Beranda blog Halaman 928

PNS Pesepeda Dijambret di Jl Gajah Mada Jakbar, Pelaku Ditangkap

Jakarta

Seorang pegawai negeri sipil (PNS) berinisial AA dijambret saat bersepeda di Jl Gajah Mada, Tamansari, Jakbar. Pelaku kini telah ditangkap polisi.

Peristiwa ini viral di media sosial. Dalam rekaman CCTV terlihat korban yang sedang gowes sepeda lipatnya itu dijambret pelaku bermotor.

Korban terjatuh saat pelaku menjambret tas miliknya. Korban berusaha mengejar pelaku saat itu, namun pelaku dengan cepat melarikan diri.

Setelah kejadian itu, korban melapor ke Polsek Tamansari. Polisi menindaklanjuti laporan korban dan menangkap pelaku.

“Pelaku sudah tertangkap oleh Resmob Polres,” ujar Kanit Resmob Polres Metro Jakarta Barat Iptu Rizky Ari Budianto, dalam keterangannya, Senin (20/9/2021).

Dalam laporannya ke polisi, korban menjelaskan peristiwa penjambretan itu terjadi pada Rabu (18/9) lalu. Saat itu korban sedang gowes sepeda lipat tiba-tiba dipepet dua orang pelaku yang berboncengan motor.

“Pemotor dari belakang dan menarik tas pinggang hitam merk Adidas milik korban,” kata Rizky.

Rizky kemudian menyebutkan korban adalah seorang PNS.

“Pekerjaan PNS,” ucapnya.

Pelaku kabur setelah merampas tas milik korban. Di dalam tas itu berisi 1 unit iPhone 11 Pro Max, kartu ATM dan uang tunai Rp 300 ribu.

(mea/mea)

Sumber: DetikNews

2 Penghukum Ahok Melenggang ke DPR Ikuti Fit And Proper Test Calon Hakim Agung

Jakarta

DPR akan menggelar fit and proper test calon hakim agung yang diikuti 11 calon. Dari 11 nama itu, dua nama di antaranya adalah yang menghukum Ahok 2 tahun penjara yaitu Dwiarso Budi Santiarto dan Jupriyadi.

“Proses pemilihan calon hakim agung akan dilakukan secara terbuka, transparan, partisipatif dan akuntabel,” kata Ketua DPR Puan Maharani pada 17 September 2021.

Fit and Proper Test rencananya akan digelar hari ini dan Selasa (21/9) esok. Kemudian anggota Komisi III akan melakukan voting menentukan siapa saja yang lolos. Berikut nama-nama 11 orang tersebut:

Kamar Pidana

1. Aviantara, S.H., M.Hum. (Inspektur Wilayah I Badan Pengawasan Mahkamah Agung)

2. H. Dwiarso Budi Santiarto, S.H., M.Hum. (Kepala Badan Pengawasan Mahkamah Agung)

3. Jupriyadi, S.H., M.Hum. (Hakim Tinggi Pengawasan pada Badan Pengawasan Mahkamah Agung)

4. Dr. Prim Haryadi, S.H., M.H. (Dirjen Badan Peradilan Umum Mahkamah Agung)

5. Dr. Subiharta, S.H., M.Hum (Hakim Tinggi Pada Pengadilan Tinggi Bandung)

6. Suharto, S.H., M.Hum. (Panitera Muda Pidana Khusus pada Mahkamah Agung)

7. Suradi, S.H., S.Sos., M.H. (Hakim Tinggi Pengawas pada Badan Pengawasan Mahkamah Agung)

8. Yohanes Priyana, S.H., M.H. (Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Kupang)

Kamar Perdata

9. Ennid Hasanuddin, S.H., C.N., M.H. (Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Banten)

10. Dr. H. Haswandi, S.H., M.Hum., M.M. (Panitera Muda Perdata Khusus Mahkamah Agung)

Kamar Militer

11. Brigjen TNI Dr. Tama Ulinta Br Tarigan, S.H., M.Kn. (Wakil Kepala Pengadilan Militer Utama)

Sumber: DetikNews

Commitment Fee Formula E Disoal, Kewajiban Jakarta Lebih Gede dari Montreal

Jakarta

Jumlah commitment fee Formula E yang harus disetor oleh Pemprov DKI menjadi sorotan. Pasalnya, total commitment fee yang ditanggung APBD DKI berbeda jauh dengan commitment fee di kota-kota belahan dunia lain yang juga menyelenggarakan Formula E.

