Hukrim Satu Orang Lagi Dugaan Pelanggar 303 KUHP Diamankan Polsek Mandau

Satu Orang Lagi Dugaan Pelanggar 303 KUHP Diamankan Polsek Mandau

BERBAGI

Bengkalis (Mandau), Tribunriau – Setelah berhasil menangkap 5 orang pelaku pelanggar pasal 303 KUHPidana di Kelurahan Talang Mandi baru-baru ini, kini Tim Unit Reskrim Polsek Mandau kembali berhasil menangkap dan mengamankan dugaan  pelaku Judi jenis Togel melalui situs online, di Kelurahan Duri Barat, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Minggu (24/01/21).

Dugaan pelaku adalah seorang pria paruh baya berinisial I (54),  yang sedang menjalankan perjudian jenis Togel melalui situs online riatoto.com.

Dikatakan Kapolres Bengkalis AKBP Hendra Gunawan, SIK, MT melalui Kapolsek Mandau Kompol Arvin Hariyadi, SIK kepada awak media, Senin (25/01/21), bahwa benar adanya penangkapan seorang pelaku judi jenis Togel tersebut, pada hari Minggu, tanggal 24 Januari 2021, sekitar pukul 14.00 Wib, di sebuah warung yang berada disekitar Jalan Pertanian, Kelurahan Duri Barat.

Penangkapan dugaan pelaku judi online tersebut, berdasarkan informasi dari masyarakat, bahwa disebuah warung yang berada disekitar Jalan Pertanian, dugaan pelaku sedang menjalankan perjudian jenis Togel.

“Berdasarkan informasi tersebut, Team Unit Reskrim Polsek Mandau melakukan pengintaian terhadap dugaan pelaku di Tempat Kejadian Perkara (TKP).Hingga sekitar pukul 14.00 Wib langsung melakukan penggerebekan dan berhasil mengamankan I (54) beserta barang-bukti (BB),” papar Kompol Arvin.

Dilanjutkan Kapolsek, BB yang berhasil diamankan berupa, 1 lembar Kertas rekapan nomor Togel, 1 buah Pena, 9 lembar Struk Deposit (transfer) ke Situs Togel riatoto.com, 1 buah Kartu ATM Bank BCA.

” Uang diduga hasil taruhan Togel sejumlah Rp. 2.364.000 (dua juta tiga ratus enam puluh empat ribu rupiah), 1 unit Handphone Android Xiomi Redmi 6A warna Hitam, dan 1 unit Handphone Nokia warna Putih,” terang Kompol Arvin.

“Saat ini dugaan pelaku judi online tersebut beserta BB, sudah dibawa oleh Team Unit Reskrim ke Mapolsek Mandau, guna untuk dilakukan penyelidikan maupun proses hukum lebih lanjut,” jelas Kompol Arvin.(jlr).