Plt Lurah Titian Antui Adakan Perpisahan dengan Perangkat Kelurahan

Plt Lurah Titian Antui, Ratna Saragih (pakai baju putih sedang berdiri) saat menyampaikan kata perpisahan
Plt Lurah Titian Antui, Ratna Saragih (pakai baju putih sedang berdiri) saat menyampaikan kata perpisahan

DURI, Tribun Riau – Pelaksana Tugas (Plt) Lurah Titian Antui Ratna Saragih memasuki masa pensiun selaku PNS bulan November ini, yang mana sejak Maret 2018 menjabat Plt. Lurah dan penggantinya hari ini informasinya dilantik Bupati di Bengkalis. Untuk itu, dilakukan acara perpisahan antara Lurah Ratna Saragih dengan segenap perangkat kelurahan, bertempat di gedung pertemuan Kelurahan Titian Antui, Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis, Rabu (28/11/18).

Pada kesempatan itu, Ketua LPM (lembaga pemberdayaan masyarakat) Kelurahan Titian Antui J.Siregar, menyinggung tentang pejabat Lurah di Titian Antui selama ini tidak begitu lama umur jabatannya, paling hanya 1 atau 2 tahun menjabat.Dimana J.Saragih sudah 3 periode menjabat Ketua LPM, namun dirasakannya pejabat Lurah di Titian Antui hanya Plt.

“Kalau bisa kita semua yang hadir membuat permohonan ke Camat, agar Lurah nantinya defenitif dan bisa bertahan paling tidak 5 tahun.Supaya bisa membuat program pembangunan yang lebih baik lagi kedepannya,” ujarnya.

Lalu Brigadir Henri Matio Silitonga mengungkapkan, bahwa setiap tahun sering terjadi perampokan dan pencurian di wilayah kelurahan, dan setiap ada kejadian, RT/RW tidak mau melaporkan kepadanya, sehingga dia hanya terlambat mendapatkan informasi dari masyarakat.Ditegaskannya kepada RT/RW kedepanya agar cepat tanggap dan melaporkan kejadian kepadanya.

“Jangan seperti selama ini saya tahu dari masyarakat.Nomor HP saya kan ada 2 yang sudah lama saya beritahu, termasuk diruangan ini sudah tercatat di didinding/ papan pengumuman nomor HP saya, jadi tak ada alasan bagi RT/RW tidak tahu nomor HP saya.Seringkali saya kena tegur oleh atasan saya, karena laporan langsung ke Polsek Pinggir.Harapan saya dimasa pemilu ini, hati-hati jangan sampai ada maney politik.Marilah kita saling membantu untuk mengatasi persoalan yang terjadi di lingkungan RT/RW masing-masing,” kata Henri.

“Hati-hati mengunakan HP jangan mudah membuat berita hoax, karena polisi sekarang sudah tegas, siapapun orangnya yang terlibat langsung ditangkap.Kepada ibu Lurah semoga masa pensiun dapat terus menjalin tali silaturahmi dengan kami, mohon dimaafkan atas kesilapan atau kekurangan yang mungkin pernah kami lakukan, demikian juga sebaliknya,” tutup Henri.

Mewakili RT/RW, Edi Sukatman selaku RW 09 mengatakan, menghimbau kepada seluruh RT/RW untuk bersinergi kompak selalu berkomunikasi dengan bhabinkamtibmas.”Untuk masalah kekurangan atau kesilapan ibu Lurah selama ini, mari kita semua memaafkan, jangan disimpan yang tidak baik, tetapi simpanlah yang baik dalam hati,” sebut Edi.

Sementara Plt.Lurah Ratna Saragih mengatakan, bahwa dirinya sudah bertugas di kelurahan Titian Antui lebih kurang 26 tahun, dimulai dari pegawai biasa, Kaur (kepala urusan), hingga tahun 2010 diangkat sebagai Sekretaris Lurah, dan jabatan terakhir selaku Plt.Lurah sejak Maret 2018-November 2018.

“Saya mohon maaf atas kesalahan, kesilapan yang telah saya lakukan selama lebih kurang 26 tahun saya bertugas di kelurahan ini.Dan saya juga telah memaafkan terlebih dahulu atas kesalahan, kesilapan bapak/ibu sekalian, terlebih ibu PKK, informasinya hari ini pengganti saya namanya Maspuri dari Kecamatan Mandau dilantik Bupati Bengkalis Amril Mukminin,” tutupnya.

Acara penutupan dilakukan salam-salaman hingga berpelukan antara Plt.Lurah Ratna Saragih dengan semua hadirin, dan sampai ada yang meneteskan air mata.Kemudian makan bersama.

Hadir dalam acara itu selain Plt.Lurah Titian Antui Ratna Saragih yang pensiun dari PNS, seluruh pegawai kelurahan, pengurus LPM, UEK, RT/RW dan ibu-ibu PKK.(Jlr)