Perbedaan commitment fee awalnya dipertanyakan oleh Fraksi Partai PSI DPRD DKI. Wakil Ketua Komisi E dari F-PSI, Anggara Wicitra, mengungkap total commitment fee yang ditanggung APBD DKI sebesar 122,102 juta pound sterling atau setara Rp 2,3 triliun.

Sementara penyelenggaraan Formula E di Montreal, Kanada, PSI menyebut biaya Nomination Fees for the City of Montreal sebesar C$ 151 ribu atau setara Rp 1,7 miliar dan race fees sebesar C$1.5 juta atau setara Rp 17 miliar dengan total biaya sebesar Rp 18,7 miliar. Bahkan, menurut Anggara, penyelenggaraan Formula E di Kota New York, Amerika Serikat, tidak dikenai biaya commitment fee.

“Ini patut dipertanyakan, mengapa biaya commitment fee Formula E Jakarta sangat tinggi dan jelas membebani APBD Jakarta,” ujar Anggara.

Wagub Buka Suara

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menjawab soal perbedaan biaya commitment fee Formula E yang disetorkan Jakarta dengan kota lain di dunia. Pria yang akrab disapa Ariza itu menyebut pihaknya mengikuti aturan penyelenggara.

“Ada perbedaan commitment fee antara Asia dan Eropa. Kita ikuti ketentuan yang ada dari Formula E,” kata Riza kepada wartawan, Minggu (19/9/2021).

Jakarta Zona Hijau Corona Kata Wagub, Ini Data Corona TerbaruWagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Foto: Rifkianto Nugroho/detikcom)

Riza juga memastikan pihaknya melakukan pembayaran sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh Formula E Operations (FEO). Untuk rincian pembayaran commitment fee, Riza menyerahkan ke PT Jakpro selaku penyelenggara Formula E Jakarta.

“Silahkan ditanya ke Jakpro. Detail dan persisnya,” ujarnya.

Simak selengkapnya di halaman berikutnya

Sumber: DetikNews

Gebrakan Bobby Tunjuk Tukang Kukur Kelapa Jadi Dirut PD Pasar Medan

Medan

Wali Kota Medan, Sumatera Utara, Bobby Nasution membuat gebrakan baru. Bobby menunjuk seorang tukang kukur kelapa, Suwarno, untuk mengemban tugas sebagai Direktur Utama Perusahaan Daerah Pasar Kota Medan (Dirut PD Pasar Kota Medan).

Pemilihan Suwarno disampaikan Bobby saat mengumumkan 12 anggota direksi badan usaha milik daerah (BUMD) Kota Medan yang lulus hasil seleksi telah diumumkan. Bobby meminta direksi terpilih membuktikan kerjanya di lapangan.

Bobby mengatakan nama-nama yang lulus tersebut hasilnya bagus dan memiliki kemampuan. Bobby pun meminta mereka yang terpilih membuktikan kinerjanya di lapangan.

“Yang pasti, yang ingin saya sampaikan, yang terpilih ini hasilnya di atas kertas bagus, hasil tesnya bagus, memiliki kemampuan. Tapi ini semua harus dibuktikan di lapangan. Itu yang paling penting, bukan hanya bagus di atas kertas,” kata Bobby seusai pengumuman direksi BUMD di Balai Kota, Jumat (17/9/2021).

Tak sampai di situ pesan Bobby. Menantu Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu juga berpesan agar para direksi tidak memikir profit atau keuntungan semata. Kepentingan sosial juga harus dipikirkan agar seimbang.

“Namun di lapangannya bagaimana mengelola sebuah organisasi profit. Yang pasti juga harus memikirkan masyarakat, sosialnya juga harus dipikirkan, ini harus berimbang,” ujar Bobby.

“Ini yang menjadi tantangan kepada direksi tadi yang sudah lolos seleksi dan sudah diumumkan tadi, yang di lapangan ya yang paling penting,” ucap Bobby.

