Perhelatan Pilkada 2020 Kota Dumai, Ini Bentuk Keseriusan Bang Lius

Ahmad Maritulius SE saat menyampaikan sambutan di depan ratusan pendukungnya.

DUMAI, Tribunriau – Menjelang perhelatan pemilihan kepala daerah (Pilkada) pada tahun 2020 mendatang, banyak isu yang beredar di masyarakat Kota Dumai bahwa Ahmad Maritulius SE atau yang akrab disapa Bang Lius belum menampakkan keseriusannya.

Namun, isu tersebut ditepis bang Lius dan dirinya menyatakan telah mantab untuk ikut serta pada Pilkada serentak tahun 2020 mendatang.

“Dengan mendaftarkan diri (ke Partai) dan membentuk beberapa tim sosialisasi, ini adalah bentuk keseriusan saya untuk maju demi tanah kelahiran kita,” ujarnya kepada Tribunriau di ruangan kerjanya, Rabu (25/9/2019).

Tak hanya itu, bentuk keseriusannya untuk maju pada Pilkada 2020 ditampakkannya dengan menjalin hubungan silaturahmi dengan beberapa petinggi partai yang ada di Kota Dumai.

“Kita sudah ketemu dengan beberapa petinggi partai, dan sedang tahap membangun hubungan silaturahmi,” ulasnya.

Diketahui, isu ketidakseriusan Ahmad Maritulius ini berawal dari Pilkada tahun 2015 lalu. Banyak masyarakat yang kecewa ketika nama Ahmad Maritulius tidak diumumkan oleh penyelenggara pemilu, yaitu Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Dumai.

“Pilkada periode lalu, kita bukan tidak serius, tapi Tuhan berkehendak lain,” kata bang Lius sembari memulai bagaimana kisahnya ketika menghadapi Pilkada periode lalu.

Dijelaskannya, pihaknya sudah mencoba untuk mendaftar ke beberapa partai, juga sudah mencoba untuk mengumpulkan surat dukungan agar bisa mencalonkan diri dari jalur independen.

Namun, partai yang diharapkan dan dukungan yang sudah berhasil dikumpulkan tidak berhasil membawa dirinya untuk menjadi konstestan di pilkada periode lalu.

“Surat dukungan yang berhasil kita kumpulkan tidak mencukupi untuk menjadi konstestan, tapi dengan semangat dan keseriusan kita, surat dukungan itu tetap kita sampaikan ke KPU,” jelasnya.

Selain itu, ketika ia tak lolos menjadi konstestan dan masalah pengalihan dukungannya terhadap calon lain, terlebih dahulu ia dan timnya sudah melakukan musyawarah.

“Masalah pengalihan dukungan, itu semua dilakukan atas hasil musyawarah seluruh tim, bukan atas kehendak pribadi saya,” paparnya.

Jadi, lanjut bang Lius, tak benar bahwa dirinya saat ini tidak serius dalam menyongsong pilkada serentak tahun 2020 mendatang.

“Dengan pekerjaan rumah (PR) Kota Dumai yang saat sangat banyak, masalah-masalah yang dihadapi masyarakat cukup berat saat ini, dengan ini saya mohon doa dan restunya agar dapat melayani dan menuntaskan segala PR yang ada di Kota Dumai,” tegasnya.

Sebagai putra kelahiran Dumai, dan juga pernah ikut dalam Tim untuk menjadikan Dumai sebagai Kota Administratif, ia merasa perlu orang Dumai, putera Dumai untuk terjun langsung melayani orang Dumai.

“Dengan Kerja Ikhlas dan Kerja Tuntas, semoga semua masyarakat dapat menikmati kehidupan di Kota Dumai dengan aman, nyaman dan tenteram,” pungkasnya mengakhiri. (isk)