Ponpes Tangerang Jelaskan Duduk Perkara Perkelahian yang Tewaskan Santri

Tengerang

Pihak pondok pesantren tempat BD (15) yang tewas usai berkelahi dengan temannya RE (15) baru tau kejadian tersebut setelah diberitahu santri lainnya. Hal ini dikarenakan saat kejadian merupakan saat jam tanggung persiapan mengajar.

“Karena itu kejadian di jam tanggung jadi kita juga baru siap-siap untuk mengajar. Semua guru itu persiapan untuk mengajar di jam tersebut. Maka kami juga tidak mengetahui juga. Jadi ada temannya yang lapor ke kita. Ada anak yang tidak sadarkan diri pasca perselisihan itu,” ujar perwakilan guru pesantren Ahmad Idrus kepada wartawan, Selasa (9/8/2022).

Idrus menyebut kejadian semacam ini baru pertama kali terjadi seumur pesantren ini berdiri. Ia mengatakan perkelahian antar keduanya ini terjadi secara spontan.

@import url(“https://awscdnstatic.detik.net.id/live/_rmbassets/2022/parallax/parallax.css”);

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

function paraA(e) {
var p = $(e);
$(e + ” .para_fix”).width(p.width());
}
$(“.paraA iframe”).on(“load”, paraA(“.paraA”));

Sumber: DetikNews