Selain itu, Bobby berbicara soal kabar sejumlah tim suksesnya kala pemilu lalu masuk dalam jajaran direksi. Bobby memastikan siapa pun yang terpilih sudah teruji kemampuannya.

“Makanya tadi saya bilang, di atas kertas lulus, secara penilaian lulus, nggak mungkin yang nggak lulus. Yang lulus ini harus bisa lulus juga di lapangan, makanya ini yang kita sampaikan, kita kerja ini perlu dievaluasi. Kita nanti menetapkan, namun kita evaluasi juga,” papar Bobby.

Berikut nama-nama direksi BUMD Kota Medan yang lulus seleksi:

Perusahaan Umum Daerah Pasar (PUD Pasar)
1. Suwarno : Direktur Utama
2. Ismail Pardede : Direktur Operasional
3. Fernando H Napitupulu : Direktur Administrasi Keuangan
4. Imam Abdul Hadi : Direktur Pengembangan Dan SDM

Perusahaan Umum Daerah Pembangunan (PUD Pasar)

1. Gerald Patogi Siahaan : Direktur Utama
2. Ahmad Yasir Lubis : Direktur Operasional
3. Bambang Hendarto : Direktur Umum dan Keuangan
4. Syafrizal Lubis : Direktur Pengembangan

Perusahaan Umum Daerah Rumah Potong Hewan

1. Harisandi Syafril Harahap : Direktur Utama
2. Boy Miharza : Direktur Operasional
3. Jansen Sihaloho : Direktur Umum dan Keuangan SDM
4. Rudi : Direktur Pengembangan

Baca tentang Suwarno di halaman berikutnya.

Sumber: DetikNews

Masyarakat Kabupaten Bengkalis Baru 25% Yang Divaksin Dosis 1

Bengkalis, Tribunriau – Agar tercapai secara nasional, target vaksinasi Covid-19 dosis 1 untuk Kabupaten Bengkalis, sebanyak 334.600.

Hingga kemarin, Sabtu (18/09/21), jumlah masyarakat yang sudah divaksin dosis 1 berjumlah 84.073 orang. “Atau 25,13% dari target,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis, Ersan Saputra TH, kemarin di Bengkalis.

Adapun rinciannya, lanjut mantan Direktur RSUD Kecamatan Mandau ini, lansia 4.671 orang, pra lansia 4.879 orang, SDM kesehatan 3.232 orang, petugas publik 44.944 orang, masyarakat umum 22.014 orang, dan usia 12 s.d. 17 tahun 4.333 orang.

 Penambahan kasus harian terkonfirmasi kemarin, terjadi penambahan 10 orang. Sedangkan yang meninggal bertambah 1 orang, dari Kecamatan Mandau. Sehingga kumulatif kasus Covid-19 di daerah ini pada 2021 ini sampai 18 September kemarin, berjumlah 7.032 orang.

“Terdiri dari, sembuh 6.449 orang (91,71%), meninggal dunia 348 orang (4,95%), dan kasus aktif 235 orang (3,34%),” ujar Ersan.

Diteruskannya, tambahan 10 kasus baru tersebut berasal dari Kecamatan Bengkalis 4 orang yaitu, dari Desa Air Putih 3 orang dan Kuala Alam 1 orang.Kecamatan Mandau 3 orang yaitu, dari Kelurahan Balik Alam 1 orang dan Talang Mandi 1 orang.

“Kemudian, 2 orang dari Kecamatan Pinggir, berasal dari Titian Antui. Sementara 1 orang di Kecamatan Rupat Utara, dari Tanjung Medang,” kata Ersan.

Dia kembali mengimbau seluruh lapisan masyarakat di daerah ini, secara kolektif dan dengan rasa tanggung jawab yang tinggi untuk mematuhi protokol kesehatan.

“Seluruh masyarakat di Kabupaten Bengkalis, hendaknya senantiasa menjalankan 5M, kapan dan dimana pun berada. Yakni, memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan membatasi mobilitas,” pedan Ersan.(jlr/disk).

