Politik Prabowo Disindir Tak Bisa Jadi Imam Shalat, Begini Jawaban Nahra

Prabowo Disindir Tak Bisa Jadi Imam Shalat, Begini Jawaban Nahra

14
BERBAGI

JAKARTA, Tribun Riau- Tak sedikit yang mencibir calon presiden (Capres) Prabowo yang diklaim tidak bisa menjadi Imam pada saat ibadahnya kaum Muslim (shalat, red).

Namun, cibiran tersebut dijawab lugas oleh Mustofa Nahrawardaya, salah seorang caleg dari Partai Amanat Nasional.

“Kita lagi memilih Presiden. Bukan memilih Ketum Ormas Islam. Gak masalah gak bisa jadi imam. Karena dalam Pancasila dan UU pemilu, gak ada syarat kek gitu,” tulis Nahra pada akunnya @AkunTofa menjawab Tweet dari salah satu akun Twitter @Restu_bum, Rabu (26/12/2018).

Sebelumnya, akun @Restu_bum menyindir capres bernomor urut 02 itu ternyata tidak bisa menjadi imam dalam shalat.

“Karna pada ketipu.. pilihan ijtima trnyta ga bisa imami sholat..,” tweet @Restu_bum pada hari yang sama.

Tweet tersebut juga dibalas oleh puluhan akun lainnya yang notabene pendukung capres Prabowo, salah satunya @Pringani, dirinya menjawab bahwasanya ijtima ulama bertujuan untuk memilih Presiden, bukan memilih imam shalat.

“Ijtima utk milih presiden, bukan milih imam sholat. Bedakan! Keluarlah dr gorong2 biar bs bedain…,” tulisnya menjawab pernyataan @Restu_bum. (red)