurus Ihzan sebagai plt. ketua Golkar kabupaten Rohil dan pada saat itu bulan Juli. kalau saya tidak salah tanggal 31 adakan musda dan akhirnya dimenangkan bapak Afrizal sintong selaku ketua DPD Partai Golkar kabupaten Rokan Hilir , di sini SK diterbitkan oleh provinsi tanggal 15 Oktober 2021 dan kami Terima SK tanggal 21 Oktober 2021 , jadi disini kami beritahukan SK kami di pengurusan yang baru itu pada bulan Oktober 2021,” Jelasnya.
Terkait dengan dana hibah Partai , kata Dia, tentunya pemkab Rohil yang kami Terima untuk Partai Golkar semua sudah dibayarkan , dari segi apapun semuanya sudah kami selesaikan dan laporan tersebut sudah kami sampaikan kepada BPKP Riau, termasuk honorarium sebagai tenaga Administrasi Sekretariat yang diterima langsung oleh saudara Ibnu Irhas sebesar Rp. 24.000.000 tersebut dan ditanda tangani oleh ketua dan bendahara Golkar Rohil saudara Ibnu ilhas Dengan mengunakan Matrai .
Lpj Itu semua sudah di periksa, Yang di kesbangpol Sudah diperiksa oleh BPK , jadi kepada beliau yang saya heran, Hal ini sudah kejadian tahun 2021 kenapa dibulan ini baru terjadi, sudah 1 tahun lamanya .
Untuk itu Kami minta kepada beliau untuk klarifikasi untuk meminta maaf kepada Partai Golkar , karena Partai Golkar Rohil merasa dirugikan dengan bahasa beliau ataupun laporan beliau yang selama ini kurang baik kedengaranya.
” Apabila beliau tidak mau minta ma’af kepada Partai Golkar Rohil, untuk menindak lanjutinya Partai Golkar Rohil akan menempuh jalur Hukum, “tegas Risben.
Dikomfirmasi mantan wakil sekretaris Golkar Rohil, Ibnu Ishar melalui WhatsApp dengan singkat mengatakan, ” Kapan, dimana, dari siapa kepada siapa membayarkannya? dan Saya tidak akan pernah minta maaf”, katanya.
(Hen)