8 Remaja yang Hendak Tawuran di Bogor Diamankan Polisi, Sajam Disita

Bogor

Dua kelompok remaja yang menamai diri ‘Win Family’ dan ‘Enjoy Italy’ hendak tawuran pada Sabtu (19/9) malam di Bojonggede, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Belum sempat beraksi, kedua kelompok tersebut dibekuk oleh Tim Jaguar Polres Metro Depok.

“Jadi itu belum tawuran. Jadi ceritanya anak-anak itu rencana tawuran, setelah rencana itu kumpul-kumpul kan mau nyerang. Nah, adalah patroli Tim Jaguar,” ujar Kapolsek Bojonggede AKP Dwi Susanto saat dihubungi detikcom, Minggu (19/9/2021).

Dua kelompok tersebut dibekuk Tim Jaguar Polres Metro Depok sekitar pukul 03.00 WIB Sabtu (18/9) malam. Saat dilakukan pengecekan, Tim Jaguar mendapati sejumlah senjata tajam (sajam) dari dua kelompok remaja tersebut. Diketahui, 8 orang diamankan ke Polsek Bojongggede.

“Diambil patroli Jaguar dicek, diperiksa kedapatan lah sajam, setelah itu diserahkan ke Polsek Bojong Gede. 8 orang (diamankan). (Sajam) jaya sabit, golok kecil gitu loh gitu. Remaja ada yang 18 tahun ada yang 17 tahun,” kata Dwi.

Lebih lanjut, Dwi mengatakan, rencana tawuran dua kelompok remaja tersebut dipicu karena urusan dendam lama. “Iya alasannya karena ada dendam lama,” ucap Dwi.

Dikonfirmasi secara terpisah, Kepala Tim Jaguar Polres Depok Iptu Winam mengatakan, kedua kelompok tersebut mulanya sudah membuat janji untuk melakukan tawuran. Hal tersebut terungkap usai Tim Jaguar Polres Metro Depok sebelumnya menangkap 6 remaja yang hendak tawuran di Gang Langgar, Rawa Panjang, Bojonggede, Bogor.

“Saat kita amankan dan mengecek HP pelaku, ternyata mereka janjian mau tawuran dengan musuh lain,” ujar Agus.

Tim Jaguar Polres Metro Depok sempat terlibat kejar-kejaran dengan kelompok remaja tersebut. Selain itu, seorang warga di sekitar lokasi yang turut mengejar mengalami luka goresan sajam di bagian punggung.

“Pas kita mau tangkap mereka kabur berhamburan lari, tertangkap lah 2 pelaku. Sempat ada warga sekitar yang kena goresan sajam di punggung karena membantu kita saat mengejar,” pungkasnya.

(isa/isa)

Sumber: DetikNews

Longsor di Cianjur: Bangunan Sekolah Rusak, Seorang Warga Terluka

Cianjur

Longsor terjadi di dua kecamatan di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Akibatnya seorang warga terluka serta sebuah bangunan Madrasah Aliyah rusak berat.

Informasi yang dihimpun, longsor terjadi di Desa Sukabungah Kecamatan Campaka Mulya dan Desa Mekargalih Kecamatan Cikalongkulon pada Minggu (19/9) malam pukul 20.00 WIB,

Longsor yang terjadi di Kecamatan Campaka Mulya menimpa bangunan Madrasah Aliyah Nurul Aklam dan satu unit rumah di dekatnya.

“Awalnya hujan deras mengguyur sejak sore, sekitar jam 8 malam. Tiba-tiba tebing setinggi 7 meter di belakang sekolah longsor,” ujar Kepala Sekolah Madrasah Aliyah (MA) Nurul Aqlam Herlan, Minggu (19/9/2021).

Material longsor yang menimpa bangunan sekolah mengakibatkan dua ruangan jebol dan rusak parah.

“Dua ruang yang rusak yakni ruang guru dan kelas 12 jebol. Termasuk satu rumah di dekat sekolah, karena tebing yang longsor cukup panjang yakni 10 meter. Beruntung tidak ada korban jiwa,” ucap dia.

Dia mengatakan berkas-berkas penting di ruang guru berhasil diamankan. Sedangkan untuk aktivitas belajar siswa di masa PTM akan dialihkan ke ruangan lain.

“Sementara kita gunakan ruangan lain untuk bergantian. Sebelum ada perbaikan bangunan,” tuturnya.

Di sisi lain, Sekretaris BPBD Cianjur Irfan Sopyan, mengatakan longsor juga terjadi di Desa Mekargalih Kecamatan Cikalongkulon. Menurut Irfan, longsoran menimpa pemukiman penduduk.

“Informasi sementara dari tim, longsor menimpa rumah penduduk. Satu orang tertimpa material longsoran, tapi berhasil dievakuasi dan hanya mengalami luka-luka. Sekarang sudah dibawa ke Puskesmas,” kata dia.

Irfan mengaku belum mengetahui kronologis longsor di Cikalongkulon dan jumlah rumah yang terdampak, pasalnya petugas dan relawan masih melakukan penanganan.

“Kita masih pantau, tim sedang di lapangan. Ketinggian tebing dan data lainnya masih kita himpun,” ucapnya.

Ia mengimbau masyarakat lebih waspada, mengingat belakangan ini terjadi hujan deras. “Masyarakat diminta tetap waspada, Cianjur ini rawan bencana longsor dan banjir,” pungkasnya.

(isa/isa)

Sumber: DetikNews

Cek Tes PCR Penumpang dari LN di Soetta, Menhub: Jangan Ada Penumpukan

Jakarta

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengecek prosedur pemeriksaan kesehatan penumpang kedatangan internasional. Tinjauan ini ia lakukan di Bandara Soekarno Hatta usai melakukan kunjungan kerja di Kalimantan Barat sebelumnya.

Sebagaimana diketahui, Surat Edaran (SE) Satgas Penanganan COVID-19 dan Kemenhub mengatur dilakukannya sejumlah penerapan protokol kesehatan bagi para penumpang yang datang di Bandara Soetta. Hal ini dilakukan dalam rangka mengantisipasi dan mencegah penyebaran varian virus baru COVID-19 termasuk Varian Mu (B.1.621) masuk ke Indonesia melalui simpul-simpul transportasi yang melayani rute internasional.

Adapun Bandara Soekarno Hatta diketahui menjadi salah satu bandara yang dibuka untuk melayani kedatangan penumpang internasional, selain Bandara Sam Ratulangi di Manado. Dalam tinjauannya, Budi diketahui mengecek pelaksanaan tes PCR yang dilakukan di Bandara Soekarno Hatta dengan tujuan mengurangi potensi penularan akibat Tes PCR yang dilakukan di Wisma Atlet Pademangan.

Ia menilai adanya tes PCR di bandara bagi para penumpang internasional yang baru datang di Bandara Soetta akan memperkecil risiko penularan. Sebab, penumpang yang positif maupun negatif sudah dipisahkan sejak di bandara.

“Apa yang dilakukan AP II ini dengan menyediakan tes PCR di bandara sudah baik, dalam rangka pengendalian di pintu-pintu masuk internasional. Yang perlu diperhatikan adalah penyiapan ruangan khusus di bandara agar jangan sampai terjadi penumpukan penumpang yang sedang di tes PCR maupun yang sedang menunggu hasil tes PCR,” jelas Budi dalam keterangan tertulis, Minggu (19/9/2021).

Ia menambahkan, guna mencegah terjadinya penumpukan penumpang kedatangan internasional, PT Angkasa Pura II telah menyediakan 3 (tiga) holding bay sebelum penumpang internasional melakukan tes PCR. Selain itu, disediakan juga 1 area menunggu (waiting bay) bagi penumpang untuk menunggu hasil tes PCR serta memproses perjalanan ke lokasi karantina.

Menurut Budi, holding bay ialah sebuah ruangan yang disediakan bagi penumpang internasional yang baru mendarat. Fasilitas ini disediakan guna menghindari adanya kerumunan menjelang pemeriksaan PCR sehingga protokol kesehatan tetap terjaga.

Sementara itu, Direktur Utama AP II Muhammad Awaluddin mengatakan seluruh stakeholder Bandara Soekarno-Hatta berupaya menjaga penerapan ketentuan di dalam SE Kemenhub Nomor 74/2021.

Ia menerangkan pihaknya berkoordinasi dengan maskapai, ground handling, dan stakeholder lainnya agar manajemen dapat dilakukan. Baik untuk operasional pesawat di sisi udara, gate kedatangan di terminal, serta situasi di dalam terminal. Harapannya, dengan upaya ini prosedur kedatangan internasional sesuai SE Kemenhub Nomor 74/2021 dapat dijalankan dengan baik.

“Kami akan menjaga pengaturan slot penerbangan, lokasi parkir atau parking stand untuk pesawat, dan holding bay di dalam Terminal 3 guna memastikan kelancaran alur kedatangan internasional. Apabila diperlukan, maka holding bay akan ditambah guna memastikan protokol kesehatan terjaga dan tidak terjadi penumpukan,” jelas Awaluddin

(akn/ega)

Sumber: DetikNews

MC Wanita Dilarang Tampil di Acara Koster Pernah Bawakan Acara Menteri-Presiden

Denpasar

Master of ceremony (MC) wanita bernama Putu Dessy Fridayanthi yang dilarang tampil saat acara dihadiri Gubernur Bali Wayan Koster bukan orang sembarangan. Kiprah Dessy tak sebatas MC lokal, tetapi nasional hingga internasional.

Dessy sebagai MC sudah biasa tampil membawakan acara menteri dan presiden. Bahkan ia juga sempat membawakan event International Monetary Fund-World Bank (IMF-WB) di Nusa Dua, Bali pada 2018.

“Jadi MC RI-1 itu awalnya adalah ketika Bapak Jokowi waktu itu (2017) ke Bali ada kegiatan, dan saya dipercaya untuk membawakan acara tersebut,” kata Dessy saat ditemui detikcom usai membawakan acara yang dihadiri Menteri BUMN Erik Tohir di Kampus STMIK Primakara, Denpasar, Minggu (19/9/2021).

Dessy mengaku dipilih jadi pembawa acara pertama waktu itu karena dilihat dari pengalaman dirinya sudah sering bekerja untuk pihak kementerian. Selain itu juga karena sudah sering membawakan acara formal.

“Dan kebetulan acara pertamanya itu dalam Bahasa Inggris, dan untungnya acara yang saya bawakan itu berjalan dengan lancar. Dari awal pertamanya lancar akhirnya ke berikutnya dengan mudah mendapatkan kepercayaan,” terang Dessy.

Kesuksesan membawakan acara pertama kali tersebut juga diikuti saat event kedua, ketiga dan seterusnya. Karena itu, ia akhirnya kenal dengan beberapa pihak protokoler Istana Negara. Selain itu, ia juga akrab dengan event organizer yang mengelola kegiatan RI-1 sesuai standar kenegaraan.

“Intinya adalah menjaga kualitas kerja saya secara profesional dan itu yang membuat mungkin akhirnya pihak-pihak yang bekerja sama dengan saya mau terus menggunakan jasa saya,” tutur Desy.

Dessy menuturkan, dirinya bisa membawakan acara presiden karena sering membawakan event berbagai kementerian, seperti Kementerian BUMN dan Kementerian PUPR dan sebagainya. Dalam acara itu, pihak kementerian mengundang presiden untuk hadir.

Sebelum acara, Dessy terlebih dahulu bekerja sama dengan protokol kementerian. Karena acara dihadiri oleh Presiden, maka saat hari H, protokol istana juga hadir di lokasi acara untuk memberikan arahan.

“Kalau misalnya acara di Bali, acaranya acara kementerian, tapi kan kita koordinasi dulu dengan protokol kementerian, setelah hari-H biasanya baru protokol Istana. Protokol kementerian dan protokol Istana kompak, belum pernah ada berseberangan prinsip dan adat budaya (atau) konsep, nggak ada! Aturan-aturannya sama, lurus dari atas ke bawahnya,” papar Dessy.

Dari sekian banyak mengisi acara kementerian hingga presiden, Dessy nampaknya tak pernah melupakan momentum dirinya bisa jadi MC di IMF-WB 2018. Ia mengakui momentum itu menjadi yang paling berkesan hingga saat ini.

Menurut Dessy, saat itu dirinya membawakan acara untuk RI-1. Biasanya acara Presiden dihadiri oleh masyarakat Indonesia. Namun saat itu acara dihadiri oleh negara tetangga sehingga dirinya berupaya tampil maksimal guna mengharumkan nama bangsa.

“Itu yang ditekan oleh protokol istana (waktu itu), Ecy lho harus nge-MC yang perfect, bagus, no mistake ya, karena ini membawa nama negara. (Kalau) sampai acaranya salah, ada kesalahan, nggak bagus, lho mencoreng nama negara. So akhirnya bisa menjalankan dengan benar, aman,” terang Dessy.

“Itu waktu itu kerja sama bilateral kedua negara dan saya juga membawakan in English. Dan itu kan dihadiri oleh pihak pejabat negara lain dan pejabat negara kita. So nggak ada masyarakat Indonesia yang hadir dan itu terbatas,” imbuhnya.

Dessy mengungkapkan, suasana acara itu berbeda dari biasanya. Sebab sebelum pandemi, masyarakat selalu ingin berbondong-bondong dan berdesak-desakan ingin foto dengan presiden.

“Nah karena ini saat acara IMF itu yang hadir pejabat-pejabat negara, tidak ada tradisi rebut-rebutan untuk foto. Jadi saya cuma izin sama Karo Protokol Istana, ‘Pak izin Pak boleh minta foto dengan Pak Jokowi, habis itu dengan mudahnya ‘Iya tunggu di sini saya panggilkan bapak,’ gitu sopan banget, baik banget,” papar Dessy.

“Habis itu langsung fotoan tanpa desak-desakan, sempurna. Itu foto tersempurna yang pernah saya punya dengan presiden yang saya kagumi. Syukurnya waktu itu belum pandemi, masih belum tutup masker, masih boleh salaman, jabatan tangan. Itu momen ter-the best,” kisahnya.

(isa/isa)

Sumber: DetikNews

Isi Lengkap Surat Terbuka Irjen Napoleon soal Aniaya M Kece

Jakarta

Terlapor kasus dugaan penganiayaan terhadap Muhammad Kosman alias Muhammad Kece, Irjen Napoleon Bonaparte angkat suara perihal dugaan penganiayaan. Irjen Napoleon Bonaparte pun menulis surat terbuka yang disampaikan oleh kuasa hukumnya, Haposan Batubara.

“Saudara-saudaraku sebangsa dan setanah air sebenarnya saya ingin berbicara langsung dengan saudara-saudara semua, namun saat ini saya tidak dapat melakukannya,” tulis Napoleon dalam surat terbukanya, Minggu (19/9/2021).

Napoleon menyatakan dalam surat terbuka itu bahwa dirinya lahir dan dibesarkan sebagai seorang Muslim. Dia menyebut Islam adalah agama yang rahmatan lil alamin.

“Alhamdulillah YRA, bahwa saya dilahirkan sebagai seorang Muslim dan dibesarkan dalam ketaatan agama Islam yang rahmatan lil alamin,” tulis Napoleon.

Napoleon menyatakan siapa pun berhak menghina dirinya namun tidak dengan Allah, Rasulullah dan Al-Quran. Siapa pun yang menghina Allah, dia bersumpah akan melakukan tindakan terukur.

“Siapa pun bisa menghina saya, tapi tidak terhadap Allah ku, Al-Quran, Rasulullah SAW dan akidah Islam ku, karenanya saya bersumpah akan melakukan tindakan terukur apapun kepada siapa saja yang berani melakukannya,” ungkapnya.

Napoleon menyebut perbuatan Muhammad Kece sangat membahayakan persatuan dan kerukunan umat beragama di Indonesia. Napoleon menegaskan akan bertanggung jawab terhadap tindakan yang dilakukannya kepada M Kece apa pun risikonya.

“Selain itu, perbuatan Kace dan beberapa orang tertentu telah sangat membahayakan persatuan, kesatuan, dan kerukunan umat beragama di Indonesia,” tuturnya.

“Akhirnya, saya akan mempertanggung jawabkan semua tindakan saya terhadap kace apapun risikonya,” imbuhnya.

Simak isi lengkap surat Napoleon pada halaman selanjutnya.

Sumber: DetikNews

Terbaru

Populer